Terbelenggu Oleh CEO Angkuh

Terbelenggu Oleh CEO Angkuh
39. Adik


__ADS_3

Di Auditorium~



"Aku pasrahkan saja padamu, Ya Tuhan.dibalik semua yang terjadi engkaulah yang sudah mengaturnya.seandainya jika hamba mu ini tidak berada dalam posisi urutan terbaik, kuatkan lah ia untuk menjalani kehidupan nya."


"Saat ini aku tidak yakin jika aku mendapatkan skor nilai terbaik seperti sebelumnya.karena semasa pertengahan semester ini, aku sering izin dan meninggalkan jam kuliah demi pekerjaan di tempat neraka itu.ditambah lagi ujian kemarin, aku sama sekali tidak bisa menjawabnya hanya gara-gara menuruti perkataan iblis." Gumam Dini sudah memasrahkan hidupnya


Pada saat posisi urutan telah sampai di No.5020 dengan skor nilai 420 point, 12.600 mahasiswa terkejut tidak menyangka dengan spontan mengeluarkan kata "Hah?" sambil menatap seseorang.


"Apa yang terjadi dengan performa nya saat ini, tahun kemarin dia berada pada posisi pertama berturut-turut dengan skor sejarah.tapi sekarang, 5020 apakah itu benar peringkat untuk dirinya." Ucap mahasiswa mengobrol dengan mahasiswa lainnya


"Bisa jadi performa nya menurun karena dia sibuk melayani pria tua untuk meraup uang yang banyak dari mereka, seperti skandal yang diberitakan.dibandingkan mempertahankan posisi pertamanya dengan meraup nilai tinggi, lebih baik dia melayani pasien VVIP nya." Bisik mahasiswa lagi dengan tertawa terbahak-bahak mengejek Dini


"Iya benar, apa kau ingat akhir-akhir kemarin dia sama sekali tidak pernah masuk perkuliahan dengan alasan sakit.namun, sekalinya masuk dia malah meninggalkan jam pelajaran dan sering mendapatkan telepon dari seseorang dengan mengatakan itu dari atasannya ditempat ia bekerja, dan dia malah izin untuk pergi meninggalkan pelajaran.aku pikir telepon itu dari pelanggannya yang ingin memakai dirinya saat itu juga.daripada kehilangan uang dia rela sampai berbohong." Gosip mahasiswa demi mahasiswa


Pembicaraan mereka terdengar sampai ke telinga Prisha, Raina yang duduk berada tidak jauh dari kursi duduk mereka yang membicarakan.saling bertatapan satu sama lain kasihan, padahal mereka merupakan sahabat Dini dan mengetahui jika memang Dini sering menerima telepon dan mereka sendiri juga yang meminta izin kepada dosen untuk Dini.


Semua mahasiswa pun berbisik mengejek Dini itu bintang s***. bisikan mereka masih bisa terdengar oleh Dini sehingga ia duduk dengan meremas bajunya untuk memberikan kekuatan agar tidak tersulut emosi. Dini hanya bisa menahan air mata membayangkannya.


Semua pemeringkatan nama sudah selesai dilakukan dan hasil untuk posisi pertama didapat oleh Luna Rosalie P, merupakan jurusan fakultas kedokteran semester 3.


Semua orang berteriak bertepuk tangan sorak-sorak gemuruh memberikan selamat pada Luna.


Luna, yang merupakan teman sekelas Dini yang selalu menghina Dini, tidak pernah disangka-sangka ia berada pada titik ini berhasil menggeser Dini di posisi pertamanya.


Ia dipanggil untuk naik ke atas panggung auditorium.dengan langsung diberi sambutan jabatan tangan dari dekan, rektor, dan dosen.mereka turut senang Luna bisa menempati posisi pertama dengan skor nilai yang diraih adalah 856 point.


walaupun tidak sebesar yang Dini dapat tahun kemarin, tapi ia lah yang memiliki skor nilai yang tinggi diantara semuanya.

__ADS_1


Setelah pemberian selamat dan pemberian penghargaan, Luna berhak mendapatkan hadiah tambahan sebesar 2 milyar, dan dinobatkan menjadi duta putri tahun ini.


"Selamat ya, Luna.kau hebat sekali, kami turut bahagia jika kau yang berada di posisi pertama ini." Ucap selamat mahasiswa


"Terima kasih atas dukungan kalian.bimbing aku dengan dukungan kalian menjalani tugasku sebagai duta putri tahun ini." Ucap Luna dengan angkuh


"Selamat ya, Luna." ucap semua mahasiswa yang berlalu lalang pergi keluar memberikan selamat dengan berjabatan tangan


Disisi lain~


"Dini, Saya ingin bicara denganmu.sekarang juga kau datang ke ruangan saya." Ucap Dekan


"Baik, Pak." Jawab Dini


Di saat orang lain sibuk mengantri untuk berjabatan tangan memberikan selamat untuk Luna. Dini langsung saja keluar menerobos dari sisi pintu lainnya melewati antrian para mahasiswa.


