Cintai Aku

Cintai Aku
Rindu


__ADS_3

"Lo mau sampai kapan kaya gini Bro? Tubuh lo itu butuh nutrisi dan vitamin yang harus diisi "Malvin datang dengan membawa dua kantong makanan lalu ia menaruh di meja kerja milik Azka.


"...." Azka tidak bergeming sama sekali ia masih tetap fokus mengetik sesuatu di laptopnya.


"Bro ! Ini udah lewat jam makan , sebaiknya lo isi dulu perut lo yang sekarang udah gepeng"Malvin mengeluarkan apa yang ia bawa lalu ia sedikit menyodorkan makanan itu .


"..." Seperti tidak minat Azka masih tetap fokus ke laptopnya.


Malvin menarik nafas dalam-dalam , dia sungguh khawatir dengan kondisi temannya , yang sudah bisa di bilang menghawatirkan bisa di lihat tubuh Azka yang semakin kurus ,pipi menjadi tirus . Bahkan yang paling buruk adalah pria ini selalu menyiksa tubuh nya sendiri .


Tiga tahun lebih ini perubahan Azka sangat drastis,dia menjadi pria yang dingin dan tak tersentuh dan ia juga tidak lagi bermain dengan para gadis , bahkan Lisfi yang dulu mendekati nya secara kasar Azka menolak nya, bahkan ia juga jadi jarang makan dan terus berkerja dari pagi hingga malam . Tidak memperdulikan tubuhnya yang butuh istirahat, bukan itu saja dia juga telah menyuruh anak buahnya dan orang-orang kepercayaannya untuk mencari istrinya, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda kabar istrinya.


Azka sangat frustasi saat istrinya tidak di temukan ia juga sangat menyesal sekali apa yang ia perbuat di masa lalu nya , hingga membuat gadis baik dan tulus meninggalkan nya.


Andai saja dulu ia tidak menyakiti istrinya , andai saja ia tidak bersikap kasar dan bermain perempuan mungkin saja istrinya akan masih tetap di sisinya.


Tapi sekarang nasi sudah menjadi bubur , istrinya telah pergi dari hidup nya , istrinya kini entah kemana .


Jika waktu bisa di putar ia ingin mengatakan bahwa ia juga sangat mencintai nya , andai saja waktu bisa di putar ia tidak akan bersikap jahat kepada istrinya .Tapi itu hanya khayalannya yang ingin ia wujudkan saat ini,tapi sekarang yang jelas pasti keinginan itu adalah hal yang mustahil untuk terwujud.


Memang penyesalan selalu datang terakhir , saat ia benar-benar telah kehilangan.Menangis darah pun rasanya percuma saja , karena istrinya tak akan kembali hanya dengan menangis saja.


"Bro gue tahu apa yang lo rasain, tapi bro lo juga harus mikirin kondisi lo yang menghawatirkan "Malvin menatap sendu ke teman nya ini.

__ADS_1


"Gue tau sampai sekarang lo merindukan gadis itu "Malvin tertawa tapi yang terdengar hanya tawa hambar."Tapi jangan lo nyiksa tubuh lo kaya gini ! Liatlah badan lo yang udah gepeng ,gue yakin kalau nanti istri lo liat tubuh lo yang kaya gini dia bakal ilfil liat lo"


Azka tiba-tiba menghentikan aktivitas nya saat mendengar perkataan yang terakhir dari mulut temannya ini.


Azka melihat mimik wajah temanya apa yang di katakan membuat nya membulatkan matanya.Karena dengan beraninya dia mengatakan kalau istrinya akan ilfil kalau liat tubuhnya.


"Apa ? "ucap Malvin saat Azka menatap tajam ke arah nya,ia tersenyum kemenangan saat ini karena bisa membuat Azka berhenti dari aktivitas nya.


"Yang gue katakan itu sebuah fakta jika Lo terus mogok makan , terus nyiksa diri lo sendiri , bisa-bisa lo jadi tengkorak dan gak menarik lagi . Dan istri lo bisa berpaling hati ,ya walaupun gue yakin saat ini pun bisa saja istri lo udah punya jambatan hatinya "ucap Malvin dengan nada mengejek.


