Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
New Generation Part 104


__ADS_3

Rumah Sakit Health Is Important


Leo dan Zara mengajak Cinta pergi ke rumah sakit. Mereka ingin memeriksakan kondisi Cinta ke Dokter Kandungan. Leo, Zara, dan Cinta masuk ke ruangan Dokter Kandungan. Didalam ruangan itu Cinta memberitahu keluhannya pada Dokter, kemudian Cinta di USG oleh Dokter Kandungan. Selesai diperiksa Dokter, Cinta duduk kembali bersama Leo dan Zara untuk mendengarkan penjelasan dari Dokter.


"Selamat ya Bos Leo, Ibu Zara, Cinta sedang hamil"ucap Dokter Ayu.


"Hamil?"ucap Leo, Zara dan Cinta.


"Iya, kehamilan Cinta baru 4 minggu"ucap Dokter Ayu.


"Alhamdulillah"ucap Leo, Zara dan Cinta.


"Tolong dijaga kehamilannya. Cinta hamil disaat usianya masih sangat muda, resikonya akan lebih banyak, apalagi trimester pertama kehamilan"ucap Dokter Ayu.


"Baik Dok"ucap Leo, Zara dan Cinta.


"Saya akan meresepkan obat dan vitamin"ucap Dokter.


"Baik Dok"ucap Leo, Zara dan Cinta.


Setelah selesai dari Dokter Kandungan, Cinta melihat begitu banyak wanita hamil yang ditemani suaminya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Cinta jadi teringat dengan Rehan. Seharusnya Rehan mengantarnya Cinta melakukan pemeriksaan kehamilan. Air mata menetes dipipi tanpa terasa. Cinta langsung berjalan ke toilet. Cinta menangis didalam toilet itu.


"Kak Rehan......aku rindu. Aku tidak bisa bohong kalau aku sangat membutuhkanmu hik....hik....... aku sedang hamil anakmu, tapi kau tidak ada hik....hik...."ucap Cinta sambil menangis.


"Kak Rehan......maafkan keluh kesahku ini, aku benar-benar rindu padamu hik....hik......."ucap Cinta.


"Tidak, aku harus ikhlas. Ikhlas......ikhlas...... hik....hik........."ucap Cinta.


Cinta menghapus kesedihannya dan keluar dari toilet dengan senyuman. Dia tidak ingin ada orang yang mengetahui kesedihannya. Meskipun dihati yang terdalamnya, dia sangat terluka dengan kepergian Rehan.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Raka mengayuh sepedanya membonceng Cinta dibelakangnya. Cinta senang sekali bisa berangkat sekolah naik sepeda dengan Raka.


Hatinya yang sedih sedikit terhibur dengan naik sepeda bersama Raka.


"Cinta, kalau kekencangan dan guncangannya terlalu kencang bilang ya, kamukan sedang hamil"ucap Raka.


"Iya Kak Raka"ucap Cinta.


"Kalau sebel, mual atau mau muntah bilang ya" ucap Raka.


"Iya Kak Raka"ucap Cinta.


"Kalau ingin beli sesuatu yang kau inginkan selama kita bersepeda bilang ya, kakak tidak ingin ponakan kakak ngeces nantinya"ucap Raka.


Cinta langsung memeluk Raka dari belakang.


"Makasih ya Kak Raka"ucap Cinta.


"Iya, sekarang akulah yang akan menjagamu dan menyayangimu, jadi jangan bersedih. Aku akan selalu ada untukmu"ucap Raka.


Cinta merasa senang disaat dia kehilangan Rehan. Ada Raka yang selalu ada untuknya.


SMA Best Stars School

__ADS_1


Raka dan Cinta sampai disekolah. Mereka turun dari sepeda berjalan masuk ke sekolah. Cinta merasa mual, Raka langsung mengajaknya ke toilet. Karena masih sepi, Raka masuk ke toilet wanita menemani Cinta. Dia memijat pundak Cinta saat mual dan memberinya minum.


"Kak Raka lemes banget rasanya"ucap Cinta.


"Apa kau lapar? mungkin kalau makan akan ada tenaganya"ucap Raka.


"Gak enak makan Kak Raka, rasanya aneh saat aku memakan sesuatu"ucap Cinta.


"Kalau gitu makan buah aja gimana? buahkan seger walaupun rasanya aneh dilidahmu"ucap Raka.


"Buah apa Kak Raka?"tanya Cinta.


"Buah mangga mau? dibelakang sekolah ada pohon mangga yang sedang berbuah"ucap Raka.


"Mau, jadi ngiler dengernya"ucap Cinta.


Raka langsung membelakangi Cinta dan merendahkan berdirinya.


"Naiklah! kau lemaskan, jadi kakak akan menggendongmu sampai ke belakang sekolah" ucap Raka.


