Satu Atap Dua Hati

Satu Atap Dua Hati
Bab. 165. Kecemasan Mempelai Pengantin


__ADS_3

"Bismillahirrahmanirrahim," cicitnya Shaira dan Shanum ketika melangkahkan kakinya ke dalam mobil pengantin yang sudah dihias dengan berbagai bunga yang sangat indah.


Semua rombongan sudah berangkat ke tempat pelaksanaan akad nikah kembar empat itu.


"Berbahagialah, tunggu saatnya saya akan hadir tidak lama lagi untuk menuntut balas dan mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku!"


Orang itu meremas sebuah botol minuman kemasan air mineral dengan kekuatan penuh. Baginya selama ini dia cukup bersabar dan menahan diri untuk membalas dendam atas penghinaan yang diterima oleh perbuatannya Dewi.


Syamuel Abidzar Al-Ghifari dan Dewi Kinantii Mirasi, aku tidak lama lagi akan datang meneror kehidupan rumah tangga anak-anakmu!!


Shanum Inshira dan Shaira Innira sudah duduk di jok kursi belakang mobil pengantin dengan hiasan bunga yang begitu indahnya.


Amar dan Aidan pun sudah berada di mobil yang terpisah. Karena mobil berwarna putih diisi oleh Syamuel, Dewi, Bu Rina Amelia. Sedangkan mobil satunya ada Amar Alfarizi, Syafiq Fatahillah, Karina Ranau, Geisha dan Friska.


Mobil yang mengikuti dan mengiringi rombongan pengantin itu tidak tak terhitung lagi jumlahnya. Saking banyaknya warga masyarakat maupun sanak saudara yang antusias ikut dalam acara akad nikahnya kedelapan anak muda itu.


Adisty melihat ke arah belakang mobilnya yang kebetulan dia yang duduk di samping supir mobil yang tidak lain adalah Abyasa Akhtam sendiri. Abyaza dipercaya untuk mengemudikan mobil pengantin perempuannya.


"Masya Allah begitu banyak mobil yang mengiringi mobil Mbak loh, seperti ular raksasa saja saking banyaknya jumlahnya," ucapnya Adisty dengan heboh yang sesekali menatap ke arah kaca spion.


"Iya benar sekali, pernikahan kalian kalau menurut Abang nih yang paling besar, mewah dan paling heboh, bayangkan saja empat pasangan dalam sehari dan di tempat yang sama akan diadakan ijab kabul dengan satu orang penghulu," imbuhnya Abya.


"Kalau menurut aku yah bang ini bisa masuk rekor muri museum republik Indonesia loh saking banyaknya yang nikah karena ini bukan pernikahan massal," imbuh Adisty dengan hebohnya.

__ADS_1


Shaira dan Shanum hanya tersenyum simpul menanggapi perkataannya kedua saudara saudarinya itu. Perjalanan ditempuh sekitar dua kilometer dari rumahnya Samuel dan Dewi Kinanti Mirasih.


Awalnya mereka berencana untuk mengadakan di dekat rumahnya saja, tapi mengingat banyak orang yang ingin hadir di acara tersebut, sehingga memutuskan memilih mesjid yang cukup besar dan masuk mesjid terbesar ketiga di Indonesia.


Masjid yang lebih kecil dari masjid Istiqlal Jakarta Selatan. Tidak ada satupun orang yang tidak memuji kecantikan dan ketampanan dari para calon mempelai pengantin. Bahkan dari iringan pengantin saja sudah membuat mereka geleng-geleng kepala saking takjubnya dengan iringan rombongan pengantin.


Arion Sneider Oesman seolah tak mau kalah dengan apa yang dilakukan oleh Adelio Arsene Smith. Para pengantin pria tersebut memberikan seserahan pernikahan yang sungguh luar biasa banyak dan mewahnya. Hingga barang-barang seserahan dengan harga yang terbilang cukup fantastis mahal dan banyaknya.


Syaira hari ini kamu akan menjadi kakak iparku,tapi entah kenapa aku bahagia dan juga sedih.


Bukannya aku egois dan ingin merebut kamu dari kakakku,tapi aku hanya berharap semoga kamu bahagia dan jangan larang aku untuk mencintaimu dalam diam ku.


Mencintai bukan berarti harus memiliki satu sama lain, tapi melihat kamu hidup bahagia itu sudah membuatku juga merasakan kebahagiaan kalian berdua.


Adelio menyentuh lengan adiknya sehingga Andre tersadar dari lamunannya itu, "Andrew, kenapa aku tegang begini yah? Padahal aku sudah berusaha untuk tenang,"


Adelio pun tersenyum tipis menanggapi perkataannya dan nasehat dari adiknya itu. Sedangkan Arion yang berada di sisi lain masjid pun tidak berbeda dengan yang dialami oleh Adelio yang notabene sudah pernah berumah tangga sebelumnya.


"Ya Allah kenapa mereka lama sekali? Mami apa jangan-jangan mereka lupa kalau hari ini kami akan menikah," sungutnya Arion.


