Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
Semua Indah Pada Waktunya


__ADS_3

Leo dan Zara jalan-jalan santai sambil menikmati udara segar dipagi hari. Karena mereka diskors jadi Leo dan Zara mengisi pagi hari mereka dengan jalan-jalan santai. Saat mereka sedang berjalan terlihat sebuah ruko terbakar, mereka berlari menuju ke kerumunan orang-orang yang menyaksikan ruko itu terbakar. Seorang Ibu menangis berteriak karena anaknya masih terjebak didalam.


"Tolong anak saya masih didalam, tolong saya hik....hik.....hik...."ucap Ibu Nuri sambil menangis.


"Sabar Bu, pemadam kebakaran sebentar lagi datang"ucap Pak Toni.


"Tenang Bu, terlalu berbahaya masuk ke dalam ruko yang terbakar, sebentar lagi pemadam kebakaran akan datang"ucap Pak Aman.


"Tapi anak saya masih didalam Pak, dia masih kecil hik....hik...hik...."ucap Ibu Nuri sambil menangis tersedu-sedu.


"Kami mengerti Bu, tapi sangat berbahaya jika kita memaksakan diri"ucap Bu Reni.


"Anakku....tolong anakku...dia pasti ketakutan didalam, tolong anakku hik...hik...hik..."ucap Ibu Nuri sambil menangis histeris.


Mendengar itu Leo iba, dia tak tega melihat Ibu itu menangisi anaknya yang masih terjebak didalam kebakaran itu.


"Zara, aku akan coba menolong anak Ibu itu, kau tetap disini ya"ucap Leo.


"Tidak, aku ikut Leo. Kita sudah janji akan terus bersama"ucap Zara dengan tatapan sedih.


"Bahaya, Leo gak mau terjadi sesuatu pada Zara nanti"ucap Leo.


"Zara juga gak mau terjadi sesuatu pada Leo, kita lewati semuanya bersama, bukan begitu"ucap Zara cemas memikirkan Leo.


"Zara sayang, ku mohon tunggu aku disini ya. Leo pasti akan kembali oke"ucap Leo.


"Iya Leo, kau harus kembali"ucap Zara.


Leo mencium kening Zara lalu berlari ke dalam ruko terbakar itu. Dia masuk kedalam kubangan api itu. Leo mencari anak itu kesetiap ruangan. Sebuah kayu terjatuh tepat diatas Leo. Leo jatuh dan tertindih oleh kayu itu. Leo tak bisa bergerak dan punggungnya terasa sakit karena kayu yang menindih punggungnya.


"Zara apa jodoh kita hanya sampai disini? semoga kau bahagia jika aku tak ada nanti. Ya Allah jika umurku hanya sampai disini, tolong jaga Zara, aku sangat mencintainya.Semoga kelak kita bisa bertemu lagi Zara"ucap Leo terbata-bata.


Zara mengangkat kayu yang menindih punggung Leo sekuat tenaga.


"Zara kenapa kau ada disini?"tanya Leo.


"Bukankah kita akan melewati semuanya bersama mau suka ataupun duka. Jika harus mati disini, kita akan mati bersama Leo"ucap Zara sambil berusaha mengangkat kayu itu.


"Aku tak akan menyerah, aku ingin hidup bersamamu Zara"ucap Leo berusaha mengangkat punggungnya.


Kayu itu akhirnya bisa disingkirkan dari punggung Leo setelah Leo dan Zara bekerja sama.


"Zara, ayo kita selamatkan anak itu, sepertinya suara tangisannya ada dilantai atas"ucap Leo.


"Benar Leo"ucap Zara.


Mereka berpegangan tangan bersama, berjalan ke lantai atas dengan api dan asap yang mulai memenuhi semua ruangan itu. Mereka membuka pintu ruangan kamar diruko itu. Seorang anak balita sedang menangis ketakutan. Zara langsung menggendongnya.Leo melepas kaosnya untuk menutupi Zara dan balita itu. Kemudian mereka berusaha keluar dari ruko itu. Semua orang diluar mencemaskan Leo dan Zara yang berada didalam ruko itu.


"Dua anak muda tadi masuk ke dalam ruko, mereka berani sekali"ucap Pak Toni.


"Iya berani sekali, gak takut mati kali ya"ucap Pak Aman.

