
"Kay istirahat lah di kamar, soalnya aku lihat kayanya kamu lelah"
"Ta-pi..."jika mau jujur Kayla sangat ragu sekarang ketika harus ikut dengan Septian .Jika orang lihat pasti akan timbul fitnah , karena Kayla disini hanya berduaan dengan nya.
"Hei istirahat lah .. Tenang saja aku bukan pria bejat kok ! Jadi kamu bisa istirahat dengan tenang disana .Jika kamu butuh sesuatu aku ada di kamar sebelahnya lagi "Septian menepuk puncak rambut milik Kayla,ia tersenyum ke arah nya . Karena Septian tahu kalau Kayla merasa tidak nyaman jika harus berduaan bersama nya di apartemen nya.
"Maaf merepotkan kamu "Kayla menundukkan kepalanya merasa bersalah.
"Hei ..hei ...gak usah masang wajah kaya gitu ,kamu tenang aja aku tidak merasa di direpotkan.Hmm....jika kamu butuh orang untuk menumpahkan keluh kesah mu dan rasa sedih mu aku akan siap untuk menjadi pendengar yang baik untuk mu "
"Terima kasih sekali lagi ...dan maaf aku tidak bisa cerita .Tapi aku bersyukur bertemu dengan mu "Kayla tersenyum ke arah Septian membuat Septian terperangah.
Sial liat senyuman nya aja gue udah melting
ucap nya dalam hatinya "Khemm kalau gitu aku ke sana dulu ya ,kamu istirahat ya "Septian sudah bersemu merah Sekarang karena tadi diberikan senyuman oleh Kayla.
"Hmmm "Kayla mengangguk lalu ia berjalan dan membuka pintu kamar . Septian yang melihat Kayla telah masuk kamar bernafas lega ,ia juga berjalan meninggalkan tempat ini.
Kayla tersenyum kecut saat pikiran nya kembali mengingat suaminya bermesraan di Mall dengan seorang gadis.
Kayla duduk di tepi ranjang ,hati nya sungguh sakit . Selama tiga bulan ini dia pikir suaminya telah berubah dan tidak main lagi dengan para gadis tapi tetap saja sama . Mungkin dulu suaminya akan secara terang-terangan bermain di depan nya ,tapi sekarang suaminya secara diam-diam.
Jika dulu mungkin ia masih bisa menahan rasa sakit di hatinya tapi sekarang ini sudah keterlaluan . Dia juga punya titik cape dimana ketika hatinya yang benar-benar tulus mencintai suaminya tapi tidak ada di hargai membuat nya ingin berhenti.
Hiks
Hiks
Dia tidak bisa menahan lagi rasa sesak di dadanya .
"Kak bisa kah kamu melihat ku .. hiks..bisa kah..kamu ..hiks ... mencintai ku...kamu tahu sekarang aku.. sedang mengandung..hiks.. bahkan.. setiap malam aku ingin sekali kau elus perut aku dan mengajak bicara ... anak dalam kandungan ku ... hiks...kenapa ..rasanya sangat susah sekali kamu melakukan itu..hiks...aku cape ..aku cape kak.. mencintai mu sendirian..Aku cape ! "Kayla menumpahkan keluh kesah nya sekarang dia rasa nya ingin berteriak kencang, melepaskan apa yang ia rasakan.
"Tuhan apa aku harus pergi saja dari hidup suami ku , agar dia bahagia dan bisa mencari wanita yang ia cintai"Kayla menatap langit-langit apartemen,ia memejamkan matanya. dengan air yang mengalir di pipinya.
...----------------...
"Wah gue udah nemuin lokasi istri lo ! Dia ada di daerah jakarta pusat bro ,di apartemen Suhjo bintang lima .Wah gila ngapain istri lo ada disana"Azka yang dari tadi diem di sofa dan menunggu , sekarang menjadi berlari menghampiri temannya yang sedang mengotak atik laptopnya.
__ADS_1
"Wah dan data pria di gambar itu juga tinggal di apartemen itu bro ,liat lah "Malvin menyodorkan laptop nya , agar Azka melihat nya "Namanya Septian ,dia memiliki usaha di bidang teknologi informasi kaya gue bro ,tapi disini ia pernah bersekolah di high school dan kuliah di Perancis.Tunggu dulu deh saat gue lacak handphone milik istri lo kok dia kaya ada di apartemen si dia nyet ,liatlah titik keberadaan istri lo sama dengan dimana pria ini tinggal"Malvin merasa heboh sendiri saat mendapati sebuah fakta yang mengejutkan.Berbeda dengan Azka yang sudah mengeluarkan aura hitam si sekelilingnya bahkan tangannya sudah ia kepal.
