
Terjadi kemacetan yang berkepanjangan di jembatan jalan raya itu.sebagian besar pengendara lain berhenti untuk saling meneriaki sebuah pengertian yang semoga saja bisa mengurungkan niatnya.
Namun, ada juga sebagian pengendara lain yang lewat terus menyalakan klakson agar ia bisa lewat dan tidak ingin termasuk ke bagian orang baik. Bagaimanapun juga kondisi kendaraan di tempat itu berhamburan kemana-mana, tidak akan ada pengendara yang bisa melewati atau menerobos kemacetan yang terjadi sepanjang jalan.
"Apa kau tidak bisa menyetir mobil dengan baik. Laju kan mobilnya, terobos saja pengendara lain.kenapa kau lama sekali, ini sudah malam dan orang tuaku sudah menungguku kedatangan ku kembali." Ucap Arya yang terjebak kemacetan juga
"Tuan, masalahnya saya tidak bisa menerobos. Karena di depan pengendara lain tidak melajukan kendaraannya."
"Ckk, Apa yang terjadi di depan sana sehingga ia tidak melajukan mobilnya. Dia pikir ini adalah jalan raya miliknya, sehingga seenaknya berhenti di sembarangan tempat." Pungkas Arya Kesal
"Saya sudah mencari tahu penyebab kemacetan ini, seseorang ingin melakukan bunuh diri.sehingga pengendara yang bersimpati memberhentikan kendaraan ingin membantu dengan meneriaki sebuah pengertian."
"Ckk,,, kenapa aku selalu menjadi korban kebodohan seseorang. apakah dunia begitu kejam padanya sehingga dia ingin melakukan bunuh diri. Dia yang berbuat, tapi kita sendiri merasakan kesusahannya dengan tidak bisa melewati jalan ini." Ujar Arya
"Orang lain pun sangat bodoh, membantu orang yang sudah jelas ingin mengakhiri hidupnya. Tapi bisa saja mereka ingin menyaksikan orang yang sedang bunuh diri.dia juga sudah tidak peduli terhadap dirinya, untuk apa juga mereka peduli. Jika dia ingin mati, yasudah biarkan saja dia mati." Sarkas Arya lagi
Asisten Damar hanya diam tidak habis pikir dengan menggelengkan kepala mendengar ocehan tuannya.
"Saya akan berjalan ke depan untuk melihat siapa yang melakukan tindakan ini." Ucap Damar
"Ya, pergilah. Katakan padanya untuk segera menjatuhkan diri, agar semua pengendara bisa lewat." Sarkas Arya kejam
Damar Keluar dari mobil untuk melihat keadaan di depan yang menjadi penyebab kemacetan.
ia berjalan di sisi jalan jembatan jalan raya khusus untuk pejalan kaki.
Dilihat olehnya baik-baik sambil berjalan orang yang berada di atas pembatas jalan itu.
__ADS_1
Damar seperti cukup mengenali orang yang berjenis kelamin wanita yang sedang berdiri di sana.
Sempat sekilas terpikirkan datang yang mengira itu seperti Dini.ia terus berjalan untuk memastikannya lebih jelas dan dekat.
Damar tidak menyangka jika dugaannya benar, dia sangat tercengang benar-benar sudah memastikan lebih jelas dan yakin jika itu adalah Dini.
Jantungnya berdebar sangat cepat, ia kalang kabut dan lunglai melihat se-malang itu bahwa ternyata Dini yang ingin melakukan bunuh diri.
aneh seketika tubuhnya tidak bisa di gerakkan.seakan mengalami ketindihan, ia benar-benar tidak bisa apa-apa padahal niat hati ingin menolong Dini.
"Maafkan aku, mungkin kalian akan bertemu denganku setelah aku ditemukan atau kalian tidak akan bertemu denganku lagi karena gagal melakukan pencarian. SELAMAT TINGGAL...!" Dengan memejamkan mata, tubuhnya sudah perlahan melayangkan diri untuk ke bawah.
rasa terhuyung dan berputar sudah Dini rasakan, ia tidak tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya saat ini.
