
Sudah satu minggu King menunggu datangnya malam pertama. Dia bahkan sampai tiap malam bertanya pada Niken. Karena sudah lelah bertanya King memilih tidur duluan diranjang kamarnya. Dia tak mau galau lagi apa lagi terlalu berharap. Niken menghampiri King yang sedang tidur diranjang. Dia berusaha membangunkan King.
"Anak mami jadi gak? aku udahan nih"ucap Niken.
"Ini bukan PHP kan, tar udah ngarep.com eh gak jadi"ucap King.
"Enggak"ucap Niken.
King berbalik lalu melihat ke arah Niken. Dia pangling Niken dandan dan memakai dress yang cantik.
"Sayang ini kamukan? aku gak lagi mimpi? tar halusinasi tingkat tinggi lagi"ucap King.
Niken hanya mengangguk, King langsung mendekati Niken.
"Sayang, sebenarnya aku gak berpengalaman soal begituan, gak pernah nonton orang yang begituan juga, jadi gak tahu caranya. Bisa gak kasih aku tutorialnya"ucap King.
"Anak mami, Lo itu hidup dijaman apa, masa gak tahu caranya"ucap Niken.
"Yaudah aku searching dulu deh, atau nonton itu dulu"ucap King.
Niken sampai geleng-geleng, dia gak percaya kalau King ternyata polos banget. King akhirnya belajar dulu dan melihat tutorial malam pertama.
Karena kelamaan belajar, Niken sampai ngantuk.
Niken akhirnya tertidur karena udah capek nungguin King.
"Sayang aku udah paham nih sekarang, ay....." ucap King.
"Yah udah tidur, gak jadi lagi, semua ini gara-gara kelamaan belajar dan tutorial yang ribet dan bertele-tele itu"ucap King.
King akhirnya tidur disamping Niken, malam ini dia gagal lagi malam pertamaan. Pagi harinya King menunggu Niken bangun. Saat Niken membuka mata dia melihat King tersenyum padanya.
"Tadi malam aku tidur duluan, maaf ya anak mami"ucap Niken.
"Gak papa, pagi ini juga boleh"ucap King.
"Tapi aku belum mandi"ucap Niken.
"Gak masalah, nanti mandi setelahnya. Aku sudah belajar semalaman jadi paham sekarang" ucap King.
Niken langsung bangun dan mendekati King.
"Ayo"ucap Niken tersenyum.
Akhirnya King memulai dari ciuman pertamanya pada Niken. King mulai melakukan pemanasan demi pemanasan sesuai tutorial malam pertama di gunung Mampang. Sedikit liar karena tutorial malam pertama di gunung Mampang berbeda dari biasanya. Niken agak heran pemanasan atau akrobat. Tapi masih bisa dinikmati, jadi gak masalah. Sampai dipenghujung acara, King mulai melakukan ke tahap lebih dalam. Niken langsung meringis dan mencubit lengan King, lalu King ingat tutorial cara membuat pasangan nyaman, dia coba selembut mungkin. Akhirnya tanpa berlama-lama karena sudah hatam satu buku jadi King udah ngelotok abis diotak ilmunya. Semua dipraktekkan hingga Niken gak merasa kesakitan. Setelah Niken nyaman barulah, King menggiring bola ke gawang lalu gol. Akhirnya masa lajang berakhir sudah. King dan Niken lega bisa nonton bola barengan diranjang. King dan Niken kembali melanjutkan ke ronde kedua, ketiga hingga ronde kelima. Setelah lelah mereka berbaring bersama diranjang kamar itu. King dan Niken tersenyum akhirnya mereka bisa menuntaskan malam pertama mereka yang tertunda selama satu minggu.
Leo mengajak Zara dan Raka pergi ke rumah besar orangtuanya. Kini Leo sudah membeli kembali rumah besar milik orangtuanya dari Pak Ibrahim. Leo dan Zara yang menggendong Raka masuk ke dalam rumah itu.
__ADS_1
"Papa Mama Leo sudah sukses sekarang. Leo membawa Zara dan Raka kesini Pa Ma"ucap Leo.
Zara terharu dengan ucapan Leo, dia tahu Leo sangat menyayangi kedua orangtuanya.
"Pa Ma ini Raka anak Leo, sebenarnya anak Leo kembar, satunya namanya Clara tapi dia hilang, Leo belum bisa menemukannya. Semoga Papa dan Mama bahagia disana melihat Leo, Zara dan anak kami bahagia"ucap Leo.
Leo dan Zara berkeliling dirumah itu sambil memperlihatkan pada Raka rumah kakek dan neneknya.
"Zara kita akan pindah ke rumah ini pekan depan" ucap Leo.
"Rumah ini memang lebih besar dan luas, apalagi menyimpan banyak kenangan yang berharga dirumah ini, Zara dan anak-anak kita nantinya akan senang tinggal disini"ucap Zara.
"Mulai hari ini kita akan menyambut hidup baru kita Zara, nanti akan ada anak-anak kita yang lain. Mereka akan bermain dan berlari dirumah ini" ucap Leo.
"Benar Leo, semua mimpi sudah tercapai, kini kita akan mengukir sejarah baru untuk anak-anak kita. Dan menjadi orangtua yang baik untuk mereka" ucap Zara.
