
Azka telah sampai di depan toko bunga, matanya melihat kedepan ia memperhatikan toko itu dan tidak ada niatan untuk keluar dari mobilnya.Bahkan tangan dan wajah nya berkeringat dia sangat gugup sekali saat ini.
Jantung nya pun terus berdetak kencang, merasakan gejolak di hatinya.
Deg
Matanya terperangah , bahkan mulutnya tak bisa berkata-kata lagi , saat melihat orang yang amat ia rindukan keluar dari toko itu bersama dengan anak kecil.
"K-ka-yla..."ucap nya ,dia tidak percaya apa yang ia lihat sekarang ,dia sangat senang sekaligus gugup . Bahkan seluruh tubuhnya menjadi membeku melihat orang yang amat ia rindukan ada di depan mata .
Matanya terus melihat ke arahnya ,tanpa berkedip sedikitpun.Dia ingin lari dan memeluk istrinya tapi entah kenapa dia tidak bisa melakukan itu . Tubuhnya terasa tidak bisa di gerakkan.
"Apa dia anakku ?"tanya pada dirinya sendiri saat melihat anak kecil yang di genggam oleh istrinya,jika benar itu anaknya dia sangat senang sekali karena anaknya tubuh dengan baik dan keadaan nya sehat .
Azka memejamkan matanya dan menarik nafas dalam-dalam terlebih dahulu mencari ketenangan.
Ini adalah kesempatan untuk nya ,ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan . Dengan berani ia membuka pintu mobilnya , namun matanya tak pernah lepas dari kayla dan juga seorang anak kecil yang sedang berjalan menjauh dari toko itu.
Azka dengan perlahan berjalan mendekat ke arah mereka tanpa pengetahuan dari mereka.Ia mengikuti langkah kayla dari belakang dengan jarak yang cukup sedikit jauh ,ia sengaja tidak berjalan cepat karena ia ingin menikmati melihat istrinya dan anak yang bersama istrinya walaupun cuman dari belakang.
"Mamah endong "ucap Raka
"Eh kamu pingin di gendong sayang "ucap kayla menghentikan langkahnya ,lalu menatap putra nya.Raka menjawab dengan menganggukkan kepalanya , melihat itu kayla langsung berjongkok dan mengendong anaknya.
"Aduh ..anak Mama cape ya "ucap kayla lagi sambil mengendong anaknya.
Deg
Mata Azka dan Raka saling tatap saat Raka di gendong oleh kayla .Hati Azka sangat bergetar hebat saat mata anak itu terus menatap nya , bahkan langkah nya jadi terhenti saat anak itu tersenyum ke arahnya saat dalam gendongan istrinya.
Raka yang melihat itu terus tersenyum ke arah orang yang tidak ia kenal , bahkan ia melambaikan tangan nya ke arah orang itu saat ia ibunya berjalan lagi.
__ADS_1
Kayla yang menggendong anaknya tidak tahu apapun apa yang anaknya lakukan , ia hanya fokus berjalan kedepan sembari membawa anaknya.
Namun Azka kembali melangkah dan mengikuti lagi istrinya dari belakang ,hal tadi membuat perut nya seperti ada ribuan kupu-kupu yang terbang melayang.
"Kita sampai "ucap kayla bernafas lega karena mereka telah sampai di depan rumah nya .
"Kamu turun dulu ya soalnya mama mau ambil kunci dulu "Kayla menurunkan anaknya lalu mengambil kunci di dalam tasnya dan membuka pintu rumahnya.
Azka juga menghentikan lagi langkah nya saat istrinya telah sampai di depan rumah ,dia sangat ragu untuk menghampiri mereka ,dia takut istrinya akan mengusir nya dan pergi lagi , saat bertemu dengan nya.
"Om.."Raka manggil Azka yang sedang berdiri di depan, membuat Azka mematung dan membeku.
Kayla yang sedang membuka pintu, melihat anaknya memanggil orang membuat nya menoleh .
"Sayang kamu manggil siapa sih ?"kayla melihat anaknya yang menatap ke depan membuat nya ikut menoleh.
Deg
"Mama om itu tadi ikutin kita tauu"ucap anaknya sambil memegang baju kayla.
