Terbelenggu Oleh CEO Angkuh

Terbelenggu Oleh CEO Angkuh
S2 79 - Kedatangan Orang Tua


__ADS_3

1 Bulan Kemudian...


Tengah dilakukannya event penghargaan di mana dihadiri oleh orang-orang penting dalam kewirausahaan. Termasuk Arya yang memboyong semua keluarganya menghandiri acara ini, dan mereka duduk dibarisan terdepan bersama dengan pemilik event. Berbeda dengan tamu lain yang duduk dibelakang mereka.


Acara pun dimulai, dan kata sambutan dari Bapak Haris selaku founder di mulai.


Arya terbelalak saat Bapak Haris menyebut nama dan memanggil Arya naik ke atas podium untuk memberikan kata sambutan sebagai donatur sekaligus ingin memberikan penghargaan spesial padanya.


Semua keluarga yang hadir menatap Arya dengan bangga, mereka tersenyum merekah lebar. Arya terlihat gagah berjalan dengan mantap dan percaya diri naik ke atas panggung podium membuat tamu yang lain terpesona akan ketampanannya.


Saat sampai, Ia memberikan kata sambutan. Dini tersenyum manis dan menitikkan air mata.


Bagaimana tidak bangga hari ini, pria yang sedang berdiri di depan podium dan memberikan kata sambutan adalah suami yang sangat mencintai dirinya. Ia tengah duduk menatap suaminya dengan bangga. Dulu Arya tidak begitu peduli akan status istri yang tidak diketahui masyarakat, namun kali ini Dini merasakan manisnya menjadi seorang istri dari CEO yang hebat. Tak pernah sekalipun dulu ia menghadiri event atau acara yang dilakukan sesama teman CEO yang meminta istri untuk menghadirinya, ia hanya diam di rumah sembari meratapi siksaannya.


Siapa sangka pria angkuh dan kejam, akan hadir dalam hidup Dini dan memberikan sejuta pelajaran. Menikah dengan Arya awal dari sebuah kesalahan, tanpa direncanakan ia pun harus menikah tanpa cinta melalui perjodohan.


Dini sendiri pernah dimadu oleh Arya dan itu bukanlah sebuah pilihan. Dini menerima semua itu dan menganggap pernikahannya adalah sebuah takdir. Kini seolah takdir telah membalikkan keadaannya, Arya yang dulu membencinya karena sebuah kesalahpahaman dan balas dendam, kini sangat mencintai dan menyayangi dirinya. Bahkan ia telah mendapat buah cinta dari Arya yang satu lainnya sedang ia kandung.


Dini terhenyak saat suara Arya memanggil namanya untuk naik ke atas podium. gemuruh tepukan tangan terdengar di dalam ruangan itu. ia menoleh ke samping, seorang founder tersenyum dan mempersilakan Dini untuk naik ke atas podium. Ia beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah podium, menaiki satu persatu anak tangga yang hanya 6 susun.


Siapa sangka Arya terlihat sangat romantis di depan semua orang, Ia berjalan untuk menjemput Dini menjulurkan telapak tangan dan langsung diterima oleh istrinya.


Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai riuh kesenangan terdengar melihat keromantisan mereka.


Arya meraih tangan Dini dan merangkulnya menjadi lebih mendekat.

__ADS_1


"Dialah Dini Syahera Amalia, Istri sekaligus penyemangat hidupku." Ucap Arya


Suara tepukan tangan bergemuruh kembali.


"Penghargaan Saya kali ini akan diberikan pada istriku tercinta. Seorang istri adalah mereka yang tidak hanya sekedar menjadi istri, tapi juga mampu menjadi kekasih sekaligus sahabat suaminya. Ia pantas mendapatkan penghargaan ini karena kesuksesan setiap pria, ada seorang wanita dibelakang yang selalu mendukung setiap langkah yang diambil."


"Istriku mungkin tidak sempurna, tapi dia sangat sempurna di mataku. Kau bagian dari diriku yang selalu aku butuhkan. Hari ini, kemarin, dan seterusnya, aku akan selalu bahagia dan berterima kasih kepadamu. Kau adalah sumber kebahagiaanku." Ucap Arya menyentuh hati menatap manik istrinya sangat dalam


Pidato Arya mendapatkan sambutan hangat dari para tamu yang datang.


Dini berkaca-kaca dan menahan tangis hingga pada akhirnya bulir air bening turun menelusuri pipi, dengan cepat Arya menghapus air mata istri dan mengecup keningnya.


Sepasang suami istri itu pun turun berpegangan tangan dari podium dan kembali duduk di kursi mereka.


Seorang pria memakai kacamata hitam, style nya sungguh keren, ia tersenyum manis di bibirnya. Ia berjalan menghampiri seseorang dan berpelukan bersama untuk mengungkapkan rasa bahagia atas kehebatan temannya.