Leo dan Zara memulai kembali hidup baru mereka dirumah besar itu. Mereka akan menyambut masa depan baru bersama anak-anak mereka.
***********
Setelah satu tahun kemudian Zara melahirkan kembali seorang anak perempuan yang diberi nama Marwa Claudya. Anak laki-laki pertamanya bernama Raka Ariendra, dan anak perempuan pertamanya bernama Clara Aurellia. Leo dan Zara hidup bahagia bersama kedua anaknya meskipun Clara belum juga ditemukan. Tapi mereka tak pernah berhenti berdoa dan berusaha mencari Clara. Mereka yakin suatu saat nanti akan bertemu dengan Clara.
Leo semakin sukses, perusahaannya semakin maju. Dia juga mengembangkan bisnisnya ke berbagai bidang. Leo mendapatkan banyak perhargaan atas usahanya yang semakin berkembang pesat diberbagai tempat. Bahkan Leo disebut pengusaha muda yang sukses.
Rejekinya seakan mengalir dengan mudah, pundi-pundi uangnya semakin banyak. Meskipun begitu dia tetap Leo yang sama, Leo yang baik hati pada semua orang.
"Saya ingin Red Diamond untuk istri saya"ucap Leo.
"Anda yakin ingin membelinya? Red Diamond dibandrol seharga 115 Milyar"ucap Christian.
"Saya yakin"ucap Leo tanpa keraguan.
"Kalau saya boleh tahu kenapa Anda bersikeras ingin membelinya?"tanya Christian.
"Selama saya menikah dengan istri saya, tak pernah sekalipun dia meminta sesuatu yang berharga pada saya. Dia justru selalu memberi apapun yang dia miliki untuk saya. Pernikahan kami bukan pernikahan yang mudah dilewati, istri saya orang yang menemani saya dari yang bukan siapa-siapa sampai kini hampir semua orang mengenal saya. Dia matahari yang menyinari gelapnya hidup saya. Jadi saya ingin memberikan yang terbaik untuknya"ucap Leo.
"Saya ikut terharu, sangat jarang ada wanita seperti itu. Jika saya jadi Anda pasti saya juga akan melakukan hal yang sama. Red Diamond memang yang paling pantas diberikan padanya" ucap Christian.
"Terimakasih"ucap Leo.
"Sama-sama"ucap Christian.
Leo pulang ke rumah besarnya dia membawa kado untuk Zara. Saat masuk ke dalam rumah, Raka dan Marwa lari menghampiri Leo.
"Papa....papa.....papa....."ucap Raka dan Marwa.
Leo membuka kedua tangannya memeluk kedua anaknya. Zara menghampiri Leo yang sedang memeluk Raka dan Marwa.
__ADS_1
"Sudah pulang Pa?"tanya Zara.
"Iya Ma, aku punya kado untukmu"ucap Leo.
"Tapi Mama gak lagi ulang tahun Pa"ucap Zara.
Leo melepas pelukannya dari kedua anaknya dan mendekati Zara.
"Ini kado spesial untuk Mama yang selalu ada disamping Papa dalam suka dan duka"ucap Leo sambil memberikan kado pada Zara.
"Ini apa Pa?"tanya Zara saat menerima kado itu.
"Buka Dong Ma"ucap Leo.
Zara membuka kado itu, dia kaget saat melihat Red Diamond itu.
"Red Diamond, inikan berlian yang sangat mahal"
ucap Zara.
"Itu tak sebanding dengan semua yang Mama berikan untuk Papa selama ini"ucap Leo.
Zara langsung memeluk Leo, dia menangis bahagia.
"Papa....Mama.....mau peluk juga"ucap Raka.
"Mau peluk juga"ucap Marwa.
Mereka berempat akhirnya berpelukan saling mencurahkan rasa kasih sayang diantara mereka.
Leo dan Zara kini bahagia hanya satu hal yang mengganjal dihati mereka belum ditemukannya Clara.
***********
King dan Niken memiliki seorang putra yang diberi nama Raja Mahendra dan putrinya bernama Sera Faranisa. Kini King memimpin perusahaan milik kedua orangtuanya. Dia dan Niken tinggal bersama kedua orangtua King.
Niken membuka apotek diberbagai tempat dikotanya. Tidak hanya sebagai ibu rumah tangga Niken juga harus mengurus apotek miliknya. Untung ada orangtua King yang membantu mengawasi kedua anak mereka. King dan Niken masih sering berdebat meskipun mereka saling mencintai. Tapi justru karena itu rumah tangga mereka harmonis.
Gerald dan Nafiza memiliki satu anak laki-laki bernama Vino Sebastian. Gerald masih bekerja diperusahaan milik Leo, dia kini jadi Direktur diperusahaan milik Leo. Sementara Nafiza menjadi seorang Pengacara. Gerald dan Nafiza tinggal disebuah rumah besar yang dibeli mereka. Meskipun Gerald dan Nafiza sibuk mereka tetap berusaha bertemu dan berkumpul dengan keluarga kecilnya.
Semua misteri yang belum terjawab di Season pertama akan terjawab di Season kedua.
BELUM SIAP MENIKAH NEW GENERATION
Selanjutnya................
Tetap pantengin Novel ini karena Season keduanya pasti sama serunya dengan Season pertama dengan tokoh yang bertambah dan cerita yang lebih beragam.
__ADS_1