Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
King VS Niken dan Nafiza Caper lagi


__ADS_3

Pagi itu Leo dan Zara bersiap berangkat sekolah seperti biasa.Mereka sangat bersemangat sekarang pulang pergi ke sekolah bisa naik sepeda.Zara membantu Leo merapikan baju sekolahnya.


"Leo seneng punya istri,tiap hari ada yang nemenin Leo kemanapun,tidur sekarang selalu berdua dan yang paling penting Zaranya Leo paling cantik dan baik"ucap Leo memuji Istrinya.


"Leo,kau mulai pintar merayu sekarang.Zara jadi malu,tapi seneng mendengarnya dari Leo"ucap Zara yang sedang mengancingkan baju seragam Leo.


"Merayu istri sendiri itu perlu supaya Zara senang dan tetap awet muda.Kecuali merayu cewek lain itu yang tidak boleh"ucap Leo menggoda Zara.


"Leo gak akan merayu cewek lainkan?kalau Leo merayu cewek lain nanti Zara cubit nih"ucap Zara sambil mengajak Leo bercanda.


"Gaklah Zara,hanya Zara yang menerima Leo apa adanya dan menemani Leo dalam suka duka.Sampai kakek Nenek kita akan sama-sama terus Zara"ucap Leo lalu menyatukan kepalanya ke kepala Zara,dan kedua tangannya memegang tangan Zara.


"Aku juga ingin selalu bersama Leo sampai kapanpun,kita akan sekolah bersama,bekerja bersama,belajar bersama,makan berdua bersama dan melakukan semua hal bersama"ucap Zara.


"Benar Zara,kita takkan terpisahkan sampai maut menjemput kita"ucap Leo.


Mereka tersenyum bersama,meski kehidupan sulit pernah mereka rasakan tapi karena dilalui bersama jadi terasa ringan dan memberi kenangan yang indah.


**********


Zara sedang duduk diteras kelas 2 IPA 1 bersama Niken sahabat karibnya.Mereka mengobrol seputar sekolah dan keluarga mereka.Niken satu-satunya sahabat Zara yang mengetahui tentang pernikahan Leo dan Zara.


"Zara bagaimana rasanya menikah dengan Leo?"


tanya Niken.


"Zara bahagia menikah dengan Leo,dia baik dan perhatian.Leo juga selalu menunjukkan kasih sayangnya pada Zara.Dia pekerja keras dan bertanggungjawab"ucap Zara.


"Wah,berarti peristiwa di hotel itu memang sudah takdir untuk kalian bersama.Ya walaupun aku masih kesel sama Leo karena waktu itu tidur sama kamu,tapi mendengar Zara bahagia bersamanya,Niken ikut senang"ucap Niken.


"Terus kamu masih kerja jualan kopi dan Leo jadi tukang parkir dimini market?"tanya Niken.


"Iya,bukan cuma itu Leo juga menggambar komik permintaan dari Kak Dika,dan bayarannya lumayan,hidup kami jadi lebih baik sekarang"


ucap Zara.


"Bocah cabul itu ternyata selain pinter akuntansi,pinter gambar juga?hebat juga dia,aku pikir dia cuma anak orang kaya yang manja dan bisanya hidup bergantung pada orangtua.


Ternyata dia pekerja keras dan bertanggungjawab,bagus deh,aku seneng dengernya"ucap Niken.


King menghampiri Zara dan Niken yang sedang duduk diteras kelasnya.

__ADS_1


"Hai gadis galak kamu masih disini aja,pulang sana ke kelasmu,mau aku usir atau balik sendiri"


ucap King.


Niken langsung berdiri mendengar ucapan King yang seenaknya itu.


"Sembarangan kalau ngomong,kamu tuh ya yang merebut kelasku,mentang-mentang keponakan Kepala Sekolah jadi bisa milih kelas seenak jidatmu"ucap Niken.


"Kamu tuh bukan cuma galak tapi mulutmu juga bawel kaya jangkrik berisik"ucap King.


"Kamu juga sok banget,paling juga anak mami bisanya cuma ngadu sama maminya"ucap Niken.


"Jaga ya mulut bawelmu itu,jangan berani ke kelasku apalagi sampai bertemu denganku"ucap King.


"Kepedean siapa juga yang mau ketemu cowok sombong kaya kamu.Zara aku kembali ke kelas dulu,malas berdebat dengan anak mami ini"ucap Niken.


