Terbelenggu Oleh CEO Angkuh

Terbelenggu Oleh CEO Angkuh
203. Terungkap


__ADS_3

5 Bulan Kemudian~


Arya perlahan melangkah menyusuri lorong apartemen. kepalanya berdenyut merasakan masalah rumah tangganya dengan Valerie yang selama ini berjalan buruk. dia butuh tempat berbagi, tidak mungkin dirinya mendatangi ibunya, karena ibunya sendiri sudah marah padanya.


Setelah menekan pin, Apartemen memasuki miliknya. matanya menelusuri setiap ruangan, mencari Valerie yang kabur ke apartemen milik Arya.


Sepertinya istrinya memang tidak ada di tempat. Arya berniat melangkah pergi, tapi langkahnya terhenti ketika mendengar suara aneh. suara itu berasal dari kamar utama, Arya perlahan mendekati pintu kamar, mata Arya sedikit mengintip pada pintu di biarkan tidak tertutup rapat ataupun terkunci.


Mata Arya membulat lebar, tubuhnya tiba-tiba dingin menegang, darahnya terasa berhenti mengalir, matanya memerah menahan amarah.la tidak percaya dengan apa yang di lihatnya, istrinya bermain di belakangnya.dan saat ini dia sedang bergulat di atas ranjang dengan pria lain di hadapannya, dan di depan matanya. tidak sadar, air mata Arya menggenang di pelupuk mata.


Sampai mata keduanya bertemu.saling menatap satu sama lain dengan keadaan Valerie yang berantakan. terlihat dari mata Arya, Jika istrinya juga terkejut mengetahui dirinya di sini bersama dengan Richo.


"Aryaa!!" Valerie terkejut dan menghentikan aktivitasnya dengan Richo


Mereka sama-sama terkejut.


Arya pergi keluar dari apartemen. sebelumnya, setelah keduanya saling menatap, Valerie segera menghentikan aktivitasnya dan meraih pakaian yang ada. memakainya terburu-buru kemudian mengejar Arya yang sudah pergi menjauhi kamarnya, untungnya Arya masih berada di lorong, hingga Valerie dapat mencegahnya pergi. sedangkan Richo yang bersama Valerie tadi, masih berdiam diri di kamar, tidak ingin ikut campur urusan keduanya.


"Arya,,, dengarkan aku dulu, Aku akan jelaskan." Ujar Valerie


"Jangan sentuh aku!!" Menghempaskan dengan kasar tangan Valerie yang meraih lengannya


"Tolong, dengarkan aku!" Ujar Valerie


"Aku tidak butuh mendengarkan apapun. apa yang ku lihat sudah menjelaskan semuanya. mulai detik ini, aku dan kau tidak ada hubungan lagi. Kita akan bercerai, dan Kita Selesai!!!" Ujar Arya

__ADS_1


"Aku tidak ingin bercerai dengan mu. kau sudah berjanji akan selalu bersama denganku." Kata Valerie memelas


"Aku tidak sudi memiliki istri yang sudah digagahi laki-laki lain." Hardik Arya


"ITU SEMUA KARENA MU... Jika saja selama ini kau tidak menangisi kepergian wanita itu, aku tidak akan merasa haus kasih sayang darimu. itulah yang membuatku bermain di belakangmu." Kata Valerie


"Itu bukan alasan kau harus melakukan ini. jika kau benar-benar mencintaiku, kau akan setia dan tetap di sampingku. apa yang ku lihat tadi sudah menjelaskan jika kau benar-benar tidak mencintaiku. semua rahasiamu kini sudah terbongkar Valerie, ternyata selama ini kau yang sudah berbohong padaku, kau sudah memfitnah Dini untuk menggantikan posisimu yang ternyata berselingkuh dengan Richo klien ku sendiri. Jadi, selama ini benar kau sudah membohongi diriku."


"Untuk apa kau menyadarinya sekarang, hah? Istrimu itu sudah pergi dan membenci dirimu. Sejak awal kau memang pria yang bodoh bisa dikelabui oleh diriku. Kau menyalahkan orang lain, yang tidak benar-benar bersalah. sekarang rasakan akibatnya dari kebodohan yang kau pelihara." Hardik Valerie


"Urus saja laki-laki mu!! Jangan pernah kau tampakkan wajahmu dihadapan ku lagi. aku muak!! Selamat bersenang-senang."


Arya segera pergi dari apartemen itu.


Arya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. tidak memperdulikan kendaraan lain yang mengumpati dirinya karena ugal-ugalan di jalan. mobilnya terus melaju kencang tanpa tujuan. Hingga Arya menghentikan mobilnya di atas bukit yang sepi. Tidak ada seorang pun di sana, hanya ada Arya seorang diri, ia segera turun dari mobil dan berjalan gontai mendekati pinggiran pagar pembatas, yang di mana di bawah bukit terdapat jurang.


Arya berteriak sekencang-kencangnya.