__ADS_1


Beberapa orang asyik memvideokan kebakaran ruko itu. Sampai mereka memvideokan Leo dan Zara yang keluar dari ruko terbakar itu dengan membawa anak balita itu. Ibu Nuri langsung menghampiri Leo dan Zara yang baru keluar dari ruko itu. Zara memberikan anak balita itu pada Ibu Nuri.


"Anakku sayang hik....hik...hik...."ucap Ibu Nuri sambil menggendong anaknya yang diberikan Zara padanya.


"Terimakasih nak, sudah menyelamatkan anak saya"ucap Ibu Nuri pada Leo dan Zara.


"Sama-sama Bu"ucap Leo dan Zara.


Semua orang mengerumuni Leo dan Zara. Mereka senang Leo dan Zara berhasil menyelamatkan anak balita itu. Pemadam kebakaran akhirnya tiba. Kebakaran ruko itu mulai dipadamkan.


***********


Mimi akhirnya memberi klarifikasi dimedia sosial. Dia minta maaf atas kesalahannya yang menyebar kabar miring tentang Leo dan Zara. Dia juga menjelaskan kalau dia sengaja menambahi kabar itu supaya semakin memanas. Selain klarifikasi dari Mimi, video penyelamatan anak balita yang dilakukan Leo dan Zara menyebar dimedia sosial. Semua orang bersimpati dan mengacungi jempol atas sikap heroik Leo dan Zara yang telah menolong balita itu. Satu sekolah membicarakan kebaikan Leo dan Zara yang menyelamatkan anak balita itu. Mereka sampai melupakan kabar miring sebelumnya dan malah terharu dan bersimpati pada Leo dan Zara yang berani menerobos ruko yang terbakar demi menyelamatkan anak balita itu. Bahkan aksi penyelamatan Leo dan Zara sampai viral dan masuk berita utama distasiun televisi. King, Niken, Nafiza dan Gerald melihat video itu.


"Aku bangga punya teman kaya Leo dan Zara, mereka selalu berusaha menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan"ucap Niken.


"Mereka memang the best, salut gue dengan aksi mereka. Semoga ini bisa menghapus anggapan miring tentang mereka"ucap King.


"Gue rasa video viral ini bisa memulihkan nama baik Leo dan Zara"ucap Gerald.


"Sesuatu hal positif yang viral akan membuat banyak orang simpati dan ikut memberi dukungan. Dengan video viral ini bisa jadi siswa satu sekolah akan melupakan kabar miring yang kemarin, dan malah bersimpati dan mendukung Leo dan Zara"ucap Nafiza.


"Orang baik dimanapun selalu harum namanya. Meski difitnah, dicaci, dimaki dan dituduh tetap saja namanya akan kembali harum. Allah menunjukkan siapa Leo dan Zara sebenarnya pada kita semua, mereka orang baik maka dari itu Allah membersihkan nama baik mereka dengan caraNya yang indah"ucap Niken.


"Benar"ucap King, Nafiza dan Gerald.


Sahabat Leo dan Zara senang dengan video viral tentang Leo dan Zara yang menyelamatkan anak balita dari kebakaran ruko itu. Mereka berharap masalah ini cepat selesai, Leo dan Zara bisa kembali sekolah.


**********


"Bapak Ibu, maksud kami selaku pihak sekolah memanggil ke sekolah untuk membicarakan masalah Leo dan Zara secara baik-baik"ucap Pak Yunus.


"Kami selaku orangtua senang bisa silaturrahmi ke sekolah dan sekalian membahas permasalahan ini"ucap Pak Anton.


"Begini Bapak dan Ibu sekalian, baru-baru ini tersebar kabar tentang Leo dan Zara yang tinggal satu rumah dan itu cukup membuat heboh satu sekolah. Setelah kami melakukan pemanggilan pada Leo dan Zara, mereka mengakui bahwa mereka memang tinggal satu rumah. Apa Bapak dan Ibu sekalian tidak mengetahuinya?"tanya Pak Yunus.


"Maaf Pak Yunus, saya selaku orangtua sudah mengetahui mereka tinggal satu rumah. Sebenarnya mereka sudah menikah"ucap Pak Anton.


"Apa?....mereka sudah menikah? bagaimana bisa mereka sudah menikah padahal mereka masih sekolah"ucap Pak Yunus.


