Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
Jangan Menangis Zara,Aku Baik-Baik Saja


__ADS_3

Zara duduk dikelas bersama King sedang membahas kerja kelompok saat jam istirahat itu.Nunu datang ke kelas Zara membawa bekal buatannya untuk Zara.Dia menghampiri Zara dan King yang sedang duduk bersama dikelas itu.


"Zara aku bawa bekal untukmu"ucap Nunu memberikan bekal itu pada Zara.


"Eh Nunu terimakasih atas bekalnya,baunya harum pasti enak"ucap Zara.


"Siapa gadis cupu ini Zara?"tanya King sambil memperhatikan gadis dengan rambut berkepang dua dan berkaca mata.


"King sopanlah sedikit saat bicara pada orang lain.Ini Nunu temanku dari kelas 2 IPA 4"ucap Zara.


"Kenalkan aku Nunu"ucap Nunu sambil memberi senyuman tulus pada King.


"Aku King,udahkan nganter bekalnya.Bisa gak kamu keluar"ucap King.


"I...iya...bisa"ucap Nunu ketakutan karena King berbicara dengan nada memerintah.


Nunu keluar dari kelas itu dengan perasaan yang sedih.Dia tak pernah memiliki teman.Malah setiap hari dibully.Baru mau dekat dengan Zara tapi King malah memarahinya.


"Kenapa semua orang menjauhiku,apa karena aku terlihat aneh?aku cuma mau punya teman dan ingin spesial seperti yang lainnya"ucap Nunu.


Nunu berjalan sambil meneteskan air matanya. Dia merasa sendirian,apalagi teman dikelasnya selalu menyebutnya aneh.


"King kau tidak boleh seperti itu pada Nunu,bersikap baiklah pada setiap orang walaupun kau tak mengenalnya"ucap Zara.


"Dia itu cupu banget pasti gak punya temen terus sering dibully sama teman-temannya atau kakak kelasnya"ucap King.


"King jangan ngomong kaya gitu,seharusnya kita merangkulnya dan mengajaknya berteman supaya dia tidak merasa berbeda dan sendirian"ucap Zara.


"Oke gadis pintar yang baik hati"ucap King.


Leo dan Zara dipanggil ke ruangan guru untuk pemberkasan materi yang harus dipelajari untuk Lomba Cerdas Cermat tingkat Kabupaten.Mereka mendapat banyak buku yang harus dipelajari.Leo membantu Zara membawakan buku-buku itu,mereka mengobrol sambil menuju ke ruang kelas Zara.


"Zara gak salah kita akan mempelajari buku sebanyak ini?"tanya Leo.


"Itu karena semakin tinggi tingkatan lombanya pasti semakin sulit soalnya nanti.Maka dari itu guru menyuruh kita mempelajari banyak materi yang lebih luas"ucap Zara.


"Dulu waktu Leo masih badung,jangankan mempelajari buku sebanyak ini,satu buku saja masih baru dan utuh sampai akhir semester karena jarang dibuka dan dipelajari.Paling nanti Leo disuruh berdiri diluar kelas sama Harun,Beni,dan Andi"ucap Leo.

__ADS_1


"Tapi sekarang Leo sudah banyak berubah,


bahkan Leo sekarang jadi murid teladan yang pintar.Oya,sore ini Leo mau ke rumah Kak Dika ya?"tanya Zara.


"Iya,ada beberapa gambar komik yang harus diantar sekalian minta diajarin lagi sama Kak Dika"ucap Leo.


"Leo sudah sampai,makasih ya sudah membawakan bukunya sampai depan kelasku"ucap Zara.


"Ya,istriku yang cantik"ucap Leo pelan.


Leo pergi ke kelasnya dengan hati yang gembira karena bisa bertemu Zara diruangan guru.Dia senang akan kembali mengikuti lomba bersama Zara.


