Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
New Generation Part 133


__ADS_3

"Lumpur yang membuat kulit kita gatal setengah mati saat terkena lumpur itu. Selain itu ada lintah berukuran besar yang siap menggigit, satu hal yang harus diingat lumpurnya lengket sekali jadi jalan perlahan jangan berlari"ucap Black Hunter.


"Lalu bagaimana caranya kita melewatinya dengan aman?"tanya Raka.


"Kalian membawa sepatu boot karet?"tanya Black Hunter.


"Iya kami bawa"ucap Azkia.


"Pakai sepatu boot karet itu untuk keamanan kaki kalian"ucap Black Hunter.


"Oke"ucap Raka dan Azkia.


Raka menghampiri Raja yang asyik makan dan minum. Dia menyiapkan mental dan fisiknya sebelum pergi tempat yang lebih menakutkan.


"Ja jangan kebanyakan makan nanti susah gerak"ucap Rafka.


"Justru dengan makan kita punya tenaga mengatasi semua rintangan"ucap Raja.


"Kau bawa sepatu boots karet gak?"tanya Raka.


"Gaklah, ngapain. Gue bawa sepatu jin ini doang" ucap Raja.


"Udah dibilangin mau berkelana malah kaya mau jadi badut ulang tahun anak TK"ucap Raka.


"Tenang, fisikku tahan banting dengan segala hal"ucap Raja.


"Terserah lo deh"ucap Raka.


Mereka berempat berjalan kembali. Sebuah danau mati seperti kubangan lumpur tebentang luas harus dilewati mereka berempat. Black Hunter menginjakkan kakinya terlebih dahulu beberapa langkah kecdepan. Disusul Raka yang berjalan perlahan. Lalu Azkia berjalan dibelakang Raka. Ketika Raja hendak melangkah, dia kebelet pipis.


"Ka duluan aja, gue pengen pipis"ucap Raja.


"Oke kita tungguin ditengah ya"ucap Raka.


"Oke"ucap Raja.


Raja berlari ke semak-semak, dia kencing disitu.


"Kalau dialam pipis ya ceboknya pakai daun" ucap Raja.


Raja mengambil daun dari semak-semak itu.


"Daun kok penuh bulu kaya boneka ya"ucap Raja.


"Ini....ini....bukan daun tapi....ulet bulu"ucap Raja.


Ulat bulu yang berukuran besar itu ternyata berjumlah banyak dan berkerumun disekeliling Raja.


"Dipundakku gerak-gerak ini apaan?"ucap Raja.


Tangannya menyentuh sesuatu bergerak dipundaknya. Ternyata beberapa ulat bulu yang berderet.


"Ih........serem.......Papi Mami....Raja mau pulang" ucap Raja.


Raja berlari dan jatuh ke dalam kubangan sampah yang ternyata itu adalah kubangan ulet bulu.


"Astagfirulllah ini .......maskas besarnya ulet"ucap Raja.


Ulet bulu itu bergerak-gerak merayap diseluruh tubuh Raja.


"Ha...ha......banyak banget nona ulet bulunya"ucap Raja.


Raja pasrah dengan semuanya. Dia sudah bermandikankan ulet bulu serasa luluran.


"Ja lo ngapain?"tanya Raka.

__ADS_1


"Gue udah pasrah"ucap Raja.


"Sini gue bantu lo"ucap Raka.


Raka membantu membuang ulat bulu diseluruh tubuh Raja. Kemudian mereka menuju lumpur kesengsaraan.


"Ayo Ja"ucap Raka.


Raja mulai melangkahkan kakinya ke lumpur itu.


Tanpa ragu Raja berlari menyusul Raka.


"Loh....loh....kakiku kok kaya dilem ya"ucap Raja.


"Raka tolong......tolong.....aku gak bisa gerak nih" ucap Raja.


Raja terus bergerak hingga semakin terhisap ke dalam lumpur.


"Ka gue terhisap nih tolongin"ucap Raja.


Raja terhisap lumpur itu hingga setengah badan.


Tiba-tiba sekelompok lintah datang mengeroyok tubuhnya.


"Gue berasa perawatan lintah penuh sensasi menggigit agresif"ucap Raja.


Raka, Azkia dan Black Hunter berusaha menolong Raja. Mereka menarik Raja bersama-sama.


"Satu.....dua.......tiga........."ucap Mereka bertiga menarik Raja.


"Udahkan"ucap Black Hunter.


"Belum, kita baru narik bajunya doang"ucap Raka.


Ternyata baru bajunya Raja yang tertarik oleh mereka.


Mereka bertiga kembali menarik Raja. Akhirnya Raja berhasil ditarik juga namun tubuhnya penuh bentol dan gatal.


