
Pagi hari sekali setelah selesai sarapan, Arya dan Valerie segera pergi ke perusahaan untuk membicarakan sekaligus menjalani pemotretan yang akan dilangsungkan beberapa jam berikutnya.
Richo bersama dengan pria di sebelahnya sudah menunggu kedatangan Arya dan juga Valerie.
"Syukurlah anda sudah datang Tuan Arya. Perkenalkan ini adalah Tuan Robert yang berasal dari Amerika untuk membimbing sesi jalan pemotretan kali ini, dia seorang fotografer profesional yang memiliki agensi sendiri, kau pasti tidak asing mendengar nama AIM Management."
"AIM Management bukankah itu saat Valerie ditawarkan menjadi model di Amerika. Mungkinkah Pak Robert dan kau saling kenal? Seharusnya seperti itu, kan?" Timpal Arya pada Valerie
"Hallo, Pak Robert! Apa kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu, sayang sekali aku harus keluar dari agensi naungan mu padahal banyak sekali hal yang bisa ku raih selain menjadi seorang model yang terkenal."
Pak Robert hanya diam dengan kondisi Valerie yang so akrab dengannya. Terlihat dari wajahnya sangat kebingungan seperti tidak mengenal sosok Valerie.
Di sisi lain Valerie pun terlihat sangat panik dan pucat.
"Agh... Iya, Iya, kabar saya baik-baik saja." Jawab simple Pak Robert sedikit memiliki nada bule saat bicara, wajar saja karena dia berasal dari Amerika asli
"Siapa dia? Aku tidak mengenalnya sama sekali. Apa yang dikatakan Tuan Arya? Maksud dari mengontrak nona ini?" Bingungnya Pak Robert dalam hati
"Suatu pertemuan yang sangat spesial Pak Robert bisa bertemu dengan model kesayangan anda. Saya ucapkan terima kasih karena dulu sudah memberikan Valerie tempat dan kesempatan untuk bernaung di agensi anda." Kata Arya
"Iya, Iya, Itu tidak menjadi masalah bagiku." Sikap Pak Robert dingin karena bingung
Sedangkan Arya, terlintas berpikir jika Pak Robert akan terlihat senang seperti orang saling mengenal dan sudah lama tidak bertemu. Apalagi Valerie ia anggap sebagai model kesayangan di agensinya dahulu saat ia memaksa untuk pergi, Dan hal itu wajar jika pemilik sangat akrab dengannya. Namun, sikapnya begitu dingin dan biasa saja.
__ADS_1
Kegiatan diawali dengan sharing knowledge tentang virtual photoshoot dari pembicara fotografer profesional Robert Cools yang sekaligus sebagai moderator jalannya sesi pemotretan. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi pemotretan dengan model Valerie sekaligus Richo yang dipandu.
Disponsori oleh Bearhug, yang merupakan nama dari produk baru perusahaan Richo. pemotretan fashion dan iklan model, Valerie terlihat sangat antusias dengan pose-pose yang sangat ekspresif dan ceria.
Dipandu oleh fotografer profesional, Robert Cools, mereka tampak menikmati setiap sesi pemotretan yang berlangsung di Xrima Imaging Studio.
“Tuan Richo terlihat sangat happy dan excited karena mungkin ini juga merupakan pengalaman pertama baginya. Selain bisa menjadi model fashion untuk proyeknya, dia juga sangat profesional bersanding dengan istri anda, Tuan Arya." Ungkap Pak Robert. Mengobrol dengan Arya di saat model sedang dipotret oleh fotografer
"Dalam bekerja sikap profesional itu hal yang utama dan penting. Valerie pun sangat senang bisa menjalani pemotretan kembali setelah sekian lama. Ditambah anda sebagai pemimpin dahulu memandu nya kali ini. Itu bisa mengubah sisi kerinduannya selama menjadi model di sana." Ujar Arya
"Maaf Tuan Arya, Sejak dari tadi saya tidak mengerti perihal anda selalu mengatakan istri anda yang merupakan model di Amerika."