"Kirimin lokasi itu ke gue !"Dengan tatapan dingin Azka mengatakan nya.
"O-keee.."Malvin di buat takut sekarang , karena melihat Azka yang berubah menjadi dingin seperti tak tersentuh.
"Gue udah kiriman semua nya ke lo" Setelah mendengar itu Azka langsung berdiri dan berjalan keluar.
Brak
Dengan kerasnya Azka menutup pintu , membuat orang yang ada di sana terkejut.
"Asu"Malvin memegang dadanya ,ia sangat terkejut sekali saat Azka membanting pintu cukup keras.
Azka berjalan dengan tergesa ke mobilnya ,dia sangat marah sekali saat ini . Bahkan tangannya sudah gatal ingin menghajar pria itu . Azka melihat teleponnya ia menyalakan GPS untuk menunjukkan arah jalan.Dengan kencang Azka mengendarai mobilnya.
...----------------...
"Hah kenapa nasib gue kaya gini sih ?"Septian sedang duduk di meja kerjanya , sambil memandangi foto yang tertera di sana.
Disana ada foto seorang gadis manis yang mengunakan seragam dengan dia di sampingnya.Ia tersenyum kecut saat ia mengingatkan gimana ia dulu memutuskan untuk pergi Prancis , saat gadis ini di tembak oleh pria di hadapannya.
"Kamu selalu cantik ya Kay ! bahkan sekarang pun kamu sangat cantik ,di tambah pipi kamu yang jadi tembem dan perut buncit ..hahaha andai aja kalau aku nikah sama kamu mungkin aku akan setiap hari bikin anak sama kamu "Septian tertawa kecut saat impiannya cuman jadi angan-angan.
"Boleh kah aku berdoa agar kamu bisa jadi janda? Dan aku punya kesempatan untuk memiliki kamu , walaupun ini tidak baik jika aku berdoa seperti itu tapi terkadang aku selalu kepikiran kesana tahu "Septian terus berbicara dengan foto yang di pegang nya , bahkan sesekali ia tersenyum dengan ucapan bodoh nya.
Neng Nong
Neng Nong
Neng Nong
Suara bel apartemen nya membuat Septian sedikit terperangah ia menyimpan kembali foto yang ia pegang ,ia sedikit kesal ketika belnya terus menerus berbunyi dengan tidak sabaran.
"Woy buka sialan !!!"teriak seseorang yang cukup kencang di luar apartemen nya , bahkan ,ia juga sambil menendang pintu apartemen.
Ning nong
__ADS_1
Ning nong
"Sabar anjir !!"Septian berdecak kesal saat orang yang di luar terus menekan tombol belnya . Septian membuka pintu nya dengan kesal menempatkan seorang pria yang berdiri tegak dan mengepalkan tangannya.
BUGH
BUGH
Tanpa kata pria itu memukul Septian terus menerus ."Sialan kau "
BUGH
BUGH
Seperti tidak memberikan ampun pria itu terus memukuli Septian.Septian mencoba menghindari pukulan dari pria yang tak di kenal ini.
Pria itu menarik kerah baju milik Septian "Dimana istri gue!"kalimat yang dikeluarkan membuat Septian mengyikit bingung.
"GUE BILANG DIMANA ISTRI GUE HAH !!!!"pria itu masih memegang kerah Septian , dengan mata yang melotot.
"Kak.....Apa yang kakak lakukan "Kayla tiba-tiba muncul di depan mereka , ia sungguh panik saat melihat pemandangan yang menyakitkan.
Kayla berlari dan menyingkirkan pria yang menindih Septian.Lalu Kayla membantu Septian untuk bangkit dari posisi tidurnya , wajah yang sudah bakbarbelur sekarang.
Pria itu adalah Azka yang menghajar Septian, Azka memandangi istrinya yang malah membantu pria itu dia menjadi kesal sekali saat ini.
"Tian astaga apa ini sakit?"Kayla teramat panik saat wajah Septian jadi seperti itu.
"Aah aku baik-baik saja "Septian tersenyum ke arah Kayla.Sedangkan Azka sudah tidak bisa menahan amarahnya melihat pemandangan yang membuat matanya perih.
Azka berdiri lalu ia menarik tangan istrinya cukup kencang .
"Ckk cepat pulang!"nafas Azka naik nurun sekarang , bahkan tangan nya sangat kencang menarik tangan istrinya.
"Kaa...sakit .. Hiks aku gak mau pulang!"Kayla mencoba memberontak dan melepaskan tarikan dari Azka.
Deg
__ADS_1
Azka membeku dan tidak percaya saat istrinya memberontak dan tidak mau ikut dengan nya .