Cintai Aku

Cintai Aku
Draft


__ADS_3

"Kehemm ..."Azka berdehem agar Kayla menatap nya dan bertanya padanya.


"Raka sayang tadi sudah beli baju dengan papa ?"bukan nya bertanya kepada Azka kayla malah bertanya pada anaknya bahkan dengan sengaja kayla mengabaikan tatapan dari Azka.


"Papa tidak jadi beli baju mah ,papa cuman beli mainan buat aku "


"Oiya mana pah mainan nya "ucap Raka


"Di mobil ,papa ambilkan dulu "jawab Azka yang langsung meninggalkan mereka ,ia sedikit kecewa karena kayla sama sekali tidak bertanya padanya bahkan seperti menganggap nya tidak ada.


Sebenci itu kah kayla padanya ,itulah yang sedang ia pertanyaan kan pada dirinya sendiri.Tapi andai saja kayla tau bahwa dirinya ini telah berubah dan sangat ingin memperbaiki hubungan mereka,tapi respon Kayla yang biasa saja membuat ia sedikit kecewa .


Ia memang salah ,ia memang berengsek ,ia juga sangat bodoh.Tapi ia juga ingin berubah ia ingin memperbaiki kesalahannya ,apa sesulit itu kah ,tapi ia tahu mungkin ini juga sangat berat untuk kayla menerima nya dan memanfaatkan nya .


Perlakuan nya di masa lalu yang sangat kejam dan terus menyakiti perasaan Kayla , membuat ia paham kalau tidak semudah itu kayla memanfaatkan nya apalagi menerima nya .Tapi ia hanya berharap agar ia dan kayla bisa bersama-sama lagi ,dan hidup bahagia bersama anaknya dan Kayla.Itulah harap nya saat ini ,jika ada sebuah pilihan harus kehilangan harta benda tapi ia bisa dapat bersama dengan Kayla mungkin ia akan memilih untuk kehilangan harta nya dan hidup dengan Kayla.


Tapi apa Kayla mau hidup bersama dengan nya , saat melihat kedekatan Kayla dengan pria lain membuat hatinya menjadi was-was.Karena ia sangat takut kalau Kayla berpindah hati kepada orang lain , apalagi saat ia lihat Kayla bisa tersenyum lebar bersama pria tadi membuat nyalinya sedikit menciut untuk mendekati kayla.


Andai saja ia menyadari perasaannya lebih awal mungkin ia tidak akan kehilangan kayla . Bahkan kedua orang tuanya sangat marah besar sekali waktu itu mengetahui fakta bahwa Kayla pergi karena ulahnya . Bahkan ia di hajar oleh ayahnya sendiri ,bukan itu saja mereka menganggap bahwa ia bukan anak mereka lagi .


Ya mungkin ia memang pantas mendapatkan hal itu ,ini adalah karma untuk nya karena telah menyakiti orang yang paling tulus dan sabar menghadapi sikap nya .


Azka menghela nafas secara kasar ,ia berjalan ke mobilnya dan mengambil mainan milik putra nya , dengan berjalan gontai ia memasuki toko itu lalu ia mengubah wajahnya menjadi tersenyum.


"Nih sayang mainan milik kamu !"Azka mengasih mainannya lalu memberikan nya pada Raka .

__ADS_1


"Liat mama aku di beli mobil-mobil sama papa tau "Raka menunjukkan mobil-mobil nya ke kayla dengan cerianya.


"Wah bagus banget sayang ,sana kamu main deh "ucap Kayla , dengan anggukan Raka langsung berlari dan main di pojokan kasir menjauh dari mereka.


"Kay "panggil Azka pelan saat melihat Raka sudah menjauh .


"Hmm"


Azka menarik nafas dalam-dalam terlebih dahulu "Tadi siapa ?"


"Dia hanya pelanggan"ucap Kayla tanpa menoleh ke mata Azka,ia malah mencoba menyibukkan diri dengan membuka buku catatan.


"Kay aku mohon maaf kan aku "ucap Azka dengan sendu.


