Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
New Generation Part 51


__ADS_3

Hari minggu pagi Kirana syuting disalah satu Talk Show. Pak Irwan dan Ibu Meta menghampiri Kirana ke studio tempat Kirana syuting. Saat Kirana selesai syuting, Ibu Meta dan Pak Irwan mengajak Kirana makan disebuah cafe. Mereka mulai menjalankan rencananya.


"Kirana sebagai artis terkenal kau harus punya pasangan yang bisa mendukung karirmu"ucap Ibu Meta.


"Pasangan?"ucap Kirana.


"Seseorang yang mapan dan hebat, kaukan artis masa gak punya pasangan yang seperti itu, pasti teman artis lainnya akan meledekmu tak laku, atau jones"ucap Ibu Meta.


"Yang jelas orangnya harus TOP biar karirmu semakin menanjak"ucap Pak Irwan.


"Iya Kirana masa artis terkenal belum punya pacar malu dong sama fans, nanti dibilang cantik-cantik kok kesepian pasti gak ada yang mau"ucap Ibu Meta.


"Aku belum menemukan orang yang pas Bu"ucap Kirana.


"Masa sih, bukannya dulu ada pengusaha kaya yang sering ngapelin kamu"ucap Ibu Meta.


"Pengusaha kaya?"ucap Kirana.


"Itu loh yang suka bawa bunga sama kado"ucap Pak Irwan.


"Rehan"ucap Kirana.


"Oh namanya Rehan, nah itu dia yang paling pantas denganmu, dia tampan, keren dan mapan" ucap Ibu Meta.


"Iya benar kata Ibumu, dia itu cocok sama kamu, pria yang seperti itu pasti bisa bertanggungjawab dan menjagamu dengan baik"ucap Pak Irwan.


".............."Kirana terdiam memikirkan ucapan Ibu Meta dan Pak Irwan.


"Nanti keburu diambil orang loh nak"ucap Ibu Meta.


"Tapi dia sudah punya pacar"ucap Kirana.


"Siapa pacarnya? bukannya dia belum lama ini ngapelin kamu?"tanya Ibu Meta.


"Sebelumnya memang dia sering ngapelin aku Bu, tapi semenjak dekat dengan Cinta, dia lebih memilih Cinta dari pada aku"ucap Kirana.


"Belum nikah ini tikung aja janur kuning belum melengkung, pelakor aja biasa tuh ngerebut suami orang, happy-happy aja. Lagian hidup cuma sementara yang penting kita bahagia bersama orang yang kita mau"ucap Ibu Meta.


"Kamu tuh lebih cantik dari Cinta, ngapain takut, Papa yakin kamu bisa merebut Rehan kembali padamu"ucap Pak Irwan.


"Itulah kenapa Ibu selalu melarangmu bergaul dengan Cinta, dia itu membuat nasibmu sial, terbuktikan"ucap Ibu Meta.


"Jangan-jangan Cinta sudah menggoda Rehan, maklum kucing kalau dikasih ikan ya dicaplok" ucap Pak Irwan.


"Aduh Kirana buruan deh selametin Rehan dari Cinta yang kegenitan itu"ucap Ibu Meta.


"Ayah rasa Cinta cuma mau morotin Rehan, tau sendiri Cinta itukan miskin"ucap Pak Irwan.


"..........."Kirana memikirkan ucapan Ibu Meta dan Pak Irwan.


"Pokoknya kamu jangan mau kalah sama Cinta, masa artis kalah sama gadis miskin, gak level" ucap Ibu Meta.


"Betul, jelas kamu lebih segalanya dari Cinta"ucap Pak Irwan.


Kirana hanya diam dan memikirkan ucapan kedua orangtuanya itu. Dia merasa ada benarnya nasihat kedua orangtuanya.


************


Raka dan Raja mulai mencari keberadaan Cinta.


Raja membawa alat-alat tempur. Raka sampai bingung, mau nyari Cinta apa mau pergi ke medan perang.


"Ja lo ngapain bawa ransel gede gitu?"tanya Raka.


"Wah lo kurang pinter Ka, gue kasih tau nih, ini ada segala jenis penyamaran. Mau jadi pak tani, nelayan, pilot, dokter, kasir, OB juga ada"ucap Raja.


"Lo mau jadi model atau mau nyari Cinta sih"ucap Raka.


"Jangan salah ini akan berguna nantinya, lawan kitakan bukan orang sembarangan, gimana kalau anak buahnya banyak, babak belur kita"ucap Raja.


"Kalau babak belur tinggal ke rumah sakit apa susahnya"ucap Raka.

__ADS_1


"Makanya Ka sering-sering nonton film agen rahasia gitu dong, biar paham alat-alat yang gue bawa"ucap Raja.


"Itu apaan Ja?"tanya Raka.


"Balon buat ngisi bra kalau kepaksa jadi cewek" ucap Raja.


"Yaudah kita berangkat"ucap Raka.


"Ka berat nih ranselnya bantuin bawa"ucap Raja.


"Bawa aja sendiri, lo sih aneh-aneh"ucap Raka.


"Ampun deh encok gue tar malem"ucap Raja.


Raka dan Raja naik bus untuk pergi ke Apartemen Gloria. Raja ketiduran dibus saking kenyangnya makan siomay yang dijual mang-mang dibus.


Kroooook.......kroooook........


"Udah tenang aja abang bisa adil sama kalian semua, nanti kalian abang jatah 50 juta perorang gak usah sedih dimadu sampai 40 kali"ucap Raja ngelindur dibus.


"Nih bocah pasti ngimpiin pacar-pacarnya yang banyak itu"ucap Raka.


"Kamu hari senin pagi, kamu senin siang, nah kamu senin malam pokoknya digoyang terus sampai pagi, bini banyak ini"ucap Raja masih ngelindur.


