Cintai Aku

Cintai Aku
Mulai Terungkap


__ADS_3

Selesai merapihkan diri, Zena kembali ke kamar nya, di sana Zena tidak melihat Rey. Padahal Zena berencana untuk meminta maaf dan mengajak Rey untuk ikut sarapan bersama, namun seperti nya Rey tidak ada. Kedua mata Zena mengitari setiap ruangan, dan benar saja Rey memang tidak ada. Lalu Zena menemukan sebuah surat di atas meja dengan tulisan tangan Rey, rupa nya benar Rey kembali ke Jakarta.


"Bagus lah kau pergi tuan Rey, setidak nya ayah ku akan tetap aman jika kau tidak di sini bersama ku" gumam Zena.


.....


Seperti biasa, Zena selalu mengantar Arcielo sampai depan sekolah nya. Zena tersenyum haru melihat perkembangan putra nya dari kejauhan. Arcielo tumbuh dengan baik, Arcie begitu pintar dan berani, dan wajah nya pun jika di perhatikan semakin lama mirip sekali dengan wajah Rey, bahkan kini Arcielo telah mengetahui jika Rey adalah ayah kandung nya. Hal itu memang tidak bisa Zena tutupi lagi, cepat atau lambat Arcielo pasti akan mengetahui nya juga walau bukan melalui diri nya.


Zena tidak pernah menyangka jika Arcielo tumbuh dengan cepat, padahal yang Zena lihat Arcielo hanya lah bayi kecil yang lahir di tengah rumit nya kehidupan. Waktu telah merubah segala nya, kini Arcielo bukan lah bayi kecil lagi, melainkan anak yang hebat dan pemberani.


Di tengah lamunan nya, tiba tiba saja ponsel nya berdering, rupa nya ada pesan masuk dari Rio. Zena pun membuka pesan singkat itu, Ia pun sedikit terkejut setelah membaca pesan Rio, isi pesan itu mengatakan jika Rio telah mengetahui keberadaan Reno, ayah Zena yang di sekap oleh seseorang. Zena pun bergegas pergi menuju lokasi tempat Rio berada.


...........


Kedua mata Zena mengedar di sebuah Caffe kecil yang ada di kota Bandung. Tidak lama kemudian, Rio melambaikan tangan nya ke atas memberitahu keberadaan nya, setelah itu Zena langsung menghampiri Rio. Rupa nya Rio tidak sendiri, Rio bersama seorang pria yang Zena tidak tahu siapa pria berbaju hitam yang duduk di samping Rio itu, lalu Zena duduk bergabung bersama Rio dan pria yang Zena tidak kenal.


"Zena, perkenalkan ini Tom, dia adalah orang suruhan ku yang aku minta untuk mencari tahu soal keberadaan ayah mu, ini adalah bukti foto tempat dimana ayah mu berada saat ini" Rio memberikan lembar bukti pada Zena


Zena melihat foto lokasi ayah nya di sekap, ternyata lokasi nya berada di gedung tua dengan pemandangan pepohonan lebat di sekitar nya. Dan menurut orang suruhan Rio, ayah Zena berada di dalam gubuk tua yang tak jauh dari gedung, gubuk tua itu rupa nya jauh dari pemukiman. Tom tidak berani bertindak sendirian karena rumah gubuk itu di jaga ketat oleh beberapa pria dengan otot besar dan perawakan tinggi.


Zena menangis setelah melihat bukti yang Rio berikan. "Bagaimana ini tuan Rio? apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin terjadi sesuatu pada ayah ku"


"Iya Zena aku paham, tenang lah! orang ku sedang berusaha keras mencari keberadaan paman Reno!" Rio mencoba menenangkan Zena. "Oh iya, kau pernah bilang kalau kau mendapat pesan dan panggilan masuk soal penculikan ayah mu dari nomor yang tidak kau kenal bukan? Aku sudah melacak nomor itu Zena, rupa nya nomor itu berada di kota Jakarta, dan seperti nya pemilik nya seorang wanita" ungkap Rio heran.

__ADS_1


"Apa? Seorang wanita? Apakah ayah ku di sekap di sana juga? sebenar nya siapa wanita itu? Apa kau mengenali nya, tuan Rio? Katakan!"


Rio sempat terdiam sejenak, ada keraguan di wajah Rio. "Sejujur nya aku tidak mengenal wanita itu, tapi aku juga bingung mengapa wanita itu tidak mengerti soal penculikan paman Reno"


Zena semakin tidak mengerti. "Apa maksud mu, tuan?"


"Saat aku mencari tahu soal nomor yang menghubungi mu, aku mendapat sebuah bukti lain, ternyata nomor itu adalah nomor seorang wanita bernama Michi, Michi hanya seorang pelajar SMA yang kebetulan ponsel nya sempat di pinjam oleh seseorang yang seperti nya di pakai untuk meneror mu!" ucap Rio.


"Apa?! Lalu?"


"Michi menjelaskan kalau diri nya saat itu berada di sebuah Mall bersama teman nya, lalu Michi di datangi oleh seorang wanita, wanita itu berkulit putih dan berperawakan tinggi, namun wanita itu memakai penutup wajah dan kacamata hitam sehingga Michi sulit mengenali nya, wanita itu meminjam ponsel Michi dengan alasan menghubungi teman nya, setelah itu Michi tidak tahu apa yang sebenar nya terjadi soal penculikan paman Reno, Michi tidak mengenal jelas wanita itu, Michi hanya mengingat kalau wanita itu memakai gelang tangan permata ruby di pergelangan tangan kiri nya" jelas Rio


"Jadi maksud mu-"


"Aku mohon tuan Rio, bantu aku" pinta Zena


"Apa Rey mengetahui semua ini?"


