Cintai Aku

Cintai Aku
Tidak terduga


__ADS_3

"Yak lepaskan dia "Septian juga ikut berdiri lalu ia menatap tajam ke arah Azka.


Azka hanya tersenyum evil saat pria yang di depannya menantang nya kembali.Azka melepaskan tangannya dari istrinya ia menatap kembali lawan bicaranya dengan dingin nya , Azka mengepalkan tangannya ia siap untuk menghajar kembali pria itu.


Kayla sangat panik saat melihat pria yang di samping nya saling menatap tajam.


"Ckkk kau cari mati !"Azka akan siap menghajar pria itu.


Sekarang kayla benar-benar sangat panik sekali "Kak ayo kita pulang aja yu "kayla menarik tangan suaminya yang akan benar-benar akan menghajar Septian.


"Yu kita pulang aja yu .. Hiks ..ayo kak .. jangan kaya gini"Kayla memang tidak ingin kembali lagi kerumah suaminya tapi untuk saat ini dia juga tidak ingin ada perkelahian terutama Septian yang terlibat.


Azka menatap Kayla yang menangis membuat nya sedikit mereda.Ia menarik kayla untuk meninggalkan tempat ini mengisahkan Septian yang bakbarbelur .


Septian menatap mereka yang pergi membuat ia mengepalkan tangannya, dia menarik nafas secara kasar pukulan tadi itu sangat menyakitkan baginya.Dia di buat tidak bisa berkutik di hadapan pria tadi.


Namun ingatannya kembali teringat dengan wajah pria yang menghajar nya ,dia adalah pria yang tadi ada di Mall bersama wanita.


"Hah..hah.. jadi yang buat kamu nangis tadi di Mall suamimu sendiri Kayla "Septian memegang pipinya yang terasa nyeri sekali ,ia menatap kosong kedepan saat mengetahui fakta ini.


"Sial gue jadi bakbarbelur kaya gini "Septian sedikit sempoyongan saat masuk ke apartemen nya ,ia berjalan dengan rasa nyeri di pipinya.Ini baru pertama kali ia tidak bisa berkutik saat di hajar seperti itu.


Septian duduk di sofa milik nya ,ia memejamkan matanya , mencoba mencari ketenangan .Di sela menutup matanya ia tersenyum dengan penuh arti .


"Ternyata Tuhan memang baik gue punya kesempatan untuk ngerebut Kayla dari pria tadi ! "Entah apa yang Septian pikiran sekarang yang jelas pasti ia sudah menyusun sebuah rencana untuk mendapatkan Kayla.


...----------------...


Azka terus berjalan tergesa ke mobilnya dengan menarik tangan Kayla secara paksa.


Wajahnya yang di tekuk bertanda ia sangat kesal sekali.


"Masuk "kata yang di ucapkan sangatlah dingin.


Kayla di buat ketakutan saat ini melihat suaminya .Dia rasanya ingin lari dari sini tapi apa daya nya sekarang .

__ADS_1


"Kenapa diem cepet masuk KAYLA"ucap Azka penuh dengan penekanan.


Dengan cepat kayla mengikuti perintah suaminya , bahkan suaminya dengan kerasnya menutup pintu mobil dengan keras membuat Kayla terkejut dan takut.


Azka mengendarai mobil dengan cepat , tidak memperdulikan Kayla yang sudah berkaca-kaca meminta untuk pelan .Tapi di otak Azka sekarang ia ingin segera sampai ke rumahnya dan menumpahkan kekesalan nya ke istrinya.


"Kak..pelan aku takut !"Ini sudah berapa kali Kayla meminta suaminya untuk mengendarai mobil nya pelan tapi tak pernah di gubris.


Sekarang mereka sudah sampai di garasi milik Azka , dengan cepat Azka membuka kan pintu untuk istrinya lalu menarik tangan Kayla secara paksa . Dia berjalan ke rumahnya dengan perasaan kesal ,dia tidak memperdulikan Kayla yang kesusahan saat mengikuti langkah nya.


"Siapa pria itu ?"kini mereka telah sampai di kamar , Azka menatap istrinya tanpa ekspresi bahkan ucapan penuh dengan penekanan.


"SIAPA PRIA ITU"


"T-teman "dengan takut Kayla menjawab.


"Ah teman "azka tersenyum dan memajukan tubuhnya mendekat ke arah istrinya " teman ya ..ckk terus kenapa telepon gue di reject , bahkan dengan beraninya lo matiin handphone Lo hmmm.. Sampai mau di ajak ke apartemen nya ! Apa itu masih bisa di sebut teman HAh..."Azka memegang belakang kepala kayla ia berbicara amat kencang di wajah kayla.


Kayla menelan ludah susah payah ,di menarik nafasnya dalam-dalam sebelum ia menatap suaminya .