"Ampun deh ngeres banget pikirannya Si Raja"ucap Raka.


"Udah pada KB aja jangan kebanyakan anak tar Se RT anak kita semua tetangganya saudara sendiri tar gak kenal orang lain dong"ucap Raja terus ngelindur.


"Se RT anaknya semua, Raja....Raja....parah"ucap Raka.


"Sini-sini ngantri anak-anakku, sebutkan nomor urut dan nama soalnya Papa juga hafal siapa aja kalian, anak Papa atau anak tetangga tar ketuker" ucap Raja terus ngoceh sambil tidur.


"Bener-bener ini gimana mau nyari Cinta, malah ngurusin Raja"ucap Raka.


Setelah diam gak ngoceh lagi Raja bersandar dibahu Raka.


Ceeees...................


"Aduh......geli deh gue diilerin Si Raja"ucap Raka.


Setelah sampai didepan Apartemen Gloria, Raka membangunkan Raja. Mereka turun didepan apartemen itu.


"Ini bener apartemen tempat Cinta tinggal dengan orang asing itu?"tanya Raka.


"Harusnya sih bener"ucap Raja.


"Ja ransel lo mana?"tanya Raka.


"Ampun deh ketinggalan dibus, tunggu ya Ka gue ngejar busnya dulu"ucap Raja.


Raja berlari mengejar bus yang tadi dinaikinya.


"Bang....tunggu bang....ransel gue ketinggalan" ucap Raja sambil berlari mengejar bus itu.


"Capek....capek....."ucap Raja kelelahan ngejar bus.


"Ransel gue....."ucap Raja.


"Silahkan dipilih-pilih, baju aneka profesi. Ada polisi, dokter, pilot, OB, petani, nelayan, atau kasir juga ada. Bagus nih buat foto prewedding atau mengabadikan momen penting"ucap Solihin penjual diemperan jalan.


"Itu bukannya baju yang tadi gue bawa kok bisa diobral gitu"ucap Raja.


"Ayo....ayo dibeli mumpung promo habis-habisan, beli satu dapet aksesorisnya, butuh bra isi balon juga ada"ucap Solihin.


"Bener itu barang-barang gue"ucap Raja.


Raja mendekati penjual diemperan jalan itu.


"Bang itu dapet dari mana barang-barang jualannya?"tanya Raja.


"Impor mas dari luar negeri, barang bekas, yang punyanya dah mati, doakan saja ya tenang disana"ucap Solihin.

__ADS_1


"Bang itu barang-barang gue, tadi pasti abang dapet dibuskan?"tanya Raja.


"Masa sih, mana buktinya ini barang masnya?"tanya Solihin.


"Tuh diranselnya ada tulisan pacar Raja ada 47" ucap Raja.


"Oya bener tuh, oke deh saya balikin, paling gak kasihani saya mas, tiga hari tiga malam belum makan, tiga kali puasa tiga kali lebaran belum mudik sampai dibilang bang toyib, sedih deh mas"ucap Solihin.


"Kasihan juga, okedeh gue kasih duit nih"ucap Raja mengeluarkan uang 2 juta dari dompetnya dan diberikan pada penjual itu.


"Makasih banget ya mas, semoga amal ibadahnya diterima Allah dan diringankan siksa kuburnya"ucap Solihin.


"Bang saya masih hidup"ucap Raja.


"Oh iya, kalau gitu saya pamit dulu, makasih atas uangnya saya mau mudik kasihan tiga istri saya nungguin dikampung"ucap Solihin.


Solihin meninggalkan Raja dari tempat itu. Sementara Raja membereskan barang-barangnya kemudian kembali ke Apartemen Gloria.


"Ja lama banget"ucap Raka.


"Sorry Ka, barang-barang gue hampir aja diobral sama abang-abang bini tiga"ucap Raja.


"Ayo masuk ke apartemen itu"ucap Raka.


"Oke"ucap Raja.


Raka dan Raja masuk ke apartemen dengan menitipkan kartu identitas dipos securiti.


Mereka naik ke apartemen itu mencari apartemen yang ditempati Cinta.


"Ka kalau gak salah no xxx apartemennya"ucap Raja.


"Oke"ucap Raka.


"Mending kita nyamar deh, tar Rehan tau dong kalau kita mau ngambil Cinta"ucap Raja.


"Ide bagus"ucap Raka.


Raka dan Raja nyamar jadi OB. Mereka berjalan ke apartemen Cinta.


Tuk....tuk....tuk.........


"Petugas kebersihan, ada yang bisa dibantu"ucap Raka.


Berkali-kali mengetuk dan memanggil tapi tak ada jawaban.


"Ka kok gak dibuka-buka, jangan-jangan lagi gak ada diapartemen"ucap Raja.


Tiba-tiba Kepala OB memanggil Raka dan Raja.


"Hei kalian kesini"ucap Pak Kasim.


"Iya Pak"ucap Raka dan Raja.


Raka dan Raja menghampiri Pak Kasim.


"Bersihkan lobi bawah sampai bersih, toilet umumnya juga sekalian, kerjakan!"ucap Pak Kasim.


"Iya Pak"ucap Raka dan Raja.


Cinta gak ketemu bersih-bersih deh Raka dan Raja dilobi dan toilet umum.


"Ka nyesel gue ngikut, Cinta gak ketemu jadi OB beneran iya"ucap Raja.


"Udah buruan bersihin abis ini kita kabur aja" ucap Raka.


"Pegel gue habis lari-lari ngejar bus eh bersih-bersih disini"ucap Raja.


"Jangan ngoceh terus, toiletnya masih sepuluh pintu lagi"ucap Raka.


"Ampun deh......"ucap Raja.

__ADS_1


__ADS_2