
Leo mengajak Zara pergi ke Mall setelah pulang bekerja.Sekali-sekali Leo ingin membahagiakan Zara.Apalagi Zara baru saja jadi juara pertama diseluruh kelas 3 IPA.Dia ingin melihat Zara tersenyum dan malam mingguan seperti pasangan pada umumnya yang jalan ke Mall.
Zara begitu senang saat diajak Leo jalan-jalan ke Mall.
"Zara ayo nonton ke bioskop"ucap Leo.
"Apa tidak mahal ya Leo harga tiket nonton ke bioskop?" tanya Zara.
"Tidak usah dipikirkan soal harga tiketnya Zara,
yang penting Zara bahagia,sebagai suami Leo ingin sesekali bisa bahagian istri seperti ini"ucap Leo.
"Terimakasih Leo"ucap Zara.
"Iya sayang"ucap Leo.
Mereka menuju ke bioskop.Saat masuk ke dalam bioskop mereka bertemu King,Niken,Nafiza dan Gerald yang sedang berkumpul dibioskop itu.
"King,Niken,Nafiza,Gerald"ucap Leo.
"Leo,Zara"ucap Mereka berempat.
Leo dan Zara menghampiri mereka berempat.
Ini pertemuan yang tak direncanakan.Leo dan Zara tidak tahu kalau mereka akan bertemu King,Niken,Nafiza dan Gerald.
"Kalian kok ada disini bisa kompakan gitu"ucap Leo.
"Ini anak mami,mau terakhir kita-kita nonton bioskop,udah Leo dan Zara nebeng kita aja biar dibayarin semua sama anak mami"ucap Niken.
"Tenang,sahabat-sahabatku malam ini apapun gratis untuk kalian kecuali bayar ke toilet,
oke"ucap King.
"Awas aja Lo ya anak mami gak bawa dompet lagi,kita semua gak mau sengsara gara-gara kesombongan Lo"ucap Niken.
"Tenang segala kartu dan jenis uang udah gue bawa.Ayo kita pilih Filmnya dulu,siapa yang mau ngasih usul duluan nonton Film apa?"tanya King.
"Nonton Film Cinta Berakhir Duka aja"ucap Nafiza.
"Gak usah ditonton,udah jelas dari judulnya berakhir duka,yang ada kita semua bakal nangis seember nantinya,kan niatannya bahagia bukan menderita"ucap Niken.
"Nonton Film Kisah Bebek dan Ayam aja"ucap King.
"Lo ABG atau anak kurcil sih anak mami,lihat umur dong,itu Film buat anak bayi tau"ucap Niken.
"Nonton Film Rumah Sakit Jiwa aja"ucap Gerald.
"Lo mau jadi orang gila beneran,ngapain coba nonton film begituan yang ada kita yang waras ikut-ikutan gila.Tar apa bedanya yang ketawa karena filmnya sama orang gila difilmnya"ucap Niken.
"Kalau gitu nonton Film Banyak Pelakor aja"ucap Nafiza.
"Nafiza,kita ini masih sekolah udah harus pusing mikirin pelakor segala,apa lagi pelakornya banyak pusing deh.Belum adegan-adegan yang menyebalkan karena perselingkuhan dan Ibu-ibu tukang gosip dan netizen difilm itu yang ada bikin kita tua sebelum waktunya"ucap Niken.
"Nonton Film Punya Istri Banyak aja"ucap King.
"Itu mah maunya Lo anak mami,merugikan kaum wanita,nih bogem mentah bisa aktif sepanjang film diputar karena sebel"ucap Niken.
"Udah gak jadi deh nonton film itu,cewek galak bawel bisa jadi gorila 🦍🦍🦍🦍 sepanjang film itu diputar,lebih baik cari aman saja deh"ucap King dalam hatinya.
"Nonton Film Hantu 👻👻👻 Di Gunung Tersembunyi aja pasti seru,gimana yang lain setuju gak?"tanya Niken.
"Setuju"ucap Leo,Zara,Nafiza,dan Gerald.
"Se...tu...ju...."ucap King lemes ngucapinnya.
"Anak mami kenapa kamu tiba-tiba lemes,pasti takut ya nonton film horor"ucap Niken.
"Gak dong,King gitu.Mana takut nonton film ho....ro...r"ucap King mengucapkan kata horor sangat lemas.
