Cintai Aku

Cintai Aku
Kebun binatang


__ADS_3

"Kay sebelumnya aku ucapkan terima kasih karena kamu mau setuju dengan ucapan aku tempo lalu ,tapi jika kamu meminta aku untuk menganggap kamu orang lain dan teman rasanya itu sangat menggangu bagiku."Azka berbicara dengan nada sendu namun matanya fokus kedepan .


"Aku mencintaimu ,aku juga menyayangi mu,aku mencintai kalian berdua kamu dan anak kita .Tapi jika kamu merasa enggan untuk aku cintai kamu merasa jijik dengan ku ,tolong biarkan lah aku mencintaimu sendiri . Jangan pernah meminta ku untuk menganggap kamu orang lain karena bagi ku kamu adalah belahan jiwa ku .Aku tidak peduli kamu menganggap aku apa sekarang ,pria berengsek , atau pria tidak tau diri atau pria bodoh yang jelas pasti aku adalah pria yang selalu mencintai mu di mana pun dan kapan pun itu ."


" Tapi aku paham itu sulit untuk mu menerima pria seperti ku ,pria yang telah menyakiti mu , pria yang membuat mu nangis setiap malam .Dan pria yang dengan sengaja nya bermain di depan mata mu."


"Kay aku turuti permintaan kamu untuk tidak menyentuh mu ,tapi maaf jika kamu meminta aku untuk menganggap kamu orang lain aku tidak bisa . Tapi jika kamu menganggap aku orang lain itu terserah kamu ,itu hak kamu aku tidak akan memaksa ."Azka menengok ke Kayla yang sedang membeku lalu ia tersenyum dan kembali fokus ke depan.


"Aku akan tetap menganggap kamu istri aku yang paling aku cinta , wanita hebat yang berjuang membesar kan anak kita sendiri tanpa bantuan siapa pun .Aku sangat bangga padanya aku sangat bersyukur memiliki wanita seperti mu .Tapi sayang nya wanita itu tidak ingin bersama ku lagi , wanita hebat itu ingin pergi dari hidup ku lagi ,tapi aku tidak bisa mencegah nya karena wanita itu ingin pergi karena sudah muak dengan ku."Entah kenapa mata Azka sekarang memanas bukan itu saja dada nya merasakan sesak yang amat dalam.


"Ah tapi aku berterima kasih karena wanita itu memberikan aku satu bulan kesempatan untuk bersama."


"Terima kasih Kayla Amelia telah memberikan aku satu kesempatan yang amat berarti untuk ku ."


Kayla terdiam ucapan dari Azka membuat nya membeku ,ia tidak tau harus berinteraksi seperti apa . Ia bisa rasakan perkataan Azka sangat tulus sekali dari hatinya bahkan ia bisa lihat jelas mata biru itu sedang menahan air yang akan menetes ke pipi.


"Aku akan mengunakan kesempatan ini semaksimal mungkin,aku sangat senang kamu mau memberikan aku satu kesempatan yang berarti."Azka tersenyum sangat lebar kearah Kayla, namun di balik senyum itu ada rasa sesak yang teramat hebat yang sedang ia tahan .


Kayla hanya menunduk kan kepalanya ia tidak tau harus mengatakan apa .


Puk


Tangan kiri Azka tiba-tiba mendarat di puncak rambut milik Kayla, saat mendapati Kayla yang menjadi menunduk.


"Hei aku akan turuti permintaan kamu , jangan memasang wajah seperti itu nanti cantik nya hilang"ucap Azka sambil mengelus-elus rambut Kayla.

__ADS_1


Blus


Pipi kayla merah merona saat ini mendengar dan di elus seperti itu oleh seorang Azka.Ini baru pertama kalinya ia melihat Azka seperti ini , bahkan ia baru pertama kali ini melihat Azka menjadi pria yang berbicara sangat panjang dan mengandung makna yang teramat membuat hatinya menjadi tak karuan.


"Is okey aku mengerti kok ,apa yang kamu inginkan ."


