Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)
Ikut Seleksi Akuntansi Tingkat Sekolah


__ADS_3

Leo dan Zara sudah bangun mereka segera menuju ke toilet untuk mandi.Toilet di Rumah Singgah Tuna Wisma itu sangat mengantri.Leo dan Zara harus sabar untuk menunggu giliran mereka.Setelah penantian panjang akhirnya mereka bisa ke toilet juga.Setelah mandi dan berganti seragam sekolah,mereka berangkat ke sekolah.Sepanjang jalan mereka bergandengan tangan.Mereka bercanda-canda kecil sambil jalan.


"Zara senang ya kita bisa tidur bersama,sekolah bersama dan sekarang bekerja ditempat yang sama"ucap Leo.


"Iya,Zara juga senang bisa sama-sama terus sama Leo"ucap Zara.


"Zara laper gak?kita beli sarapan nasi uduk dipinggir jalan itu"ucap Leo.


"Ya,aku lapar Leo"ucap Zara.


Mereka akhirnya sarapan dikedai yang menjual nasi uduk.Zara lahap memakan nasi uduk tapi Leo belum makan nasi uduknya.


"Leo kenapa?"tanya Zara.


"Ini pertama kalinya aku beli nasi uduk"ucap Leo.


"Jadi kamu belum pernah makan nasi uduk ya"ucap Zara.


"Iya,belum pernah,apa rasanya aneh tidak Zara?"tanya Leo.


"Enak,ini coba"ucap Zara sambil menyuapkan nasi uduk itu ke mulut Leo.


"Yam.....yam....enak Zara"ucap Leo.


"Zara bilang apa,enakkan"ucap Zara.


"Besok kalau kita punya uang lagi sarapan disini ya Zara"ucap Leo.


"Ya Leo"ucap Zara.


Setelah mereka sarapan mereka kembali berjalan ke sekolah.Mereka berpisah ditempat biasa.Leo masuk ke kelasnya,sudah banyak teman-temannya berkumpul di kelas.Leo langsung meletakkan ranselnya dibangku.Bel berbunyi,guru ekonomi Pak Rahman masuk ke kelas.Pak Rahman mengumumkan akan ada Lomba Cerdas Cermat Akuntansi tingkat kecamatan.Pak Rahman mengumumkan siswa yang akan mengikuti seleksi tingkat sekolah untuk mewakili sekolah ditingkat kecamatan.Ada dua orang yang terpilih di kelas Leo.Sarah dan Bayu terpilih mengikuti seleksi ditingkat sekolah.


Leo penasaran seperti apa lomba cerdas cermat itu.Dia menanyakan pada Budi teman satu kelasnya.


"Budi lomba cerdas cermat itu kaya gimana?"tanya Leo.

__ADS_1


"Itu lomba untuk mengadu kemampuan kita dengan siswa dari sekolah lain,kaya lagi ujian sekolah aja.Ada kertas soal dan jawabannya,dulu aku pernah ikut"ucap Budi.


"Terus kalau menang dapat hadiah gak?"tanya Leo.


"Dapat piala,sertifikat,dan uang tunai"ucap Budi.


"Dapat uang tunai beneran?"tanya Leo.


"Iya,dulu aku dapat 1 juta,gak tahu sekarang mungkin bisa lebih"ucap Budi.


"Kalau gitu aku mau ikut"ucap Leo.


"Tapi Pak Rahman udah memilih Sarah dan Bayu yang ikut seleksi tingkat sekolah"ucap Budi.


"Ya gak apa-apa,terimakasih ya Budi atas infonya"ucap Leo.


"Ya"ucap Budi.


Leo berpikir ingin ikut lomba cerdas cermat itu.Setelah jam istirahat,Leo pergi menemui Pak Rahman diruang guru.Pak Rahman mempersilahkan Leo duduk.Leo mulai menyampaikan keinginannya.


"Pak maaf,tadi bapak mengumumkan dikelas bahwa akan ada Lomba Cerdas Cermat Akuntansi tingkat Kecamatan ya?"tanya Leo.


"Apa saya boleh mengikutinya?"tanya Leo.


"Tapi bapak sudah memilih Sarah dan Bayu untuk ikut seleksi tingkat sekolah mewakili kelas IPS 1"ucap Pak Rahman.


"Pak kalau boleh beri saya kesempatan untuk mengikuti seleksi tingkat sekolah itu,saya akan berusaha dengan sungguh-sungguh"ucap Leo.


"Nilaimu memang akhir-akhir ini bagus,tapi ini untuk anak yang berprestasi di kelas"ucap Pak Rahman.


"Saya memang tidak berprestasi,tapi saya mohon beri saya kesempatan pak"ucap Leo.


"Baik,saya beri kamu kesempatan untuk ikut seleksi tingkat sekolah"ucap Pak Rahman.


"Terimakasih Pak"ucap Leo.

__ADS_1


"Ya"ucap Pak Rahman.


Leo keluar dari ruang guru dengan hati yang gembira.Walaupun dia belum tahu hasilnya nanti,tapi dia akan berusaha.


Leo berjalan ke kelas Zara.Zara sedang duduk dikelas dengan Niken.Melihat Leo yang datang ke arah Zara,Niken meninggalkan Leo dan Zara berdua.


"Zara doain ya,aku mau ikut seleksi akuntansi tingkat sekolah.Nanti kalau aku lolos seleksi tingkat sekolah,aku bisa mewakili sekolah Cerdas Cermat Akuntansi tingkat kecamatan"ucap Leo.


"Benarkah?....Zara juga mewakili kelas IPA 1 untuk seleksiĀ  fisika tingkat sekolah"ucap Zara.


"Berarti kita harus berjuang biar kita lolos"ucap Leo.


"Iya Leo"ucap Zara.


"Tapi ada sebagian materi diakuntansi yang aku belum paham,apa Zara bisa mengajariku?"tanya Leo.


"Kalau Bahasa Indonesia,Sejarah, Sosiologi,Matematika,dan Geografi aku masih bisa mengajarimu tapi kalau Akuntansi aku kurang paham semuanya"ucap Zara.


"Aku belajar pada siapa ya biar bisa ya?"tanya Leo.


"Teman yang pintar dikelas Leo"ucap Zara.


"Mereka juga sibuk belajar untuk seleksi tingkat sekolah"ucap Leo.


"Eeeee....aku tahu,sama kak Dika aja teman kak Yusuf,kakakku.Dulu waktu SMA dia paling jago Akuntansi.Bahkan dia juara Lomba Cerdas Cermat Akuntansi tingkat nasional"ucap Zara.


"Boleh juga,aku ingin bisa"ucap Leo.


"Yaudah,nanti sore pulang bekerja kita ke rumah kak Dika"ucap Zara.


"Ya...,Leo bangga punya istri yang pintar kaya Zara"ucap Leo.


"Zara juga bangga punya suami yang tidak menyerah kaya Leo"ucap Zara.


"Aku balik ke kelas ya Zara"ucap Leo.

__ADS_1


"Ya Leo"ucap Zara.


Leo kembali ke kelasnya,dia berharap bisa belajar dengan kak Dika supaya dia bisa lolos diseleksi akuntansi tingkat sekolah.


__ADS_2