***********


Leo sedang memarkirkan mobil yang masuk diarea mini market itu.Sudah dari tadi Didi belum datang.Leo hanya sendirian memarkirkan motor dan mobil yang masuk.Tak lama Didi baru datang dan menghampiri Leo.


"Leo nih undangan dari gue,sorry hari ini gue telat datang,tadi gue ngambil undangan dulu dipercetakan"ucap Didi.


"Gak papa Di,gue ngerti,Lo mau nikah soalnya kan"ucap Leo.


"Iya betul itu Leo,guekan juga pengen ngerasain punya bini kaya Lo biar tiap malam ada yang nemenin"ucap Didi.


"Siapa?"tanya Didi.


"Ya gue lah Di,umur guekan baru 17 tahun"ucap Leo.


"Tapi Lo paling udah sering sama Zara,Leo"ucap Didi.


"Kepo aja kaya cewek Lo Di"ucap Leo.


Tak lama suara terdengar suara-suara yang ramai dijalan.Ratusan orang berdem0 dijalan.Dem0 kali ini sedikit an4rkis karena ada pihak provokasi masa.


"Leo ada dem0 dijalan,ayo sembunyi cari tempat aman nanti kita malah kena sasaran amuk masa"ucap Didi.


"Gak Di,gue harus cari Zara"ucap Leo.


"Bahaya Leo,lihat tuh mereka melemp4r batu kerikil"ucap Didi.

__ADS_1


"Gue pergi dulu Di,jaga diri Lo baik-baik"ucap Leo.


Leo langsung berlari mencari Zara diantara ratusan orang yang berdemo.Leo khawatir terjadi sesuatu pada Zara saat ada dem0 an4rkis ini.


Leo melihat Zara duduk ketakutakutan diantara orang-orang yang sedang amuk m4sa.Leo landsung berlari dan memeluk Zara.Dia menutupi Zara dengan tubuhnya karena banyaknya batu kerikil yang berjatuhan karena amuk m4sa yang pada melempar b4tu kerikil.Tubuh Leo penuh luka baret hingga ke mukanya demi melindungi Zara.Setelah beberapa lama,dem0 itu berhasil dibubarkan oleh polisi setempat.Leo akhirnya melepas pelukannya.Zara menangis melihat Leo penuh luka.Leo mengusap air mata Zara.



"Zara jangan menangis,aku tidak apa-apa kok"


ucap Leo.


"Leo,aku takut terjadi sesuatu padamu tadi,kau melindungiku dari lemparan batu kerikil itu"ucap Zara.


"Leo inikan suami Zara, tentu harus melindungi Zara"ucap Leo.


"Leo"ucap Zara lalu memeluk Leo.


Zara memeluk Leo dan mencium aroma tubuh Leo yang selalu membuatnya nyaman dan aman.Zara merasa beruntung bisa selalu bersama Leo.Leo juga memeluk Zara erat-erat,dia tak mau kehilangan Zara,kekasih hatinya.


**********


Leo dan Zara tidak jadi kerumah Kak Dika hari ini karena Leo terluka.Mereka memutuskan pulang ke kosan.Zara membersihkan luka baret Leo.Zara mengobati luka disekujur tangan,kaki dan muka Leo.


"Aw........perih Zara"ucap Leo.


"Aku akan lebih pelan-pelan mengobatinya"ucap Zara.


Selesai mengobati Leo,Zara kembali memeluk Leo suaminya.


"Zara cinta banget ya sama Leo"ucap Leo.


"Iya, habis Leo pahlawan Zara. Dulu Zara pikir pahlawan berkuda hanya ada didongeng-dongeng tapi Zara punya pahlawan berkuda itu sendiri sekarang"ucap Zara sambil memeluk Leo.


"Zara juga seperti putri-putri raja didongeng-dongeng yang cantik dan baik hati"


ucap Leo.

__ADS_1


Mereka berpelukan sambil melepas penat seharian.Meskipun ada saja masalah yang datang tapi bila dilalui bersama semuanya terasa indah.


__ADS_2