
"Kay kenapa kamu ini? "Septian sangat panik sekali karena saat ini Kayla tidak berhenti menangis.
Bukan menjawab pertanyaan dari Septian ia menjadi kan dada Septian sebagai penutup matanya ia memeluk Septian dengan erat nya.
Kayla tidak bisa menahan rasa sakit yang ke sekian kalinya , dia tidak bisa melihat pemandangan yang membuat hatinya sakit sekali.Jika boleh jujur ia juga bukan wanita kuat jika terus di perilaku kan seperti ini oleh pria yang ia cintai.Hatinya teramat hancur melihat suaminya mengandeng tangan wanita dengan eratnya bahkan Kayla melihat senyum yang lebar dari suaminya.
Sedangkan jika bersama dengan nya , suaminya tidak pernah tersenyum sedikit pun , kalau Kayla ingin memegang tangan suaminya pula ia harus berusaha ekstra untuk membujuk dan memohon,tapi sekarang dia melihat pemandangan yang tak ingin ia lihat.
"Hiks... a-aku cape..h-hati ku j-ju-ga ..sakit.. hiks..Tian tolong bawa aku pergi dari sini"kayla semakin terisak di pelukan Septian ,ia sangat tidak kuat lagi.
Septian yang tidak mengerti dengan situasi ini , membuat nya jadi bigung .Dia tidak tahu kenapa Kayla menjadi histeris saat melihat pemandangan pasangan kekasih yang mesra di depan mata mereka.
Septian melihat kebelakang ,dia masih melihat wanita dan pria tampan sedang adu argumen bahkan sesekali tertawa .
Apa karena dia lagi hamil ya ? Bayi yang di kandung Kayla gak suka liat orang pacaran kah ?
Monolog Septian dalam hatinya ,ia pikir kalau Kayla lagi ngidam atau lagi tidak suka dengan sesuatu hal seperti itu , atas pengaruh bayinya .
Septian menarik tubuh Kayla agar tidak memeluk nya ,mata Septian dan Kayla saling pandang membuat hati Septian berdetak,tapi hal itu coba ia tepis yang terpenting adalah membawa Kayla pergi dari sini.
"Usss tenang lah jangan menangis lagi..aku akan membawa kamu keluar"Septian menatap lekat Kayla ia tersenyum sebentar ke arahnya,lalu dengan tangan kanan milik nya ia menutup mata Kayla.
"Aku akan nutupin pemandangan yang buat kamu kaya gini ! Sekarang dengan perlahan mari kita melangkah , ikut ti instruksi aku ya "Septian membisikkan hal itu di telinga Kayla.Kayla hanya mengangguk dia pun menghentikan tangisnya walaupun masih sesenggukan.
Mereka mulai melangkah perlahan dengan Septian yang menutupi mata Kayla.
Aku tidak mengerti kenapa kamu kaya gini Kay
Di dalam langkah nya Septian terus memandangi kayla yang menjadi seperti ini ,dia tidak tahu kenapa Kayla menjadi menangis hanya karena melihat orang lain bermesraan.
...----------------...
__ADS_1
"Azka menurut mu kalau aku pakai tas ini cocok tidak?"Lisfi terus menunjukkan tas yang di sana .
"Iya cocok"Azka hanya tersenyum menanggapi hal itu.
"Ihhh kamu itu dari tadi bilang cocok semua sih ! "Lisfi memanyunkan bibirnya .
"Azka melangkah mendekati Lisfi lalu ia mengacak-acak rambut milik Lisfi "Karena apapun yang kamu gunakan itu cocok"ucap nya sambil tersenyum.
Blus
"Dasar gombal"Lisfi salting bukan main saat Azka melakukan itu ,ia mencubit pinggang Azka cukup keras lalu membalikkan badannya ia kegirangan sekarang.
"Yuu kamu udah belanja nya ? Soalnya aku harus ke kantor lagi "
Lisfi yang mendengar itu jadi cemberut , karena baru sebentar mereka menghabiskan waktu bersama sekarang Azka sudah ngajak pulang.
"Haa baiklah"Dengan nafas berat Lisfi berjalan dengan loyo ke kasir dengan membawa tas pilihan nya .Tentu barang -barang yang Lisfi beli Azka akan membayar nya.
