Mr. Arogan Vs Kembar Genius

Mr. Arogan Vs Kembar Genius
Saingan


__ADS_3

Elsa memang sudah memaafkan perbuatan Gia, di masa lalu. Tapi, rasa sakit Dan rasa kecewa yang Gia torehkan tidak bisa hilang begitu saja.


Kalau saja boleh memilih, Elsa lebih memilih untuk menghabiskan hidupnya bersama dengan kedua putinya dan juga bersama ibunya.


Dia seakan tidak ada niat untuk berumah tangga, tidak ingin lagi mengenal yang namanya sosok pria. Dia hanya ingin mengabdikan hidupnya untuk ibu dan kedua anaknya, memberikan kebahagiakan kepada kedua putrinya dan juga ibunya.


Tapi, walau bagaimanapun juga. Elsa sangat sadar, jika kedua putrinya memang membutuhkan sosok Ayah. Dan Elsa tidak bisa memungkiri, jika Gia memang lah Ayah kandung mereka.


Ayah kandung dari kedua putrinya, tentunya mereka layak mendapatkan kasih sayang dari Gia. Kasih sayang, seorang Ayah yang Tak pernah mereka dapatkan.


Dengan ragu, Elsa pun mengaggukan kepalanya. Aurora dan Aurelia terlihat begitu senang, mereka pun kembali memeluk Gia dan langsung memanggil Gia dengan sebutan Ayah.


"Ayah," panggil Aurora dan Aurelia bersamaan.


Gia, tak bisa berkata apapun, ketika kedua putrinya memanggil Gia dengan sebutan Ayah. Gia, hanya bisa menangis sambil memeluk kedua putrinya itu.


Gia, pun menciumi wajah kedua putrinya secara bergantian. Gia, sangat bahagia karena ternyata kedua putrinya bisa menerima Gia dengan baik.


Gia, juga bahagia, karena Elsa, sudah mengizinkan kedua putrinya untuk memanggil dia dengan sebutan Ayah.


Secara tidak langsung, Elsa, sudah mengakui jika Elsa, tak pernah berhubungan dengan lelaki manapun, Elsa hanya pernah melakukan hubungan intim dengan Gia saja.


Setelah puas menciumi wajah kedua putrinya, Gia langsung melerai pelukannya. Kemudian, dia pun bangun dan menghampiri Elsa.


"Terima kasih Elsa, karena kamu sudah memberikan aku kesempatan untuk dekat dengan kedua Putri ku. Terimakasih karena selama ini kamu selalu merawat mereka dengan baik, memberikan kasih sayang yang melimpah, walaupun tanpa ada aku di sisi kamu." Gia berucap dengan tulus.


Elsa tersenyum canggung, dia tidak tahu harus berkata apa. Gia kembali mengahampiri kedua putinya, kemudian Gia menggendong mereka dan mengajak mereka untuk duduk sambil bercerita.


Saat Gia dan kedua putinya sedang asyik bercerita, tiba-tiba saja penjaga rumah masuk kedalam. Dia pun langsung menghampiri Elsa dan berbicara kepadanya.


" Maaf, Nyonya Di depan ada yang mencari anda," ucapnya sopan.


"Siapa?" tanya Elsa sopan.


" Kalau tidak salah, namanya VB, Nyonya. Dia merupakan aktor terkenal dari Indonesia," jawabnya.


Elsa nampak mengerutkan keningnya, seingatnya dia tidak ada janji dengan lelaki itu.


"Suruh tunggu sebentar," ucap Elsa.


"Baik, Nyonya." Penjaga rumah itu langsung pergi setelah membungkukan badannya.

__ADS_1


Elsa, langsung menghampiri Aurora dan Aurelia yang nampak sedang tertawa lepas bersama dengan Gia.


"Bunda, ke depan dulu. Soalnya, kata penjaga rumah di depan ada tamu." Pamitnya kepada kedua putrinya, kedua Putri Elsa, pun hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Saat tiba di depan rumah, ternyata benar saja, dibalik gerbang sudah ada VB yang sedang menunggunya. Elsa, pun langsung mendekatinya dan Bertanya kepadanya.


"Ada perlu apa?" tanya Elsa.


"Hai, Kakak Cantik." VB memanggil Elsa, lalu tersenyum dengan sangat manis.


Elsa hanya memutar bola matanya, dia merasa Jengah karena digoda terus oleh berondong seperti VB.


