Satu Atap Dua Hati

Satu Atap Dua Hati
Bab. 177. Indahnya Mahligai Pernikahan


__ADS_3

Aidan dan Maryam Nurhaliza sudah bersiap untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan pada hari pertama mereka menikah.


Mereka sama sekali tidak menghiraukan rasa lelah yang mereka dapatkan setelah acara syukuran akad nikahnya tadi siang. Tapi, karena Maryam ingin membahagiakan suaminya sehingga ia sama sekali tidak berfikir mengenai rasa capek itu.


Apapun yang suamiku minta hari ini akan aku penuhi, daripada mas Aidan memikirkan wanita lain terutama Cindy Clara mantan kekasihnya itu.


Aku akan berusaha untuk membuat mas Aydan melupakan perempuan itu dan membuat mas Aidan hanya mencintaiku seorang saja.


Aidan tersenyum bahagia melihat Maryam memenuhi keinginan dan kebutuhannya, bahkan Aidan cukup dibuat terkejut dengan melihat semua yang dimiliki oleh Maryam.


Tubuh yang selalu tertutup hijab dan pakaian yang sedikit longgar menjadi ciri khasnya Maryam Nurhaliza gadis dari negeri seberang itu.


Hingga kedua matanya Aidan terbelalak saking terkejutnya melihat Maryam yang berdiri di depannya tanpa memakai sehelai kain benang pun yang menutupi seluruh body aduhainya.


"Masya Allah apa kamu benar-benar Maryam istriku?" Celetuknya Aidan Akhtar yang meluncur begitu saja dari bibirnya saking terkejutnya melihat penampilan dari Maryam yang pertama kalinya dalam hubungan mereka.


Aidan memegangi lengannya Maryam kemudian memutar-mutar tubuhnya Maryam untuk memastikan jika apa yang dilihatnya memang benar adanya.


"Mas Aidan apa yang kamu lakukan? Aku Maryam Nurhaliza istrinya Aidan Akhtar Al-Hakim bukan perempuan lain," ucapnya Maryam yang tersipu malu.


"Subhanallah kamu sangat cantik Maryam istriku, aku tidak bisa berkata-kata lagi melihatmu seperti ini!" Saking bahagianya melihat Maryam Aidan sampai kelabakan dan tidak tahu apa yang harus dia perbuat.


Maryam gembira mendengar ungkapan perasaannya suaminya sendiri. Dia merasa selangkah lebih maju untuk membuat suaminya melupakan Cindy dan calon bayinya itu.


Alhamdulillah apa yang dikatakan kak Melisa jika menghadapi suami yang terlanjur menduakan dirinya dan harus hidup dengan bayangan mantannya seperti ini lah menghadapinya.


Hidup ini perlu perjuangan, jika tidak berjuang lebih keras kehidupan rumah tanggaku akan mudah goyah dan dimasuki oleh pihak ketiga yang sangat berpotensi untuk menghancurkan kehidupan kami berdua.


Aku tidak percaya jika wanita yang setiap hari memakai pakaian longgar dan berjilbab ini ternyata sungguh sangat very beautiful dan sangat mempesona.

__ADS_1


Sejujurnya tubuhnya lebih montok dan membuatku hilang kendali daripada apa yang dimiliki oleh Cindy. Maafkanlah aku jika harus membandingkan keduanya.


Tapi, aku merasa ini yang paling menjamin dan menjanjikan kebahagiaan dunia akhirat. Mama dan papa tidak salah memilih istri untukku.


Diam-diam Aidan memuji dan membandingkan kecantikan luar dalam yang dimiliki kedua perempuan yang mengisi relung hatinya itu.


Aydan tanpa ragu memulai apa yang sejak tadi diinginkannya itu," Maryam Nurhaliza Khalid sore ini mas akan memintamu untuk memenuhi tanggung jawabmu sebagai istriku, ijinkan mas untuk melakukannya, ku harap kamu bisa mengerti dan memahami karena sejujurnya kamu begitu cantik dan membuat mas sampai lupa daratan," ujarnya Aidan setulus hatinya.


Maryam tersipu wajahnya merona memerah bak seperti buah apel yang siap dipetik. Maryam menganggukkan kepalanya itu dengan senyuman yang selalu merekah disudut bibirnya yang semakin membuatnya bertambah cantik saja.


Aidan mengecup keningnya Maryam seraya membacakan doa setulus hatinya untuk mengg*uli istrinya itu sesuai dengan syariat dan tuntunan Islam yang sudah diajarkan kepada mereka sebagai mana Rasulullah SAW memperlakukan Istri-istrinya.


Aidan mulai dari seluruh wajahnya Maryam hingga Maryam terkikik dan merasa geli karena ini adalah pengalaman pertamanya kalinya disentuh oleh seorang pria manapun.


