Cintai Aku

Cintai Aku
kebersamaan


__ADS_3

setibanya di kantor lili dan lian langsung menuju ke ruangan Dabid setelah lili bertanya pada resepsionis di depan dan saat mau menuju ke ruangan david tanpa segaja lili bertemu dengan asisten pribadi david


" nona "kata dion yang terkejut denga kedatangan lili dan lion tiba tiba di kantor David


" hay dion, apa kabar apa bapa ada di ruangannya" tanya lili sambil menggandeng tangan lion agar tidak berlarian


" a ada nona, apa tuan tau nano dan tuan muda datang kemari" tanya david lagi


" ah.. maaf tadi aku menelpon mu tapi kmu tidak menjawab jadi aku putuskan langsung datang saja kerena lion merindukan ayahnya" kata lili


" ohh maaf nona, tadi kami ada rapat tadi handphon aku slilen" kata dion meresa bersalah


" tidak apa apa dion, boleh antarkan saya ke ruangan tuanmu" kata lili


" tentu nona mari saya antar kebetulan tuan juga ada di ruangannya" kata david sambil berjalan dan tidak lama kemudian mereka sampai di depan ruangan david tanpa menunggu lama lion sudah berlari dan langsung masuk ke ruangan david dan hal itu membuat david yang sedang menandatangadi dan memeriksa dokuman di mejanya terkejut karna tidak ada yang berani masuk tanpa ijin darinya


klekkk...


"papa....." teriak lion yang langsung berlari hal itu membuay david terkejut


" jangoan papa.. kmu datang dengan si.." tanpa meneruskan ucapanya lili sudah berada di depan david sambil menundukan kepalanya takut david aka marah padanya dan juga dion


" ma....maaf ka sa..saya.." lili tidak dapat melanjutkan ucapannya karna david menatapnya dengan tajam dengan terus berjalan untuk mendekati lion dan berhenti tepat di hadap lily


" pàpa lion kangen papa, kenapa papa tidak pulang pulang" kata david dengan manja sambil minta ngendong dengan papanya


" papa juga kangen sama kamu jangoan, maafkan papa iya papa bayak kerjaan jadi papa tidak sempat pulang" kata david sambil menggendong lion dan mencuim pipi caby anaknya


" ma.. maaf ka aku datang tanpa ijin dari kaka karena lion menangis minta datang kesini" kata lili memberanikan diri sambil menundukkan kepalanya tidak berani menatap david, david tidak menghiraukannya dan malah menyuruh dion pergi dan membawa minuman dan juga makanan ringa kedalam ruangannya


" dion pergilah dan tolong suruh di bawakan makanan ringan dan juga minuman ke rungannya saya"


" baik tuan, saya permisi" kata dion yang diangguki oleh david


setelah kepergian dion lili dan juga lion duduk di sofa sementara david memeriksa dokumen penting yang akan di tanda tanganinya


" papa apakah masih lama aku ingin bermain dengan papa" kata lion setelah dia bosan menggambar dan bermain dengan lili dan itu semua tidak luput dari pandangan david


" tunggu sebentar iya jangoan, papa harus menyelesaikan ini dan setelah ini kita jalan jalan" kata david pada putanya


"beneran pah, kata lion dengan mata yang berbinar


" iya dong, jadi tunggu sebentar iya main sama mama dulu ok" kata david


" ok, jangan lama iya"


" iya sayang"


sementara david fokus dengan pekerjaannya lili dan lion fokus dengan permainan mereka


" mama sayang gak sama lion" tanya lion tiba tiba di selah selah menggambarnya sambil menoleh ke lili

__ADS_1


" kamu nanya apa sih sayang, tentu sayang dong, kenapa kamu nanyak begitu" kata lili sambil mengelus kapala putranya dan itu juga tidak luput dari pandanga david


" aku tau kalau mama sayang banget sama lion, mama kan mamanya lion, aku sayang sama mama, ummah..." kata lian memeluk lili sambil memcium pipi lili kiri dan kanan dan itu juga tidak luput dari pandangan david


" maksaih sayang, mama juga sayang sama kamu" lili sambil memeluk lion dengan sayang dan mencium pipi putranya dengan perasaan haru dan dia hapir menangis


" mama kenapa menagis, mama sakit" tanya lion khawatir


" aah... mama gak menangis mama hanya kelilipan aja sayang, haha" katanya berbohong


" papa sayang gak sama mama" tiba tiba lion menanyakan hal itu dan itu membuat lili dañ david terkejut terutama david, dia binggung harus menjawab apa pada putranya


" ahhh papa sa.. sa.." kata david gugup


" papa gak sayang iya sama mama dan juga lion" kata lion lagi dengan wajah yang mulai sedih


" sayang kok kamu sedih, jangan nangis dong papa tentu sayang sama mama" kata lili sambil memeluk dan menghapus air mata lion


