Terbelenggu Oleh CEO Angkuh

Terbelenggu Oleh CEO Angkuh
100. Tambang Emas


__ADS_3

Masih di hari yang sama di jam yang menunjukkan pukul 10.00 WIB


Arya dengan rencananya yang tengah ke luar kota untuk urusan pekerjaan, Telah sampai di hotel penginapan yang pastinya bukan hanya disebut sebagai hotel 5 saja. Dia pasti tidak mungkin memesan hotel untuk ia bermalam di tempat yang biasa-biasa saja...


"Ya. saya sudah sampai. saya sedang berada di hotel untuk melakukan check in. Satu Jam lagi saya akan segera datang ke perusahaan, Anda." Jawab teleponnya


"Baik, Presdir Arya. Saya akan menunggu kedatangan anda." Jawabnya seseorang


Arya segera menutup telepon itu, dan mendapati 5 panggilan tidak terjawab dari ibunya. Reaksi Arya sama sekali tidak menunjukkan ekspresi wajah terkejut ataupun bingung, Dia bersikap biasa-biasa saja dan tidak mengambil pusing untuk kembali menelpon ibunya.


"Lima Panggilan tidak terjawab dari ibu?! Tidak penting!" Ungkap Arya cuek dan dingin langsung pada intinya


"Eh,,,bukankah itu, Tuan Arya. Sedang apa dia di sini?" Bicara wanita para pekerja hotel


"Kita kedatangan tamu yang spesial. Tuan Arya pasti akan menginap di hotel ini." Jawab temannya


"Benarkah. Aku senang sekali bisa melihat tuan Arya dalam jarak dekat seperti ini. Dia sangat tampan sekali." Mata kagum yang berbinar-binar


Arya sama sekali tidak memperhatikan sekitar yang di mana semua mata sedang melihatnya. Dia masih sibuk berjalan dengan memainkan handphone nya. Dia mendadak menjadi primadona seperti artis yang digemari fans di kala itu.


Riuh-riuh suara kecil dan tidak jelas terdengar ribut dalam hotel tersebut.

__ADS_1


Aktivitas dan kerja mereka seketika terhenti, padahal banyak sekali tamu yang check-in dan check-out.


"Saya sudah memesan 1 tiket penginapan secara online di sini. Dan saya ingin melakukan check-in sekarang." Ujar Arya dingin pada Resepsionis itu Bahkan matanya tidak saling menatap, Arya seolah sedang menjaga pandangan dari wanita yang bukan mahramnya


"Iya, Tuan. Atas nama Tuan Arya Razvan Pratama, dengan pemesanan kamar Presidential Suite. kamar anda ada di lantai 10 nomor 524. Silahkan, Ini kunci kamar anda." Ujar resepsionis itu memproses check in penginapan Arya di hotel mereka. setelah itu, memberikan kunci kamar berupa cardlock padanya


"Baik." Arya langsung berlenggang menaiki lift menuju kamar penginapan miliknya. Dengan membawa satu koper tanpa bantuan dari porter, karena Arya menolaknya


Saat sampai di kamar hotel sesuai instruksi. Arya mentap cardlock tersebut pada tempat di depan pintu agar bisa terbuka.


1 Jam berlalu dengan Arya mengistirahatkan sejenak dirinya dalam kamar hotel setelah perjalanan jauh menggunakan pesawat. Dia bersantai di luar kamar hotelnya, menikmati pemandangan dengan pelayanan dari hotel tersebut sudah disediakan minuman teh dan beberapa makanan.


Setelah waktunya ia harus pergi ke tempat perusahaan yang ia kunjungi untuk menyelesaikan pekerjaanya. Ia segera keluar dari hotel itu dengan mobil yang sudah disediakan dari perusahaan kliennya untuk menjemput Arya. yang dikatakan merupakan perusahaan tambang emas yang baru berdiri, dan ingin melakukan Kontrak Joint Venture bersama perusahaan milik Arya.