Ibu Vivi, Ibu Sari dan Yusuf hanya diam dan mendengarkan Pak Yunus dan Pak Anton berbicara.


"Mereka sudah menikah sejak dua tahun yang lalu setelah study tour sekolah, mereka tidak sengaja berada dalam satu kamar hotel karena kunci kamar yang tertukar. Leo dan Zara tidur satu ranjang tanpa sengaja, tapi mereka tidak melakukan apapun sebenarnya. Hanya terjadi kesalahfahaman saja. Tapi kami selaku orangtua sudah terlanjur menikahkan mereka. Mereka tetap bersekolah demi mewujudkan cita-cita mereka"ucap Pak Anton.


Tadi malam Pak Anton dan Leo sudah bicara empat mata tentang kejadian dikamar hotel itu. Leo menceritakan semuanya pada ayahnya tentang kesalahfahaman yang terjadi dikamar hotel itu. Pak Anton minta cerita lengkap tentang kejadian dihotel itu untuk menjelaskan pada pihak sekolah nantinya supaya bisa menyelesaikan masalah mereka.


Pak Yunus diam sesaat mencerna penjelasan dari Pak Anton.


"Jadi mereka sudah menikah dua tahun lalu karena kesalahfahaman"ucap Pak Yunus sambil menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya.


"Jika Leo dan Zara harus dikeluarkan dari sekolah hanya karena kabar miring ini, kasihan mereka. Saya mohon kebijaksanaan bapak selalu Kepala Sekolah. Masa depan anak kami dipertaruhkan sekarang, padahal mereka ingin mengikuti UAN"ucap Pak Anton.

__ADS_1


"Baik, kami selaku pihak sekolah akan melakukan rapat terlebih dahulu bersama para guru. Biarbagaimanapun kabar miring ini terlanjur menyebar disekolah. Kami akan mencari keputusan yang terbaik untuk putra dan putri Bapak dan Ibu sekalian"ucap Pak Yunus.


Setelah pembicaraan itu diakhiri, orangtua Leo dan Zara pulang. Pak Yunus duduk dikursi kerjanya sambil memikirkan masalah ini.


**********


Pak Yunus mengadakan rapat bersama semua guru di SMA Buana. Mereka membahas masalah Leo dan Zara. Setiap guru memberi kesaksian dan tanggapan terhadap permasalahan ini. Begitupun Wali Kelas Leo dan Zara.


"Selama saya mengenal Leo, dia anak yang baik dan selalu rajin sekolah. Apalagi sekarang Leo termasuk anak berprestasi disekolah, memang kabar miring ini cukup meresahkan tapi saya tidak melihat ada hal yang negatif dari Leo selama saya jadi gurunya maupun Wali Kelasnya sekarang. Saya berharap Leo bisa sekolah lagi"ucap Pak Rahman.


"Saya sependapat dengan Pak Rahman. Zara juga anak yang baik, rajin dan berprestasi disekolah. Dia adalah juara pertama disemua kelas IPA. Sayang sekali jika sekolahnya harus terhenti karena kabar miring yang sudah kita ketahui fakta yang sebenarnya jika mereka sudah menikah" ucap Ibu Setyowati.


"Jika pernikahan mereka karena kesalahfahaman yang terjadi saat study tour berarti selaku guru kita juga bersalah karena saat itu kita bertanggungjawab atas semua siswa yang mengikuti study tour"ucap Pak Iwan.


"Saya sependapat dengan Pak Iwan, seharusnya kita menjaga mereka dengan baik saat study tour sehingga kejadian itu tidak terjadi. Tapi kita selaku guru yang bertanggungjawab lalai dan kecolongan dalam menjaga siswa kita"ucap Ibu Siti.


"Saya juga merasa bersalah karena saya guru penanggungjawab study tour saat itu. Leo dan Zara berhak bersekolah. Kasihan mereka jika harus dikeluarkan padahal tinggal selangkah lagi mereka lulus, sekolah mereka selama tiga tahun haruskah terhenti disaat mau UAN seperti ini. Saya rasa mereka berhak mengikuti UAN"ucap Pak Bambang.