"What Azka ngapain kita kesana sih !"Lisfi sangat kesal saat Azka malah mampir ke toko itu, bahkan tangan nya Lisfi dilepaskan di lengan nya.
Azka tidak ada niatan untuk menjawab malah ia tetap melangkah ke toko itu , Azka tersenyum saat melihat pakaian lucu yang tergantung di sana.Bahkan tangannya menyentuh dan melihat pakaian yang ada di sana , entah kenapa hatinya sangat tertarik untuk membeli itu , bukan itu saja mata Azka juga melihat sepasang sepatu kecil yang berwarna biru dan berwarna putih.
Azka mengambil keranjang dan mengambil berbagai pakaian baju dan sepatu bahkan mainan untuk bayi pun ia membeli nya .
Lisfi mengerutkan keningnya saat melihat Azka dengan teliti nya membeli barang untuk bayi ,dan yang membuat kesal adalah Azka seperti ibu-ibu dengan cekatan memilih barang -barang yang di sana.
Azka terus tersenyum saat berbelanja bahkan keranjang nya sudah penuh , Azka melihat keranjang nya yang sudah penuh ia mengangguk dan tersenyum.
Lalu ia melangkah kan kakinya ke kasir untuk membayar, Lisfi hanya berdecak kesal menunggu di luar toko .Ini sudah hampir setengah jam ia menunggu Azka berbelanja tapi Azka belum menonjol kan batang hidungnya.
__ADS_1
Azka telah keluar dengan tangan yang penuh dengan belanjaan nya . Bahkan seakan ia lupa datang kesini bersama dengan Lisfi,ia melewati Lisfi tanpa ekspresi seakan Lisfi itu tidak ada di sana.
Lisfi menganga saat dirinya di lewati seperti itu saja oleh Azka bahkan tanpa di tanya sedikit pun olehnya.
Apa Azka tidak tahu kah kalau dirinya sudah menunggu lama sekali , bahkan kakinya sudah mati rasa akibat menunggu nya .
"Azka kok aku ditinggal sih !" Lisfi sedikit meninggi kan suaranya , lalu ia mengejar langkah kaki milik Azka.
Azka melirik ke sumber suara sebentar ,lalu ia menghentikan langkahnya .Dan melirik Lisfi , entah kenapa ia jadi malas saat melihat wajah Lisfi.
Bahkan dia menghembuskan nafas secara kasar saat melihat Lisfi yang mendekati nya.
"Kok kamu ninggalin aku sih ?Kamu tau aku ini udah nunggu kamu setengah jam lamanya,liat kaki aku juga seperti mati rasa tau !"Lisfi bersilang kan dada dan menekuk wajahnya.
"Ayo pulang "Azka hanya memandang sebentar lalu ia melangkah kaki nya lagi ke depan.
"Whaaatt...!!! ih nyebelin banget sih "Lisfi menghentakkan kakinya saat Azka malah menanggapi nya seperti itu.
Azka tidak memperdulikan Lisfi yang marah-marah tidak jelas yang jelas pasti sekarang ia ingin bertemu dengan istrinya dan bayi yang di kandung untuk menunjukkan apa yang ia beli sekarang.
...----------------...
"Kay kita mau kemana ?"Ini udah sekian kalinya Septian bertanya kepada Kayla .
"Tidak tahu "Kayla hanya menunduk kan kepalanya ia juga sedikit bingung harus kemana .Yang jelas pasti ia tidak ingin bertemu dan kerumah milik suaminya.
Pulang ke rumah orang tuanya pun rasanya tidak mungkin , karena rumah milik orang tuanya cukup jauh dari daerah sini,perlu beberapa jam untuk sampai ke rumah orang tuanya.Dan pasti nya rumah orang tuanya pasti sepi karena mereka belum juga pulang dari luar negeri untuk pengobatan mamah nya.Bahkan sekarang ia belum menerima kabar dari kedua orang tuanya.
πππππππππππππ
...Author mau bilang jangan lupa untuk like dan komen , subscribe ya dan kalau kalian bisa tolong vote nya agar author semangat buat cerita nya dan kalau banyak waktu kalian juga bisa kasih nilai bintang di cerita ini πΌππ»ππ»...
__ADS_1