
Sepulang bekerja Leo dan Zara berencana pergi ke rumah Kak Dika.Mereka berjalan berdua menuju rumah Kak Dika.Leo tak melepas tangan Zara digenggamnya.Seolah dia ingin menunjukkan kalau Zara adalah miliknya.Mereka tersenyum bersama sambil berjalan.Sampai dirumah Kak Dika,Zara mengetuk pintu rumahnya.
Tuk....tuk...tuk.....
"Kak Dika...."ucap Zara memanggil.
Pintu itu terbuka,Dika keluar dari dalam rumahnya.
"Zara apa kabar?"tanya Dika.
"Baik Kak Dika"ucap Zara.
"Tumben kesini,ada apa?"tanya Dika.
"Oya,kenalkan ini Leo teman Zara"ucap Zara.
"Leo"ucap Leo memperkenalkan diri.
"Dika"ucap Dika memperkenalkan diri.
"Begini kak,aku mau minta tolong"ucap Zara.
"Minta tolong apa?"tanya Dika.
"Kakakkan jago akuntansi,Zara minta tolong ajari Leo pelajaran akutansi"ucap Dika.
"Gimana ya,sekarang kakak sibuk buat gambar komik pesanan sebuah perusahaan asing"ucap Dika.
"Oo...begitu ya,maaf mengganggu jadinya "ucap Zara.
"Gak kok,seneng malah.Dah lama gak bertemu Zara"ucap Dika.
"Kalau begitu kami pulang dulu"ucap Zara.
"Tunggu,temanmu Leo bisa gambar gak?"tanya Dika.
"Gambar?....bisa"ucap Leo.
"Kalau begitu,kamu bantu aku gambar komik,aku bantu kamu pelajaran akuntansi,gimana?"tanya Kak Dika.
"Boleh"ucap Leo.
"Yaudah masuk"ucap Dika.
Leo dan Zara masuk ke rumah Dika.Leo belajar pelajaran akuntansi pada Dika.Setelah selesai Dika mengajak Leo ke ruang kerjanya.Dika menjelaskan projek yang sedang dikerjakannya.Leo mulai menggambar sesuai arahan Dika.
"Leo kamu pintar juga gambar. Gambarmu bagus,udah seperti orang yang profesional.Kamu sering menggambar atau hobi menggambar ya"ucap Dika.
"Hobi sih tidak,cuma aku sesekali suka menggambar.Kebetulan papaku punya perusahaan desain grafis dan arsitektur.Dari kecil papa sering mengajariku menggambar"ucap Leo.
"Oo...pantas saja gambarmu bagus, ternyata memang bakat turunan.Gimana kalau Leo bantu saya gambar seterusnya.Nanti setiap gambar saya beli"ucap Dika.
"Boleh kak,tapi paling satu gambar saja karena hanya malam hari saya punya waktu luang"ucap Leo.
"Yaudah deal ya"ucap Dika.
"Ya"ucap Leo.
Setelah selesai menggambar,Leo dan Zara pamitan pada Dika.
__ADS_1
"Kak Dika terimakasih sudah mengajari Leo"ucap Zara.
"Iya,besok sore kesini lagi saja sampai Leo paham pelajaran akuntansinya"ucap Dika.
"Iya,terimakasih Kak Dika.Oya nanti kalau gambarnya selesai besok saya bawa sekalian"ucap Leo.
"Ya,sama-sama"ucap Dika.
Leo dan Zara pergi dari rumah Kak Dika,berjalan menuju sebuah warteg dipinggir jalan untuk membeli makan sore.Leo dan Zara makan sore di warteg itu.Setelah itu mereka kembali ke Rumah Singgah Tuna Wisma.Leo dan Zara langsung mandi dan berganti pakaian.Lalu mereka belajar dan mengerjakan PR.Setelah itu Leo menggambar komik yang diminta Kak Dika.
"Leo kau pandai menggambar ya"ucap Zara.
"Makasih Zara sayang sudah memuji suamimu"ucap Leo.
Zara hanya tersenyum dan malu mendengar ucapan Leo.
"Leo mau ku pijit pundaknya"ucap Zara.
"Gak usah Zara,kamu pasti juga capek seharian sekolah,bekerja dan menemaniku ke rumah Kak Dika"ucap Leo.
"Zara kau tidurlah,nanti kalau aku sudah selesai menggambar,aku akan menyusul tidur"ucap Leo.
"Ya"ucap Zara.
Zara tidur diranjang darurat itu.Setelah Leo selesai menggambar,dia mencium Zara.
Leo senang Zara ada dihidupnya dan selalu setia bersamanya dalam suka dan duka.Leo meneruskan belajar akuntansi yang diterangkan Kak Dika tadi.
"Aku harus bisa lolos dan ikut lomba ke tingkat kecamatan,aku harus berusaha demi Zara dan kehidupan kami.Aku ingin bisa menyewa kontrakkan yang layak untuk Zara.Tempat ini bagus hanya saja terlalu ramai dan terbuka.Sebagai suami aku harus bisa memberi Zara tempat tinggal untuk bernaung dari panas dan hujan,aku harus bekerja lebih keras lagi"ucap Leo.
Leo mempelajari semua materi akuntansi itu.Walaupun dulu dia tidak menyukai pelajaran akuntansi tapi kini dia harus berusaha untuk bisa menguasainya.
***********
"Leo geli tahu"ucap Zara.
"Habis kamu kaya putri tidur,saat lagi tidur"ucap Leo.
"Tapi aku malu,kita ini kan tinggal ramai-ramai disini,mereka pasti memperhatikanmu saat menggodaku tadi"ucap Zara.
"Biar saja,memang kenapa?kita inikan memang suami istri Zara"ucap Leo.
"Iya ya Leo"ucap Zara.
