Cintai Aku

Cintai Aku
Draft


__ADS_3

Septian hanya menarik nafasnya ,ia juga tidak mengerti kenapa tiba-tiba Kayla seperti ini.Ditanya pula jawabannya tidak tahu ,hal ini membuat nya sedikit frustasi.


Septian melajukan mobilnya ia akan membawa Kayla ke apartemen nya saja .Toh Kayla juga tidak tahu mau kemana .


Septian selalu melirik ke arah Kayla yang terbengong menatap ke keluar dengan raut wajah menyedihkan.


Kay aku tidak tahu apa yang membuat mu seperti ini?Tapi aku harap kamu baik-baik saja.


ucap nya dalam hatinya ia juga khawatir melihat gadis yang teramat ia cintai menjadi bersedih seperti ini . Kayla adalah satu wanita yang membuat nya tidak bisa melihat gadis lain . Wanita pertama yang membuat nya selalu memikirkan nya setiap hari, bahkan dalam doanya ia selalu memohon agar dia bisa bersama nya.


Namun takdir yang membuat nya tidak bisa memiliki nya dari dulu hingga sekarang.Bahkan ketika ia pergi ke Prancis pun hanya untuk melupakan dia . Karena dulu Kayla sudah di miliki orang lain dan bertapa sialnya ia tidak bisa melupakan gadis yang tak bisa ia miliki.


Hingga sekarang saat ia memutuskan untuk kembali lagi ke Indonesia hanya untuk mencari gadis yang ia cintai dan berharap gadis itu sekarang menjadi singel,tapi lagi-lagi dan lagi gadis itu sudah di miliki bahkan sekarang ia terikat.


Apa ia lela jawabannya tentu tidak tapi mau gimana lagi gadis itu sepertinya telah menemukan jambatan hatinya , bahkan Kayla pula sudah mengandung anak dari pria itu . Ia juga sangat penasaran siapa pria yang bisa menaklukkan hati dari Kayla .


"Kay kita istirahat dulu saja di apartemen aku aja ya !"Septian mencoba mengajak bicara Kayla yang dari tadi terdiam dengan mata yang berkaca-kaca.


"hmmm"Kayla hanya mengangguk , karena ia juga bigung harus kemana .Dia juga ingin menghindari dulu suaminya.


Septian tersenyum saat mendengar jawaban Kayla ,ada perasaan bahagia saat ia membayangkan bisa berduaan bersama dengan Kayla nanti , namun Septian menggeleng kan kepalanya ketika otaknya jadi traveling.


"Usss jangan aneh-aneh "ucap nya dalam hatinya .


Sekarang tidak ada obrolan dari mereka Kayla yang sibuk dengan pikirannya dan begitu pun dengan Septian.Hanya ada suara mesin mobil yang terdengar.


...----------------...


Azka telah mengantarkan Lisfi kerumahnya , sekarang ia sangat tidak sabar bertemu dengan istrinya ,dan menunjukkan apa yang ia beli . Entahlah perasaan nya dan hatinya tiba-tiba sangat merindukan istrinya , bahkan dalam perjalanan tadi bersama Lisfi ia tidak fokus saat di ajak ngobrol pun yang jelas pasti ia ingin segera bertemu dengan istrinya dan sang jambang bayi .


Azka tersenyum saat kini ia telah sampai ke garasi rumahnya , dengan cepat dan tak sabaran Azka memarkirkan mobilnya.Azka turun dengan perasaan ria ,ia juga mengambil barang belanjaan nya .


Tidak pernah luntur senyum nya saat kini ia berjalan ke rumahnya , walaupun agak kesusahan saat akan membuka pintu tapi itu tidak membuat Azka kesal.

__ADS_1


Cklek


Pintu itu terbuka , Azka melihat ke sekeliling ruangan,hal yang tersirat di dalam rumah yang luas dan besar adalah sepi.Seperti tidak ada kehidupan di rumah ini , Azka tersenyum miris saat ia teringat ketika dengan sengaja nya ia memecat para pembantu hanya untuk menyiksa istrinya hanya untuk membuat nya kelelahan membersihkan rumah yang super besar ini.


Azka melangkah kan kaki nya ke ruang tamu berharap ada istrinya , namun saat sampai di ruangan ini pun kosong.