Dini sudah memasrahkan nya dengan menutup mata dan akan membuka mata sudah di alam yang berbeda.
Seorang pria tiba-tiba menariknya dan keduanya langsung terjatuh dengan Dini yang ikut terjatuh menindih pria itu.
Dia bangkit dan melihat Dini yang sudah tidak sadarkan diri.
"Syukurlah pria itu menariknya ke bawah untuk menolong wanita itu." Ucap pengendara mengucap syukur
"Tu-tuan,,,!!" Ucap Damar menghampiri dengan keadaan tubuh yang kelu
"Dasar bodoh!! Kau yang berniat menolong malah mematung kan diri di tengah jalan." Ucap Arya
"Wahh,,, Tidak disangka itu tuan Arya yang menolong." Ucap pengendara yang menyadari
__ADS_1
"Ini akan menjadi berita yang besar kembali, aku harus memotretnya." Ucapnya tergesa-gesa mengambil handphone untuk memotret
"Cepat panggil ambulance, kita harus membawa wanita ini ke rumah sakit." ucap Arya pada Damar
"Ba-baik, T-tuan..." Ucap Damar terbata-bata dan gemetar karena masih menstabilkan diri setelah mendapatkan panik attack
Sudah banyak juga wartawan yang datang sibuk melakukan siaran Secara langsung di tempat kejadian perkara. Dan polisi yang datang mengamankan pengendara lain agar bisa melajukan kendaraannya.
"Selamat malam permirsa.menyiarkan langsung dari tempat kejadian perkara, telah terjadi percobaan bunuh diri di jembatan jalan raya tidak jauh dari perusahaan Pratama Group.
dikabarkan seorang wanita yang diperkirakan berusia 19 tahun, melakukan percobaan bunuh diri.pimpinan perusahaan Arya Alfareezel Pratama yang ada di tempat kejadian kebetulan lewat menuju arah pulang, menyelamatkan wanita yang melakukan tindakan bunuh diri itu.
Alhasil ia selamat atas penyelamatannya, dan saat ini dikabarkan wanita itu dalam keadaan tidak sadarkan diri, menunggu ambulance datang untuk membawanya ke rumah sakit. sekian informasi yang kami siarkan malam ini, tetap bersama kami untuk mengetahui info lebih lanjut!" Ucap Reporter
Walaupun polisi sudah memasang garis police line ditempat kejadian, dan sudah mengamankan namun, semua orang tetap ricuh mengerumuni dan menerobos agar bisa masuk untuk melihat lebih jelas.
mereka sibuk memotret dan langsung memasang di sosial media masing-masing, hal itu mencuat perhatian banyak orang.
sehingga berhasil membuat trending topik kembali, banyak komentar yang diberikan pada Arya dengan sangat mengagumi aksi heroiknya.
Tak banyak juga yang matanya sangat jeli menyadari jika wanita yang melakukan percobaan bunuh diri adalah Dini.
Ada yang percaya itu memang benar Dini yang baru saja terkena skandal pemitnahan atas dasar telah menggoda, ada juga yang menepisnya mengatakan itu wanita lain.
Jika benar itu adalah Dini, banyak dari mereka memberikan pendapat untuk jangan menolong nya dan membiarkannya saja.
Hal itu mencuat orang banyak yang terlambat melihat berita sempat geger, sehingga tidak tahu secara jelas wajah Dini bagaimana.
__ADS_1
mereka menganggap orang yang sudah mengetahui sejak awal sangat beruntung, sehingga bisa berjaga-jaga jika saja berada di sekitar mereka.
Banyak permasalahan yang terjadi dengan mengatakan ini adalah masalah besar, kenapa media membuat berita yang benar dibatasi, sampai tidak bisa di download atau pun tangkap layar.