Satu Atap Dua Hati

Satu Atap Dua Hati
Bab. 205


__ADS_3

Ibu Rina Amelia menatap ke arah cucu paling kecilnya itu," benar juga apa yang kamu katakan Nak, mbakmu pasti butuh waktu bersama dengan suaminya, tiga bulan bukan waktu yang singkat untuk Adelio balik ke Jakarta tanah air, semoga saja mereka…"


Ucapannya Bu Rina terpotong karena sudut netra hitamnya melihat cucu kesayangannya sudah muncul hingga ucapannya terhenti, ketika melihat Shaira berjalan bergandengan tangan menuruni tangga bersama dengan suaminya tersayang Adelio Arsene Smith.


"Apa kalian sudah siap pergi ke bandara Nak?" Tanya Samuel Abidzar yang ikutan berdiri menyambut kedatangan kedua anak dan menantunya itu.


"Insha Allah Pa,kami sudah siap kok," jawabnya Adelio dengan memperlihatkan senyuman tipisnya.


Adelio tersenyum tipis ke arah bapak mertuanya itu. Shaira hanya mengulas senyum diwajahnya saja tanpa ingin menimpali perkataan dari papanya.


"Kalau gitu kita langsung berangkat saja, takutnya Adelio terlambat lagi, tapi ngomong-ngomong nak kenapa enggak memakai pesawat pribadi kamu saja, ini malah repot-repot harus memakai pesawat komersial?" Tukasnya Dewi yang keningnya berkerut karena tidak seperti biasanya jika bepergian ke luar negeri ataupun keluar daerah pasti memakai pesawatnya sendiri.


Bi Siti dan Bu irjawanti membawa beberapa barang bawaannya Adelio menuruni tangga dengan mengekor dari belakang punggung kedua pasutri itu.


Saya perhatikan non Shaira sepertinya sudah menerima pernikahannya dengan Adelio, dilihat dari gerak geriknya dan mimik wajahnya Nona Sahira saya yakin dia sudah jatuh cinta.


Saya berharap semoga pernikahan kalian langgeng hingga kakek nenek dan hidup sakinah mawadah warahmah dan paling penting dapat secepatnya momongan buah hati kalian. Amin ya rabbal alamin.


"Katanya pilot yang biasa mengemudikan pesawat itu dalam masa perbaikan tiba-tiba mesinnya rusak tadi pagi, aku harus berangkat hari ini juga enggak bisa ditunda sehingga harus memakai pesawat ini Ma," balasnya Adelio yang menjelaskan duduk permasalahannya.


"Ohh pantesan kamu harus repot-repot seperti ini," sahutnya Bu Rina.


"Mama, Papa aku meminta ijin kepada kalian selama aku tidak ada disini menemani Shasa insha Allah akan ada adikku Andrew Parker yang akan membantu Shaira dan kalian jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan dan khusunya untuk menjaga istri cantikku dan bidadari surgaku," imbuhnya Adelio seraya melingkarkan tangannya ke pinggang rampingnya Shaira.


Adisty yang mendengar perkataan dari kakak iparnya itu terkejut sekaligus bahagia, karena bisa setiap saat bahkan setiap hari bertemu babang ganteng yang ketampanannya melebihi Zain Malik itu.

__ADS_1


Binar matanya Adisti Ulfah Syafira bercahaya bening saking bahagianya mendengar informasi itu.


Alhamdulillah akhirnya bisa punya banyak waktu untuk bersama dengan bang Andree pujaan hatiku. I love you bang Andrew, aku menunggu kehadiranmu dihatiku, ehh maksudnya di rumahnya Paman Sam.


"Aku sudah menyampaikan kepada Shasa jika untuk pulang pergi kemanapun perginya ada Andrew adikku yang akan menemaninya dan menjaganya, semoga kalian tidak keberatan," ujarnya Adelio yang menekankan pada istrinya yang awalnya sangat menentang keputusannya itu.


"Itu ide yang sangat bagus Nak, Mama sama sekali tidak keberatan dengan usulan kamu karena itu sangat bagus dan ide yang cemerlang, walau dede Aira putriku ini orangnya selalu bisa mandiri dan jaga dirinya,tapi sebagai Mamanya dengan rencana kamu ini, saya sebagai mamanya sangat bersyukur itu tandanya kamu sangat mencintai, sayang bahkan sangat peduli padanya," tuturnya Dewi Kinanti.


Sahira tidak punya alasan lagi untuk menolak ataupun melarang keinginan dan kehendak suaminya itu. Karena segenap anggota keluarganya mendukung rencananya dan usulannya Adelio.


