Satu Atap Dua Hati

Satu Atap Dua Hati
Bab. 178. Palang Merah


__ADS_3

Apa yang dilakukan oleh Aidan Akhtar dan istrinya Maryam Nurhaliza tidak berbeda dengan Shahnum Inshira dengan suaminya Arion Sneider Oesman.


Dengan apa yang dilakukan oleh Shaira Innira dan suaminya Adelio Arsene Smith. Awalnya dokter cantik itu dibuat terkejut ketika melihat ada bercak darah di gaun pengantinnya yang berwarna gold itu.


"Aahh Abang!" Teriaknya Shaira yang berada di dalam kamar mandi.


Adelio yang hendak berganti pakaian terganggu dan berhenti, karena mendengar suara teriakannya Shaira dari dalam ruangan ganti. Adelio spontan membuang pakaiannya yang baru saja dilepasnya itu ke atas lantai.


Saking terkejutnya itu Adelio melupakan jika dirinya hanya memakai celana boxer karena terlalu terburu-buru untuk melihat kondisi dari istrinya itu. Adelio mengetuk pintu kamar ganti dimana istrinya berada di dalam sana.


"Astaughfirullahaladzim apa yang terjadi padamu sayang!? Shasa kau kenapa?" Teriaknya Adelio sambil berulang kali mengetuk pintu kamar tersebut.


Shaira yang berada di dalam kamar ganti, dibuat kaget dengan reaksinya Adelio suaminya itu yang tak terduga.


"Aku baik-baik saja bang, aku tidak kenapa-kenapa kok," ucapnya Sahira dari dalam kamar karena cukup malu dengan apa yang dialaminya sekarang, jika ketahuan oleh suaminya itu.

__ADS_1


Shaira segera mengganti gaun pengantin berwarna keemasan itu dengan pakaian santai. Tapi ia hendak mencari sebuah roti kering bersayap itu, tapi ternyata kelupaan.


Shaira menepuk jidatnya karena melupakan jika stok di dalam kamarnya sudah habis.


"Kalau kamu baik-baik saja kenapa pintunya masih ditutup rapat seperti ini!?" Tanyanya Adelio saking takutnya ia berbicara dalam bahasa Inggris seperti asal papinya itu.


Ya Allah kenapa disaat seperti ini, tamu bulanan nongol juga. Padahal dua hari yang lalu aku nungguin tapi, baru muncul hari ini.


Kira-kira apa yang akan dikatakan oleh bang Adelio, jika mengetahui kalau aku lagi palang merah dihari pertama kami menikah.


"Aku tidak apa-apa kok bang, hanya saja ini gaunnya sulit aku lepas," kilahnya Shaira yang harus berbohong untuk pertama kalinya di depan suaminya itu.


Syaira segera meraih baju kimono mandinya untuk sementara dipakainya agar tidak ketahuan apa yang dialaminya itu. Sahira segera menarik kenop pintu kamar ganti dari dalam sambil membuka sebagian daun pintu itu.


"Kalau kamu kesulitan sini aku bantuin, Abang ahli kok dalam masalah buka membuka resleting gaun," ucapnya Adelio yang mulai tersenyum smirk karena tiba-tiba terlintas dipikirannya sesuatu yang sungguh sangat sulit dimengerti oleh Shaira.

__ADS_1


Shaira menyembulkan kepalanya ke arah luar dengan senyuman simpulnya," bang Lio bisa tolongin Shasa enggak?" Tanyanya Shaira.


Sapaan Lio dan Shasa adalah panggilan sayang untuk mereka berdua saja, sedangkan untuk orang lain akan menyapa mereka seperti biasanya.


"Memangnya kamu mau minta tolong apa?" Tanyanya Adelio lagi.


"Saya hanya mau minta tolong bisa diambilkan ponselku yang di dalam tas yang ada di atas meja nakas gak bang!" Pintanya Shaira yang segan untuk memerintahkan kepada suaminya itu.


Adelio memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan oleh Shaira terutama pakaiannya yang dipakai oleh Shaira. Bukannya melakukan apa yang diminta oleh istrinya malahan mengajukan sebuah pertanyaan.


"Kamu mau mandi, emangnya di dalam sana ada kamar mandi bukannya kamar mandinya di sebelah sana?" Tanyanya Adelio dengan beruntun.


Shaira segera mengarahkan pandangannya ke arah bagian terbawahnya itu dan baru tersadar dengan sikapnya sendiri yang menimbulkan berbagai macam pertanyaan spontan dari suaminya itu.


Hehehe Shaira terkekeh melihat sikapnya dan reaksinya Adelio suaminya sendiri, " enggak kok hanya saja saya butuh tasku bang karena ada yang sangat penting ingin aku lakukan," tampiknya Shaira yang merasa risih berpakaian seksi seperti itu dihadapan suaminya sendiri pria yang baru dalam hitungan jam menjadikan istrinya.

__ADS_1


Adelio yang mulai merasakan sesuatu dalam dirinya harus segera diurungkannya karena mengingat Shaira belum siap untuk itu sedangkan dia tergoda melihat penampilan Shaira yang hanya memakai pakaian kimono.


__ADS_2