" papa gk sayang iya sama mama" kata lion lagi


david berjalan untuk mendekati putranya dan saat david berjalan kearah lion lili tiba tiba mundur karena david takut akan memarahinya nanti sambil berjongkok david ngomong pada lion " papa sayang sama lion dan juga mama, jangan nangis lagi dong masa jangoan papa nangis" kata david


" tapi mama kenapa takut pada papa" kata lion dengan polosnya lion mengatakan itu bukan tanpa alasan kerena emang selama ini dia melihat interaksi antara papa dan mama ya makanya dia mangatakan itu meskipun umurnya terbilang belita tapi pemikiranya udah melebihi balita seumurannya


" kok kamu ngomong gitu saya, papa itu sayang bgt sama mama kmu" mama yang di maksud david disini adalah lila mendiang istrinya bukan lili dan lili tentu tau siapa yang dimaksud oleh david


" bukan mama lila papa, tapi mama lili" kata lion dan untuk kesekian kalinya david dan lili terkejut oleh pertanyaan lion


" papa udah selesai apa kamu mau jalan jalan sama papa" tanya david mengalikan pertanyaan lion


" mau tapi aku mau kita bertiga pa, teman teman lion sering bercerita kalau orang tuanya sering mengajak dia jalan jalan, lion ingin seperti mereka pa" kata lion penuh harapan


" tentu saja sayang, apa pun utuk kamu


sementara lili hanya diam saja tanpa mau bergabung dan menggagu interaksi antara anak dan bapa tersebut dia cukup tau diri


seperti janji david tadi mereka bertiga pergi jalan jalan ke mall sekaligus makan siang dan mereka bertiga menghabiskan waktunya untuk bersenang senang terutama lion david mengajak anaknya untuk bermain time zoon sementara lili hanya mengukiti saja kemana david dan lion pergi


setelah cukup mereka bermain mereka pulang kerena waktu sudah menunjukan jam 7 malam sebelum mereka pulang kerumah terlebih dahulu mereka makan malan dulu takut lion akan ketuduran belum makan malam kerena kelelahan bermain


sepanjang perjalanan pulang david dan lili diam saja kerena lion sudah tidur akibat kelalahan bermain seharian suasana didalam mobil cukup hening baik david mau pun lili tidak ada yang bersuara memerka sibuk dengan pemikirannya masing masing hingga mobil yangbmereka tumpangi samapi di rumah


sesampainya di depan rumah lili turu terlebih dahulu dari mobil dan ingin mengangkat lion tapi gak jadi kerena david melarangnya


" biar aky saja kmu tidak akan kuat, badan lion sudah lebih bisar dari mu" kata david " bawa belanjaan saja" tanpahnya lagi


" baik ka" jawab lili gugup dan juga takut


dan setelah itu mereka masuk kerumah, didalam kamar david merebahkan lion di atas tempat tidurnya dibikutiboleh lili yang membawa semua permainan yang baru saja di beli david untuk anaknya


sebelum meninggalkan kamar anaknya david terlebih dahulu mencium pucuk kepala anaknya dengan sayang dan setelah itu dia pergi meninggalkan kamar anaknya dan tidak lama setelah itu david pergi lili juga menyusul david kekamar mereka setelah selesai merapikan semua barang belanjaan lion dan memastikan anaknya tidur dengan aman dan nyaman

__ADS_1


didalam kamar david sudah selesai mandi saat lili masuk kedalam kamar mereka dan david hanya menggunakan handuk yang melilit di pingangnya saja lili yang melihat itu segera ingin pergi meninggalkan tempat itu karena malu


" maaf ka" kata lili menundung dan berbalik ingin pergi meninggalkan kamar


" mau kemana" tanya david santai lili yang gugup dan juga malu bercampur takut hanya diam dan menunduk di tempatnya tanpa berani menghadap david


" a..a. aku mau ke luar ka" jawab lili takut sekaligus juga gugup


david yang mendengar jawaban ngugup dari lili berjalan mendekati lili dan ingin menggodanya " kenapa harus keluar, bukankh kamu sudah pernah melihatnya" kata david tepat di teliga lili dan lili bisa mencium dan juga merasahan hembusan nafas david yang menempal di teliganya entah sejak kapan david berada disana lili tidak tau


lili yang di perlakukan begitu merasakan tengang di seluruh tubuhnya dan tibah tiba Tubahnya merasakan sengatan getaran yang dia sendiri perasaan apa itu dan david yang segaja menggoda lili menbalikan badanya dan langsung mencium bibir merah muda milik lili tanpa persetujuan yang punya lili yang mendapat serangan tiba tibah hanya membulatkan matanya dan dian saja tanpa menolak atau pun membalasnya kerena lili hanya diam saja david menggigit sedikit kuat agar dia bisa masuk dan mengabseb setiap rongga mulut lili dan dengan spontan lili membuka mulutnya dan david tidak menyia- nyikan kesempatan iti dan langsung memasukkan lidahnya kedalan mulut lili dan mengabsen setiap rongga mulut lili cukup lama david dan lili berciuman david baru melepaskan ciumannya setelah dirasa lili hampar habis nafas baru dia melepaskanya dan lili yang hampir kehabisan nafas menghirup udara bayak-bayak dengan nafas yang memburu david menyekah sudut bibir lili dengan ibu jarinya dengan lembut


