
Hai semua.....ini karya ketigaku, ceritanya asyik loh ayo merapat semoga kalian suka ya 😊😊 bantu like, komen, vote dan follow.
Author doain semua pembaca setia, sehat sejahtera, sukses dan banyak rejeki. Amin 🙏🙏
Terimakasih
__ADS_1
Sudah hampir dua jam Liona menunggu sang kekasih di sebuah restoran tapi pria itu tak kunjung datang. Lelah menunggu akhirnya Liona memutuskan untuk pulang. Toh...sudah berulang kali dia menghubungi Seth Aristide kekasihnya tapi tak kunjung menjawab teleponnya. Setibanya didepan rumah, tampak sepi dan dia masuk kedalam rumah. Samar-samar dia mendengar suara ******* dari arah kamarnya. 'Siapa yang ada didalam kamarku? pikirnya.
...*...
“Aku telah memberikan seluruh diriku padamu. Kenapa kamu tidak putus dengan Liona?” tanya sang wanita dengan suara terengah-engah yang menggoda. Dia begitu mencintai pria itu, pria kaya yang menjadi kekasih saudara tirinya. Dia membenci Liona Gantari yang selalu mencuri perhatian para pria meskipun wajahnya tidak lebih cantik dari Vena Obelia . Tubuh gadis itu yang setengah telanjang berada diatas seorang pria.
“Jangan sebut namanya saat kita berdua sedang bermesraan.” Pria itu sangat bersemangat sehingga dia meremas dada gadis itu dan mengerang dalam kenikmatan.
__ADS_1
Pria itu tak memberikan tanggapan apa-apa. Dia mencengkeram pinggang gadis itu dan mendorong tubuhnya lebih keras yang membuatnya menjerit dan mendesahkan namanya.
Liona Sarabella Gantari berdiri didepan pintu kamarnya dan mendengar semua suara-suara yang berasal dari ruangan itu. Matanya yang lelah berubah jadi dingin saat dia mengerti apa yang terjadi. Dia mengenali suara kedua orang yang sedang berada didalam kamar itu. Hancur hatinya, pengkhianatan sang kekasih dengan adiknya yang berbeda satu tahun usianya. Menyesal dia pernah mengenalkan Seth Aristide pada adiknya jika akhirnya Vena merebut Seth darinya. Sejak kecil Vena memang selalu merebut apapun milik Liona, mainan, buku dan semuanya karena Liona hanyalah anak angkat. Kedua orangtuanya mengambil Liona dari panti asuhan setelah tiga tahun menikah tapi mereka belum dikaruniai seorang anak.
Liona merasa hidupnya benar-benar berantakan. “Apa kamu mendengarku? Kamu harus memberitahuku keputusanmu malam ini. Dia atau aku. Pilihannya ada padamu. Vena Obelia memukul ringan dada Seth Aristide, dia tak sabar menunggu jawabannya. Saking emosinya Liona menendang pintu hingga terbuka dan memelototi pasangan itu. “Untuk apa bertanya? Dia hanya seorang pria, kamu bisa mengambilnya jika kamu mau!”
Meskipun Liona terlihat cuek namun hatinya sangat hancur melihat kekasihnya selingkuh dengan adik perempuannya sendiri.
__ADS_1
Seth Aristide adalah pria yang berasal dari keluarga kaya raya dan dia sudah mengejar Liona sejak setahun. Seth yang juga menyukai Vena karena gadis itu lebih agresif dan lebih cantik daripada Liona pun mendadak marah.
“Apa kamu bilang? Supaya kamu tahu, aku memang menyukai adikmu! Dia lebih pantas jadi kekasihku! Lihat saja penampilanmu sangat buruk sementara Vena selalu berpenampilan menarik.” teriak Seth marah. Vena yang berprofesi sebagai model tentu lebih pandai menjaga penampilan dan merawat diri dibandingkan Liona. Gadis polos itu tidak punya waktu untuk pergi ke salon karena pulang sekolah dia harus bekerja untuk biaya hidupnya.