"Kak aku sudah pernah bilang ,aku sudah memaafkan kamu "kayla melihat wajah Azka sebentar lalu kembali menunduk kan kepalanya.


"Tapi sepertinya kamu masih belum memaafkan aku, sikap mu sangat dingin sekali ,mata mu menyiratkan ketidaksukaan padaku ,apa benar kamu memaafkan aku Kay ?"Azka mengucapkan itu dengan nada sendu bahkan ia menundukkan kepalanya dan tersenyum hambar.


Kayla menarik nafas dalam-dalam, sejujurnya ia benar-benar sudah memaafkan pria ini .Tapi sikapnya terkesan cuek karena ia hanya ingin mencoba menghilang kan gejolak di hatinya dan perasaannya.


Karena ia tidak ingin terjebak oleh perasaannya sendiri, biarkan ia seperti ini bahagia dengan dirinya sendiri tanpa harus mengenal rasa cinta lagi . Cukup dulu saja ia bodoh dengan perasaan nya untuk sekarang jangan sampai ia terjerumus oleh cinta .


"Kak ,aku sudah memaafkan kakak tapi jika Kaka melihat ku bersikap seperti ini itu karena aku hanya mencoba untuk bersikap biasa saja padamu ,jika boleh jujur aku sangat trauma oleh mu aku sangat takut padamu tapi aku tidak ingin melibatkan perasaan ku yang dulu dan yang sekarang .Aku tidak aka membenci kamu ,aku tidak akan melarang kamu untuk dekat dengan anak kita ,kita jalankan seperti ini saja kau bisa dekat dengan Raka .Tapi aku mohon bersikap biasa saja pada ku "ucap Kayla dengan tersenyum tulus membuat Azka terdiam.


"Aah maksud jangan saling jatuh cinta tapi fokus terhadap anak kita saja kah ?"

__ADS_1


"Emmm mari kita besarkan anak kita bersama tanpa melibatkan perasaan "


"Tapi kay , bukan kah kita belum bercerai ? Bahkan kita sekarang masih sah menjadi suami istri ,apa benar tidak ada kesempatan untuk ku ?"ucap Azka kembali namun ucapan nya sangat serius sekali


Deg


Kayla sedikit terkejut karena ia lupa kalau mereka belum bercerai , perkataan dari Azka membuat kayla sedikit bingung tapi kalau di pikir-pikir lagi ia sudah memutuskan pergi dari suaminya dan tak pernah meminta suaminya untuk membiayainya apa itu bisa di sebut bercerai walaupun secara agama .


"Kalau gitu mari kita bercerai kak "ucap kayla ketus .


Azka tersenyum lalu menatap lekat Kayla"Kalau aku tidak mau gimana "ucap Azka dengan nada menyebalkan.


"Tapi aku ingin "


"Aku tidak "


"Aku ingin!!!"


"Maaf Kayla aku tidak ingin kita berakhir"ucap Azka serius.


Kayla tidak bisa berkata-kata lagi "Tapi aku sudah membulatkan tekad aku kalau aku ingin kita berakhir jangan paksa aku "ucap Kayla tak kalah serius.


"Hah ,aku mohon jangan kata kan itu izinkan aku berstatus suami kamu ,beri aku waktu satu bulan tinggal dengan kamu izinkan aku tinggal bersama anak kamu .Hanya satu bulan saja kay ,aku janji tidak akan menyentuh kamu aku janji tidak akan memaksa kamu untuk dekat dengan ku , hanya saja aku ingin anak kita merasakan kasih sayang kita berdua.Aku tau kamu tidak ingin dengan ku lagi aku tau kamu sulit untuk menerima ku ,hanya saja aku ingin tinggal dengan mu untuk sementara saja "ucap Azka


Kayla terdiam perkataan Azka sangat sulit untuk nya , sangat susah untuk ia terima.Tapi ia juga satu pemikiran dengan Azka untuk membesarkan anaknya tapi untuk menerima Azka kembali sangat lah sulit.Apa yang harus ia lakukan sekarang dia sangat bingung .

__ADS_1


...----------------...


Jangan lupa vote , subscribe,like ,and komen karena dukungan kalian semangat buat athor πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2