"Aku mengerti jadi tidak perlu khawatir nee ..."Kayla mendongkap lalu menatap mata itu ,mata yang memancarkan cinta dan tersenyum kearah nya,tapi ia juga bisa merasakan rasa sakit yang di setiap ucapan pria ini, namun ia memutuskan arah pandangan lalu menyingkirkan tangan yang menyentuh rambutnya dengan perlahan ,lalu ia menatap ke depan dengan tangan yang ia erat kan ke pelukan anaknya , seakan ia mencari keberanian dan ketenangan untuk mengatakan sesuatu.


"Tepati janji mu kak ,aku mohon"hanya itu yang bisa ia ucapkan sekarang ,lalu ia memalingkan wajahnya kesamping seakan ia enggan menatap pria di sampingnya yang menjadi terdiam .


"Hah oke "Dengan tarikan nafas panjang ia mengatakan itu walaupun terkesan sangat berat .


Tidak ada lagi obrolan dari mereka , tidak ada lagi kata yang terucap mereka hanya fokus dengan pikirannya masing-masing ,tanpa ada niatan untuk saling bertanya atau pun mengungkapkan isi hati mereka yang sebenarnya.


Azka memarkirkan mobilnya , setelah selesai ia memberhentikan mobilnya lalu menatap lekat istrinya dan anak yang masih tertidur lelap.


"Kay apa kamu tidak mau membangun kan anak kita ,kita sekarang sudah sampai"ucap Azka sangat lembut , membuat Kayla yang sejak tadi terbengong jadi terkejut .


"Aah sudah sampai ya "jawab kayla sedikit terkejut lalu ia dengan perlahan menumpuk pipi mungil anaknya.


"Hei anak mama ayo bangun kita sudah sampai lo "


"Hei Yoo bangun katanya mau liat singa "kayla masih berusaha membangun kan anak nya , yang seperti tertidur pulas sekali , bahkan tepukan pelan dari kayla tidak membuat seorang Raka terbangun.


"Aiggooo ...kamu mirip banget sama papa ya susah bangun"Azka yang melihat Raka yang seperti tidak terusik sama sekali oleh suara atau pun tepukan dengan sigap ia mengendong anaknya,lalu ia membawa kepangkuan nya .

__ADS_1


"Jump keluar Kay biar Raka aku gendong


saja "


"Tapi..."


"Tenang saja nanti juga ia bangun kok , mungkin ia sedang mimpi indah biar Raka aku gendong saja ."


"Baiklah"


Azka keluar dengan membawa anaknya yang sedang tertidur di ikuti oleh Kayla dari belakang, mereka berjalan ke sebuah tiket terlebih dahulu . Setelah usai mereka langsung masuk kedalam.


Disini bisa dilihat ada singa laut yang main air, panda yang sedang makan pucuk bambu, ada juga jerapah yang sedang dimandikan. Para pengunjung kebun binatang juga bergembira. Ada yang makan hotdog, membeli balon, ada juga anak sekolah bandel yang bersembunyi di kandang musang. Keributan juga terjadi saat ada siamang yang kabur!Dan masih banyak lagi.


"Hei hei boy cepat bangun"Azka menggoyang kan tubuh anak nya agar terbangun.


"Emmm.."Raka mengerakkan tubuhnya.


"papa arka masih antuk "Raka membuka matanya perlahan namun kembali lagi tertidur, Azka hanya menghela nafas.


"Hei kita sudah sampai lihatlah disini banyak sekali hewan loh ! Emangnya anak papa ini mau melewatkan momen hal ini ,mau tidur saja ya "


Mata Raka langsung terbuka ,ia langsung meminta turun dari gendongan Azka,dan ia melihat sekeliling.Mulutnya sedikit menganga saat melihat pemandangan yang tak pernah ia lihat .


"Waaah bagus sekali....."Teriak Raka bahkan ia meloncat-loncat saking senangnya.

__ADS_1


__ADS_2