"Iya Niken"ucap Zara sambil tersenyum melihat tingkah King dan Niken yang gak bisa rukun.


"Hei cewek galak bawel belum selesai jangan kabur dulu"ucap King berteriak pada Niken.


Niken tidak menggubris teriakkan King,dia tetap berjalan ke kelasnya.


"Zara,kamu berteman sama cewek galak bawel itu?"tanya King.


"Nyebelin gitu kamu bisa sahabatan lama sama dia?"tanya King.


"Niken itu sahabat yang baik,memangnya kenapa?"tanya Zara.


"Aku gak mau kalau jadi sahabatnya,bisa budek ini telinga kalau sering bertemu dia"ucap King.


Zara hanya tersenyum melihat sikap King pada Niken.King hanya belum mengenal Niken saja jadi berpikir seperti itu.


**********


Leo sedang ada di perpustakaan untuk belajar.


Dia ingin memperbanyak ilmu pengetahuannya tentang pelajaran akuntansi,sebentar lagi Leo dan Zara akan mengikuti lomba cerdas cermat.


Leo memilih-milih buku untuk dipelajari.


Nafiza dan Cici ada di perpustakaan itu juga,mereka melihat Leo yang sedang mencari-cari buku yang dibutuhkannya.

__ADS_1


"Nafiza itu Leo,caper sana mumpung perpus sepi.


Jangan lewatkan kesempatan dalam kesempitan,


siapa tahu hari ini kamu hoki"ucap Cici.


"Asal deketin gitu ajakan gengsi Niken,nanti aku disebut cewek kecentilan lagi"ucap Nafiza.


"Pura-pura aja lagi nyari buku juga terus ambil buku yang paling atas,biar kelihatan kesusahan ngambilnya terus Leo bantu ngambilin deh,baru kamu caper"ucap Cici.


"Oke deh,mau aku coba dulu"ucap Nafiza.


Nafiza berjalan ke rak buku yang berdekatan dengan Leo,dia pura-pura gak bisa ngambil buku yang berada diatas.


"Aduh susah ngambilnya,gimana ini"ucap Nafiza sambil melirik Leo yang ada disampingnya.


Melihat Nafiza kesulitan mengambil buku itu,Leo mengambilkan Nafiza buku itu.


"Ini buku yang kamu inginkan"ucap Leo.


"Makasih Leo,kamu mau gak baca buku bersamaku dimeja sana?Ada beberapa materi pelajaran yang aku tidak paham.Kamukan sekarang pintar"ucap Nafiza.


"Maaf Nafiza,aku mau baca buku sama Zara ditaman sekolah,kamu bisa tanya pada teman yang pintar dikelasmu.Lagi pula kita beda jurusan,belum tentu aku paham materi pelajaran yang kamu tanyakan,aku permisi dulu ya"ucap Leo.


Leo meninggalkan Nafiza keluar dari perpustakaan itu.Nafiza kecewa Leo menolak tawarannya.Dia kembali duduk bersama Cici.


"Gagal lagi Nafiza?"tanya Niken.


"Iya,seperti itulah"ucap Nafiza.


"Lain kali dicoba cara lain saja,maklum dia kan sudah punya pacar jadi jaim"ucap Cici.


Leo berjalan menuju taman sekolah.Zara sedang belajar ditangga taman sekolah itu.Leo menghampirinya dan duduk didepan Zara.


"Istri Leo rajin banget belajarnya sampai bawa buku banyak"ucap Leo.


"Lomba Cerdas Cermatnya sudah dekat,kalau tidak belajar nanti kita kesulitan. Biarbagaimanapun kita diberi amanah oleh sekolah untuk membawa nama baik sekolah.


Walaupun nanti menang atau tidak,tapi kita harus berusaha semaksimal mungkin"ucap Zara.


"Kamu benar Zara,aku juga bawa buku-buku ini untuk dipelajari.Belajar bersama lebih semangat jadinya"ucap Leo.

__ADS_1


Mereka akhirnya belajar bersama ditaman sekolah selama jam istirahat.Memiliki uang akan ada habisnya tapi memiliki ilmu takkan pernah habis.Dengan ilmu kita bisa memperoleh apa saja.Jadi tidak ada ruginya bila memiliki ilmu.


__ADS_2