
Hari ini sekolah SMA Buana mengadakan acara gerak jalan santai.Semua siswa menuju ke jalan raya untuk melakukan jalan santai bersama.King dan Zara berjalan berdampingan.Mereka berjalan sambil mengobrol.
"Zara,asyik ya bisa jalan santai gini sekali-kali, bosen juga kalau harus seharian belajar terus"ucap King.
"Iya,...tapi belajar juga penting King,kasihan orangtua kita kalau kita malas-malasan belajar.Padahal mereka sudah susah payah mencari uang untuk biaya sekolah kita.Diluar sana banyak orang yang tidak seberuntung kita bisa bersekolah"ucap Zara.
"Kau memang gadis pintar,aku kalah deh kalau gak nurut sama nasihatmu"ucap King.
"Zara memang dalam rangka apa kok sekolah ngadain gerak jalan santai gini?"tanya King.
"Gerak jalan santai inikan memperingati Hari Kesehatan Nasional King"ucap Zara.
"Oh gitu.Zara lewat jalan itu yuk,biar lebih ada tantangannya"ucap King lalu menarik tangan Zara.
"Tapi King itu bukan jalur yang diarahkan sekolah untuk kita lalui"ucap Zara mengikuti King karena tangannya ditarik King.
King mengajak Zara melewati jalur yang berbeda dari teman-temannya.King sengaja memilih jalur itu agar bisa berduaan sama Zara.Saat mereka sedang berjalan,ada seorang wanita gila yang tiba-tiba memeluk King.
"Sayang,aku dah lama mencarimu,aku kangen"
ucap Wanita gila itu.
"Eh,lepasin kamu orang gila ya"ucap King.
"King,dia orang gila kayanya"ucap Zara.
Wanita gila itu terus memeluk King dan memarahi Zara.
"Kamu pelakor buruan pergi gak?mau aku cakar?"
ucap Wanita gila itu.
King berusaha melepas tangan wanita gila itu tapi tidak bisa.Pelukannya malah semakin kuat.
"King,kamu gak papa?"tanya Zara.
"Kami jangan godain suamiku"ucap Wanita gila itu sambil menendang Zara.
Melihat itu,King menyuruh Zara pergi meninggalkannya.
"Zara pergi,nanti gadis gila ini ngamuk bahaya"
ucap King.
"Tapi kamu gimana King?"tanya Zara.
__ADS_1
"Tidak usah pikirkan aku,nanti aku cari cara agar dia melepasku,buruan pergi Zara"ucap King.
"Oke,hati-hati ya King"ucap Zara.
Zara berjalan meninggalkan King dengan wanita gila itu.Dia sebenarnya kasihan melihat King risih dipeluk wanita gila itu.
************
Zara berjalan mencari jalan raya utama.Tapi dia malah jauh dari jalur yang diarahkan sekolah untuk gerak jalan santai.Zara terus berjalan sampai lelah.Dari belakang tubuhnya ada yang memeluknya tiba-tiba,Zara kaget dan mengira itu orang gila.
"Zara kamu kenapa ada disini?"tanya Leo.
Mendengar suara yang familiar itu,Zara tahu itu Leo.Dia langsung lega dan berbalik badan menghadap Leo.
"Leo,kau membuatku takut"ucap Zara.
"Takut kenapa?"tanya Leo.
"Tadi ada orang gila,Leo"ucap Zara.
"Sudah jangan takut ada aku,ikut aku ke suatu tempat Zara pasti seru"ucap Leo.
Leo menarik lengan Zara mengajaknya ke sebuah perbukitan diantara persawahan ditepi kota.
"Lihat Zara,kota terlihat dari sini"ucap Leo.
"Tadi Andi mengajak Leo beli minuman,terus kita melewati jalur yang berbeda karena Andi ikut Harun dan Beni.Leo memutuskan kembali ke jalur yang sebelumnya.Eh,malah melihat Zara sedang jalan.Kalau Zara kenapa ada dijalan itu tadi?"tanya Leo.
"King tadi mengajak Zara melawati jalur yang berbeda,eh malah bertemu orang gila.Orang gila itu meluk King terus,Zara disuruh pergi duluan sama King"ucap Zara.
Leo tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Zara.
"Leo kenapa tertawa?"tanya Zara.
