
Azka datang membawa dua kantong tas belanjaannya dengan senyum di bibirnya ,ia membawa kan barang itu .Ia telah membulatkan tekadnya untuk buat gadis amat yang ia cintai akan terpesona lagi padanya .
Dengan semangat ia membuka pintu toko itu, dengan ria ia masuk dan menemui gadis yang sedang memejamkan matanya.
"Papa"teriak Raka membuat Kayla terkejut dan terbangun dari tidurnya .
"Hei sayang liat papa bawa apa "Azka menunjukkan dua kantong belanjaannya dengan senyum yang tak pernah luntur.
"Wah papa ini buat siapa besar sekali"Raka menghampiri ayahnya lalu menatap takjub.
"Sini sayang "Azka menghampiri Kayla yang sedang menatap nya ,lalu menaruh belanjaan nya ,dan mengeluarkan apa yang ia bawa .
Ia membawa sebuah makanan ,dan mengeluarkan nya satu persatu.Makanan yang ia bawa cukup banyak membuat Kayla menatap tak percaya.
"Kak ini buat siapa ? terlalu banyak"ucap kayla menatap tak percaya apa yang Azka bawa , liatlah meja nya jadi penuh dengan makanan dan juga minuman.
"Untuk kita , karena aku yakin kamu belum makan "
"Aku sengaja beliin ini karena aku tau kamu suka "ucap Azka lagi .
"Tapi ini terlalu banyak , siapa yang mau menghabiskan nya "
"Aku "Raka menjawab dengan semangat.
"Tuh anak kita yang akan menghabiskan nya Kay "ucap Azka dengan senyum lebarnya.
Deg
Jantung Kayla berdetak kencang melihat senyum indah dari Azka , namun ia mencoba menggelengkan kepalanya menepis rasa hebat di hatinya.
"Hei kenapa diem saja ayo kita makan"ucap Azka membuat Kayla tersadar dari lamunannya.
"Aah "Azka menarik kursi agar bisa duduk di depan Kayla ,lalu ia juga dengan sigap memaku Raka agar duduk di pangkuan nya .
"Kamu mau apa ,ada ayam atau steak atau kamu mau spaghetti ?"ucap Azka dengan menunjukan makanan yang ada di depan.
"Arka mau ayam goreng pah ,sama mie itu "ucap Raka menunjukkan spaghetti dan ayam goreng.
"Oke "Azka mengambil kan makanan nya lalu menaruh di piringnya, setelah itu dengan perlahan ia menyuapi anaknya perlahan.
"Aaaa...."
__ADS_1
"Yam..yam..yam..yamm...enak pah "ucap Azka ria dengan membulat kan matanya lucu .
"Astaga kenapa kamu sangat lucu sekali sih ,anak siapa sih ini ?"
"Papa"
"Anak siapa"ucap Azka dengan menguyel-nguyel pipi anaknya .
"Anak papa dan mama"teriak Raka sambil tersenyum.
Kayla tersenyum ini adalah sebuah pemandangan yang sangat indah sekali.Akhirnya anaknya bisa bertemu dengan suaminya , bahkan ia sangat ceria sekali .
Ia sungguh terharu sekali ,apa yang diharapkan putranya kini tercapai ,apa yang anaknya inginkan akhirnya sudah kesampaian.Bahkan ia tersenyum sangat lebar sekali .
"Kay aaaa...."Azka menyodorkan makanan itu ke mulut kayla.
deg
"Aaaaa..."sahut anaknya melihat kayla malah terdiam dan tidak membuka mulutnya.
Azka masih setia menyodorkan makanan nya agar Kayla membuka mulutnya.
Dengan canggung kayla membuka mulutnya dan memasukkan makanan yang di sodorkan oleh Azka.
" Sekarang kamu sayang yang makan"ucap Azka lagi sambil menyodorkan makanan lagi .
"No...no..no..papa yang makan ,kan papa belum memakan nya "
"Baiklah papah makan yah "
"Hmmm"Raka mengangguk-angguk senang , mereka akhirnya makan dengan ria dan senang, bahkan Kayla juga tak henti tersenyum melihat ini , hatinya menjadi menghangat , dadanya berdetak kencang melihat matanya Azka tersirat kegembiraan.
