Cintai Aku

Cintai Aku
Draft


__ADS_3

Akhirnya kayla menemukan kaos itu, walaupun ia harus mengacak-acak bajunya.


"Yah jadi banyak kerjaan deh aku "Kayla melihat pakaian nya yang jadi acak-acakan hanya bisa pasrah ,ia berjalan ke kamar milik anaknya lalu menaruh pakaian nya disitu dan tidak lupa juga menyediakan pakaian untuk putranya.Setelah selesai ia kembali ke kamar nya dan membereskan pakaian yang acak-acakan.


Azka telah usai mandi dengan handuk yang melilit di pinggang nya ,sebari memangku anaknya ia berjalan dan melihat pakaian yang sudah tersedia.


"Apa itu pakaian mu ?" Raka mengangguk, setelah itu Azka menurunkan anaknya dan memakai kan pakaian terlebih dahulu pada putra nya .


Setelah selesai membajukan putranya , Azka pun langsung memakai pakaian yang disediakan walaupun ia harus memakai lagi celananya.


Mereka keluar dengan saling pegangan tangan,menuju ruang makan yang sudah ada kayla duduk disana sambil menuangkan nasi kepiring.


"Ayo cepat makan "ucap kayla saat melihat anaknya dan Azka.


"Mama..."Ucap Raka gembira lalu dengan sigap kayla membantu anaknya untuk naik ke kursi.


"Kay apa kamu mau menemani aku untuk beli baju ?"ucap Azka saat ia telah duduk di depan kayla.


"Maaf ka aku gak bisa kamu bisa ajak Raka saja , soalnya aku mau jaga toko "


"Yah gagal deh buat PDKTAN"betin Azka


"Mama ikut aja kasian papa tau ,gak punya baju "sahut putranya ,hal itu membuat Azka tersenyum kemenangan karena anaknya ini paling pengertian sekali kalau diri ini ingin berduaan dengan kayla.


"Gak bisa sayang ,mama harus jaga toko , kalau mama tutup nanti pelanggan mama nyariin "


"Maksud mama om Adit ya !"ucap Raka dengan cemberut.


Azka yang mendengar nama pria di sebutkan oleh putranya ,merasa gerah.


"Eh.. emang nya pelanggan mama cuman om Adit doang ,tentu bukan itu saja hmm.."Ucap Kayla dengan tersenyum.


"Terus gimana nasib papa !"Raka masih kekeh , mengajak ibunya agar bisa menemani Azka.


"Ya kamu yang temenin, katanya kamu kangen sama papa dan sekarang papa udah ada disini ,jadi kamu bisa berduaan sama papa"


"emmm.. emang nya mama juga tidak kangen sama papa?"dengan raut wajah sedih Raka mengucapkan itu.


"Hahaha tentu sayang ,tapi kan mama harus tetap jaga toko "kayla tertawa kikuk ditanya seperti itu , bahkan Azka yang tadi terdiam mendengar kan sedikit tersenyum saat mendengar jawaban dari kayla.

__ADS_1


"Ouh ...papa tenang saja nanti pergi nya sama aku aja oke "


"Baik sayang "


Setelah mengatakan itu mereka langsung makan dengan tenang.


Sesuai dengan perkataan dari Azka sekarang ia pergi ke mall Bandung bersama anaknya,ia sangat bahagia sekali melihat anaknya yang super aktif .


"Waaah pah ini pasar ya gede banget"Dengan mata melihat ke kanan kesamping dan kebelakang dan mulut yang menganga Raka sangat takjub dengan kemewahan di Mall.


Azka terkekeh geli,"Kamu baru pertama kesini ya ?"dan Raka langsung mengangguk dengan cepat "Ini namanya bukan pasar tapi Mall"


"Mall ? Jadi ini bukan pasar ya pah "


"Emm ini bukan pasar tapi Mall , disini kamu bisa beli apa saja tahu ,nah ayo kita liat-liat ke toko mainan"Azka memangku anaknya lalu berjalan ke sebuah toko mainan.


Mata Raka terbelalak saat melihat sebuah mainan yang cukup penuh dan banyak.


