
Pengakuan kembalinya Zayn pada ingatannya sama sekali belum diketahui oleh Pak Antonio dan juga istrinya. Ketika Zayn berada di rumah, ia masih bersikap layaknya seperti dahulu yang menganggap Pak Antonio dan istrinya sebagai keluarganya sendiri.
Zayn enggan terang-terangan mengungkap segalanya depan mata dunia karena ia tahu kisah hidup kelam Pak Antonio yang bukan orang baik. Zayn sadar jika pria yang dianggapnya ayah itu memiliki sebuah ikatan organisasi terlarang yang bisa dikatakan dia adalah seorang mafia.
Ia sendiri tahu dan mengingat apa alasan keluarga Antonio menculik dan menjadikannya sebagai anak.
Dahulu, Istri Pak Antonio dinyatakan memiliki penyakit pada rahim yang membuatnya tak bisa mengandung. Dengan kelihaian Pak Antonio untuk membahagiakan istri yang dicintai dan mengalami penyakit depresi kronis, Ia menculik satu anak menargetkan Zayn sebagai korban menjadikannya anak mereka dan secara licik mengubah segala ingatan anak itu.
Jika saja Antonio tahu, dengan statusnya sebagai mafia, Dia akan membuat keluarganya sangat hancur. Dimula istrinya yang pasti akan terguncang, kembali seperti dulu yang kehilangan akal, dan pasti akan membalaskan dendam. Kita sangat tahu bagaimana kisah kelam seorang mafia!
Rasa cinta pada sang istri yang besar tidaklah salah. Sang suami akan berkorban apapun demi kebahagiaan istrinya. Namun, menerima sang istri tidak bisa mengkarunai seorang anak bukan suatu tindakan kita menyalahkan takdir dan membenci orang yang lebih beruntung dari mereka hingga ingin merenggut seorang anak menjadi miliknya dari salah satu keluarga.
Telah lama Antonio tinggal berada di Indonesia sebagai tanah kelahirannya, sudah lama juga ia menjadikan Zayn sebagai target akibat Zayn memiliki daya tarik seorang anak berprestasi, skill dan kemampuan sejak kecil yang memumpuni. Bagaikan anak yatim piatu di salah satu panti asuhan, Antonio jatuh cinta pada anak yang pertama ia lihat dan ingin mengadopsinya.
Zayn harap ingatannya kembali hanya diketahui oleh keluarganya saja, jangan sampai terdengar ke telinga Pak Antonio. Untuk kali ini Zayn berhasil aman mendalami perannya untuk tetap bersandiwara dan berhasil mengelabui Antonio.
Namun, yang membuatnya sedih adalah harus diam-diam hanya untuk menemui keluarganya sendiri. Ia ingin terbebas dari Antonio dan tinggal bersama ayah ibu kandungnya.
Saat itu, Zayn dan Luna tidak sengaja bertemu di sebuah cafe. Seperti biasa Luna hanya menikmati secangkir teh untuk menemaninya dalam menyelesaikan dokumen di laptopnya.
Hal tidak di sangka, Zayn sendiri sering mengunjungi cafe itu untuk menikmati secangkir kopi dan baru melihat Luna ada di tempat sama hari ini. Zayn pun menghampiri Luna yang tidak terlalu sibuk sambil memainkan laptopnya. Mereka duduk berdua saling berhadapan dan berbincang bersama.
__ADS_1
Hingga pada akhirnya Luna membahas ingatan Zayn yang pulih.
"Aku senang mendengar Tuan Zayn ternyata merupakan bagian dari keluarga kami. Saat mendengar kau dan Dini adalah saudara, Itu membuatku terkejut awalnya. Aku ikut senang keluarga Dini bisa menemukan putra mereka yang hilang." Ucap Luna
Zayn pun tersenyum-senyum mendengar sanjungan dari Luna.
