Cintai Aku

Cintai Aku
Draft


__ADS_3

"K-ka-yla "ucap Azka gugup.


Kayla tersenyum kikuk saat mendapati suaminya memanggil nya . Bahkan jantung nya terus berdetak kencang.


"H-hai "ucap Kayla sama sangat gugup .


"B-boleh kah kita bicara!" ucap Azka masih dengan menatap lekat Kayla.


Kayla memejamkan matanya ,ia cukup bingung sekarang ,ada rasa rindu dan juga kecewa dalam dirinya .Ia memang rindu pria di hadapannya tapi jika kalau jujur ia juga sedikit kecewa pada pria ini, bohong jika ia melupakan apa yang telah suaminya perbuat kepadanya waktu dulu .


Justru kenangan yang buruk yang di berikan oleh suaminya membuat ia terus memikirkan nya ,tapi masih tersisa rasa cinta untuk suaminya yang tak mau menghilang sampai sekarang. Ia benci sikap suaminya yang dulu tapi mengapa hatinya terus menyimpan rasa cintanya untuk suaminya .


Padahal perlakuan suaminya sangat membuatnya sakit hati ,tapi mengapa dia tidak bisa membencinya padahal ia sudah bertekad bulat untuk tidak akan bertemu dengan nya .Tapi mengapa saat bertemu lagi dengan nya hatinya kembali berdetak kencang,ini sangat aneh untuk nya .


"Mama kenapa om nya didiemin"ucap Raka menarik baju ibunya , saat mendapati dua orang yang terdiam dan saling pandang ,tanpa berbicara apapun untuknya itu sangat aneh sekali .


"Khemm.. boleh mari masuk "ucap Kayla lalu ia menarik tangan anaknya untuk masuk ,dan menatap Pria di depan nya sangat dingin.


"Ah "Rasanya ini sangat canggung baginya , apalagi saat menatap mata istrinya yang tidak ada tersirat rindu .Apa istrinya sangat membencinya sekarang ,apa istrinya tidak ingin melihat dirinya ,itu yang terus ia pertanyaan kan dalam hatinya.


Dengan perasaan gugup Azka membuka sepatunya lalu mengikuti langkah kayla dari belakang.


"Sayang boleh kamu masuk dulu ke kamar"ucap kayla sangat lembut.


"Tidak mau arka mau deket sama om itu"ucap Raka sambil menunjuk Azka . Azka tersenyum saat melihat anak nya mengatakan ingin dekat dengan nya,rasanya sangat hangat mendengar nya .

__ADS_1


Kayla menarik nafas dalam-dalam lalu ia menatap lekat putranya."Sayang mama mohon ya ,soalnya ada hal yang sangat penting yang ingin mama bicara sama om itu .Dan anak kecil tidak boleh tahu "ucap kayla sambil mencolek hidup anaknya.


"Emmm"Raka cemberut lalu menghentak-hentakan kakinya saat ia dengan terpaksa berjalan ke kamar.


Kayla geleng-geleng kepala saat melihat tingkah laku anaknya yang mengemaskan begitu pun dengan Azka ia terus tersenyum saat anak nya bertingkah seperti itu.


Kayla melihat kebelakang dan mendapati suaminya tersenyum membuat hatinya kembali berdetak.


"Khem "Kayla berdehem mencoba menghilangkan rasa gugupnya,lalu berdiri dan menatap suaminya yang juga sedang menatap dirinya . Mereka saling tatap hampir 10 detik namun dengan cepat kayla memutuskan arah pandangan nya .


"Silahkan duduk Azka"ucap Kayla dengan ada nada penekanan saat menyebut nama suaminya.


Azka menghela nafas, sikap istrinya jadi seperti ini bahkan dia tidak menyebutkan dengan embel-embel kakak ,melainkan langsung sebut namanya,ya walaupun usia mereka bisa di bilang seumuran tapi dia rindu panggil Kaka dari mulut istrinya.


"Azka"panggil kayla kembali karena melihat suaminya malah berdiri bodoh.


Azka tersadar lalu ia berjalan dan duduk di kursi , dengan berhadapan dengan istrinya.Azka masih tidak melepaskan tatapan nya dari istrinya dan tak ada niatan berbicara sama sekali.


