
Dalam kamar milik Pak Barma dan Bu Amira, Mereka berbincang mengenai masa depan anak-anaknya. Dan paling memusat perhatian, mereka bersih keras ingin Arya segera menikah.sudah hampir 3 bulan juga Valerie tidak kembali, sampai kapan jika Arya berharap Valerie kembali hanya untuknya.
"3 bulan ke depan Arya akan menginjak usia 28 tahun, Darwin 5 hari lagi akan berusia 23 tahun Namun, Sayang dihari pertambahan usianya dia tidak ada di tengah-tengah kita.Dan Luna 8 bulan ke depan akan berusia 20 tahun." Ucap Bu Amira merenungkan anak-anaknya
(Menyesuaikan Bulan dan tahun di dunia nyata, yakni Bulan Januari tahun 2022.otomatis hitung saja beberapa bulan ke depan menurut Bu Amira)
"Tanpa terasa mereka sudah besar." Ucap Pak Barma
"Bagaimana tentang nasib Arya? ia masih belum menikah! Orang yang diharapkannya akan kembali pun, tidak akan kembali pada dirinya, sampai kapan ia akan terus menunggu. sebelum Arya menginjak usia 28 tahun, ibu ingin kita segera menikahkannya, Pak." Ucap Bu Amira pada suaminya bersih keras
"Dengan siapa kita akan menikahkannya.ibu ingin rencana seperti awal dengan menikahkan Arya dengan pilihan ibu yaitu Dini." Jawab Pak Malik
"Seperti rencana awal, Pak.ibu sangat menginginkan gadis itu menjadi istri Arya."
"Bagaimana kita membujuknya, Dini sendiri sudah mengatakan ia tidak ingin cepat menikah apalagi dia dijodohkan. kita sudah melakukan segala cara dengan meminta atasan Dini untuk mengeluarkannya dari restoran tempatnya bekerja.tapi setelah itu kita tidak mendapatkan informasi lagi, Dini sama sekali tidak mendatangi kita."
__ADS_1
"Kita akan mencoba mendatanginya sekali lagi.bisa saja dia sudah berubah pikiran dengan menyetujuinya namun, tidak bisa menyatakannya langsung pada kita." Ucap Bu Amira
"Ini sudah lebih dari 2 bulan kita tidak pernah menghubungi dia ataupun orang tuanya.mungkin saja selama itu, Dini sudah memiliki kekasih yang ia cintai dan siap menikahinya setelah ia lulus." Ucap Pak Barma putus asa
"Pak, Apa salahnya kita mencoba.ibu begitu yakin jika Dini masih berkuliah dan tidak akan mungkin sempat untuk berpacaran.ibu melihat sisi lain dari Dini yang membuatnya berbeda dari wanita pada umumnya."
"Mungkin dia sudah mendengar skandal yang menimpa Arya dengan wanita pegawainya.mana mungkin dia dan keluarganya akan setuju jika menerima pernikahan dengan Arya, siapa yang ingin menikah dengan laki-laki yang sudah tidak perjaka lagi." Ucap Pak Barma
"Bukankah kita belum memberitahu siapa anak kita yang akan dijodohkan dengan nya.
Dini pun tidak tahu siapa kita dan siapa anak kita, selagi Dini menerima pernikahan ini, kita tidak akan mengungkapkan Arya padanya.biarkan mereka menikah dahulu lalu, saling mengenal satu sama lain."
"Lalu harus bagaimana lagi, Pak.ibu benar-benar buntu tidak bisa memikirkan hal lain. Selain Arya menikah dan Dini menerima perjodohan kita." Kesal Bu Amira yang sudah frustasi
"Membujuknya tidak semudah apa yang ibu bayangkan.menikahkan Arya tidak semudah apa yang kita inginkan! Apa ibu tidak ingat apa yang diderita Arya dari dulu? Bagaimana kita bisa mendekatkan seorang wanita pada Arya begitu saja.bapak dulu mendukung ibu yang ingin menjodohkan nya, tapi sekarang tidak! Bapak mengerti apa yang diinginkan ibu, wanita itu bukan untuk Arya, tapi untuk ibu yang menginginkannya ada di tengah-tengah kita." Geram Pak Barma
__ADS_1
"Apa gunanya jika mereka menikah.namun, tidak bisa menerima satu sama lain dengan tidak bisa memiliki seutuhnya.selain mereka menikah, ibu pasti menginginkan mereka untuk memiliki momongan.bagaimana itu bisa terjadi jika Arya bukan pria normal!" Lanjut bicara Pak Barma lagi
"Putraku bukanlah pria tidak normal! kau tega menghina putramu sendiri? memangnya apa yang ingin dilakukan oleh dirimu agar segera menikahi Arya.kau setuju dia menikah dengan Valerie? apa kau tidak ingat penyakitnya kambuh karena ulah siapa, karena wanita itu."
"Salah satu cara agar Arya menikah adalah dengan menikahkannya dengan wanita yang ada diberita itu!" Tegun Pak Barma
"Kau ingin menikahkan putraku dengan wanita yang sudah merusak putra kita? Di mana otakmu?" Sarkas Bu Amira menunjuk kasar suaminya
"Bagaimana lagi, Bu.hanya wanita itu yang bisa menyentuh Arya selain ibu dan Luna.mungkin dia adalah wanita yang dikirimkan tuhan untuk Arya."
"Tapi ibu akan mencoba menemuinya sekali lagi.wanita di dunia ini banyak yang bisa membantu Arya, bukan hanya wanita itu saja.jika bapak tidak setuju, biarkan ibu saja yang membawa menantu ibu masuk ke mansion ini.jika sampai menantu ku berhasil ibu bawa, jangan harap bapak bisa mendekati menantu ibu!" Ucap Bu Amira mengambil tasnya dan pergi keluar dengan keadaan marah
Terjadi perdebatan pada siang hari antar suami dan istri yang menginginkan anaknya menikah.
seorang ibu memiliki firasat yang baik, ia tidak segan mempertahankan keyakinannya.
__ADS_1
Bagaimana lagi, Seorang wanita selalu benar dan laki-laki selalu salah di mata wanita.
Terpaksa, Pak Barma mengalah dan pergi mengikuti istrinya.