"Lucu aja dengernya,...oya Zara anginnya disini kencang ya kalau buat main layangan pasti seru"ucap Leo.
"Iya,tapi kita gak punya layangan"ucap Zara.
Leo punya ide lain,dia mengeluarkan kertas dari ranselnya lalu melipat kertas itu jadi pesawat terbang.
"Zara,ayo kita terbangkan pesawat terbang ini,pasti bisa terbang tinggi"ucap Leo.
"Iya Leo kau benar,anginnya kencang pasti pesawat terbangnya terbang tinggi"ucap Zara.
Merekapun menerbangkan pesawat terbang yang terbuat dari kertas itu.
__ADS_1
*************
King masih dipeluk oleh wanita gila itu.Dia duduk dikursi dibawah pohon tepi jalan bersama wanita gila itu.Dia tidak bisa berkutik,takut wanita gilanya mengila dan ngamuk.
"Aduh,niatan biar bisa berduaan sama Zara, kenapa jadi berduaan sama wanita gila ini"ucap King.
King pasrah tidak tahu harus berbuat apa.
"Sayang,jangan selingkuh sama pelakor lagi,aku udah dandan cantik nih,gak pakai daster lagi.Jangan tinggalin aku"ucap Wanita gila itu.
"Sepertinya wanita gila ini korban perselingkuhan suaminya,kasihan juga"ucap King dalam hatinya.
Tak lama Nunu berjalan menghampiri King yang sedang dipeluk wanita gila itu.Nunu membantu King dari orang gila itu.
"Kakak cantik aku punya foto cowok ganteng nih"
ucap Nunu pada wanita gila itu.
Nunu memberikan foto cowok ganteng itu pada wanita gila itu.Akhirnya wanita gila itu mau melepas pelukannya dan menciumi foto cowok ganteng itu.
"Suamiku,aku sudah dapat penggantimu,kau akan menyesal selingkuh dariku"ucap Wanita gila itu sambil mencium foto itu.
"King ayo kabur"ucap Nunu.
"Iya,keburu dia inget aku lagi"ucap King.
King akhirnya pergi menjauh dari wanita gila itu bersama Nunu.King tak menyangka akan ditolong Nunu padahal kemarin dia menghina Nunu.
"Nunu terimakasih dan maafkan kata-kataku yang kemarin ya" ucap King.
"Tidak apa-apa,aku senang bisa menolongmu" ucap Nunu.
Merekapun kembali ke jalan yang dilalui teman-teman sekolahnya.Terkadang kita tidak tahu ketika kita dalam kesusahan ternyata orang yang membantu kita adalah orang yang pernah kita sakiti hatinya.Jadi jangan menilai orang lain hanya dari penampilannya.Berbuatlah baik pada siapapun,karena apa yang kita tanam pasti ada hasilnya.
**********
Leo dan Zara pergi ke rumah Kak Dika.Leo memberikan gambar komik hasil menggambarnya pada Kak Dika.Lalu dia belajar lagi materi pelajaran akunting bersama Kak Dika.
"Leo kau hebat jadi juara pertama Lomba Cerdas Cermat tingkat Kecamatan"ucap Kak Dika.
"Tapi semua ini tak luput dari bantuan Kak Dika yang sudah membantu Leo belajar selama ini,terimakasih Kak Dika"ucap Leo.
"Sama-sama,Kau ternyata tak hanya berbakat tapi pintar juga.Laki-laki memang harus begitu Leo,untuk bisa menafkahi keluarga nantinya kau tak cukup hanya punya tenaga saja tapi kau juga harus pintar dan berbakat agar kau bisa memiliki banyak peluang untuk mendapatkan pekerjaan atau menciptakan pekerjaan itu sendiri"ucap Kak Dika.
"Nasihat Kak Dika memang top,Leo akan selalu ingat dan jalankan"ucap Leo.
__ADS_1
"Bagus,itu baru namanya anak muda generasi bangsa"ucap Kak Dika.
Setelah belajar bersama Kak Dika,Leo dan Zara pulang ke kosan mereka.Memang sebagai seorang laki-laki tidak hanya mengandalkan tenaga saja tapi harus pintar dan berbakat untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat diluar sana.Zaman semakin canggih,persaingan kerja semakin ketat dan sulit.Jadi kita harus pintar dan berbakat agar bisa menjalani hidup.