Kayla yang di tatap seperti itu sungguh membuat hatinya tidak aman tapi disini ia mencoba untuk bersikap biasa saja , padahal hatinya sudah berdetak kencang.


Oke sekarang Kayla sudah tidak tahan lagi , karena pria ini sama sekali tidak berbicara apapun padahal ia sudah menunggu ucapan nya .


"Mau ngomong apa ?"ucap Kayla dari keheningan mereka.


Azka menatap sendu lawan bicaranya "Maaf"ucap nya sambil menunduk kan kepalanya.

__ADS_1


"Aku berengsek!!!"


"Aku bodoh , menyia-nyiakan wanita setulus kamu ! Membuat kamu terluka dengan sikap aku ,aku pria berengsek yang turus membuat kamu menangis "ucap Azka ia menahan gejolak sesak di dadanya saat mengatakan hal itu.


"Kamu tau , semenjak kamu pergi diriku sangat menderita.Aku baru sadar wanita yang tulus itu telah meninggal kan aku ,dan membuat ku tak bisa melakukan apapun.Aku baru sadar aku sangat salah padanya , menyia-nyiakan wanita sebaik dirimu ,mengkhianati cinta tulus nya , membuat nya terus menangis"


"Andai dulu aku tidak bersikap seperti itu , mungkin saja wanita itu masih ada bersama ku ,aku bisa melihat bagaimana anak ku tumbuh ,aku bisa terus bersama nya .Tapi nasi sudah menjadi bubur dia telah menjauh dari hidup ku . Memutuskan untuk pergi dari hidup ku dan meninggalkan pria berengsek ini sendiri , meninggalkan pria bodoh ini untuk merasakan apa arti kehilangan untuk merasakan sakit saat ditinggal kan ."


"Ckkk aku rindu padamu ,aku sangat rindu .Maaf aku terus menyakiti mu ,maaf jika aku terus membuat mu menangis dulu . Tolong maaf kan aku ,kamu bisa memukul ku , memapar pipi ku , menyiksa tubuhku .Aku Lela jika kamu melakukan itu kepada ku ,tapi aku mohon maaf kan aku ."ucap Azka ia terus menatap kayla dengan sendu hingga tidak terasa air matanya mengalir di pipinya.


Kayla membeku saat melihat pria di depannya berbicara seperti itu ,dan mata nya melihat pria itu menangis membuat hatinya merasa bersalah.


Kayla rasanya ingin berlari dan memeluk suaminya menenangkan dia tapi ia urungkan karena rasanya sangat berat baginya.Ia hanya bisa menundukkan kepalanya , tubuhnya seperti mati rasa melihat itu .


"Maaf..maaf ...ma-aaf...aku dulu terus menyakiti mu ..."Azka terus mengucapkan kata maaf kepada lawan bicaranya namun kayla masih terdiam.


Kayla terus memperhatikan pria di hadapannya ,ia tidak tau harus bereaksi seperti apa sekarang.


Kayla memejamkan matanya lalu menghembuskan nafasnya secara kasar.


"Kak cukup berhenti mengatakan itu,kamu tidak perlu meminta maaf padaku ,tapi meminta maaf lah pada anak mu .Aku tidak perlu kata itu ,aku tidak memerlukan nya , yang aku inginkan adalah kamu ada untuk Raka .Dia sangat menginginkan sosok seorang ayah dia menginginkan nya ,aku tidak perlu kata maaf mu tapi meminta maaf lah pada anak mu"ucap Kayla ia menatap Azka dengan tatapan serius.


"Apa aku punya kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita dan kita bisa kembali bersama"Azka mendengar ucapan kayla membuat ia menoleh dan menatap lekat istrinya.


"Maaf untuk hal itu aku tidak tau ,tapi aku hanya ingin kamu bisa dekat dengan Raka saja , untuk kembali bersama itu hal yang sulit untuk ku"ucapan kayla membuat Azka tersenyum kecut ternyata dugaannya benar bahwa istrinya masih marah padanya, tapi ada rasa lega karena istrinya tidak melarang nya untuk bertemu dengan anaknya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2