Azka melotot lalu dengan cepat ia menggeser laptop nya lalu mengambil makanan yang ada di sana.Sedangkan Malvin tersenyum karena ucapannya berhasil membuat Azka makan.


"Gitu dong bro ,isi perut lo dengan makanan agar gak jadi gepeng"


Sudah hampir 5 menit mereka terdiam dengan pikirannya masing-masing"Bro sampai sekarang suruhan lo udah nemuin lokasi dimana istri lo?"ucap Malvin tiba-tiba membuat Azka terdiam dan berhenti makan.


Azka menarik nafas panjang "belum"kata yang di ucapkan sangatlah berat.


"Ini udah tiga tahun dan mereka belum juga nemuin lokasi istri lo? Mereka kerja atau enggak sih "Malvin sedikit marah saat ini .


"Hah tentu mereka tetap mencari istri gue begitu pun dengan gue "nada yang di berikan sangat pelan , Azka menundukkan kepalanya ia melihat ke bawah dengan sendu "lo tau bahkan gue udah cari dia di berbagai kota tapi sampai sekarang gak ada tanda-tanda istri gue ,bukan itu aja gue juga udah nyuruh orang untuk mencari dia di luar negeri takut kalau kayla pergi kesana "Setiap ucapan membuat Azka meneteskan air mata.


Karena ini membuat dada nya sangat sesak ,jika berbicara tentang istrinya.

__ADS_1


Andai Tuhan beri ia satu kali kesempatan mungkin ia tidak akan menyia-nyiakan nya .


"Tapi sampai saat ini gue belum bisa nemuin istri gue , seakan Tuhan memberi karma ke gue atas sikap gue yang jahat"Azka terus berbicara dengan air mata yang mengalir di pipinya.


"Gue rindu dia , mungkin sekarang anak gue juga udah besar ,ckk .."Azka menghapus air mata yang terus menerus menetes " Apa dia pria atau wanita ya ?"


Hiks


"Pasti kalau cewe mirip dengan istri gue, Hiks..kalau cowo pasti mirip gue kan ?"Azka tidak bisa menahan lagi rasa sesak yang semakin ia rasa ini ,ia menangis di hadapan temannya.


Malvin berdiri lalu menepuk bahu dan mengusap nya , memberikan ketenangan kepada nya.


"Sabar bro ...Gue paham yang lo rasain ,gue akan bantu lo dengan otak cerdas gue ,lo tenang aja gue pasti kan lokasi istri lo di temuin . Maafin gue karena selama tiga tahun ini ngebiarin Lo kaya gini ,maafin gue karena gue ngejauh dan biarin lo kaya gini . Gue ingin lo mengerti apa yang lakukan dulu sangat salah jika ucapan tidak masuk maka sebuah tindakan harus di lakukan "ucap Malvin sendu.


Apa yang Malvin bicarakan adalah sebuah fakta ia benar-benar menjauh dari Azka dan membiarkan Azka merasakan apa arti kehilangan.Dia ingin membuat temanya sadar dengan perasaan nya sendiri , walaupun terkesan jahat membiarkan temannya menderita tapi itu adalah sebuah pembelajaran untuk nya agar bisa menghargai orang lain.


Saat mengetahui kalau Kayla pergi , Malvin pun ikut pergi keluar negeri , karena dia ingin lihat gimana Azka akan bertindak tanpa bantuan nya.


Tahun ke tahun ternyata Azka selalu mencari keberadaan Kayla ,dan sikap nya terus berubah .


Ada rasa syukur saat mengetahui Azka tidak bermain lagi dengan wanita dan sudah berubah ,tapi ada rasa kasihan saat melihat kondisi nya semakin hari semakin buruk.


...----------------...

__ADS_1


Jangan lupa apresiasi karya ini dengan like ,vote dan komentar . Apresiasi kalian sangat berarti bagiku 🤗 Thanks You 😊🙏🏻


__ADS_2