
Benar saja apa yang Azka takutkan kini terjadi, saat ia hendak masuk ke toko bunga milik Kayla ia di buat membeku melihat pemandangan yang membuat matanya sakit sekali.
Bisa di lihat dari kaca toko , Kayla yang tertawa lepas menanggapi celotehan pria lain . Hatinya sangat sakit sekali melihat itu ,tapi ia mencoba menyembunyikan nya .
"Papa liat itu om Adit yang selalu godain mama tau "Raka menunjukkan orang yang ada di dalam dengan menatap ayahnya yang jadi terdiam.
"Ayo sayang kita kedalam"Azka melirik sebentar ke putranya lalu menatap dingin ke depan .
Ayah dan anak itu masuk ke dalam toko ,dan mereka kompak menatap kayla dengan bombastis side eyes nya.
"Hahaha kamu itu dit selalu saja ngomong kaya gitu"ucap Kayla yang belum sadar kalau ia sedang ditatap tajam oleh ayah dan anak.
"Tapi Kay aku serius loh !"jawab Adit dengan cengigisan .
"No ! Aku tidak mau jadi guru kamu ,lagian aku ini dulu cuman ngajar anak-anak dan ilmu ku tidak terlalu hebat "jawab Kayla.
"Yah gapapa loh Kay ,aku itu bodoh banget bahkan dosen aku itu nyuruh nyewa guru buat bimbing aku karena aku itu gagal terus tau "ucap Adit dengan wajah lesu .
"KHEM..."Azka benar-benar di buat geram , saat mereka malah terus asik mengobrol dan ia juga kesal karena Kayla tidak menyadari ia telah masuk kesini padahal ia membuka pintu cukup keras bahkan menutup pintu pun cukup keras tapi mengapa Kayla tidak menyadari nya.
__ADS_1
Hal hasil Kayla dan Adit yang tengah mengobrol di buat terkejut dengan dehemam seseorang yang cukup keras hingga membuat mereka menoleh ke sumber suara.
Kayla yang menyadari bahwa ada Azka dan anaknya yang sedang menatap nya dengan bombastis side eyes nya jadi salah tingkah.Namun disisi lain Adit yang menyadari bahwa ada pria yang masuk ke toko ini di buat kesal karena menggangu nya yang tengah asik mengobrol dengan Kayla.
"Om Adit sana ..."Teriak Raka yang langsung berlari ke Kayla dan memeluk nya .
"Mama napa om Adit kesini terus sih , Arka tidak suka tau "ucap Raka dengan memonyongkan bibirnya.
Azka malah menatap tajam pria yang di samping nya , seakan di tatapannya mengartikan untuk pergi dari sini , namun disini Adit malah tersenyum mengejek melihat Azka.Dan terjadi lah mereka saling menatap tajam satu sama lain.
"Eh sayang sudah pulang "Kayla mengusap wajah anak nya penuh sayang lalu menatap lembut putranya "Sayang gak boleh ngomong kaya gitu sama om Adit ,kan om Adit adalah salah satu pelanggan setia mama jadi kamu gak boleh ngusir pelanggan dong karena mamah disini sedang berjualan loh "Kayla mencoba memberikan pengertian kepada anaknya.
"Tapi arka tidak suka ,mama ..."ucap Raka dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Om aku normal "Ucap Raka penuh penekanan namun hal itu membuat Kayla dan Adit terkekeh, berbeda dengan Azka ia sedang menahan amarahnya.
"Hahahaha kenapa kamu itu lucu banget sih jadi pingin jadi ayah kamu deh "ucap Adit buat Azka benar-benar geram bahkan tangannya kalau di bolehkan ia ingin memukul pria ini namun ia mencoba menahan nya karena ia tahu kalau ia melakukan hal seperti itu kemungkinan besar seperti memberikan contoh yang tidak baik untuk putra nya dan ia juga tidak ingin Kayla jadi takut kepada nya .
Azka hanya bisa memejamkan mata nya dan membuang nafas secara kasar ia mencoba bersikap tenang dan menyembunyikan rasa cemburunya yang cukup besar .
__ADS_1
"OOMM aku itu udah punya papa yang ganteng dan aku tidak mau jadi anak om "ucap Raka tak terima.
"Hahaha kan om cuman bercanda ... bercanda!!"ucap Adit dengan joget ala-ala tik tok .
"Udah ih jangan di godain terus anak aku nanti dia nangis "sela kayla karena anak nya kemungkinan besar akan menangis bisa di lihat dari matanya yang mulai berkaca-kaca.
"Papa om itu jahat ,mau ambil mama"adu Raka pada Azka dengan wajah memelas , dengan cepat Azka berjalan ke anaknya,namun ia tidak lupa menyenggol pria di sampingnya cukup keras membuat Adit menatap tajam.
"Tck ..jadi ini suaminya kayla tapi kalau di liat-liat gantengan gue "batin Adit dengan menatap Azka dari atas hingga ke bawah dan jangan lupakan tatapan bombastis side eyes nya.
"Tenang sayang mama kamu tidak akan diambil sama orang jelek kaya itu ,papa akan jaga mama kamu semaksimal mungkin biar para cowok-cowok tak berani deketin mama "ucap Azka yang langsung menggendong anaknya dan ucapan Azka penuh penekanan, membuat Kayla yang mendengar nya hanya bisa menarik nafas kasar, ternyata ia baru sadar sikap posesif putranya apa mungkin gen dari Azka kah .
"Papa harus jaga mama ,biar mama tidak bisa di godain sama om "Raka mengangguk-angguk semangat begitu pun dengan Azka membalas nya dengan penuh keyakinan .
"Tentu liat saja nanti ,kan sekarang papa udah ada disini jadi papa tidak akan membiarkan mama kamu di ambil sama orang lain.Karena papa akan senantiasa ada disini dan mengawasi orang-orang yang genit ke mama dan akan bikin orang itu tidak akan genit-genit lagi kepada mama "jawab Azka dengan melirik ke sebelah nya ,agar pria ini denger bahwa ucapan nya adalah sebuah peringatan untuk nya .
"Ouh kay nih uang buat bunga mawar nya ,emm untuk tawaran aku bisa di pikir-pikir dulu loh "ucap Adit dengan menatap lekat Kayla bahkan ucapan dari Azka seperti angin lalu untuk nya ,dia malah mengajak bicara Kayla dan mengalihkan pandangan Kayla.
"Ah terima kasih aku ambil uangnya dan sekali lagi aku ucapkan tidak bisa ya dit ,aku udah nyaman jualan bunga dan jaga anakku .Lagian aku udah bilang sama kamu ilmu aku tidak terlalu hebat apalagi harus mengajar kan pelajaran sekolah"sahut Kayla sambil tersenyum.
__ADS_1
"Hah aku di tolak nih "ucap Adit lesu "Tapi aku akan terus datang ke sini loh "ucap Adit sambil mengedipkan matanya lalu pergi meninggalkan mereka.
Cukup sudah Azka tidak bisa menahan rasa cemburunya rasa kesalnya ,ia ingin sekali memberikan pelajaran kepada pria itu .Dan yang membuat Azka kesal adalah kayla malah geleng-geleng kepala dan tersenyum saat melihat kepergian pria itu.