Deg


Azka beru pertama kali melihat Kayla seperti ini membuat nya terdiam,bahkan bibir nya menjadi Kelu untuk menjawab.


"Hahaha ...kakak sangat lucu sekali ! bahkan kakak tak bisa menjawab pertanyaan dari aku ? kak aku cape terus melihat kakak bersama dengan wanita ! mari akhiri saja hubungan ini "Kayla tertawa hambar ,dan ucapannya terkesan sangat berat .


Kayla memejamkan matanya ,lalu ia menatap intens suaminya yang menjadi membeku "Kaka yang selalu meminta kepada ku untuk mengakhiri hubungan ini , sekarang aku ikhlas jika hubungan ini berakhir " ucap nya dengan air mata yang mulai turun membasahi pipi" Sekarang aku tidak akan melarang Kaka untuk bersama wanita lain ,dan aku juga tidak akan meminta kakak untuk mencintai aku ,aku akan pergi di hidup kakak seperti kemauan kakak !"Kayla menangis ucapannya sangat berat baginya ,tapi ini untuk kebaikan semuanya.


Azka membeku ,ia merasakan sakit ketika Kayla mengatakan ingin mengakhiri hubungan nya dengan nya . Harusnya ia tertawa dan bahagia ketika keinginan untuk berpisah dari istrinya akan tercapai.Tapi mengapa hatinya begitu sakit , saat mendengar nya .


Chump


Azka mendekat dan membungkam mulut Kayla dengan miliknya ,ia ******* bibir kecil milik istrinya , dengan rakus dan tak memberi kan jeda.


"Emm.."Dengan susah payah Kayla mendorong tubuh Azka namun hasilnya nihil .

__ADS_1


Azka semakin brutal saat ini , bahkan ia mengg*git bibir Kayla agar membuka mulutnya dan membalas ciuman*ya .


"A-ah .."benar saja Azka mengigit Kayla ,hingga membuat Kayla membuka mulutnya,tak menyiaakan kesempatan Azka langsung mengabsen deretan gigi disana.


Kayla memukul dada bidang milik suaminya , sekarang ia kehabisan oksigen, seakan mengerti Azka melepaskan cium*nnya lalu menatap Kayla .


"Hufs..hufs.."Kayla benar-benar ngos-ngosan ,dia mengirup oksigen sebanyak-banyaknya.


Mata mereka saling tatap , Detik berikut nya lagi-lagi dan lagi Azka membungkam mul*t istrinya ,ia membawa tubuh istri nya ke kasur.


"S-stop... ah.. kak..aku gak mau "Azka terus mengecup leh*r jenjang milik istrinya .Ia memberhentikan aksinya ,lalu menatap istrinya penuh nafsu.


"Tarik ucapan mu tadi ! atau akan ku buat kau tak bisa berjalan"Azka tersenyum penuh arti ,dia mendekat ke telinga istrinya.


"Tidak mau hmmm"Azka dengan nakalnya meremas dua gunung milik istrinya.


"Humm.. hentikan ..ah .. a-ku mo-hon.."dengan terbata Kayla menjawab , bahkan kedua tangannya mencoba melepaskan genggaman dari Azka namun hasilnya tetap sia-sia.


Azka terus menjilat dan meremas dua gunung milik Kayla , bukan itu saja ia sudah merobek pakaian Kayla membuat nya sudah tidak memakai sehelai benang pun berbeda dengan nya yang masih utuh memakai pakaian.


"Aaah..."des*han yang terus keluar dari mulut cantik Kayla saat Azka dengan beraninya bermain di pusat intinya , bahkan Azka tersenyum evil melihat Kayla tidak bisa berkutik di bawah kengkungannya.


"hmm kau menikmatinya sayang "dengan nakalnya Azka terus menggoda Kayla ,dia tidak akan membiarkan Kayla keluar,seakan dengan sengaja ia terus menyiksa Kayla dengan hal seperti itu.


"Hmmm...ahah ..kak aku ingin keluar"saat mendengar itu Azka mengeluarkan dua jari miliknya.


Kayla sekarang sudah putus asa karena setiap kali saat ia ingin keluar , Azka akan menghentikan aksinya.Ini sungguh menyiksa dirinya.


"Bermohon lah sayang , setelah itu aku akan memuaskan mu "dengan tatapan penuh arti ia berbisik dan menjilat telinga istrinya.


"Humm..a-aku ingin kakak ah ..aku mohon "Azka senyum kemenangan saat kayla mengatakan itu .


"Kau ingin apa hmm"dengan nakal Azka Azka meremas dua gunung itu ,dan sesekali ia mengelus milik istrinya.


"Ya seperti itu "Kayla merem melek menikmati sentuhan dari suaminya , seakan lupa dengan amarahnya , seakan lupa keinginan nya untuk pergi dari hidup suaminya , yang ia inginkan sekarang menuntaskan hasratnya.

__ADS_1


__ADS_2