Setelah perusahaan pemanfaatan tanaman mengenai bunga mawar selesai di bangun, dan baru beberapa bulan beroperasi, dan langsung menjangkau luas perdagangan.


Dan untuk saat ini ia ingin Joint Venture di perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan membentuk perusahaan patungan.


Saat sampai Arya disambut dengan hangat.


Tak butuh waktu untuk berbasa-basi, mereka langsung melakukan meeting.

__ADS_1


"Dan ini beberapa desain yang rencananya akan kami buat untuk keluaran terbaru yang bisa bersaing di pasar internasional maupun nasional. Kami juga sudah mendapatkan tempat dari perusahaan China yang bergabung bersama kami untuk menjajakan hasil tambang emas kami dalam berbentuk perhiasan, emas batang, investasi jangka panjang pada mereka." Jelas CEO itu menjelaskan


"Bagus! membuat konsep dan menggambar rancangan perhiasan di berbagai tahap desain bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. masyarakat sangat senang jika mendapati desain dari perhiasan yang baru. itulah mengapa mengkaji bagaimana proses membuat perhiasan dari awal desain hingga bisa menjadi hasil yang bisa bersaing. Aku mengapresiasi perusahaan kalian." Ujar Arya setelah menyimak


"Terima Kasih sudah mendukung kami, Tuan." Ujar CEO itu senang


"Biasanya, emas digunakan sebagai bahan baku untuk membuat perhiasan, aksesoris, dan emas batangan. dengan kalian yang akan mengeskpor selain perhiasan, itu kebijakan yang akan menguntungkan. Selain itu, emas juga bersentimen pada pasar perdagangan nasional atau internasional terhadap emas batangan semakin menunjukkan peningkatan karena masyarakat banyak meminatinya sebagai modal dalam jangka masa depan. Saya sangat senang untuk pertama kalinya mendapati klien yang bersungguh-sungguh dalam berbisnis sehingga bisa melihat hal sedetail mungkin."


"Iya, Tuan. Saya sangat senang anda memuji kami. mungkin untuk selanjutnya bisa saja cincin tuan yang akan menjadi ikon untuk perusahaan ini kedepannya." Ujar CEO itu salah fokus terhadap cincin biru yang dikenakan Arya dengan dijadikan sebagai cincin pernikahannya


"Oh, ini. ini adalah perhiasan yang didapatkan dari hasil pelelangan yang diadakan oleh perusahaan Bil'L Company. kalian juga mungkin tidak asing mendengar nama perusahaan yang sama halnya bergerak di bidang pertambangan emas."


"Iya, Tuan. Saya dengar permata biru yang terdapat di cincin tuan adalah jenis Blue Belle of Asia, itu sangat langka di dunia ini. Tuan beruntung bisa menjadi pemilik benda tersebut."


"Sebenarnya banyak sekali perusahaan, baik perusahaan ku dan perusahaan mereka yang saling terikat kerjasama dan memiliki bisnis yang bergerak di berbeda bidang. Contohnya kerjasama kita saat ini. yang pastinya aku tidak memihak pada perusahaan siapapun, yang pastinya kalian harus bertanggung jawab pada perusahaan kalian sendiri."


"Itu sudah pasti, Tuan." Jawab singkat CEO itu


Setelah beberapa jam duduk menyimak dan berdiskusi, pada akhirnya meeting, kontrak, telah usai. Saat ini Arya sudah terikat dengan perusahaan baru milik orang lain.


Ada beberapa penutupan sekaligus pengenalan perhiasan yang beridentitas kan sesuai ciri khas simbol dari perusahaan mereka.

__ADS_1


Tak hanya itu, Arya juga diberikan sebuah cinderamata yang terbuat dari emas sebelum pergi. Dan untuk merayakan kerjasama ini, mereka meminta Arya untuk ikut bersama mereka yang akan menjamunya. Namun, untuk kesekian kalinya Arya menolak tawaran orang lain, dan memilih untuk segera pergi.


__ADS_2