Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
Balapan Liar


__ADS_3

Zara terbangun dari tidur, pagi ini dia ingat untuk sekolah. Tapi saat dia bangun, dia kaget melihat pakaian yang dia kenakan. Zara mencoba mengingat kejadian kemarin malam. Dia ingat malam itu hampir diperkosa Bos Zoro.


Dia saat itu sedang lemas tidak bisa melawan dan melihat Leo menolongnya.


"Leo..., iya benar Leo yang menolongku dan pasti yang membawaku pulang"ucap Zara.


Mendengar suara Zara, Leo terbangun. Dan menanyakan keadaan Zara.


"Zara kamu sudah baikkan?"tanya Leo.


"Iya"jawab Zara.


"Kemarin kenapa kamu pergi ke club malam?"tanya Leo.


"Mimi, dia bilang mau memberiku pekerjaan"ucap Zara.


"Kamu tahu tidak kamu dijual sama Mimi ke Om-Om itu"ucap Leo.


"Aku tidak tahu, Mimi bilang pekerjaannya menawarkan sesuatu seperti SPG di Mall"ucap Zara.


"Kamu masih sangat polos, maksud dari Mimi itu ya untuk melayani Om-om itu"ucap Leo.


"Maafkan aku Leo, aku tidak tahu"ucap Zara.


"Lain kali lebih berhati-hati, tidak semua orang baik"ucap Leo.


Setelah bercakap-cakap mereka pergi mandi dan berganti pakaian. Mereka pergi berangkat ke sekolah. Sampai dikelas Zara bertemu dengan Mimi. Mimi terlihat canggung saat bertemu Zara. Zara hanya diam dan menjauhi Mimi.


Bel istirahat berbunyi, semua siswa keluar dari kelas mereka. Leo keluar kelasnya untuk mencari Mimi. Diamenemukan Mimi sedang menelpon seseorang di halaman belakang sekolah.


"Iya Om nanti aku carikan gantinya, maaf yang semalam"ucap Mimi.


"Ok"ucap Bos Zoro.


Mimi menutup telponnya, dia kaget melihat Leo sedang menunggu dibelakangnya. Mimi tidak tahu kalau Leo yang menyelamatkan Zara. Mimi juga tidak begitu mengenal Leo. Dia hanya tahu Leo cowok tampan yang populer di sekolahnya.


"Kamu Leo ya, ganteng banget aslinya dari dekat"ucap Mimi.


"Gak usah basa basi"ucap Leo.


"Ada apa ya?"tanya Mimi.


"Kamu kalau mau rusak, rusak aja sendiri


jangan ngajak-ngajak orang. Aku peringatkan dari sekarang, jangan bawa-bawa Zara ataupun siswa lain mengikuti pekerjaan kotormu. Kalau gak, aku akan melaporkanmu ke pihak sekolah dan polisi, ingat itu!ucap Leo mengancam Mimi.


"Iya"ucap Mimi takut dengan ancaman Leo.


Leo pergi meninggalkan Mimi. Mimi ketakutan, dia takut akan dikeluarkan dari sekolah dan masuk penjara. Mimi menangis dihalaman belakang sekolah itu.

__ADS_1


Leo terus berjalan menuju ruang kelasnya. Ada Andi yang sedang duduk dimeja mereka. Andi sedang membaca sebuah brosur. Leo duduk di kursinya bersama Andi.


"Wah, kalau gue bisa menangin balapan motor ini lumayan hadiahnya"ucap Andi.


"Lagi baca apa sih Andi?"tanya Leo.


"Ini lomba balapan liar, hadiahnya lumayan gede lho"ucap Andi.


"Coba lihat"ucap Leo sambil mengambil brosur ilegal itu dan membacanya.


"Leo kamu jago bawa motor, tiap kita balapan aja Lo selalu menang,ikut aja"ucap Andi.


Leo tidak tertarik dengan balapan liar. Tapi hadiah yang tertulis di brosur itu cukup menggoda. Leo sedang butuh uang untuk bayar kosan. Dan hadiah yang ditawarkan cukup besar senilai 10 juta. Leo berpikir dengan uang itu dia bisa bayar kosan dan untuk biaya makan.


"Pertandingannya kan entar malam, Lo mau ikut?"tanya Andi.


"Papa gue gak mungkin ngizinin gue bawa motor gue"ucap Leo.


"Pakai motor gue aja juga ok, tar kita bagi dua hasilnya"ucap Andi.


"Ok, tar malam jemput gue ditempat biasa"ucap Leo.


"Ok"ucap Andi.


Leo menyetujui ajakan Andi, dia tidak tahu harus bagaimana cara mencari uang untuk membayar uang sewa kosan besok. Ini cara yang bisa dicoba oleh Leo.


