
Azka telah sampai di dalam rumah .ia langsung berlari dimana istrinya berada , perasaan saat ini tidak enak sekali . Dengan tergesa Azka membuka pintu kamar milik nya .
Cklek
Pintu itu terbuka , namun disini seperti tidak ada tanda-tanda istrinya , Azka berjalan dengan cepat ke ranjang nya . Azka teramat panik saat ini tidak ada istrinya,ia berjalan ke kamar mandi dan disini pun tidak ada .
Azka sekarang mencoba menarik nafasnya dalam-dalam mencari ketenangan ,ia melihat sekeliling ruangan kamarnya ia melihat ada kartu card milik nya yang tergeletak di meja rias dan ada sebuah kertas dan pulpen yang terlipat , bukan itu saja bahkan penglihatan nya melihat sebuah kartu telepon yang patah di lantai.
Azka menelan ludahnya ,dia mencoba menepis pikiran nya .Ia berjalan ke kertas yang ada di sana karena setahu nya tidak ada kertas di meja nya . Dengan tangan bergetar ia mengambil kertas itu ,ia membuka nya matanya sedikit membulatkan matanya saat ia membaca isi dari kertas itu.
...Untuk suamiku yang amat ku cinta ,aku pamit pergi . Sesuai dengan keinginan kamu dulu yang selalu meminta ku untuk pergi sekarang aku akan pergi....
...Maaf jika dulu aku terus memaksa kamu terus bersama ku dan selalu meminta mu untuk mencintai ku .Tapi sekarang aku sudah putuskan untuk pergi dari hidupmu ,kamu tidak perlu khawatir aku akan membesar kan anak yang aku kandung sendirian ....
...Ah sekarang kamu bisa mencari gadis yang kamu cinta ,ouh iya kamu sudah menemukan nya bukan seorang gadis cantik yang waktu itu . Maaf kan aku karena aku kamu jadi menderita atas pernikahan ini ,kamu sekarang bebas melakukan apapun ,kamu bebas bergula-ganti wanita karena aku tidak akan melarang mu ....
...Jangan mencari ku , karena aku tidak ingin bertemu dengan mu , tapi kurasa kamu tidak akan mencari ku ....
^^^See you^^^
Tubuhnya bergetar saat membaca isi surat dari kertas itu , hatinya begitu sakit saat mengetahui fakta bahwa saat ini istrinya pergi meninggalkan nya.Matanya rasanya sangat perih .
"K-kau memilih pergi ya ?"dengan pandangan sendu Azka melihat kertas itu.
"Hah kau pergi tapi mengapa disini sangat sakit"Azka memegang dadanya yang rasanya sakit sekali.Dan tak kerasa air matanya menetes ke bawah , mengenai kertas yang ia pegang.
"Sial ! Kenapa sakit sekali "Bahkan tubuh nya merosot ke bawah ,ia memukul dada nya terus menerus.
"Ckkk harus nya aku tertawa akhirnya kamu pergi ! tapi mengapa mata ku rasanya perih dan dadaku sakit " Luntur sudah pertahanan seorang Azka Iskandar , pria yang tak pernah menangis sekarang ia menangis.
...----------------...
Kayla turun dari angkutan umum ia sampai kediaman kerumah kedua orang tuanya ketika langit sudah gelap.Ia berjalan dan mengeluarkan kunci di tas nya ia masuk kerumah ini , yang sudah lama tidak ia kunjungi .Ia menyalakan lampu terlebih dahulu , Kayla tersenyum palsu saat ia melihat sekeliling rumah yang sepi dan sedikit berdebu.
__ADS_1
Kayla naik tangga menuju lantai dua , untuk pergi ke kamarnya .
Cklek
Ia membuka pintu kamarnya ,ia berjalan lalu menyalakan lampu . Disini Kayla langsung duduk di tepi ranjangnya , tubuhnya sangat lelah sekali seharian ini ia telah menempuh perjalanan yang cukup jauh .
Ia menyenderkan kepalanya ke tepi ranjang ,dan meluruskan kakinya ,ia mengusap perut nya .
"Hei maaf ya karena mamah kamu pasti lelah ya "kayla tersenyum sambil mengusap perutnya.
"Besok mari kita pergi dari kota ini sayang ! mamah akan cari tempat yang jauh dan tentram untuk kita berdua"Kayla terus mengusap perutnya.
"Ught "Kayla sedikit merasa kan sakit saat tiba-tiba bayi nya menendang di perut nya .
