Cintai Aku

Cintai Aku
Draft


__ADS_3

Seperti yang di ucapkan oleh Azka ,ia langsung keluar dari kamar saat melihat anak nya tertidur lelap, bahkan kayla pun ikut tertidur lelap.


Ia berjalan ke ruang tamu lalu merebahkan tubuhnya di kursi yang cukup tidak panjang .


Ia memainkan ponselnya lalu menelepon seseorang .Belum sempat semenit orang yang ia hubungi telah menjawab nya .


"Ada apa bro ?"


"Lo bisa urusin perusahaan gue dulu !"


"Emangnya lo mau kemana?"


"Gue udah ketemu dengan istri gue dan kayanya gue pingin netep dulu disini "Azka tersenyum saat mengatakan itu .


"Wah beneran nih! Gue turut bahagia bro , tenang aja urusan perusahaan gue yang urus! inget jangan buat kesalahan patal lagi yang buat istri lo pergi "


"Ah terima kasih sebelumnya,gue akan memperbaiki diri gue untuk jadi lebih baik lagi .Maaf gue terus ngerepotin Lo "Azka mengucapkan dengan tulus sekali membuat pria yang di telepon membeku . Karena jarang-jarang si Azka ini ngomong kaya gini ke dia ,tapi sekarang ucapan nya buat ia merinding ke gimana gitu .


"Hahahaha lo gak ke masukkan setan kan disana!!"


"Tck ...tentu enggak bodoh gue gak kerasukan , emang menurut lo gue kemasukan setan ?Lo tahu dari dulu hingga sekarang gue gak pernah ke gitu "Azka sedikit kesal mendengar nya baru juga ia mau ngomong tulus ke dia tapi tanggapan nya kaya gini .


"Ya emang sih lo gak pernah ke gitu kan Lo setan nya "


Tutt


Azka mematikan pangilan nya , karena semakin kesini temannya ini semakin gak jelas, padahal ia mau ngomong serius dan curhat tapi kalau ke gitu dia malah emosi.


Ia memejamkan matanya karena hari ini cukup sangat lelah sekali .


...----------------...


Kayla terbangun dari tidurnya ,lalu ia mengecek jam dinding ternyata ini masih jam tiga pagi ,ia melirik ke samping ternyata Azka telah pergi .


Kayla menarik nafas dalam-dalam,lalu bangkit dari tidurnya ia berjalan mengecek ke ruang tamu , ternyata Azka tertidur pulas di sana.


Ia mendekat dan melihat pria yang tak terusik sedikit pun padahal ia tahu cuaca disini cukup dingin tapi pria ini seperti nya tetap nyaman . Kayla mengambil selimut dan memakai kan nya kepada Azka.


"Kayla"

__ADS_1


Kayla yang hendak pergi dari sini terdiam , karena mendengar ucapan Azka,ia menoleh dan ia tersenyum ternyata itu hanya mengigau . Kayla kembali lagi berjalan menjauh dari sini dan berjalan ke dapur.


Ini cukup pagi sekali tapi ia sudah terbiasa bangun jam tiga , untuk menyiapkan kebutuhan nya dan membersihkan rumahnya.


Ia mulai membereskan rumah nya dari dapur , hingga keruang tamu , setelah selesai ia langsung memulai memasak .Ia hanya memasak telor kecap kesukaan putra nya , mungkin hampir setiap hari ia memasak telor karena ia selalu tidak ada waktu untuk pergi ke pasar , karena ia harus mengurus anak nya dan pergi ke toko hingga sore jadi ia selalu tidak ada sempat untuk ke pasar.


Palingan ia akan membeli sayur kalau ada tukang sayur keliling ,baru ia bisa membeli nya .


Setelah selesai semuanya ia langsung pergi mandi dan beribadah tentunya.Ia juga tak lupa membereskan kamar nya dan mengecek anaknya .