"Kemana dia "kata yang terucap sedikit menyiratkan khawatir. Azka berjalan kembali ke dapur , karena biasanya jika jam segini Kayla akan memasak atau mencoba membuat sesuatu untuk nya ,namun apa yang kayla buat tidak pernah ia hargai,ya dirinya memang sangat kejam untuk istrinya,tapi ia melakukan itu agar Kayla pergi tapi untuk sekarang ia tidak ingin jika istrinya pergi apalagi ada buah hati yang amat ia sayangi.


Dan saat sampai ke dapur pun tidak ada , sekarang dirinya mulai panik saat tidak mendapati Kayla ada di sini ia taruh belanjaan ya di meja makan. Dengan tergesa Azka naik ke lantai atas untuk mengecek istrinya ,ia berlari dan membuka satu persatu kamar di sana namun dia belum juga menemukan istrinya.


"Sial kemana dia ?"Azka mengambil handphone nya ia menelepon istrinya ,namun raratnya pangilan nya selalu di rijeck .


"Yak ada apa dengan dia !" Azka meneriaki handphone nya ketika panggilan nya selalu di rejeck .


...----------------...


Disisi lain Kayla yang melihat suaminya menelepon langsung mematikan nya .


Kayla hanya tersenyum hambar kepada nya ,dia malah mematikan handphone nya


...----------------...


Azka terus menghubungi Kayla bahkan ia juga mengechat dia.


"Nomor yang ada tuju sedang tidak aktif"


tuuutt tuuutt


"Aaaaaa "Azka sangat kesal dan juga panik saat dengan beraninya Kayla tidak menjawab panggilan nya , bahkan ia mematikan pangilan dari nya .


"Ckkk kenapa dia kaya gini sih , sekarang dia dimana lagi "Azka mengusap wajahnya secara kasar.


"Tunggu tadi pagi gue dan dia di restoran ! apa dia masih disana kah ?" Tanpa pikir panjang lagi Azka langsung berjalan bergegas ke garasi ia akan mencari istrinya .

__ADS_1


Dengan tergesa ia melajukan mobilnya , perasaan nya sedang tidak enak sekarang.Mendapati kayla tidak ada di rumah membuat nya panik , jika mau kemana pun pasti Kayla akan meminta izin kepadanya tapi sekarang dia tidak sama sekali di hubungi oleh Kayla.


Azka pikir istrinya akan langsung pulang kerumah saat sarapan telah selesai tapi sekarang dia tidak mendapati istrinya di rumah ,jika istrinya mau ke suatu tempat pasti dia akan meminta izin pada nya .


Azka telah sampai ke restoran tempat tadi pagi ia makan dengan istrinya.Ia masuk dan matanya terus mencari sosok gadis yang duduk di tempat itu, namun nihil dia tidak melihat istrinya.


Azka berjalan ke kasir ,ia berniat bertanya padanya." selamat siang pak anda ingin memesan apa ?"


"Tidak saya ingin bertanya ,apa tadi pagi istri saya telah keluar dari sini "ucap Azka tergesa.


"Ouh gadis yang tadi pagi bersama bapak ya ? dari tadi pun telah meninggal tempat ini bersama dengan seorang pria!"ucap kasir itu tersenyum ramah.


Deg


Bagaikan disambar petir hati Azka sangat sakit , mendengar penuturan yang tak ingin ia dengar.


"Hahah gak mungkin"Seakan tidak percaya Azka tertawa hambar dan menatap tajam kasir itu.


"eeh saya melihat saja , tadi pagi ada seseorang dari belakang mengikuti istri anda saat membayar ,tapi itu juga saya kurang tahu siapa dia namun istri anda dan pria itu saling mengobrol,saya mohon maaf jika itu salah"ucap kasir itu merasa kikuk.


"Saya ingin lihat CCTV-NYA "Azka menatap tajam ke arah kasir itu ,dia tidak akan mudah percaya kalau dia tidak melihat nya secara langsung.


"Mohon maaf tapi anda harus minta izinnya bukan kepada saya , anda harus minta izin kepada HRD disini"


"Ckkk cepat hubungi saya akan bayar hal itu "Azka masih kesal dan menatap tajam ke arah kasir itu .


"Tunggu sebentar saya telepon terlebih dahulu "


Azka memejamkan matanya mencoba menepis isi pikirannya yang tidak-tidak .


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Author mau bilang jangan lupa untuk like dan komen , subscribe ya dan kalau kalian bisa tolong vote nya agar author semangat buat cerita nya dan kalau banyak waktu kalian juga bisa kasih nilai bintang di cerita ini πŸΌπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2