Mata Kayla dan Azka saling tatap , membuat hati mereka berdetak kencang.Bahkan tangan yang memegang kunci terjatuh , tubuh nya menjadi bergetar .
Azka pun sama tubuh nya seperti mati rasa , jantung pun sama terus bergetar kencang.
"Mama..."
"Mama.."Panggil Raka namun disini Kayla masih terpaku dengan orang di depannya.
Raka menarik baju milik kayla "Mama.."ucapnya lagi membuat Kayla menoleh "A-ah ada apa sayang "ucap nya dia sedikit tidak fokus sekali.
"Ayo asuk "ucap anaknya sambil menarik tangan kayla untuk masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Ah baiklah "Kayla menuruti tarikan dari anaknya , meninggalkan Azka yang masih berdiri terdiam di sana.
Kayla menutup pintunya perlahan, dengan perasaan yang tak karuan .Ini seperti mimpi baginya bertemu dengan orang dari masa lalu nya , hatinya tergoyah saat melihat nya lagi .
"Mama napa?"ucap Raka saat melihat Kayla yang malah terdiam di balik pintu dengan memegang dadanya.
Kayla yang tersadar bahwa anaknya sedang memperhatikan nya ,lalu ia menengok "mamah baik-baik saja sayang ! Yuu kamu bersih-bersih dulu terus nanti kita makan "ucap kayla yang langsung memegang tangan anaknya ,menuntun anaknya ke kamar.
Azka memandangi pintu yang tertutup rapat ,dia sangat tak tahu harus ke mana .Ia ingin sekali memeluk istrinya dan juga anaknya tapi ia sangat ragu sekali.
"Apa aku punya kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita !"ucap Azka dengan memandang ke depan.
"Aku rindu kamu Kay ! Aku sangat rindu sekali padamu tapi kenapa tubuh dan bibir ini sangat berat untuk mengatakan nya . Bahkan sekarang pun kaki ini seakan sulit untuk melangkah mendekat ke kamu.Kamu sudah ada di depan mata tapi mengapa rasanya sangat jauh ."Azka mengucapkan itu dengan sendu hatinya sangat sedih sekali ,dia ingin sekali mengetuk pintu rumah itu dan mengatakan padanya bahwa ia sangat merindukan nya .
Tapi entah kenapa tubuh nya sangat berat untuk mendekat ke sana ,ia masih setia berdiri memandangi rumah itu .
Azka membalikkan tubuhnya ia dengan tarikan nafas panjang ia berbalik dan meninggalkan tempat ini .Ia ingin menenangkan diri nya sendiri dan menyiapkan mentalnya terlebih dahulu.Agar ia siap jika nanti dia mendapatkan penolakan .
Berbeda dengan Kayla yang sedang memandikan anaknya,dia sekarang masih tidak fokus sama sekali . Otaknya masih memikirkan Azka ia sangat tidak percaya bahwa suaminya bisa menemukan keberadaan nya .
Namun ada rasa kecewa saat suaminya hanya menatap nya saja tanpa ada niatan untuk menghampiri dia dan anaknya.
Apa suaminya tidak ingin bertemu dengan anaknya ?Apa suaminya tidak ingin menyapa atau bersilaturahmi pada nya . Memikirkan nya saja membuat hatinya menjadi miris.Mungkin suaminya tidak ingin bertemu dengan nya dan juga anaknya tapi mengapa dia ada disini .
"Mama napa "ucap anaknya lagi saat melihat ibunya terbengong.
"Eh tidak sayang ! khemm ..kamu pasti lapar kan ? ayo kita ke dapur menyiapkan makanan "ucap kayla yang tersadar dari lamunannya.
Raka hanya menurut apa yang di ucapkan oleh ibunya tanpa kata , Kayla membawa anaknya ke dapur dengan perasaan yang masih campur aduk.
...****************...
__ADS_1
Sebelum nya aku mau minta maaf jika banyak typo dan kesalahan.Dan jika kalian berkenan bisa beri dukungan nya seperti vote ,like komen dan subscribe.Karena apresiasi kalian sangat membuat Ahtor semangat