"kenyang pah aku sudah tak mau lagi "ucap Raka menolak suapan dari Azka.
"Yah papa juga sudah kenyang "Azka merilik ke Kayla lalu menyodorkan makanan itu ke kayla . Kayla menarik nafas panjang apa yang ia ucapkan ternyata benar makanan yang di bawa terlalu banyak dan berlebihan.
Dengan menyipitkan matanya kesal ia menerima suapan dari Azka ,lalu menguyah nya ,setelah menguyah nya ia menatap azka kesal .
"Sudah aku bilang ini terlalu banyak,lain kali kamu harus beli secukupnya saja jangan berlebihan ini mumajir kak ! Jangan di ulang lagi "ucap kayla mengomel , sedang Azka menelan ludah nya susah payah ternyata kalau kayla seperti ini nyalinya jadi menciut.
"Maaf"Azka menundukan kepalanya dan berwajah sedih hal itu di perhatikan oleh Raka ,lalu anaknya membisikkan sesuatu di telinga ayahnya itu.
__ADS_1
"Papa mama cerem ya kalau udah marah "ucap Raka berbisik dan mendapatkan anggukan oleh Azka.
"Ya sayang mama kalau udah ngomel kaya singa iya "bisik Azka namun suara nya terdengar oleh kayla.
"Apa singa ?" ucap kayla meninggikan suaranya lalu menatap dua pria di hadapannya, membuat mereka menelan ludah karena baru kali ini melihat kayla marah .
"Ehh maksud aku nanti aku rencana mau bawa anak kita ke kebun binatang lalu liat singa ,iya kan nak "ucap Azka dan menatap anaknya agar membantu nya untuk berbicara.
Raka mengangguk-angguk "tuh kay gimana ide aku bagus tidak"ucap Azka lagi .
Kayla menarik nafas dalam-dalam tadi ia dengar jelas kalau Azka mengatakan hal seperti itu ,tapi kok kek gini jadinya,ini mah malah terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan baginya.
"Wah pah aku ingin ke sana ,ayo mah kita kesana!!"
"Tentu dong tapi harus izin dulu ke mama kalau mamah izinkan baru kita bisa berangkat!"ucap Azka sambil tersenyum kemenangan ternyata omongan asalnya bisa mendapatkan keuntungan untuk nya ,kan kalau kayla setuju ia bisa semakin dekat dengan nya .
"Mamah boleh iya "ucap Raka dengan mata purple eyesnya.
"Boleh kalian bisa berangkat kok "
"Sama kamu Kay "
"Tidak kamu dengan Raka saja ,aku mau jaga toko saja "
"Ih kok mama gak ikut , harus nya mama ikut dong ,mama...mama.. ikut ya "ucap Raka merengek .
Kayla menarik nafas secara kasar ,lalu mengangguk.
"YES......"Azka bersorak sambil berdiri tak lupa mengangkat anaknya ke atas ,ia sangat gembira bukan main sekarang .
"Yeyeyeye..kita ke kebun binatang ! yeyeyeye... papa kapan kita kesananya ?
"Sekarang jum.."
"Gak ya kak jangan sekarang ,ini sudah siang terus apa kamu tidak cape kah seharian ini bukan nya kamu bolak balik ke pasar untuk berbelanja , apalagi cuacanya panas sekali ini tidak cocok untuk pergi kebun binatang"ucap kayla mengomel .
Azka sungguh terharu walaupun perkataan kayla sedikit kencang dan mendominasi tapi ada tersirat rasa khawatir nya padanya ,apa sekarang ia boleh berharap jauh agar bisa mendapatkan kayla.
"Yah "sahut raka sedih ia menatap wajah ayahnya agar ayahnya tahu kalau ia ingin berangkat sekarang.
"Maaf ya sayang kata mama kita tak bisa berangkat sekarang , kalau besok boleh katanya"ucap Azka sambil mengusap rambut putranya.
__ADS_1
Berbeda dengan Kayla yang membulatkan matanya,apa yang di ucapkan Azka tak sesuai apa yang ia inginkan,ia sama sekali tidak mengatakan besok mereka akan pergi kebun binatang tapi apa yang ia dengar sungguh hanya keinginan Azka saja .
"Yeee besok kebun binatang"Raka bersorak gembira.