Bu Clara tersenyum simpul melihat reaksi dari putra kandungnya itu," astaughfirullahaladzim putraku begitu memang Nak kalau pengantin perempuan, agak lama make-upnya jadi mereka belum sampai di masjid, berbeda dengan pengantin laki-laki yang hanya memakai pakaian ini sudah selesai," tukasnya Bu Clara yang berusaha untuk menenangkan putranya itu.


Hanya beberapa anggota keluarganya Arion yang datang,papi,mami tiri dan kakek nenek dari pihak papinya pun tidak hadir. Yang datang hanya mami kandungnya, kakek nenek dari pihak mamanya dan juga dua adik tirinya dari suami kedua maminya itu.

__ADS_1


Mereka sangatlah menentang keras keputusan dan pilihan hidup yang ditempuh oleh Arion. Satu-satunya cucu laki-laki di dalam keluarganya dari pihak papanya itu. Arion menvasektomi dirinya sendiri demi setara dan sejajar dengan Sahnum yang sudah tidak mungkin bisa melahirkan ataupun mengandung anaknya kelak.


"Arion, berdoalah kepada Allah SWT insha Allah semuanya akan lancar seperti yang kau harapkan cucuku," ucap Pak Oesman Sapta Nirwandar kakeknya Arion yang blasteran timur tengah itu.


Nenek dan papa sambungnya tidak henti-hentinya menggelengkan kepalanya melihat sikapnya Arion tersebut.


Pak Bastian Schweinsteiger papa sambungnya menepuk pundaknya Arion dengan pelan, "Apa yang dikatakan kakekmu benar sekali, Arion ingat kamu itu CEO perusahaan besar Oesman yang sering menghadapi proyek besar dan para pesaing kompetitor kamu di dunia maupun di tanah air sendiri, kenapa meski harus cemas dan takut yang berlebihan seperti ini,santai enjoy boys,"


Sedangkan Vela Angelina selalu didampingi oleh kedua orang tuanya dan beberapa sepupunya, mengingat jika Vela mengalami ngidam yang luar biasa.


Vela memegangi genggaman tangan umminya yang tangannya mulai berkeringat dingin dan basah itu. Dia takut dan mencemaskan sesuatu tanpa alasan, sebabnya semalam sebelum tertidur. Ahksan Haydar mantan kekasihnya sekaligus ayah biologis dari calon bayi yang dikandungnya itu menerornya.


"Unmi apa sudah disampaikan kepada pihak keamanan untuk segera mengamankan dengan ketat dan mencegah Ahksan untuk datang mengacau di acaraku hari ini?" Ucapnya Vela yang sangat mengkhawatirkan mantan kekasihnya itu datang seperti yang dikatakannya semalam untuk menculiknya.


Bu Fina ibundanya Vela berusaha untuk menenangkan Vela yang terlalu mencemaskan kondisi itu.


"Putrinya Ummi perbanyak berdoa saja, insya Allah Ahksan tidak akan datang mengacau di akad nikahmu nak, dan kamu tidak boleh lagi percaya dengan janji manisnya, ingat kamu sudah memutuskan untuk menerima lamarannya Nak Amar sehingga kamu tidak boleh memberikan harapan palsu dan peluang besar untuk Ahksan menjadi pengganggu rumah tanggamu kelak, mantapkan hatimu untuk membuka lembaran baru bersama dengan pria yang benar-benar tulus menerima segala kekurangannya kamu," nasehatnya Bu Fina dengan bijaksana.


"Apa yang dijelaskan Ummi kamu memang benar adanya putriku, aba juga berharap kamu fokus membuka hatimu untuk Amar pria yang begitu gagah berani melamar dan menerima keadaan kamu yang seperti ini, di luar sana banyak cowok lebih baik dari Amar tapi, belum tentu ada yang berani dan berbaik hati menerima segala kekurangannya kamu mengingat kamu hamil anak pria lain," timpalnya pak Danu Triadji Cahyono abanya Vela.


Apa yang dikatakan oleh aba dan ummi sangatlah benar adanya, aku tidak boleh hidup terus dalam bayang-bayang masa lalu bersama mas Akhsan. Andaikan dia mencintaiku dan menyayangiku tidak mungkin hari ini aku menikah dengan Abang Amar.


Masa lalu aku harus tinggalkan dan buang jauh-jauh, tidak boleh hidup dengan bayangan masa lalu yang kerap kali membuat mataku melelehkan air mata.

__ADS_1


Sedangkan di bagian sisi kanan area masjid, Maryam Nurhaliza dan kedua orang tuanya serta beberapa kerabatnya yang menyempatkan datang langsung dari negri Jiran Malaysia tetangga pun sama halnya dengan calon mempelai pengantin, mereka juga cemas karena sudah satu jam lebih menunggu.


Ya Allah lancarkanlah pernikahan kami ini, dan buang jauh-jauh perasaan mas Aidan untuk wanita yang bernama Cindy Yuvia Natalia ya Allah… aku tidak ingin mas Aidan hidup dalam bayang-bayang perempuan itu lagi.


__ADS_2