"Makasih Kak Raka"ucap Cinta.


"Iya adikku sayang"ucap Raka.


Cinta naik ke punggung Raka. Kemudian Raka mulai berjalan menuju ke belakang sekolah.


"Kak Raka berat tidak?"tanya Cinta.


"Nggak, sedikit berat karena ponakanku ada diperutmu"ucap Raka.


"Benarkah?"tanya Raka.


"Iya, jadi akulah yang berat"ucap Cinta.


"Nggak, sepatumu yang berat"ucap Raka.


"Kak Raka bisa aja sih"ucap Cinta sambil tersenyum.


"Kau harus bahagia biar ibu dan bayinya sehat terus"ucap Raka.


"Siap Bos"ucap Cinta.


Sampai dibelakang sekolah, Cinta duduk dikursi sementara Raka memanjat pohon mangga, ternyata diatas pohon mangga sudah ada Azkia.


"Kura-kura kenapa kau ada disini?"tanya Raka.


"Bukan urusanmu"ucap Azkia.


Raka mendekati Azkia dan duduk disampingnya.


"Kura-kura kau marah, bicaralah padaku seperti biasa aku rindu"ucap Raka.


"Rindu? paling kau rindu pada Zhafira"ucap Azkia.


"Kau cemburu?"tanya Raka.

__ADS_1


"Ngapain, kau itu bukan siapa-siapaku untuk apa cemburu"ucap Azkia.


Raka langsung mendekati wajah Azkia dan menatapnya dengan senyuman manis.


"Ayam jago kenapa? kau gila atau kesambet hantu gantung dipohon mangga"ucap Azkia.


"Kau cantik sekali hari ini, kenapa tiba-tiba kau feminim seperti ini?"tanya Raka.


Azkia yang biasanya tampil tomboy bak seorang petarung. Kini tampil mengenakan bando pink, memakai pelembab bibir dan memakai bedak tipis. Bahkan gelang hitam yang biasa dikenakan berganti gelang berwarna pink.


"Aku....aku mau kencan dengan Hans"ucap Azkia asal bicara untuk menutupi rasa malunya pada Raka.


"Jangan kencan dengan Hans, kencan denganku saja, kita minum jus atau main dadu lagi"ucap Raka.


"Aku tidak mau kencan dengan ayam jago playboy sepertimu"ucap Azkia.


"Playboy?"ucap Raka.


"Iya, kemarin kau kencan ditaman bersama Zhafira, dan sekarang kau mengajakku kencan. Kalau bukan playboy apa namanya?"tanya Azkia.


"Oke....kalau kau ti......"ucap Raka.


"Mau....aku mau kencan denganmu"ucap Azkia.


Raka mengusap rambut Azkia.


"Baiklah, sekarang bantu aku mencari buah mangga yang matang. Kura-kura sepertimu tahu bedanya buah matang dan tidak"ucap Raka.


"Ternyata mengajakku kencan ada maunya, dasar ayam jago"ucap Azkia.


"Aku mau buah mangga yang matang untuk adikku Cinta"ucap Raka.


"Hah, untuk Cinta? kalau begitu aku harus mendapatkan buah mangga matang untuk kakak iparku tercinta"ucap Azkia sembari mengingat kakak angkatnya Rehan.


Azkia memilih mangga yang matang lalu memberikannya pada Raka. Setelah itu mereka turun dan menghampiri Cinta. Mereka duduk bersama Cinta dan mengupaskan Cinta mangga itu. Cinta menikmati mangga matang yang baru dikupas itu.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Seorang laki-laki penuh luka ditangan, kaki dan wajahnya dikurung dalam sebuah sel yang gelap. Datanglah seorang lelaki memakai penutup wajah menghampiri lelaki itu. Dia berdiri diluar sel itu.


"Apa kau sudah mati?"tanya Lelaki diluar sel itu.


"Aku takkan pernah mati sebelum bertemu istriku"ucap Lelaki didalam sel.


"Bagus, semakin lama aku akan membuatmu menderita karena rasa rindu dan kesepian"ucap Lelaki diluar sel.


"Aku tidak akan menyerah, istriku menantiku"ucap Lelaki didalam sel.


"Teruslah berharap, aku suka itu. Permainan ini akan semakin menarik"ucap Lelaki diluar sel.


"Aku bukan mainanmu, lihat saja nanti, aku akan menghajarmu sampai habis dan tak tersisa"ucap Lelaki didalam sel.


"Benarkah? lihat dirimu lemah dan tak berdaya" ucap Lelaki diluar sel.


"Aku punya Allah, aku akan kembali kuat dan melawanmu"ucap Lelaki didalam sel.

__ADS_1


"Ha...ha....buktikan saja"ucap Lelaki diluar sel.


__ADS_2