"Zara ayo mandi nanti keburu ngantri" ucap Leo.
"Iya"ucap Zara.
Leo dan Zara pergi ke toilet di Rumah Singgah Tuna Wisma itu.Antrian sangat panjang,mereka harus sabar untuk menunggu gilirannya.Selesai mandi Leo dan Zara berpakaian seragam sekolah dan menggendong ransel mereka.
"Leo,baju cucian kita numpuk,tapi disini ngantri terus kalau mau ke toilet,gimana kita nyuci bajunya?"tanya Zara.
"Gimana kita nyuci ditoilet sekolah habis pulang sekolah aja Zara,disekolahkan toiletnya banyak,airnya juga bersih dan banyak"ucap Leo.
"Betul juga ya,kalau gitu kita bawa ya baju cucian kita ke sekolah"ucap Zara.
"Biar Leo aja yang bawanya Zara"ucap Leo.
"Ya"ucap Zara.
__ADS_1
Leo dan Zara berangkat ke sekolah sambil membawa baju cucian mereka. Mereka berpisah ditempat biasanya.Leo ke kelasnya lalu meletakkan baju cuciannya yang ada diplastik itu ke dalam mejanya.Andi,Kemal,Harun,dan Beni datang ke kelas Leo untuk mengajaknya mengobrol karena sudah lama mereka tidak mengobrol.
"Leo aku denger dari Andi,kamu mau ikut seleksi akuntansi tingkat sekolah?"tanya Harun.
"Iya,memangnya kenapa?"tanya Leo.
"Lo gak salah,perasaan dari dulu Lo paling gak suka pelajaran akuntansi soalnya harus ngitung duit terus,karena Lo sendiri aja gak pernah ngitung duit Lo sendiri kan"ucap Harun.
"Iya aneh banget,perasaan sepanjang sejarah Lo kan gak pernah ikut seleksi-seleksi gituan lah"ucap Andi.
"Lo gak lagi lupa ingatan tiba-tiba jadi pinter atau Lo salah minum obat warung nih Leo"ucap Beni.
"Udah apa teman-teman,Leo jadi baik kenapa jadi dipermasalahkan sih, harusnya kita sebagai sahabat mendukung Leo.Kita kan dah bersahabat dari SMP"ucap Kemal.
"Harun,Beni,Andi sekarang gue ingin jadi anak yang bener,gue ingin lebih bertanggungjawab lagi terhadap hidup gue.Kalian tetap sahabat gue sampai kapanpun,tapi maaf gue gak bisa kaya dulu lagi"ucap Leo.
"Justru kita-kita kesini sebenarnya mau dukung Lo Leo buat ikut seleksi akuntansi tingkat sekolah.Ya dari kita-kita yang Badung ini ada satu yang bisa membanggakan,benerkan sob"ucap Harun.
"Yoi"ucap Andi,Beni,dan Kemal bersamaan.
"Terimakasih sahabat-sahabatku"ucap Leo.
"Ya"ucap Harun,Beni,Andi dan Kemal bersamaan.
Setelah mengobrol mereka kembali ke kelas masing-masing.Leo senang sahabatnya juga memberi dukungan padanya.Apalagi Leo punya Zara, bidadari cantik yang selalu menemaninya dalam suka dan duka.Walau penuh kesulitan asal ada Zara,Leo gak membutuhkan hal lainnya.
"Zara terimakasih,karena hadirmu dihidupku membawaku pada hidup yang lebih baik.Aku beruntung bertemu denganmu dan diberi kesempatan memilikimu"ucap Leo.
Leo belajar dengan sungguh-sungguh,dia selalu mendengarkan setiap guru menerangkan materi,nilainya juga semakin baik.Leo optimis kelak akan seperti Zara jadi siswa berprestasi.
Bel pulang sekolah berbunyi,Leo keluar dari kelasnya lalu menuju ke kelas Zara.Zara sedang menyapu dikelas sendirian karena Niken sudah pindah kelas,King sebagai gantinya tidak masuk sekolah.
"Zara kamu sedang menyapu?"tanya Leo.
"Ya Leo,King tidak sekolah jadi aku menyapu sendirian"ucap Zara.
"Biar ku bantu ya"ucap Leo.
"Ya"ucap Zara.
Leo membantu Zara menyapu kelas itu.Tapi Leo begitu kaku saat menyapu,Zara tertawa saat Leo menyapu.
"Zara kenapa tertawa?"tanya Leo.
"Leo gak pernah nyapu ya?"tanya Zara.
"Iya,gak pernah"ucap Leo.
"Pantesan"ucap Zara.
"Pantesan kenapa Zara"ucap Leo sambil mendekati Zara dan memojokkannya ke dinding.
Leo memandang wajah cantik Zara lalu mencium bibir Zara.Mereka berciuman dikelas itu cukup lama.Lalu Leo melepas ciumannya.
"Zara makasih ya,kamu mau hidup susah dengan Leo"ucap Leo.
"Iya,Zara akan selalu disamping Leo" ucap Zara.
"I Love You Zara"ucap Leo.
__ADS_1
Zara hanya tersenyum malu-malu mendengar ucapan I LOVE YOU dari Leo.Setelah menyapu kelas,Leo dan Zara pergi ke toilet disekolah itu.Zara mencuci baju mereka,Leo menemani Zara mencuci baju.Sesekali Leo mencolek Zara dan menyirami tubuh Zara dengan sedikit air.Zara membalas Leo,mereka berlari-lari kejar-kejaran sambil siram-menyirami air satu sama lain.Lalu Leo menggendong Zara dan menciumnya.
Setelah itu mereka mencuci baju yang tadi direndam.Leo membantu Zara mencuci baju,mereka bahagia melakukan apapun bersama walaupun itu hal kecil sekalipun.