Akhirnya mereka masuk ke ruangan untuk menonton film itu.Mereka mendapatkan kursi bagian terdepan.Zara duduk bersampingan dengan Leo,King bersampingan dengan Niken,dan Nafiza bersampingan dengan Gerald.
Mereka nonton film itu bersama.Film mulai diputar.Hantu-hantu menyeramkan mulai bermunculan.Zara terlihat ketakutan,Leo langsung memegang tangannya.
"Zara sayang kau takut?"tanya Leo.
"Sedikit takut Leo"ucap Zara.
"Kalau begitu pegang tangan Leo kencang-kencang biar gak takut atau mau dicium sama Leo biar lupa sama takutnya"ucap Leo.
__ADS_1
"Malu dilihat teman-teman kalau ciuman disini"ucap Zara.
"Kalau begitu pegang tangan Leo ya Zara sayang"ucap Leo.
Zara hanya mengangguk dengan ucapan Leo.
Setelah film berakhir mereka keluar dari bioskop.
King kebelet pipis sampai cengar cengir.Ini disebabkan King ketakutan nonton film horor.Dia mengajak Gerald berjalan duluan.
"Gerald tolongin gue,gue tersiksa banget nih.Tapi jangan bilang-bilang yang lain.Ini rahasia kita berdua saja oke"ucap King.
"Pertolongan semacam apa King"ucap Gerald.
"Anterin gue ke toilet terus Lo ikut masuk nungguin gue sekalian didalam"ucap King.
"Memang kenapa harus begitu King?"tanya Gerald.
"Gue takut ada hantu nanti ngikut ke toilet,Gerald gue mohon anterin gue ke toilet.Gue dah nahan pipis dari tadi nih gara-gara film hantu tadi"ucap King.
"Oke-oke"ucap Gerald.
Gerald mengantarkan King ke toilet,sampai Gerald ikut juga masuk ke toilet.King benar-benar paling takut nonton film horor.
Mereka berkumpul makan bersama direstoran yang sudah dipesan King.Ini perayaan King yang sudah menjadi juara ke sepuluh disepanjang dia bersekolah tak pernah sekalipun dapat juara.
"Ayo teman-teman pesan sepuasnya,gue bayarin.
Anggap saja ini syukuran gue juara ke sepuluh dikelas.Ini pertama kali gue dapet juara dikelas"ucap King.
"Udah teman-teman pesan sekalian buat satu RT, anak mami pasti bayarin semuanya"ucap Niken.
"Cewek galak bawel memangnya ini pembagian sembako pakai satu RT segala,kalau perlu senegara gue traktir makan semua dimari,puas Lo"ucap King.
"Oya teman-teman,Harun dan teman-teman gue ngajak kita liburan dipantai,siapa tahu kalian juga berminat?"tanya Leo.
"Wah,seru Leo.Gue mau kalau liburan dipantai" ucap King.
"Boleh juga dah lama gak ke pantai"ucap Nafiza.
"Penuh petualangan kalau ke pantai,aku ikut Leo"
"Asal Zara ikut,gue ikut"ucap Niken.
"Sepakat ya semua ikut,tapi masalahnya kita kekurangan mobil,gue akan bawa satu mobil dan supir papa gue,kalau semua pada ikut berarti kurang satu mobil lagi"ucap Leo.
"Tenang semua masalah selalu ada solusi selama ada King.Nanti gue bawa mobil beserta supir kesayangan gue,bereskan"ucap King.
"Oke beres semua,mungkin kita akan pergi selama 3 hari jadi jangan lupa izin dulu pada orangtua"ucap Leo.
"Oke"ucap Semuanya.
Setelah makan malam bersama mereka pulang ke rumah mereka masing-masing.King mengantar Gerald pulang ke kontrakkannya.
Nafiza mengantar Niken ke rumahnya.Sementara Leo masih di Mall dengan Zara.
"Leo kok kita gak pulang?"tanya Zara.
"Leo mau beli handphone untuk menunjang bisnis kita"ucap Leo.
"Iya ya,kadang Zara juga suka dapat pesanan gorengan dan kue basah dari pembeli cuma Zara gak punya handphone jadi gak diambil"ucap Zara.
"Yaudah Zara sayang,kita beli handphone,walau gak yang mahal tapi yang penting yang bisa menunjang bisnis kita"ucap Leo.
"Tabungan Zara cukup kali ya buat beli handphone,tapi Zara mau sisihkan sebagian buat mengirim uang untuk orangtua Zara dikampung"
ucap Zara.
"Zara biar Leo yang beliin handphone untuk kita.