" mandilah setelah itu istiraha" kata david dan lili yang di perlakukan begitu lembut oleh david masih belum percaya dia hanya dia saja david yang sudah selesai memakai baju masih mendapati lili di tempat semuda


" apa aku juga harus memandikan mu" kata david mendekati lili


" ti..tidak ka" kata lili sambil berlari langsung kekamar mandi david yang melihat tingkah lili hanya bisa tersenyum dan menggeleng kapala


didalam kamar mandi lili memengangi dadanya yang sudah hampir lonjat dari dalam sana


" ada apa dengan ku, kenapa jantuk ku berdedak dengan kencang apa aku sakit jantung" kata lili sambil memengagi dadanya


" lagian aku kenapa sih hanya karena ka davi memperlakukan aku dengan lembut tadi aku jadi baper, sadar dirilah lili ka david tidak akan pernah mencintainmu" kata lili mensungesti dirinya supanya tidak terbuai dengan perlakuan david padanya tadi


sementara di luar kamar david memandagi poto lila yang ada di ponselnya


" lila apa yang kuma katakan benar sayang, lili sangat menyanyagi anak kita bengitupun sebaliknya tapi aku tidak bisa menerimanya" kata david


iya sepanjang mereka jalan tadi david melihat bangaimana sayang dan perhatian lili pada lion dia tidak pernah lelah untuk mengikuti semua kemauan lion dan sedangkan david saja meresa lelah tapi lili tidak dia begitu sabar dan sayang membujuk anak itu saat lion tadi merejuk ingin naik wahana yang extrim


lili yang sudah selesai mandi dia merutuki kebodohannya kerena lupa membawa baju nganti kerena terburu- buru pergi kekamar mandi akibat ulah david


" bangaimna ini, aku luoa bawa baju nganti, apa ka david sudah tidur, bodoh,cerobah bangaimana bisa lupa bawa baju" sambil memukul - mukul kepalanya dengan menratapi kebodohan dan kecerobahannya


sudah satu jam lebih lili ada di kamar mandi david yang belum tidur menjadi khawatir kenapa lili belum keluar juga takut lili kenapa- kenapa akhirnya david bangkit dari tempat tidur dan menghapiri kamar mandi


" lili apa kamu baik-baik saja" kata david cemas


lili yang mendengar pintu di ketuk dari luar jadi kanget " astanga ternyata ka david belum tidur, bangaimana ini" gumanya dalam hati sambil mondar mandir didalam kamar mandi


" lili kamu tidak apa- apakan" tanya david lagi dengan suara sedikit kencang


" i....iya ka lili baik- baik saja" kata lili ngugup


" kenapa kamu lama sekali" tanya david kesal bikin orang takut aja


" maaf ka" kata lili sambil membuka pintu kamar mandi dengan handung yang melilit di tubuhnya sementara david yang masih berdiri di depan pintu hanya dian sambil menelan salavinanya dengan susah panya


" aku.. aku lupa bawa baju" kata lili takut dan juga ngugup dengan kepala yang tertunduk ldavid tidak menjawan dan hanya melihat lili dengan intens lili yang di tatap intens begitu oleh david menjadi ngugup sekaligus malu


" a.. aku akan keruagan ganti ka" kata lili ingin pergi segera dari hadapan david tapi belum sempat melarikan diri lili sudah ditarik oleh david kedalam pelukanya tanpa menunggu peraetujuan lili david langsung membungkam mulut lili dengan bibirnya awalnya ciuman itu lembut dan lama kelamaan ciuma itu menuntut dan entak sejak kapan handuk yang di pakaì lili sudah lepas dari tubuhnya dan david memuntun lili ketenpat tidur mereka dan membaringkan lili dengan pelan david mencium leher jejang lili dan juga tanganya tidak tinggal dian tangannya dengan lihai merabah bukut kembar lili dan memaikan nepinnya lili yang sudah dipenuji kabut gairah tanpa sadar mengeluarkan desahannya "aahh" david yang mendengar itu makin semangat untuk menbuat lili mendesah dan akhirnya mereka melalui malam panas sepanjang malam entah sudah berapa kali mereka melaluinya tapi mereka baru tidur waktu menjelang subuh itu juga karena david tidak tega melihat wajah kelelahan lili yang sudah mulai pucat akibat melanyaninya david yang seolah tidak pernah lelah untuk melakukannya lagi dan lagi entah kenapa dia seolah tidak puas jika hanya melakukanya satu kali saja dengan lili david merasa selalu haus dan haus ingin terus berada di liang senggamah lili yang memabukan dan memuaskan miliknya dulu pada mendiang istrinya david tidak pernah merasaka senikmat ini tapi entah kenapa melik lili membuatnya ketagihan dan selalu ingin di nikamati dan tidak pernah puas

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2