"Mungkin seharusnya kitalah yang dituntut pihak keluarga karena kelalaian kita menjaga putra dan putri mereka saat study tour sehingga kejadian itu terjadi. Dan kasihannya mereka harus menikah dini hanya karena kesalahfahaman saja. Saya rasa tak adil jika mereka dikeluarkan dari sekolah"ucap Bu Dewi.


"Pak Yunus, saya rasa kabar miring itu sudah tertutupi oleh video viral Leo dan Zara yang menyelamatkan anak balita dari ruko yang terbakar. Bahkan kabar ini viral sampai diberitakan ditelevisi. Saya rasa semua siswa sekolah pasti bersimpati dan memberi dukungan pada Leo dan Zara atas aksi heroik mereka"ucap Ibu Ema.


"Betul Bu Ema, Mimi juga sudah mengakui kesalahannya yang menyebar kabar miring yang tidak jelas ini. Saya rasa kita masih bisa mempertahankan Leo dan Zara untuk tetap sekolah Pak Yunus"ucap Pak Dadang.


"Kabar miring inikan juga sudah terhapus dari media sosial jadi tidak mempengaruhi nama baik sekolah kita, lagi pula video viral Leo dan Zara menyelamatkan anak balita dari ruko yang terbakar justru membawa nama baik sekolah"ucap Pak Dedi.


"Setelah saya mendengar semua kesaksian dan tanggapan Bapak dan Ibu guru semua dan fakta yang ada. Kita mengambil keputusan yang sudah dimusyawarahkan bersama, Leo dan Zara bisa kembali bersekolah dan mengikuti UAN"ucap Pak Yunus.


Semua guru senang dengan hasil rapat. Pak Yunus juga senang karena Leo dan Zara bisa bersekolah kembali. Semua kabar miring itu juga sudah dihapus dan malah tertutupi video viral Leo dan Zara yang menyelamatkan anak balita dari ruko terbakar. Semua siswa di SMA Buana juga jadi bersimpati dan memberi dukungan pada Leo dan Zara. Allah membersihkan kembali nama baik Leo dan Zara seperti semula.


Sementara Mimi akhirnya mendapat hukuman dari sekolah, dia diskors selama dua minggu. Selain itu teman-teman disekolah sudah tak percaya lagi padanya, dia jadi bahan omongan teman-temannya karena ulahnya dan mereka juga menjauhi Mimi karena hal itu.


"Lihat tuh Si Mimi biang gosip"ucap Tika.


"Suka memfitnah orang seenaknya kena azab baru tahu rasa"ucap Ika.


"Kalau punya jari dijaga dong, jangan ngetik sembarangan"ucap Aca.


"Untung gak dilaporin ke polisi, itukan pencemaran nama baik"ucap Dian.


"Kasihan Leo dan Zara jadi omongan siswa sesekolah karena ulahnya yang seenaknya sendiri"ucap Ayu.


Mimi hanya berjalan melewati teman-teman seangkatannya yang sedang menyindirnya. Mimi hanya bisa menundukkan kepalanya karena malu.


Setelah keputusan dari sekolah yang memperbolehkan Leo dan Zara kembali bersekolah, Leo dan Zara akhirnya bisa kembali bersekolah. Mereka juga bisa mengikuti UAN dan UAS dengan baik dan lancar.


"Zara sayang akhirnya kita bisa mengikuti UAN dan UAS ya"ucap Leo.


"Iya Leo, kita tinggal menunggu hasilnya. Semoga kita lulus dengan nilai yang terbaik"ucap Zara.


"Leo, Zara sini anak mami bawa rujak, seger nih makan rujak dibawah pohon siang-siang gini" ucap Niken.

__ADS_1


"Oke"ucap Leo dan Zara.


Leo dan Zara menghampiri Niken, King, Nafiza, Gerald, Harun, Beni, Kemal dan Nunu yang sedang makan bersama dan rujakan dibawah pohon ditaman sekolah. Mumpung UAN dan UAS sudah selesai, mereka merayakan dengan makan bersama dibawah pohon ditaman sekolah sambil menggelar tikar. Mereka begitu bahagia bisa makan bersama-sama dan bercanda-canda. Kebersamaan ini menjadi kenikmatan yang tak ternilai. Semua indah pada waktunya, persahabatan yang sejati dan cinta yang murni membuat hidup Leo dan Zara terasa berharga dan membuat mereka bahagia.


__ADS_2