Cintai Aku

Cintai Aku
Episode 1


__ADS_3

Nama ku anisa aku mempunyai saudara kembar bernama alisa , wajah kita mirip bagai pinang dibelah dua , namun nasibku tak sebaik dia, dia mendapatkan kasih sayang kedua orang tuaku sedangkan aku tidak, dia selalu mendapatkan apa yang dia mau, namun tidak dengan ku, saat aku minta peralatan sekolah orang tua ku selalu memarahiku, dengan alasan yang tidak aku mengerti saat itu , padahal orang tua ku  kaya uangnya tidak akan habis hanya untuk membelikanku peralatan sekolah. Tubuh alisa lemah dia sering sakit sakitan , ibu selalu marah padaku saat alisa sakit dia menuduhku kalau akulah sumber penyakit putrinya itu , “   perlu kau tahu tubuhnya lemah sampai saat ini karna kau menindihnya didalam rahimku kenapa kau tidak mati saja ” itulah kata kata yang selalu terngiang di benakku jika aku mengingat ibu ku, lebih tepatnya bukan ibu hanya orang yang melahirkan ku ,


Flasback


anak kecil berusia 9 tahun melihat saudara kembarnya dibelikan beberapa mainan dan baju baru oleh ibunya , anak kecil itu memberanikan diri meminta peralatan sekolah pada orang tuannya, karna peralatan sekolahnya sudah usang lebih tepatnya buku tulisnya sudah tidak bisa ditulisi lagi karna sudah penuh dengan tulisan atau catatan sekolah, dan seragam sekolahnya sudah tidak muat,


“dasar selalu saja ada alasan kau meminta uang padaku” ujar wanita menjambak rambut anak kecil itu dan menjatuhkannya kelantai  wanita bernama serli tak lain adalah ibu kandung gadis kecil itu, anak itu menangis dalam diam menahan sakitnya, “dasar kau tak tahu diri , apa kau tak lihat alisa sakit hah , bisa bisanya mintak uang , tubuhnya lemah begitupun organ tubuhnya , dia sakit karena kau menindihnya terlalu lama didalam perutku, seharusnya kau tak pernah ada didunia ini ”sambil memukul tubuh gadis kecil itu yang meringkuk di lantai menahan sakit dan menahan tangis dalam diam.


Sudah lah mah , ayo makan dulu” ucap ayah gadis itu yang bernama gibran dia tak memperdulikan keadaan anak kecil yang meringkuk di lantai malah sibuk makan , menganggap gadis kecil itu tidak pernah ada, bahkan para pelayan yang ada disana tak mengganggap keberadaannya


“adek ayo bangun kakak bantu” ajak anak laki laki yang usianya 3 tahun lebih tua darinya yang bernama leo, dia membantu adiknya bangun dan meninggalkan tempat itu


“Anisa sabar ya kalau kakak sudah besar kakak akan bawa anisa pergi dari rumah ini” ujar leo memapah anisa masuk kedalam kamarnya kamar .


Leo selalu menolong anisa saat ibu yang mengndungnya menganiayanya, namun saat leo sudah tamat SD leo dikirim orang tuanya ke luar negri untuk melanjutkan sekolah, awalnya leo tidak mau namun ibunya mengancam akan menyakiti anisa jika dia tidak menuruti ucapan ibunya. Saat leo sekolah keluar negeri disitulah ibunya mulai menyiksa anisa tanpa ampun.


Flasback off


 


 


“Anisa cepat turun sarapannya sudah dingin” suara itu selalu menggema setiap pagi

__ADS_1


Iya mam sebentar” sahutku berjalan keluar kamar dan turun melewati anak tangga, aku melihat wanita yang usianya selisih 20 tahun denganku, wajahnya cantik seperti masih usia 30 an tidak akan ada yang menyangka jika dia sudah umur 42 tahun, apa lagi penampilannya yang gak kalah kece dengan ku , kadang saat kita keluar dikira kakak adik,  dia menyiapkan sarapan untukku, aku mendekat padanya dan mencium pipi wanita itu , “selamat pagi” sapa ku


Pagi sayang” balasnya, kemudian mencium balik pipiku , dia mama angkatku namanya ratna, suaminya meninggal 7 tahun yg lalu kemudian dia menemukanku dan mengangkat aku jadi anaknya, aku mendapatkan kasih sayang dari beliau , kasih sayang yang tak pernah aku dapat dari ke2 orang tua ku. Jika ada yang bilang air tak sekental darah, maka ini jawabanku , namun darah tak sejernih air, itu lah yang aku rasakan


Aku mulai menyantap sarapanku dengan lahap, “hemZZ masakan mama memang paling enak” pujiku


“kau memang pandai memuji sayang” jawabnya sambil memakan sarapannya


“Bener kok mah” jawabku sambil memakan masakan mama tercintaku


“Udah cepet makan sarapannya , entar kesiangan yang mau ke cafe”, ujar nya


“Gak apa apa kok mam aku kan bos nya heheh”


“Dasar, bagai mana bisa maju kalau bosnya sering telat” sindirnya dengan senyum yang mengembang dibibirnya.


Ada ada aja” ujarnya


  sarapanku sudah habis tak tersisa “Aku duluan mam udah telat” kucium pipi wanita


“gak sekalian  bareng mama aja?” ajaknya , mama mempunyai perusahaan yang berobrasi dibidang automotive , banyak perusahaan asing yang bekerjasama dengan perusahaan milik mama, orang tua mama tinggal di america , kakek memiliki prusahaan di bidang infrastruktur dia memperlakukan seperti cucunya  nya sendiri tidak pernah membanding bandingkan ku dengan cucu kandungnya,


“Jangan lupa minum obatnya” ucap mama

__ADS_1


Iya mam” aku keluar dari rumah dan memasuki area parkir kulihat Pak Ujang duduk di pos jaga


Pagi Pak


Pagi non jawab pak ujang yang ada dalam pos depan rumah, beliau membukakan pintu gerbang untukku


Aku memasuki si putih  mobil kesayanganku , mobil sport yang dibelikan kakek Beberapa bulan yang lalu  kulajukan mobilku ke gerbang


Terima kasih Pak bye


Sama sama non jawab Pak Ujang


 


 


Author prov


 


 


Anisa sudah memarkirkan mobilnya di perkiran mall, dengan cepat dia berjalan ke café miliknya , café yang baru 1 bulan dia buka,

__ADS_1


bersambung


ikutin terus ya kak


__ADS_2