Sepulang sekolah Leo langsung tidur dikosannya. Zara heran kenapa Leo tidak mencari pekerjaan hari itu malah tidur. Dia mengira mungkin Leo lelah. Zara ingin keluar mencari kerja tapi Leo melarangnya. Dia akhirnya memutuskan untuk belajar dan mengerjakan PR.


Malam tiba setelah makan malam bersama Zara, Leo pergi keluar kosan. Dia bilang pada Zara mau mencari kerja. Zara tidak curiga sama sekali hanya saja dia agak cemas karena Leo keluar malam.


Leo bertemu Andi ditempat yang sudah dijanjikan. Andi membawa motor yang akan digunakan untuk balapan liar.


"Gimana Andi, motor sudah Lo pastikan ok?"tanya Leo.


"Ok Boss"ucap Andi.


Mereka berangkat ke tempat balapan liar. Andi sudah mendaftarkan Leo sebelumnya. Jadi mereka hanya menunggu waktu balapan dimulai.


"Leo gue yakin Lo menang, semangat bro"ucap Andi menyemangati temannya.


"Ya"ucap Leo bersiap.


Balapan liar dimulai, motor Leo langsung melesat cepat. Pesaing Leo cukup banyak. Tapi motor Leo berada diurutan kedua. Leo berusaha terus menyusul motor didepannya. Dia menambah kecepatan motornya. Hampir sampai digaris finish Leo berada didepan memimpin. Dan akhirnya Leo menang. Andi senang sekali melihat Leo memenangkan balapan liar itu. Dia mengambil hadiah lomba balapan liar itu.


"Ini bro setengahnya sudah gue ambil"ucap Andi.


"Makasih Andi"ucap Leo.


"Gue antar Lo pulang, udah malam"ucap Andi.

__ADS_1


"Gak usah gue naik ojeg aja"ucap Leo.


Leo akhirnya pulang ke kosan naik ojeg. Saat Leo pulang itu sudah Pukul 3 pagi. Zara tertidur dilantai kosannya menunggu Leo pulang. Untung Leo membawa kunci cadangan.


"Zara bangun, aku sudah pulang"ucap Leo.


"Kamu baru pulang, ini jam berapa?"tanya Zara.


"Pukul 3"ucap Leo.


"Leo dari mana saja, kok malam banget pulangnya"ucap Zara.


"Ini aku dapat uang untuk bayar kosan"ucap Leo.


Leo memberikan amplop yang berisi uang 5 juta pada Zara. Zara mengambil amplop itu. Dia kaget diamplop itu terdapat banyak uang.


"Leo ini uang dari mana banyak banget?"tanya Zara.


"Ada, kamu gak usah banyak berpikir, yang penting besok kita bisa bayar sewa kosan"ucap Leo.


"Leo jujur sama aku, ini uang banyak kamu dapat dari mana, aku gak mau menerimanya kalau gak jelas"ucap Zara.


"Udah pakai aja"ucap Leo.


"Kamu gak mencuri atau melakukan hal yang melanggar aturan kan?"tanya Zara.


"......."Leo diam.


"Aku gak mau nerima uang ini, ambil lagi"ucap Zara memberikan pada Leo kembali.


"Ini uang aku Zara, bukan hasil mencuri tapi tadi aku balapan motor"ucap Leo.


"Malam-malam begini balapan motor apa?jangan-jangan kamu balapan motor liar ya?"tanya Zara.


"........, iya"ucap Leo pelan.


"Leo kamu tahu tidak, tadi aku sangat mencemaskanmu, kalau terjadi sesuatu padamu, apa yang harus aku katakan pada orangtuamu. Leo aku gak papa kita begini sekarang yang penting kamu baik-baik aja, jangan melakukan hal-hal yang melanggar aturan dan membahayakan diri. Aku mohon Leo....hik....hik..."ucap Zara lalu menangis.


"Maafkan aku Zara, aku gak bermaksud membuatmu cemas"ucap Leo.


Leo meminta maaf pada Zara dan menyandarkan kepalanya dipangkuan Zara. Leo menyesali perbuatannya. Leo tidak tau kalau Zara akan mencemaskanya.


"Zara uang ini kita apakan?"tanya Leo.


"Kita sumbangkan ke panti asuhan saja"ucap Zara.


"Baik, besok pulang sekolah kita ke panti asuhan"ucap Leo.


Setelah berbincang mereka pergi tidur. Leo masih memikirkan kesalahannya. Dia tidak tahu ternyata Zara lebih senang mendapatkan sedikit uang tapi hasil kerja keras yang benar. Leo senang memiliki Zara disampingnya.

__ADS_1


__ADS_2