Zena menggeleng. "Tidak tuan! Aku mohon tolong jangan beritahu siapapun termasuk tuan Rey, aku takut jika tuan Rey tahu hal ini penculik itu akan melakukan hal buruk pada ayah ku!"


"Tenang lah Zena, aku tidak memberitahu siapapun mengenai hal ini, tapi aku curiga pada satu orang" ucapan Rio membuat Zena terdiam dengan pandangan tegang nya. Isi kepala mereka pun kini mulai menerka nerka sendiri sebenar nya siapa pelaku utama nya.


............

__ADS_1


"PLaakk!!"


Tamparan mendarat mulus tepat di pipi kiri Rey hingga membuat kepala nya tertoleh ke kanan. Kali ini Weni benar benar marah pada putra nya karena telah membodohi diri nya. Selama tinggal di kota Bandung rupa nya Rey bertemu kembali dengan Zena. Yang lebih membuat Weni makin marah adalah kini Rey menjalin hubungan dengan Zena hingga tertangkap foto oleh orang suruhan Weni saat Rey mencium Zena di taman.


Weni langsung melempar foto kebersamaan Rey dengan Zena. "Lihat semua ini! Apa yang kau lakukan?! Apa kau ingin menghancurkan semua rencana ibu, Rey?!" lanjut nya.


Namun Rey hanya terdiam memperhatikan semua foto foto yang bercecer di lantai. Rey masih belum berani menatap Weni, Weni begitu marah saat mengetahui kebenaran yang sengaja Rey tutupi. Ternyata selama ini Weni sudah mengetahui semua nya, diam diam Weni sengaja menyuruh pengawal bayaran untuk mencari tahu soal kesibukan Rey di kota Bandung.


Kecurigaan Weni makin berlanjut saat Rey pergi begitu saja di acara pertunangan nya dengan Celine. Rupa nya selama ini Rey dan Zena sering bertemu di kota Bandung, yang lebih membuat Weni kesal adalah Rey tidak peduli dengan status perusahaan nya yang saat ini sedang berada di bawah. Padahal Rey sudah bertunangan dengan putri salah satu pemilik perusahaan terbesar di Jakarta, Celine Angelica. Lantas apa kata awak media nanti jika mengetahui kabar perselingkuhan yang di lakukan oleh Rey? Apakah orang tua Celine akan menerima nya begitu saja? Pasti kedua orang tua Celine akan merasa di permainkan oleh keluarga Atmaja.


"Kau masih berani menemui nya! Ingat Rey kau sudah bertunangan dengan Celine! apa kau lupa?! Hah! Jaga nama baik perusahaan Rey!" ucap Weni


Rey menatap Weni. "Apakah aku salah jika aku mempertahankan Zena? Aku mencintai nya bu!" lanjut Rey


"Cinta? Kau membuat kesalahan jika terus mempertahankan kebodohan mu itu! Zena sudah menjadi masa lalu mu Rey, apa yang kau pikirkan? Hah! Kau tidak bisa bertindak semau mu! Kau sudah bertunangan secara resmi, semua sudah ada aturan nya! Dan saat ini perusahaan sedang tidak baik baik saja Rey, apa kau tidak memikirkan hal itu?!" ucap Weni dengan tegas.


"Lalu aku harus bagaimana, bu? apakah aku harus berpura pura mencintai Celine demi nama baik perusahaan? Tidak bu! Aku tidak bisa melakukan nya!"


"Kau bisa belajar mencintai Celine, dia sangat mencintai mu Rey, tidak bisa kah kau belajar untuk mencintai Celine walau hanya sedikit? ingat, dulu kau pernah membenci Zena! jika dulu saja kau bisa begitu membenci Zena, lalu mengapa saat ini kau bisa mencintai nya Rey? Katakan!" pekik Weni dengan tegas hingga membuat Rey terdiam, Rey sendiri pun bingung bagaimana rasa cinta itu bisa muncul? Perasaan nya di luar kendali nya. Lalu Weni menghela nafas. "Pikirkan lah baik baik Rey, saat ini nasib perusahaan ada di tangan mu!" Weni langsung beranjak pergi meninggalkan Rey di dalam ruangan.


Rey terdiam seraya mengepalkan kedua tangan nya, kedua mata nya terasa panas, air mata pun tidak bisa tertahan lagi. Rey menjatuhkan kedua lutut nya ke tanah lalu menangis di sana.


Saat ini perusahaan HF Group sedang tidak baik baik saja, tingkat penjualan menurun dan perusahaan HF Group membutuhkan investor ternama yang bisa meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan. Dan untuk saat ini investor yang mau membantu HF Group adalah perusahaan milik ayah Celine, tapi ayah Celine menginginkan kerjasama dengan menikahkan putri mereka yaitu Celine Angelica dengan Rey Atmaja.

__ADS_1


Oleh karena itu keputusan yang Rey ambil akan sangat berdampak bagi perusahaan HF Group. Weni terus meminta Rey untuk bisa mengerti situasi perusahaan nya saat ini, namun Rey juga tidak bisa mengorbankan perasaan cinta nya pada Zena. Akankah Rey berhenti memperjuangkan cinta nya pada Zena? Atau Rey akan lebih memilih untuk mengalah dan menikahi Celine Angelica?


__ADS_2