"Eh sayang udah bangun ternyata!!kenapa anak mama mau nangis hmmm"Kayla di buat terkejut ternyata anak nya udah melek terus saat liat anaknya matanya sudah berkaca-kaca.


"Mamah dan papah napa tidak ada di samping arka"Raka memeluk ibunya ia berbicara dengan nada rendah .


"Maaf sayang soalnya tadi mamah beberes rumah dulu , terus buat sarapan untuk kamu dan papa jadi mama pergi meninggalkan anak mama yang ganteng ini "Kayla mengusap punggung anak nya dan memberikan pengertian padanya.


"Terus papa kemana?"Raka mendongkap melihat wajah ibunya .


"Papa ada di luar tuh ,katanya gerah jadi keluar sebentar"


"Arka mau ke papa mah "Raka langsung turun dari kasur dan melesat pergi keluar .


"Papa..."Raka berteriak dan menghempaskan tubuhnya ke perut Azka , membuat Azka yang tertidur lelap terbangun dan terkejut bukan main .


"Ah anak papa"dengan mata yang masih mengantuk dan suara berat Azka terpaksa harus terbangun dan membenarkan posisi anak nya menjadi ia pangku.


"Papa gerah iya tidur di kamar aku"ucap Raka dengan mengusap pipi ayahnya.


"Tidak kok tadi papa tidak bisa tidur jadi papa ke sini dan tak kerasa papa ke tiduran disini"


"Tadi kata mama papa ke gerahan jadi nya pergi keluar "ucap Raka penuh selidik.


"Hahaha emang sih papa kegerahan terus gak bisa tidur jadi deh kesini "Azka menjadi kikuk sendiri saat mendengar pertanyaan anak nya.


"Maaf ya papa soalnya arka tidurnya tidak pake kipas angin karena arka tidak tahan dingin"


"Eh ... papa kan gak bermaksud seperti itu, karena kemungkinan kemarin ini papa tidak mandi jadi kegerahan "Azka di buat panik karena anak nya menjadi murung, kalau mau jujur sebenarnya malam tadi ia sama sekali tidak kegerahan malah suhu disini sangat dingin sekali .


"Ih papa jorok "dengan respek Raka langsung menutup hidungnya, melihat itu Azka merasa gemas sendiri lalu ia mencium pipi anaknya .

__ADS_1


Cup


Cup


"kenapa anak papa lucu sekali sih "


"Papa stop !! papa bau tau "Raka menghapus bekas kecupan dari pipi nya .


"Kamu juga bau acem tau ,hari ini kan kamu belum mandi "


"Enggak aku wangi kok "


"Gak tuh ini bau tau "ucap Azka menggoda anak nya .


"Iih Arka wangi papa !"


"Iya-iya anak papa emang wangi banget "


"Raka aku mandi dulu terus nanti kita sarapan "Kayla sedikit berteriak membuat dua anak dan ayah menoleh .


"Tuh kata mama mandi sana "


"Mama arka mau mandi sama papa , soalnya papa juga belum mandi "jawab anaknya.


Kayla melihat Azka sebentar lalu ia mengangguk ke anaknya"Kak apa ,kakak bawa baju tidak ?"tanya kayla dan Azka hanya menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah kamu mandi dulu saja sana dengan Raka biar aku cari baju buat kamu , karena aku pikir aku punya kaos besar "Azka hanya menanggapi nya dengan mengangguk.


"Ayo tunjukkan kepada papa dimana kita harus mandi "


"Ayo pa "Raka menarik tangan Azka bersemangat dan berjalan menuju kamar mandi.


Saat melihat mereka pergi Kayla langsung mencari baju di lemari nya , karena seingatnya ia mempunyai kaos yang longgar waktu dulu .


"Kemana ya aku rasa aku punya kaos ,tapi kok gak ada sih "


...----------------...


__ADS_1


Yu mampir ke cerita aku yang ini , dijamin seru loh ..dan alur ceritanya gak bisa di tebak .


__ADS_2