
Sesuai perkataan nya kemarin sekarang mereka sedang bersiap untuk pergi ke kebun binatang.Walaupun sedikit terpaksa Kayla harus ikut dengan mereka dan tidak berjualan.
"Pah apa disana ada harimau ?"
"Iya dong disana banyak sekali binatang,nanti kamu pasti suka deh !"ucap Azka sebari membawa tas ke bagasinya entah isinya apa.
"Kak nih bekal kita "Kayla menyerahkan tas yang berisi kan makanan.
"Apa masih ada yang di bawa kay ?"
Kayla hanya menggelengkan kepalanya "Kalau gitu jump kita berangkat"
"Raka sayang ayo sini kita berangkat "Azka sedikit meninggi kan suaranya memanggil anaknya .
Azka dengan sigap membukakan pintu mobilnya ,agar kayla masuk kedalam .
Mereka telah berada di dalam mobil dengan Kayla memangku anaknya di depan dan Azka yang mengemudi . Azka terus tersenyum saat ini karena bisa merasakan kehangatan yang ingin ia dapatkan sejak dulu .
"Pah aku mau naik kuda boleh "
"Eh anak papa ingin naik kuda ? Boleh dong nanti papa cariin kuda nya "
__ADS_1
"Apaansih kak disana gak boleh kek gitu"sahut kayla karena Azka malah ngomong nya seperti itu .
"Maaf ya nak mama bilang tidak boleh jadi tidak bisa "ucap Azka dengan raut wajah sedih.
"Yah "Raka menundukkan kepalanya ia pun sama memasang wajah sedih ,Kayla yang melihat anak da ayah ini sama-sama cemberut membuat nya menghela nafas panjang .
"Hei anak mama yang paling tampan tidak boleh seperti itu oke , karena di kebun binatang kita tidak boleh menunggangi binatang itu , terus kita juga hanya bisa melihat nya saja .Dan kita juga dilarang memberikan makanan apa yang kita bawa ke binatang itu ."Kayla mencoba menjelaskan kepada anaknya.
"Dan kamu kak jangan main setuju saja ,kita harus memikirkan resiko yang di ucapkan dan jangan main oke-oke aja "Kayla sedikit sewot ke Azka bahkan wajah nya sudah di tekuk kesal.
"Baik Bu negara "ucap Azka dengan senyum yang di paksakan , karena kena omel oleh Kayla.
"Maaf kan kami"ucap Azka dan Raka serentak.
Tak ada lagi obrolan dari mereka lagi ,hanya ada terdengar suara mesin mobil, bahkan Raka sekarang malah tertidur pulas di pangkuan ibunya.Namun disini Azka senantiasa melirik-lirik Kayla yang fokus melihat kedepan.
Ia sangat ragu untuk bertanya ,ia sangat takut nanti respon nya bikin nyakitin.Tadi juga ia di buat terdiam saat melihat kayla mengomel kaya gitu .
"Khem.."Azka berdehem cukup keras membuat kayla menatap dengan bombastis side eyes nya.
"Shuutttt kak anak mu sedang tidur"ucap Kayla sinis tak lupa dengan tatapan tajamnya.
__ADS_1
Glug
Azka menelan ludah susah payah dugaannya benar Kayla sekarang mode tidak bisa di ganggu , padahal ia hanya berdehem saja loh tapi sudah di tatap tajam oleh Kayla .
Azka hanya bisa melirik-lirik ke arah Kayla saja ,ia tidak berani untuk bertanya karena seperti nya Kayla dalam mode tidak mood dari semalam sih ia melihat Kayla terus mengomel pada hal sepele.
Ia juga sangat terkejut ternyata Kayla bisa ngomel ke dirinya , waktu dulu kan istrinya ini marah pun rasanya tak pernah apa lagi mengomel ke padanya.Tapi sekarang ia di buat menciut melulu kalau berhadapan dengan Kayla apalagi kalau ia buat kesalahan atau perkataan yang tak sesuai di ucapkan.
Bisa di bilang seperti nya ia sekarang takut istri sih kalau gini , apapun yang istrinya katakan ia akan segera turuti , bahkan kalau istrinya nyuruh dia buat cuci piring,cuci baju, beberes rumah ,jaga anak kayanya ia lela yang penting jangan sampai istrinya ngamuk aja .
"Kak"dalam sebuah keheningan Kayla memangil Azka pelan tanpa melirik nya .
"Yah "Azka di buat sedikit tersentak saat mendengar kayla tiba-tiba memanggil nya , bahkan pikiran yang tadi sedang membayangkan gimana nanti ia menjadi suami yang takut istri menjadi buyar .
"Aku setuju untuk ucapan kamu kemarin untuk sementara bersama hanya untuk anak kita ,tapi itu hanya satu bulan saja tidak lebih "Kayla yang tadinya fokus kedepan sekarang ia melihat anaknya yang sedang terlelap tidur, lalu mengusap rambut putranya perlahan dengan penuh sayang."Tapi aku buat sebuah peraturan , saat kita tinggal bersama jangan sampai kamu menyentuh aku , bersikap lah biasa saja seperti aku ini orang lain"ucap Kayla terhenti ia sedikit tersentak saat berbicara.
Kayla menarik nafas dalam-dalam,ia mencoba untuk menyakinkan hatinya "Anggap aku teman mu saja , karena aku tidak ingin kita bersama kembali .Hanya satu bulan saja kita bersama ,kamu bisa menghabiskan waktu kamu bersama dengan Raka.Berilah ia kasih sayang dari kamu , berilah contoh dan didiklah putra mu dengan baik saat kita bersama.Setelah satu bulan aku mohon setujui permintaan aku untuk mengakhiri hubungan kita jangan mengejar ku atau mencintai ku ,kamu cukup mencintai Raka saja ."ucap Kayla dengan nada lembut namun perkataan nya tersirat rasa sedih yang mendalam namun ia mencoba untuk menyembunyikan nya .Ia sekarang sedang menyakinkan hatinya bahwa keputusan nya tepat untuk dilakukan.
Bahkan ia tidak bisa tidur nyenyak memikirkan hal seperti ini .Ini sungguh berat untuk nya , bukan berarti ia tidak suka mendengar Azka telah berubah bahkan sepertinya mencintai nya .Tapi ia hanya takut dan trauma bahwa yang di katakan pria ini hanya omong kosong saja .
Boleh kah ia tidak percaya lagi ,boleh kah ia takut pada pria ini , karena pria inilah yang membuat nya jadi seperti ini .Ia dulu memang sangat mencintai nya amat dalam tapi luka yang di berikan pun sangat lah dalam .Di tambah dengan sebuah penghianatan yang pria ini lakukan padanya, bukan di luar tapi pria ini dulu dengan sengaja bermain di depan matanya.
__ADS_1
Karena ia takut sikap pria ini tidak berubah sama sekali ,ia takut pria ini akan menyakiti nya lagi kalau ia buka hatinya . Mungkin rasa berdebar masih ada saat ia dekat dengan pria ini ,tapi rasa trauma dan takut jauh lebih dalam yang di kira .Tapi ia mencoba bersikap biasa saja karena ia tidak ingin karena sikap nya dan keegoisan nya membuat anaknya jauh dari ayah kandung nya sendiri.
Namun sebisa mungkin ia mencoba bersikap profesional , karena ia sekarang sudah menjadi ibu ,ia harus bisa berdamai dengan semua nya , walaupun terkesan sangat berat untuk nya .Tapi ia harus tetap mencoba untuk memaafkan ,dan menghilangkan rasa benci dan takut nya .