"Astaga sayang kamu buat mama terkejut"Kayla terkekeh saat merasakan pergerakan bayinya .
Ia menidurkan tubuh nya ,ia menatap ke langit-langit atap rumahnya perasaan nya sangat sakit ,tapi lebih sakit jika ia terus bertahan.
Berbeda dengan Azka yang kini tengah panik ,dia mengendarai mobil nya mencari istrinya . Entah mau kemana ia sekarang yang jelas ia sedang tidak karuan.
Ia menelepon istrinya rasanya percuma karena karena nomor nya tidak aktif . Bahkan ia melacak lokasi istrinya pun tidak bisa di temukan.
"Apa dia ke tempat pria itu ya "Sekarang pikiran nya tertuju kepada pria yang waktu itu ia hajar.Dengan cepat ia mengendarai mobil nya menuju ketempat itu.
Hampir setengah jam ia mengendarai mobil nya , sekarang ia telah sampai ke apartemen milik pria itu , dengan tergesa Azka menekan tombol lift kelantai 9 .
Dengan perasaan sedikit emosional ia menekankan tombol bel apartemen milik pria itu.
"Pria gila buka pintu nya "
Azka terus menekan tombol bel apartemen nya , dengan tergesa .
Pintu itu terbuka menampakkan pria yang berwajah yang penuh luka.Azka langsung menarik kerah baju milik pria itu.
__ADS_1
"Dimana istri gue Hah !"teriak Azka
"Ckk lepasin ! Bukanya dia di bawa sama Lo pagi tadi"Septian menatap sinis ke arah Azka.
Sekarang Azka melihat pria di depannya saat menjawab seperti ini membuat nya melepaskan tangannya.Oke sekarang otak nya kembali berpikir jika dia tidak ada di sini lalu dimana.
Azka langsung meninggalkan tempat ini tanpa kata atau ucapan lagi ,ia sekarang sedang panik , karena dia bingung harus kemana .
"Teman apa dia ke tempat temannya?"Azka sekarang sudah duduk di mobilnya ,ia sedang memikirkan dimana istrinya .
"Tapi dia gak pernah main sama temannya ,ia selalu ada di rumah!"ucap nya sambil menggigit bibirnya "Tunggu apa ia kembali ke rumah ke kedua orang tuanya?Tapi itu tidak mungkin karena di sana tidak ada siapapun tapi kalau dia ada di sana gimana?"
"Sial gue harus gimana ? Ckkk lebih baik gue cek dulu aja "ucap Azka berdecak lalu ia mengendarai mobil nya menuju ke rumah ke dua orang tuanya , walaupun ini terbilang cukup jauh ,dan di tambah hari semakin gelap sekali.
...----------------...
Kayla terbangun dari tidurnya ia sekarang tidak bisa tidur nyenyak ,ia bangkit dan mencoba melihat isi lemari nya ,ia mengambil koper dan juga pakaian ,dan tak lupa ia juga mengambil surat -surat milik nya .
"Apa aku berangkat dari sini sekarang saja ya ? Aku takut nanti Kaka Azka datang kesini ,tapi ini sudah malam "
"Tapi jika masih disini aku takut dia kesini "dengan perasaan bingung Kayla masih membolak-balik keputusan nya .
Dengan tarikan nafas panjang ,ia berjalan ke kamar ayahnya lalu ia membuka sebuah kotak yang berisi kode ia menekan kode itu lalu kotak itu terbuka menampakkan sejumlah kunci mobil milik ayahnya.Ia mengambil salah satu kunci mobil itu ,dia akan memutuskan untuk pergi sekarang saja .
Ia kembali lagi ke kamar nya lalu mengganti pakaiannya, dengan jaket yang cukup tebal , setelah selesai dengan berkemas dan berganti pakaian ia menyeret kopernya keluar .
Ia telah sampai ke garasi ,lalu ia menekankan tombol password , menampakkan sejumlah mobil yang berjejer karena ayahnya adalah seorang maniak mobil.
Kayla berjalan dengan dingin menuju mobil putih ,ia memasuki koper nya ke garasi mobil lalu ia menarik nafas dalam-dalam terlebih dahulu, sebelum ia mulai masuk ke mobil itu.
Ini sudah lama sekali ia tidak duduk di kursi mengemudi nya .
"Mari kita berangkat ke kehidupan yang baru "ucap Kayla dingin.
__ADS_1