Shaira hanya tersenyum simpul menanggapi perbincangan mereka. Tapi, dalam hatinya dia tidak ingin merepotkan orang lain, apalagi orang itu seorang pria yang tidak lain adik iparnya sendiri.


Shaira membuang nafasnya dengan cukup pelan hingga tidak ada satupun orang yang menyadari jika dia kurang setuju dengan permintaan dan persyaratan dari suaminya itu.


Ya Allah aku berharap semoga saja mas Adelio di luar negeri agak lama, mungkin di Sydney dua bulan, Inggris satu bulan dan Selandia Baru dua bulan juga.


Semua orang meninggalkan kediaman megah dan besarnya Dewi yang sudah ditempatinya semenjak Dewi melahirkan ketiga anak kembarnya yaitu Abiayasa Akhtam, Aidan Akhtar dan juga Shaira Innira.


Rumah itu sebagai tanda cintanya Syamuel Abidzar kepada istrinya yang sudah memberikan dia tiga sekaligus anugrah terindah dalam hidupnya itu.


"Hati-hati yah Tuan Muda Adelio, kami pasti akan sangat merindukan tuan muda terutama masakan nasi gorengnya," ucapnya Bi Ijha ketika sudah berdiri di sampingnya bibi Siti melepas kepergian rombongan itu menuju ke bandara internasional Soekarno Hatta.


Adelio yang baru saja memasangkan sabuk pengamannya itu tersenyum mendengar perkataannya bi Ijha. Ada dua mobil yang akan berangkat mengantar Adelio sampai ke airport yaitu mobil pertama khusus Adelio Arsene Smith dan satunya Shaira Innira. sedangkan mobil kedua ada kedua orang tuanya Shaira, nenek dan adik sepupunya Shaira yaitu Adisty.


"Insya Allah yag Bi, semoga saja aku bisa pulang secepatnya sebelum jadwal yang ditentukan," harapnya Adelio.

__ADS_1


"Amin ya rabbal alamin, kami akan menjaga Non Shaira dengan baik asalkan tuan Muda pulangnya bawa oleh-oleh untuk kami yang sangat banyak," candanya Bu Siti yang sedih melepas kepergian dari suami nona kesayangannya itu.


Adelio hanya menaikkan tangannya seperti orang yang sedang hormat ke arahnya Bu Siti asisten pembantu rumah tangganya yang seperti anggota sanak saudaranya sendiri.


Semua orang hanya terkekeh menanggapi candaan dan gurauannya Bibi Siti Aminah dan Bi Irjawanti.


"Assalamualaikum," ucapnya Adelio sebelum meninggalkan area garasi rumahnya Sam.


Sedangkan Andre Parker sudah menunggu kedatangan mereka di dalam bandara. Andre duduk di salah satu kursi, tetapi pikirannya teralihkan ketika bayangan senyuman manisnya Shaira menari-nari di pelupuk matanya itu.


Argh!!


Andre mengerang keras saking kesalnya dengan sikapnya sendiri. Dia sudah berusaha untuk melupakan bayang-bayang kakak iparnya itu dan mengubur dalam-dalam rasa cinta dan kasih sayangnya kepada perempuan bersuami itu.


Andaikan bukan kakak Adelio sendiri yang memintaku secara khusus untuk menjaga dan melindungi istrinya selama dia bepergian di luar negeri, mungkin dia sudah tidak ingin berada di sekitar Shaira perempuan yang sungguh mampu membuatku gila.


Demi untuk membuang jauh-jauh rasa cintanya,tapi semakin berusaha dia lupakan semakin kesulitan yang dia temui.


Ya Allah rasa ini tidak boleh menguasai hatiku dan jiwa ragaku jika tidak akan muncul masalah yang sangat besar.


Aku sudah berusaha untuk menjalin hubungan dengan perempuan lain, tapi kecantikan Shaira tidak mampu membuatku berpaling darinya.


Kebaikan hatinya dan senyumannya selalu hidup di dalam sanubariku. Ya Allah bantulah aku untuk menghilangkan Shaira istri dari kakakku itu dari hidupku.


Andre mengusap wajahnya dengan gusar karena tidak menduga jika diantara dia dan saudaranya sendiri ada cinta terlarang.

__ADS_1


Khusus untuk kak Betti follow aku Kak n baca inbox aku insya Allah kakak masuk list penerima sembako hehehe bonus baca khusus pembaca paling setia dan konsisten.


__ADS_2