Papinya saja hanya sekedar mencium kening dan memeluk sebagai rasa sayangnya pada putrinya itu.


Aidan dengan rakusnya mulai mee luuu maaat seluruh setiap sudut inci wajahnya Maryam mulai dari atas hingga ke bagian tengah tubuhnya Maryam. Leher jenjangnya Maryam yang tertutupi beberapa helai rambut pun tidak terhindar dari ekspansi yang dikerjakan oleh Aidan.


Augh!!


Maryam sesekali meen deee saahh dan menggigit kecil bibirnya untuk menahan rasa sensasi yang tak tertahankan lagi yang baru hari ini dirasakannya itu.


Hemph!!


Maryam mencengkeram kuat rambutnya Aidan yang memang mampu dilakukannya Maryam untuk menutupi rasa gelenyar aneh yang datang silih berganti merasuki jiwa dan raganya.


Aidan belum merasa puas untuk menikm*ti apa yang ada pada dua buah gunung puncak mount Bromo itu. Ia menci*pi satu persatu gundukan perbukitan itu hingga dia semakin rakus untuk mengeksplorasi daerah dataran tinggi itu.


Suara-suara yang cukup membuat keduanya saling bertatapan satu sama lainnya tidak membuat keduanya mengurungkan niatnya itu.

__ADS_1


Aidan semakin tidak terkendali ketika melihat bagian paling terbawahnya Maryam perempuan yang baru dalam hitungan jam dinikahinya itu.


Aidan segera merebahkan tubuhnya Maryam ke atas ranjang king size-nya yang sudah dipenuhi oleh kelopak bunga mawar merah yang begitu indah di atas seprei berwarna putih itu.


Maryam sudah tidak kuat menahan rasa yang sudah muncul dari dalam tubuhnya itu. Tubuhnya bergetar hebat dan membuat Aidan tidak kuasa untuk tidak tersenyum penuh kemenangan.


Semoga saja kamu hanya satu-satunya perempuan yang aku nikahi, aku tidak ingin lagi mengulangi kesalahan dimasa lakuku.


Apa yang dilakukan oleh Maryam dan Aidan tidak jauh berbeda dengan apa yang dialami oleh Sahnum Inshira dengan Arion Sneider. Kedua pasangan itu pun sudah memulai kegiatan mereka jilid keduanya.


Arion melingkarkan tangannya ke pinggang rampingnya Shanum," mulai detik ini kamu adalah milikku seutuhnya jadi kamu harus menyerahkan segalanya yang kamu miliki, karena Abang ingin melihat kamu bahagia dan kita sama-sama meraih kebahagiaan dunia akhirat."


Shanun tersenyum simpul menanggapi perkataannya Arion," silahkan Abang untuk meraihnya karena kamu sudah halal untuk mengambilnya dan semua yang aku miliki adalah miliknya Abang Arion." Tuturnya Shanum yang tidak kuasa menahan apa yang diperbuat oleh Arion.


Shanum ketar ketir dengan perbuatannya Arion yang semakin gencar melakukan aksinya. Shanum ingin berteriak tapi,dia menahannya karena tidak mungkin membuat orang-orang di rumahnya mendengar apa yang diperbuatnya sore menjelang magrib itu.


Ahh!!


Ugh!!


"Aku sangat mencintaimu, walau kita berdua tidak bisa memiliki anak dan keturunan, aku tidak akan pernah merasa sedih dan kecewa karena bagiku dan tujuan utamaku menikahimu bukan karena anak, tapi aku ingin kita sama-sama bahagia menuju surgaNya Allah SWT," ungkapnya Arion Sneider Oesman.


Sahnun tersenyum penuh gembira mendengar perkataan dari Aryon," Abang adalah pria satu-satunya di dunia ini yang aku cintai, tidak ada pria lain lagi mungkin dulu aku pernah melakukan kesalahan dan kekeliruan tapi aku sudah sadari kekeliruan dan kesalahan itu karena itu bukan cinta tapi, obsesi semata saja," jelasnya Shanum sebelum keduanya ke tahap selanjutnya yang lebih menantang.


Hanya suara deru nafas keduanya yang sama-sama memburu ngos-ngosan dan tersengal-sengal memenuhi segala penjuru ruangan kamar pengantin. Peluh keringat bercucuran membasahi sekujur tubuhnya mereka semua.


Mereka semua berharap pernikahan ini adalah awal mereka menuju surga dunia dan berakhir di dalam JannahNya Allah SWT.


Berbeda halnya dengan kedua pengantin baru lainnya, seperti Shaira Innira dan Adelio Arsene. Amar Alfarizi dan Vela Angelina.

__ADS_1


Kedua pasangan suami istri baru itu belum menjalankan malam pertamanya karena sesuatu lain hal yang membuat mereka terkendala untuk berbuat seperti yang dialami oleh kedua pasutri itu.


__ADS_2