"Istriku pernah menjajal karier di Amerika. Sangat kami masih berhubungan sepasang kekasih, dia mendapatkan tawaran yakni di agensi anda untuk menjadi seorang model. Saya harap anda tidak benar-benar lupa." Fokusnya tidak memikirkan hal lain
"Tapi maaf Tuan Arya, Saya benar-benar tidak mengenal istri anda. Saya sudah tidak pernah menawarkan tawaran model dari Indonesia sejak 3 tahun yang lalu. Mungkinkah istri anda ditipu?" Ungkapnya
"Jangan bercanda dengan saya Tuan Robert. Selama 1 tahun lebih dia berada di Amerika menjadi model di sana. Jika tidak di agensi anda, lalu di mana dia bernaung selama itu. Padahal aku tahu agensi anda sangat besar dan sukses di sana, banyak artis atau model yang ingin bisa menjadi salah satu bagian dari agensi anda. Syukurnya Valerie sangat hebat bisa menjadi model di tempatmu." Tegun Arya tak percaya
"Untuk masalah itu saya tidak tahu dan tidak bisa berbohong. Saya benar-benar mengatakan apa yang sebenarnya terjadi." Jawab Pak Robert kembali memandu dan meninggalkan Arya yang masih kelimpungan
Sesi pemotretan berjalan semakin panas kala Pak Robert memandu mereka dengan gaya seksi dan mesra bak maternity shoot.
Valerie pun meremang kala posisi Richo terlalu dekat dengannya ditambah memegang perut hamilnya.
__ADS_1
"Lepaskan! (menghempas tangan Richo) Jangan macam-macam dengan ku." Gertak Valerie
"Kenapa Nona Valerie? Tuan Richo sudah mendapatkan posisi yang sangat pas untuk dipotret. Saya sangat setuju dengan gaya tadi, Tapi sepertinya anda kurang nyaman." Bicara Pak Robert
"Pak Robert, Saya adalah wanita yang sudah menikah, suami saya pun berada di sini. Jadi, Mohon untuk menjaga perasaan kami. Apakah pantas pose ini dilakukan?" Timpal Valerie
"Ini hanyalah sebuah pemotretan, Tidak perlu memikirkan hal yang lain, Apakah ini yang dinamakan model profesional kebanggaan Pak Robert?" Singgung Richo berbisik. Ia menarik senyumnya ke samping, seolah ia mengetahui kebenaran akan Valerie yang tersembunyi
"Kau sengaja melakukan ini padaku, Kan? Kau ingin mengancam dan membuatku takut padamu. Kau salah Tuan Richo yang terhormat, Aku tidak akan kalah begitu saja denganmu." Hardiknya
Sesi pemotretan berjalan sedikit dengan sebuah penolakan dan pertengkaran Valerie dengan Richo.
"Ingat ini baik-baik! Aku memang sengaja sudah merencanakan ini dari awal. Selain berfoto untuk produk iklan proyekku, Aku ingin menjalankan sesi pose maternity kita!" Ungkap Richo tak terduga
"Kau!!" Gertaknya
"Cukup diam! Atau suamimu itu akan mendengar pembicaraan kita. Rahasia mu tidak mungkin akan terbongkar begitu saja dihadapannya detik ini juga, bukan? Atau kau sudah bosan dan ingin mengungkapkan kebenaran padanya saat ini juga?" Ancam, Doda Richo
Sekilas Valerie melirik ke arah Arya yang terlihat murung. ia menjadi bingung dan terancam.
"Berani-beraninya dia mengancam ku. Aku tidak bisa bertindak kali ini, dia bisa saja tidak bermain-main dengan perkataannya yang mungkin bisa membuat ku dalam bahaya. Ikuti saja keinginannya kali ini dan dikemudian hari ia akan mengikuti keinginan ku." Gumam Valerie
Sesi pemotretan panas pun berlanjut tanpa Arya memperdulikan mereka berdua. Ia masih sibuk dengan pikirannya sendiri dengan perkataan Pak Robert tadi.
__ADS_1
Beberapa foto produk iklan dan pose maternity panas yang bersembunyi di balik kata pemotretan iklan sudah didapatkan dan dari sebagian itu sudah menjadi tanggung jawab Arya untuk tetap membayarnya. Sejumlah Uang akan segera ditangan dengan bayaran sesuai kesepakatan dari satu pihak.
Jumlah foto pemotretan yang diambil sekitar 15 foto, tandanya Arya akan membayar 15 Milyar pada Valerie!