"Ih gatelnya ....gatel.....gatel......"ucap Raja


"Aw.....aw......aw.........gatel......."ucap Raja.


Raja gulung-gulung sampai menangis seharian gara-gara gatal diseluruh tubuhnya. Dia bergerak kesana kemari menggosokkan tubuhnya.


"Raja lo gak papakan?"tanya Raka.


"Gak papa"ucap Raja.


"Eh....ini lintah kok montok amat, aw......aw.....aw....aw...."ucap Raja.


"Raja itu lintah nimbrung dikaki lo"ucap Raka.


"Mereka vampir dan zombi Ka, tapi eh....jadi gak gatel lagi"ucap Raja.


"Lucunya nih lintah, pengen gue bawa pulang satu"ucap Raja.


Raja memasukan lintah-lintah itu ke dalam plastik.


Dia merasa lintah-lintah ini akan bermanfaat nantinya.


"Ja buat apa lo ngomot lintah?"tanya Raka.


"Buat oleh-oleh, Papi pasti seneng"ucap Raja.


"Lo dah gak gatel lagi?"tanya Raka.

__ADS_1


"Habis digigit para lintah ilang tuh gatelnya"ucap Raja.


"Bagus deh"ucap Raka.


Mereka menyeberangi lumpur kesengsaraan sampai ke tepi. Semua keluar dari lumpur kesengsaraan itu.


"Akhirnya selamat juga gue"ucap Raja.


"Ja lo merah semua , alergi makaman bro?"tanya


"Bukan tapi bukti kesengsaraan gue"ucap Raja.


"Sabar semoga ke depannya lebih baik"ucap Raka.


Mereka kembali melewati sebuah terowongan gelap gulita dipenuhi nyamuk. Nyamuk itu begitu banyak hingga saat masuk seperti makanan yang dikerumuni lalat.


"Aw......sakitnya digigit nyamuk ini"ucap Raka..


"Tempat ini penuh nyamuk dan mereka sangat lapar, berhati-hatilah"ucap Black Hunter.


"Nyamuknya bertambah banyak"ucap Azkia.


Nguuuuung.......nguuuung..........nguuuung..... .


Suara Nyamuk yang muncul bersamaan secara berkelompok.


"Muka gue habis nih"ucap Raka.


"Nyamuk disini masih perawan jadi kasar"ucap Azkia.


"Iya, ini aku saja sampai diperkosa nyamuk-nyamuk ini"ucap Raja.


Setelah mereka bentol semua barullah terlihat ada jalan terang. Mereka mengikuti jalan terang itu.


Sampai juga mereka didepan jurang dengan kedalaman yang cukup menantang. Jurang itu tidak luas tapi cukup menantang.


"Gimana caranya kita menyeberang?"tanya Raka.


"Tidak ada jembatan lagi"ucap Azkia.


"Kita gunakan tanaman merambat dipohon besar ini untuk menyeberang"ucap Black Hunter menunjuk tanaman merambat disampingnya.


Black Hunter mengambil satu rambatan tanaman merambat yang bergantungan di pohon besar dekat jurang. Dia melompat dengan bantuan tanaman merambat itu. Black Hunter sampai ditepi jurang diseberang dan dia memanggil Raka.


"Ayo Raka kau bisa"ucap Black Hunter memberikan semangat dan dukungan pada Raka.


"Sayang kita pasti bisa"ucap Azkia memberi dukungan pada Raka.


Mereka berdua mengambil rambatan tanaman merambat yang bergantungan. Mereka ancang-ancang lalu melompat menggunakan tanaman merambat itu. Lalu mereka melompatkan diri sambil terus berpegangan pada tanaman merambat itu. Hingga pada akhirnya mereka berdua sampai juga ke tepi. Tinggal Raja yang belum kunjung melompat. Mereka bertiga memberi dukungan pada Raja.


"Raja ...Raja....Raja.....semangat"ucap Raka.


"Ayo buruan Kak Raja"ucap Azkia.


"Dibelakangmu ada singa, buruan"ucap Black Hunter.


Rajapun memberanikan diri mengambil tanaman merambat itu lalu dia melompat sambil berpegangan sampai ke tepi jurang diseberang.


"Lah ini tanaman merambatnya ada ular ijonya" ucap Raja.


"Kenapa aku selalu berduaan dengan ular"ucap Raja.


"Yah nih uler malah kawin lagi sama pacarnya didepan gue"ucap Raja.


Sampai juga Raja ditepi jurang itu. Mereka berempat kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Gua Hitam tempat Cinta disekap.

__ADS_1


.


.


__ADS_2