Mr. Arogan Vs Kembar Genius

Mr. Arogan Vs Kembar Genius
Kacau Balau


__ADS_3

Sesuai dengan yang VB dan Dina perkirakan, acara makan siang untuk membahas lamaran dan juga pernikahan yang akan dilaksanakan oleh VB dan juga Dina hancur berantakan gara-gara kedatangan Gia.


Gia, seolah sengaja mengajak ngobrol Tuan Alson tentang bisnis. Bahkan, dia mengajak Tuan Alson untuk bekerja sama dalam Project baru yang akan diluncurkan oleh Gia.


Tuan Alson begitu senang, saat mendapatkan tawaran dari Gia. Apa lagi perusahaan milik keluarga Pranadja, memanglah sangat terkenal sampai ke mancanegara.


Begitupun dengan Nyonya Miranda, dia seakan terhipnotis dengan kedatangan twins A.


Nyonya Miranda pun, seakan lupa dengan tujuan mereka untuk makan siang disana. Karena saat bertemu dengan Aurora dan Aurelia, dia malah asik bercanda dan tertawa dengan mereka.


Bahkan makanan yang mereka pesan pun, seakan tak ada artinya. Hanya sesekali di suapkan ke dalam mulut mereka.


Nyonya Miranda memang sangat menyukai anak kecil, makanya saat VB mengutarakan keinginannya untuk menikah dengan Dina, dia tidak keberatan.


Menurutnya, jika VB cepat menikah. Maka, dia akan segera menimang cucu dengan cepat. Bahkan Nyonya Miranda dan Tuan Alson tidak mempermasalahkan perbedaan usia diantara Dina dan VB.


Menurut mereka, usia bukanlah masalah. Karena yang terpenting adalah, Dina dan VB saling mencintai. Sebenarnya, Dina belum mencintai VB. Tetapi dia merasa yakin untuk menerima VB, karena VB begitu terlihat sungguh-sungguh saat mengatakan Jika dia menyukai Dina.


VB juga terlihat sungguh-sungguh, saat dia mengatakan ingin membina rumah tangga dengan Dina. Walaupun, usia VB masih 22 tahun, tapi Dina bisa melihat dengan jelas jika VB sangatlah dewasa.


Perbedaan usia delapan tahun, mungkin tak akan menjadi halangan, karena VB dan keluarganya tak mempersalahkan hal itu.


"Mom, ingat kan kalau kita kesini untuk membahas apa?" tanya VB.


VB yang sudah sangat kesal pun, akhirnya berusaha mengutarakan isi hatinya kepada sang Mommy. Seolah tersadar, Nyonya Miranda dan Tuan Alson pun langsung memandang kearah VB dan juga Dina.


"Sorry, Honey. Mom, terlalu asik dengan twins A. Jadi, maunya bagaiman?" tanya Nyonya Miranda.


"Maunya lamar Dina secepatnya, terus nikahnya juga harus dipercepat." VB berucap sambil menautkan tangannya ke tangan Dina.


Gia yang melihatnya hanya memutar bola matanya, dia merasa kalau VB terlalu lebay.

__ADS_1


"Memangnya maunya kapan?" tanya Tuan Alson.


Dia bisa melihat dengan jelas jika putarannya sangatlah tidak sabar. VB terlihat terburu-buru ingin menjadikan Dina sebagai istrinya, tetapi Tuan Alson tidak keberatan.


Karena memang, Dina menurutnya sangat pantas untuk menjadi menantunya. Walaupun dia bukan berasal dari kalangan atas.


"Minggu depan VB, maunya kita udah SAH!" ucap VB lantang.


Gia langsung mengatupkan mulutnya menahan tawa, dia menjadi ingat akan dirinya sendiri yang begitu ngebet ingin memperistri Elsa.


Tapi, Gia tetaplah Gia. Tanpa rasa berdosa, dia pun langsung bersuara.


"Ya ampun,,, ngebet banget." Gia langsung menutup mulutnya, karena merasa terlalu ikut campur.


Semua orang yang ada di sana pun langsung memandang Gia, terutama VB, dia langsung mendelik sebal melihat ke arah Gia.


"Sorry, keceplosan." Gia langsung tersenyum canggung setelahnya.