Tabungan Zara dikirimin aja buat orangtua Zara"
ucap Leo.
"Makasih Leo"ucap Zara.
"Iya sayang,tapi nanti malam minta cium ya"ucap Leo.
Zara hanya tersenyum mendengar ucapan Leo.
__ADS_1
Mereka akhirnya membeli dua buah handphone.
Zara senang kini punya handphone jadi bisa menelpon orangtuanya lebih sering lagi.
Saat mereka berjalan-jalan ada tiga anak perempuan kecil berumur 11 tahunan jalan-jalan di Mall tanpa didampingi orangtua mereka.Anak-anak itu sedang dirayu oleh tante-tante untuk ikut dia.Melihat itu Leo dan Zara menghampiri mereka.
"Maaf Tante,mau dibawa kemana anak-anak ini?"
tanya Leo.
"Mau diajak jalan-jalan aja"ucap Tante Merry.
"Apa Tante orangtua mereka?bukankan?"ucap Leo.
"Tante cuma berbaik hati aja mau ngajak mereka jalan-jalan"ucap Tante Merry.
"Tolong tinggalkan mereka"ucap Leo.
"Yaudah kalau tidak mau"ucap Tante Merry.
Tante Merry meninggalkan mereka.Leo langsung menegur ketiga anak perempuan itu.
"Dek jangan sembarangan percaya pada orang dan jangan mau ikut sama orang asing sembarangan,kalian harus berhati-hati tidak semua orang berniat baik.Oya orangtua kalian dimana?tanya Leo.
"Kami hanya jalan bertiga Kak"ucap Dena.
"Apalagi kalian tanpa didampingi orangtua,jangan pergi keluar rumah sejauh ini tanpa didampingi orangtua,kalian masih kecil sudah seharusnya pergi bersama orangtua kalian"ucap Leo.
"Iya Kak"ucap Mereka bertiga.
"Apa kalian sudah izin pada orangtua sebelum kesini?"tanya Zara.
"Belum Kak,kami keluar gitu aja"ucap Eva.
"Apalagi kalian tidak izin dulu pada orangtua, gimana kalau nanti terjadi sesuatu pada kalian"
ucap Zara.
"Maaf Kak,kami salah"ucap Ica.
"Yasudah,sekarang kalian pulang dan jangan keluyuran lagi.Kalau mau kemana-mana harus izin orangtua dulu"ucap Leo.
"Iya Kak"ucap Mereka bertiga.
"Ayo Kakak antar sampai rumah kalian"ucap Leo.
"Baik Kak"ucap Mereka bertiga.
Leo dan Zara naik bus mengantar mereka bertiga sampai didepan rumah mereka.Setelah itu barulah Leo dan Zara pulang ke rumah mereka.
Sampai dirumah Leo langsung membopong Zara ke kamar,dia mau menagih ciuman dari Zara.
Mereka berciuman cukup lama hingga mengakhirinya setelah mereka puas.
"Zara anak-anak tadi hampir aja dibawa Tante itu"
ucap Leo.
"Iya ya,gak tahu mau dibawa kemana kalau sampai mereka ikut"ucap Zara.
"Jadi ingat waktu Zara juga dibawa sama Mimi.
Dia hampir aja menjual Zara pada Om-Om"ucap Leo.
"Bisa saja anak-anak itu bernasib sama dengan Zara ya Leo"ucap Zara.
"Iya Zara sayang,seharusnya orangtua lebih ketat lagi mengawasi anak-anak mereka,apalagi anak perempuan.Di zaman seperti sekarang ini,begitu banyak kejahatan seksual,motifnya berbeda-beda.Apalagi mereka masih anak-anak dibawah umur,mereka masih polos dan mudah dirayu hanya dengan uang atau barang berharga.
Kalau orangtua lengah masa depan mereka bisa hancur"ucap Leo.
"Leo aku ngantuk"ucap Zara.
"Sini biar Leo peluk bobonya"ucap Leo.
Zara tidur dipelukan Leo yang hangat.Pelukan ini yang selalu Zara inginkan dari Leo.Lelaki muda yang tak pernah menyerah dan selalu menyayanginya membuat Zara selalu nyaman dan aman disisinya.
Sepatutnya sebagai seorang anak kita hendaklah meminta izin terlebih dahulu pada orang tua jika hendak pergi.
Doa orangtua akan selalu melindungi kita setiap langkah jika kita meminta izin dengan cara yang baik.
__ADS_1