Melihat Aksi Dini, Luna sengaja menghentikan langkah Dini dan mulai mengganggunya.


Secara spontan, Dini yang tidak ingin berhenti pun seketika menghentikan langkahnya.


"Kau akan pergi kemana? Apa kau tidak ingin memberikan selamat pada Duta Putri yang baru, sekaligus posisi pertama dengan skor nilai tertinggi." Goda Luna yang memancing emosi


Prisha, Raina dan semua mahasiswa yang masih ada di sana memperhatikan mereka berdua.bak sayembara, mereka seolah sedang menonton sehingga begitu fokus membuka mata lebar-lebar untuk melihat mereka berdua.


Dini yang awalnya membelakangi Luna, spontan ia berbalik menghadapkan dirinya pada Luna.


Luna langsung menyambutnya dengan menaikkan satu alis dan senyum smirk nya.


"Derajat semua orang di dunia ini sama, tidak ada yang perlu dibanggakan dan diberikan selamat dengan menjadikannya dirimu sebagai duta putri tahun ini."

__ADS_1


"Kau mengatakan hal itu karena kau cemburu padaku. Kau pasti masih mengingat istilah Roda itu berputar, terkadang di atas dan terkadang di bawah.itulah yang sedang terjadi antara aku dengan dirimu."


"Heuh,,, Cemburu?? apa itu cemburu.sebelum dirimu yang dinobatkan sebagai duta putri, aku lebih dulu dinobatkan dibandingkan dirimu.kau mengatakan kau tidak pernah memakai bekas orang lain, namun kau sendiri berhasil mematahkannya dengan mendapatkan gelar bekas diriku." pungkas Dini dengan sarkas


Hal itu tentu saja membuat Luna terpancing emosi.dengan raut wajah menahan emosi😠 mendengar Dini menyindir dirinya.setelah selesai berbicara, Dini mendapatkan tamparan keras di pipi dari Luna.


Plakkk....


Suara tamparan yang begitu keras, mengejutkan semua orang yang sedang menyaksikan mereka berdua.


"Berani-beraninya kau menghina diriku!!" Marah Luna


"Apakah ini yang ditunjukkan oleh seorang duta putri dihadapan semua orang yang berani menampar mahasiswa.jika Dekan tahu, gelar mu akan dicabut dan diberikan pada orang lain.dan bagaimana kau akan memimpin tugasmu ini, jika kau menggunakan kekerasan." Pungkas Dini Berani


"Kau bersikap sok suci! apa bedanya kau yang menjadi seorang wanita penggoda.berapa banyak tubuhmu yang sudah di cumbu oleh pria di luaran sana.antara dirimu dan diriku, kau lebih keji dibandingkan aku." Kecam Luna menggertakkan gigi


"Kau mengatakan apa yang sebenarnya bukan kau katakan, dan kalian hanya melihat dan mendengar pernyataan yang tidak sesuai dengan kebenaran.manusia seperti kalian akan mendapatkan ganjaran karena sudah memfitnah orang lain dan mudah ditipu daya oleh orang."


"Tidak perlu membela dirimu dengan mengatakan pembelaan.jika kau sudah terbukti bersalah, akui saja dan jangan mengelak." Ucap Luna


"Kalian semua tidak mengetahui kehidupan seseorang.bagaimana dengan tipu dayanya kalian begitu percaya.lihat saja nanti, jika kebenaran sudah terbongkar kalian akan menyesal seumur hidup karena sudah menghinaku." Ucap Dini


"Oh ya, Benarkah.aku menunggu hari itu di mana kau tidak terbukti bersalah." Ucap Vera yang merupakan sahabat Luna


"Lagipula apakah kau tidak tahu, jika kau berhadapan langsung dengan siapa?" ucap Felisha sahabat Luna


Dini menatap Luna yang sedang tersenyum smirk ke arahnya.


"DIA ADALAH ADIK DARI LAKI-LAKI YANG MENJADI CEO TEMPATMU BEKERJA, DAN LAKI-LAKI YANG SUDAH KAU GODA DENGAN TUBUH MURAHAN MU ITU." Ucap Felisha, mengejutkan semua orang khususnya Dini

__ADS_1


karena Luna menyembunyikan identitas sejak awal dan tidak kebanyakan orang lain tahu dari mana dia berasal, dan siapa Keluarga nya.Sehingga saat orang lain mengetahui kebenaran, dengan menyatakan bahwa ia adalah adik dari Arya Razvan Pratama dan merupakan berasal dari keluarga Pratama.sehingga saat orang lain mengetahui nya kebanyakan mereka pasti terkejut.


__ADS_2