"Selamat Tuan Arya. Kau sangat hebat dan pantas mendapatkan penghargaan itu." Ujar Zayn yang datang


"Hai Dokter Dini, Kau tambah cantik saja." Puji Zayn


"Kau ada di sini Tuan Zayn? Sudah lama kita tidak bertemu." Kata Dini


"Kau tahu Dokter Dini, Saya sangat kehilangan sosok dirimu yang lembut dan baik, setelah saya mengetahui ternyata kau adalah istri dari Tuan Arya, itu sangat mengejutkan bagiku. Awalnya saya sempat tidak percaya jika Tuan Arya memiliki istri secantik dirimu. Dan ternyata benar."


"Terima Kasih atas kedatangan Tuan. Kedatangan kali ini membuat Anda sangat terkejut." Dini tersenyum semringah

__ADS_1


"Benar. Saya tidak percaya jika kau adalah istri tuan kerja samaku. Oh iya, Perkenalkan ini adalah ayah dan ibuku yang datang dari Swiss. Maaf membawa mereka bersamaku." Ujar Zayn memperkenalkan


"Tidak masalah. Senang bisa bertemu dengan kalian Tuan dan Nyonya." Pungkas Dini tersenyum ramah pada ayah dan ibu Zayn


Respon kedua orang tua Zayn pun sangat dingin. Mereka hanya mengukir senyum kecut seolah tidak suka melihat Dini dan keluarga lainnya.


"Anda Arya Pratama itu, Ya?" Ucap Ayah Zayn yang bernama Antonio itu menghampiri Arya lebih dekat


"Benar. Anda mengetahui nama saya pasti Zayn telah memperkenalkan saya pada anda." Balas Arya


"Agh, Tidak. Zayn tidak pernah menceritakan apapun pada ayahnya, Saya baru saja datang ke Indonesia dan tidak tahu banyak pemuka tokoh siapa saja yang ada di sini. Tapi siapa yang tidak mengenali anda, semua mengenai kehebatan mu sebagai CEO dan perusahaan yang mengudara terdengar ke telinga kami. Saya senang ternyata Zayn menjalin kerja sama dengan perusahaan milik anda. Saya juga senang bisa bertemu dengan Arya yang selalu dibicarakan mulut ke mulut." Ucap Antonio


Arya hanya membungkukkan badannya sebagai ucapan terima kasih.


"Dengar-dengar anda memiliki istri yang cantik jelita dan baru saja dinikahi setelah kalian berdua mengalami berbagai macam rintangan. Kalian kembali bersama pun membuat adik anda kehilangan nyawanya. Kasus ini sangat sulit lantaran ternyata ia mencintai istri anda semacam cinta segitiga. Sebelum itu, ada terlibat pembunuhan yang dilakukan anda pada pria dan wanita di masa lalu yang mengganggu rumah tangga kalian." Pungkas Pak Antonio seolah sengaja untuk menyindir dan menusuk


Arya dan Dini pun saling bertukar pandangan. Tak ada yang mengerti bahasa kalbu antara mereka selain bingung kenapa Ayah Zayn yang baru datang mengetahui Informasi tentang mereka.


"Ayah, Aku tidak menyangka ayah bisa mengenali Tuan Arya sejauh ini. Padahal aku pikir mengenalnya saja tidak. Tapi tidak perlu membahas masa lalu yang menyedihkan itu di sini." Timpal Zayn berbisik di telinga ayahnya saat kalimat terakhir


"Hahaha... Berita ini tersebar luas oleh awak media sampai ke telinga netizen. Tidak ada alasan untuk mengenalnya lebih dekat. Semua orang akan tahu hanya mendengar namanya saja." Ujar Pak Antonio menyipitkan matanya pada Arya


"Ini adalah orang tua dari Tuan Zayn. Mereka datang dari Swiss ke Indonesia untuk bertemu anaknya. Aku tidak tahu permasalahan apa yang terjadi dalam keluarga mereka, hanya karena Tuan Zayn kehilangan ingatannya. Aku harap mereka adalah orang terdekat yang tulus menjadi orang tua." Gumam Dini menilai kedua orang tua Zayn dengan seksama dan saat melihatnya terasa memiliki sisi lain yang berbeda


"Siapa dia? Baru saja datang dia sudah tahu banyak apa yang terjadi selama ini dan kali ini dia membahas Richo dan Valerie terbunuh ditanganku. Dia seperti mafia yang mengintai pembunuhan dan tahu sisi informasi orang yang berbuat kejahatan itu untuk diajak bekerja sama." Gumam Arya heran dan menelisik wajah Pak Antonio

__ADS_1


__ADS_2