"Beneran ngebet juga enggak apa-apa, Daddyy setuju saja. Lagian, Dina itu cantik dan sangat manis. Wajar saja, jika kamu tergila-gila kepada Dina dan ngebet banget pengen nikahin dia." Tuan Alson pun ikut menimpali.


Gia langsung tersenyum penuh kemenangan, apalagi saat melihat VB yang merasa tersudutkan, membuat Gia sangat senang saat melihatnya.


"Ya udah kalau kamu maunya nikah secepatnya. Daddy sama Mommy, akan menurutinya. Yang terpenting, kalian berdua bahagia dan cepat-cepat memberikan kami cucu." Tuan Alson pun langsung menyanggupinya.


VB pun akhirnya dapat bernafas dengan lega, senyumnya pun kini makin melebar. Tak seperti tadi, yang terlihat memberengut kesal.


"Wah, kebetulan sekali kalau begitu. Untuk masa latihan, saya titipkan kedua anak saya pada kalian." Gia berucap dengan entengnya.


VB yang berencana akan menghabiskan waktu berduaan bersama Dina pun hanya bisa menelan salivanya dengan sangat susah.


Karena itu artinya, jika dia membawa kedua Putri Elsa dan juga Gia maka kesempatannya untuk berduaan dengan Dina hanyalah tinggal angan-angan. Padahal, VB sudah berencana, jika dia akan membawa Dina ke tempat yang romantis.

__ADS_1


"Ah, betul itu, Sayang. Untuk latihan, kalian ajak saja Aurora dan Aurelia. Mau kan, Sayang?" tanya Nyonya Miranda dengan sangat antusias.


" Memangnya Kalian mau kemana? Kenapa kalian harus menitipkan kedua anak kalian kepada kami?" tanya VB dengan tatapan kesalnya.


Gia sungguh tertawa dalam hati, dia suka saat VB melihat menderita karena usul yang sudah dia utarakan.


"Kami tidak akan kemana-mana, hanya saja, aku mau kalian seperti itu. Agar kalian berlatih sebelum mempunyai anak sendiri, itu kan bisa lebih baik. Jadi, jika kalian mempunyai anak nanti, kalian sudah sangat terlatih." Gia langsung mengatupkan mulutnya menahan tawa, saat melihat bibir VB yang terlihat sudah maju 2 centi.


"Mom, aku Mau mengajak Dina ke tempat yang romantis. Jangan suruh aku membawa kedua putrinya Elsa, Mom." VB berucap dengan penuh permohonan, membuat semua orang yang ada di sana tergelak melihat wajah VB.


"Ya ampun, Sayang. Tak hanya bersama kalian, tapi bersama Mommy dan Daddy. Kita akan ke taman hiburan," jelas Nyonya Miranda.


Hal itu membuat VB tidak bisa berbicara lagi, karena jika sudah Mommynya yang bicara, VB tidak bisa berkata apa-apa lagi.


" Baiklah, Mom. Apapun katamu," jawab VB dengan wajah lesu.


Jika VB terlihat berwajah lesu, berbeda dengan Aurora dan Aurelia. Mereka terlihat sangat bahagia, karena mereka sangat jarang pergi ke taman bermain.


Hari yang melelahkan pun, kini telah dijalani oleh VB dan juga Dina. Setelah selesai makan siang dan membayar makanan yang mereka pesan, VB, Dina, twins A, dan juga kedua orang tua VB benar-benar pergi ke taman bermain.


Mereka menghabiskan waktu siang itu, sampai sore tiba. VB benar-benar seperti seorang pengasuh, dia merasa sangat lelah mengikuti keinginan kedua Putri Elsa tersebut.


Sedangkan Gia terlihat sangat bahagia, karena dia membawa Elsa jalan-jalan ke tempat yang sangat romantis.


Hal itu membuat Elsa semakin dekat dengan Gia dan dia pun sangat bersyukur, karena ternyata dengan bertemunya VB dia bisa memanfaatkan momen tersebut.


+


+


+

__ADS_1


Selamat malam gengs,, selamat malam Jum'at. Semoga kalian bahagia selalu, jangan lupa tinggalkan jejak.


__ADS_2