"Wah banyak banget pah "


"Ayo kamu mau pilih apa "Azka menurunkan putranya ,lalu membiarkan anaknya melihat apa yang ia sukai.


"Papa aku mau mobilan yang ini boleh"Raka menunjukkan sebuah mobilan kecil , setelah mengatakan itu Azka hanya mengangguk dan mengambil nya .


"Gak pah satu aja soalnya arka punya kok di rumah "


"Yakin ? padahal kamu mau ngambil apapun nanti papah belikan loh .Dan itu cuman satu ,itu masih kurang kamu ngambil lagi gih "


"Ndak pah kata mama arka jangan boros agar bisa kaya "Azka yang mendengar itu malah tersenyum,lalu ia berjongkok menyampaikan posisi tubuhnya dan menatap anaknya lekat.


"Tapi sayang papa udah kaya kok jadi anak papa mau beli apapun nanti papa belikan"ucap Azka dengan sedikit menyombongkan dirinya ya walaupun kenyataannya memang ia sudah kaya sih .


"Tidak usah pah arka tidak ingin"Raka masih bersikeras menolak .


"Hah baiklah mari kita bayar , setelah itu kita beli baju "Azka hanya bisa bernafas berat,lalu dengan terpaksa ia berjalan ke kasir.


Sekarang mereka telah berada di toko baju ,dan memilih baju Azka hanya bisa bernafas berat karena anaknya ini selalu menolak pemberian nya .


"Wah boy liat ini cocok dengan kamu kayanya"

__ADS_1


"Gak pah Arka udah banyak baju "Ucap nya dengan cemberut.


"Kamu ini kenapa terus menolak ,kan papa ingin beliin kamu baju "


"Tapi arka emang masih banyak baju nya pah! papah beliin aja buat Mama "ucap Raka .


"Ya papa juga bakal beliin mama ,tapi kamu juga ya ,biar kita beli baju samaan "bujuk Azka.


"Baiklah tapi jangan banyak-banyak ya pah "


"Hmm "


"Sayang papah boleh bertanya kepada kamu ?"


"Apa pah ?"


"Apa mamah kamu saat di toko ada gak yang godain ?"ucap Azka dengan melihat-lihat baju .


"Banyak pah !!"


"Banyak?terus mamah ladenin tidak?"Kini Azka semakin penasaran.


"Ladenin kaya apa pah ? arka tidak mengerti "


"Seperti pria itu tersenyum terus mamah kamu juga ikut tersenyum "


"Ouh itu iya sih , bahkan mamah sering ngobrol tau sama pria "ucap Raka dengan wajah polosnya, sedang Azka mendadak jadi kesal sendiri, bahkan hatinya seperti terbakar.


"Aah terus anak papa biarin gitu Mama kamu di godain "dengan nada cukup keras dan tersirat rasa cemburu yang amat dalam.


"Gak kok arka selalu cegah mama bahkan aku larang mamah pah ,tapi Om-om itu tidak takut sama aku bahkan masih tetap godain mama"Adu Raka dengan .


"Pasti tekarang juga om-om itu datang lagi ke toko "lanjut Raka.


Mendengar itu rasanya tubuh Azka memanas , ia sangat kesal mengetahui fakta seperti ini.Ternyata ia harus lebih gencar lagi mendekati kayla,dan lebih protektif padanya.


Dan pr untuk nya , untuk mengambil hati istri nya , agar ia bisa membawa kayla pergi dari sini.


Bahkan sekarang ia sudah bertekad bulat untuk benar-benar bisa mendekati istrinya walaupun ia harus menunggu sampai kapanpun istrinya mau padanya.Dan ia sudah bertekad tidak akan tertarik lagi dengan gadis lain selain kayla.

__ADS_1


"Nak mari kita cepat pulang ! Takut mamah kamu di goda sama pria "ucap Azka langsung memegang tangan anaknya , bahkan niat ingin membeli baju jadi tidak ingin sama sekali .


"Ayo pah "ucap Raka bersemangat , dengan tergesa Azka berjalan keluar.


__ADS_2