" Aku tanya sekali lagi, kamu mau apa datang kemari?" ketus Elsa.


"Mau ketemu twins A, sekalian mau ketemu sama Bundanya." jawab VB.


"Mereka sedang sibuk, besok mereka harus tour. Tidak ada waktu, untuk mereka bermain denganmu." Elsa menjelaskan.


"Ck, ayolah, Cantik. Hanya sebentar, aku hanya ingin memberikan suport untuk mereka," ucap VB.


Melihat VB yang begitu memelas, Elsa, pun menjadi tak tega dan akhirnya Elsa pun mengizinkan VB untuk bertemu dengan twins A.


"Terimakasih," ucap VB dengan senyum manisnya.


Elsa, kemudian meminta penjaga rumah untuk membukakan pintu gerbang. Setelah pintu gerbang terbuka, VB pun langsung mengikuti Elsa masuk ke dalam rumah.


"Silahkan duduk," ucap Elsa saat tiba di ruang tamu.


VB menurut, Dia duduk manis sambil memeperhatikan Elsa yang masuk ke dalam ruang tengah.


"Rara, Rere. Di ruang tamu ada Om VB, apa kalian mau menemui dia?" tanya Elsa.


Aurora dan Aurelia yang sedari tadi berada di dalam pelukan Gia, langsung bangun dan menghampiri Elsa.


"Benarkah, Bun?" tanya Aurora dan Aurelia bersamaan.


"Yes, Sayang," jawab Elsa.


"Rara mau ketemu sama Om VB," ucap Arora dengan semangat.


"Rere juga mau, ketemu sama Om VB, " ucap Aurelia.

__ADS_1


"Boleh, tapi jangan lama -lama. Kalian harus banyak istirahat, Karena besok kalian harus manggung." Elsa berpesan pada kedua putinya.


"Siap, Bunda." ucap keduanya.


Aurora dan Aurelia pun langsung pergi ke ruang tamu, untuk menemui VB. Sedangkan Elsa, duduk di ruang tengah tak jauh dari Gia, Elsa ingin memberikan kesempatan kepada Aurora dan Aurelia untuk berbicara dengan aktor kesayangan mereka.


"Ehm,, Sa.. " panggil Gia.


Elsa pun langsung menoleh kearah Gia, kemudian diapun menaikkan satu alisnya sambil menatap Gia.


"Apa?" tanya Elsa.


"Aku lapar, apakah ada makanan yang bisa aku makan?" tajya Gia.


"Ya, ampun... Kamu sangat merepotkan," ucap Elsa seraya pergi menuju dapur.


Setelah Elsa, pergi menuju dapur. Gia, pun segera menghampiri kedua putrinya, yang berada di ruang tamu. Dia, merasa penasaran dengan sosok laki-laki yang ingin bertemu dengan kedua putrinya.


Aurora dan Aurelia nampak sedang asik mengobrol dengan lelaki muda, yang berada di dekat mereka. Gia, pun langsung duduk di samping Aurelia.


"Ayah, ngga di kenalin sama Om' nya?" tanya Gia.


VB nampak mengerutkan dahinya, dia merasa heran, karena tiba-tiba melihat sosok pria matang yang menghampiri kedua putri Elsa. Lalu dengan penuh percaya diri, menyebut dirinya sebagai Ayah, dari kedua putinya Elsa.


Sedangkan setahu VB, Elsa belum menikah. Dia memang mempunyai dua anak, tapi tanpa suami.


Aurora dan Aurelia pun langsung memeluk Gia dengan erat, kemudian mereka pun memperkenalkan Gia kepada VB.


"Kenalin, Yah. Ini namanya Om VB." Aurora menarik tangan VB, untuk bersalaman dengan Gia.


"Dia aktor muda, yang sedang naik daun, Yah," ucap Aurelia.


"Gia," ucap Gia memperkenalkan diri.


"VB, Kak." ucap VB.


Gia dan VB langsung saling tatap, tatapannya mereka seakan menyatakan, jika Elsa dan twins A, adalah milik mereka.


"Saingan gue ini, kalau dia Ayah dari kedua putrinya Cantik. Gue harus extra mendekatkan diri sama twins A, biar Cantik bisa tersentuh dan dengan cepat bisa nerima gue." Batin VB.


"Anak bau kencur mau saingan sama saya, jangan ngimpi!". Batin Gia.

__ADS_1


__ADS_2