"Akk,,, Ya. Ini membuat semua orang terkejut dan tidak percaya awalnya. Tapi karena keadaan semuanya benar, itu tidak menutup kemungkinan mereka percaya." Kata Zayn
"Dini juga adalah teman ku. Dulu kami pernah berkuliah kedokteran di universitas yang sama, tapi dia hanya bertahan 3 semester saja, dia di drop out karena ulahku yang dulu sangat kasar dan membully nya hanya karena dia miskin yang hanya mendapatkan beasiswa. Aku pikir alangkah lebih baiknya jujur, Bukan? Maaf sudah jahat pada adikmu." Ujar Luna menyesal dan menundukkan kepalanya malu
"Aku tahu semua kisah sedih yang dialami adikku di masa lalu. Dia terlalu banyak tidak mendapatkan keadilan di dunia ini. Hati kakak mana yang tidak tergerak melihat adik perempuannya diperlukan seperti itu. Tapi itu semua masa lalu, semua orang pasti memiliki kisah kelamnya, bukan? Toh saat ini adikku sudah bahagia, apa yang harus aku lakukan untuknya, Tidak ada! Mungkin, jika dulu aku ada bersamanya, aku pasti akan membalas kejahatan mereka pada adikku." Jawab Zayn baik hati
Tak berselang lama, dihadapan mereka sudah didatangi oleh seorang sosok yang tidak diundang. Sayangnya ia sangat tampan dan tidak menjadikannya sosok jadi-jadian di siang bolong.
Arya menegur mereka. Ia datang ke tempat sama untuk membicarakan pekerjaan bersama klien yang diagendakan di cafe itu. Dan Arya sendiri tak sengaja melihat orang yang mereka kenal, Adik dan kakak iparnya.
"Jangan terlalu memiliki hubungan yang dekat apalagi berencana ke jenjang yang lebih serius dengan kukang ini. Kakak tidak akan menyetujui hubungan mu dengan dia. Toh kau sangat cantik dan di luar sana banyak pria yang mengantri untuk menikah dengan mu. Apa yang kau bicarakan berduaan dengan secangkir minuman di cafe ini?" Kata Arya sambil menginterogasi Luna
Ya, Nama panggilan kesayangan Arya pada Zayn adalah Kukang. Arya kerap kali mengejek dengan memanggil Zayn sebutan Kukang.
Para ilmuwan di University of Wisconsin-Madison mengumumkan bahwa kukang secara resmi, adalah mamalia paling lambat di Bumi.
__ADS_1
Kukang menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk makan, tidur, dan beristirahat di puncak pohon.
Begitulah Arya menggambarkan Zayn yang memiliki pekerjaan yang hanya menghabiskan sebagian besar waktu untuk mengganggu keluarga terutama istrinya. Zayn juga jadi bahan candaan Arya, Mungkin bisa dikatakan seperti itu hanya bercanda! Sebagai orang yang hanya menikmati dan menumpang hidup kekayaan Pak Antonio saja, Arya mencatat Zayn sebagai pemalas!
"Ingat Zayn, Aku memang suami dari adikmu yang menandakan kau adalah Kakak iparku. Tapi, jika sampai kau memiliki hubungan spesial dengan Luna, Aku adalah kakak yang senantiasa akan memberikan hal terbaik di dunia ini padanya. Jika kalian sampai menikah, Aku sebagai kakaknya otomatis kau akan menjadi adik iparku karena kau menikah dengan adikku. Maka dari itu, berhenti mendekati dia jika kau masih ingin berkuasa sebagai kakak iparku yang semena-mena."
"Kakak, apa yang kakak katakan? Aku dan Tuan Zayn tidak memiliki hubungan apapun. Kami adalah teman yang kenal saat seminar."
"Aku bisa melihat dari sorot matamu pada dia. Kau dipastikan memiliki perasaan padanya." Ramal Arya yang sangat yakin
"Omong kosong! Kakak bukan peramal yang akan mengetahui isi hati seseorang ataupun pembaca pikirannya." Ketus Luna kesal dan membuang wajahnya tidak ingin bertatapan dengan Arya
"Benarkah yang dikatakan si tapir ini? Dokter Luna memiliki perasaan tersimpan untukku??" Ucap Zayn dalam hatinya dan tersenyum-senyum
Sedangkan Zayn, panggilan sayang ia pada Arya adalah Tapir!
Tapir memiliki bentuk tubuh seperti babi, telinga yang mirip badak dan moncongnya yang panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia.
Itulah yang menggambarkan Arya bagi dirinya. Arya selalu berwajah masam, dingin, tidak berekspresi, selalu marah dan terkadang kita bisa lihat dari bibir seseorang yang sedikit moncong karena selalu memendam amarah.
"Aku juga bisa membaca pikiranmu. Jangan pikir untuk percaya diri hingga kau tersenyum sendiri seperti itu. Aku tidak akan merestui hubungan kalian berdua." Pembaca pikiran Arya tak meleset yang membuat Zayn sedikit malu karena itu memang sedang dialaminya
__ADS_1