Di Perusahaan Arya~


Valerie sampai harus menemui Arya di perusahaannya.


"Tidak Arya! Aku tidak terima kau akan menceraikan aku. aku sangat mencintai mu. selama lima tahun aku setia menunggu mu, tapi apa? Kau menghianatiku dan malah menikah dengan Dini! tapi sekarang dengan mudahnya kau menceraikan aku!" Teriak Valerie sambil merobek-robek surat cerai yang ia pegang


"Ingin seribu kali kau merobek nya, aku pun masih memiliki salinan yang lain." Hardik Arya

__ADS_1


"Kau jahat Arya! Kau sungguh kejam memperlakukan ini padaku! Di mana kasih sayang dan cinta yang kau berikan untuk ku seperti dulu?! Hiks,, hiks,, hiks,,,"


"Itu dulu Valerie, cinta yang aku berikan pada mu, kebahagiaan dan fasilitas kemewahan yang kau dapatkan semuanya tidak akan pernah kau dapatkan lagi! karena kebohongan mu yang luar biasa sudah terbongkar! Aku sangat kecewa pada mu! bahkan dengan mudahnya kau sanggup memfitnah Dini bertubi-tubi, tapi tidak sekalipun dia membalas semua keburukan yang kau berikan padanya! Aku menyesal sudah mencintaimu!" Kata Arya


"Kau pun sama jahatnya dengan aku, apa bedanya? Kau bukan hanya menyakiti hatinya, tapi juga mental dan fisiknya, tapi sekarang kau malah menghakimi ku seakan aku yang paling bersalah di sini! Kau saja sebagai seorang pria yang terlalu mencintai diriku, sampai kau membenci wanita itu dengan sifat kejam mu. Siapa di sini yang salah, Aku atau kau?!" Ujar Valerie


Seketika Arya terdiam, apa yang di ucapkan Valerie memang lah benar, ia pun telah jahat pada Dini. dulu ia begitu membenci Dini dan berkali-kali tanpa henti menyakitinya, tapi sekarang kenapa justru ia membela Dini mati-matian dan melepaskan Valerie begitu mudah, wanita yang dulu sangat ia cintai dan banggakan sampai membuatnya buta hati, logika dan perasaan.


"Kenapa jadi kau yang terdiam sekarang?! Apa sekarang kau sudah sadar? Apa kau ingin kembali dengan Dini?! Sadarlah Arya, Dini sudah pergi menjauh! Hahahaha,,," Valerie terbahak bersamaan cucuran air mata "Dini tidak akan pernah sudi kembali pada mu! Dia sudah pergi dan kau sendiri tidak akan bisa bertemu dengannya sampai kapanpun!"


"Diam kau wanita ular!" Arya mencengkeram leher panjang Valerie


Amarah Arya sudah tidak terkendali.


"Dalam keadaan seperti ini pun kau masih bisa tertawa! Aku tidak segan memotong pita suaramu itu agar kau tidak lagi bisa berbicara untuk menipu pria lain!" Jemari tangan Arya yang besar masih mencengkeram leher Valerie. Dengan sekuat tenaga Valerie menarik tangan Arya


"Tuan jangan! Apa yang telah Tuan lakukan?!" Pengacara Arya yang datang itu menghentikan aksi Arya yang sudah di luar batas


Dan Arya melepas cengkraman nya dengan napas tersengal-sengal dan bola mata memerah menatap Valerie.


"Uhuk,, uhuk,, uhuk,,," Valerie terbatuk saat tangan Arya terlepas dari lehernya


"Aku tidak pernah menyangka telah menikahi wanita ular seperti mu! dan aku telah dibutakan oleh cinta mu yang palsu! Berapa banyak lagi kebohongan yang telah kau ciptakan?! satu persatu kebusukan mu telah terbongkar, bahkan aku telah menikahi wanita jala*g!!" Arya berteriak, ia menyeringai menatap tajam wajah Valerie, lalu menunjuk wajahnya


"Dan kau pergi hampir setiap malam bersama laki-laki lain di saat aku terlelap! pantas saja kau tidak betah di rumah, membiarkan anakku sendirian di kamar dengan kondisi menangis. Dan aku tahu jika selama ini kau tidak benar-benar seorang model terkenal di Amerika. Kau sudah membohongiku, bodohnya aku tidak memahami gerak-gerik mu dengan Richo saat pemotretan itu, bodohnya juga aku tidak memahami jika tidak ada satupun majalah mu yang keluar." Hardik Arya pada dirinya sendiri

__ADS_1


Valerie terkejut, matanya terbelalak saat Arya mengetahui semua tentang dirinya, ada ketakutan yang teramat dalam pada Valerie, ia diam seribu bahasa, baginya lebih baik diam dan mencari aman daripada terus berdebat dengan Arya, Valerie menundukkan wajahnya tidak berani menatap wajah Arya lagi.


__ADS_2