
Paginya sebelum pulang kembali ke amerika mommy dokter axel terlebih dulu menyambangi kediaman kedua orang tua angel. Wanita itu datang pagi pagi sekali sebelum dokter axel bangun dari tidur lelapnya. Karna jadwal pesawat yang akan mereka tumpangi memang akan terbang siang hari.
“Bagaimana kabar anda nyonya?” Tanya mamah angel tersenyum menatap mommy dokter axel yang duduk di seberangnya.
Wanita cantik berparas bule itu tersenyum kemudian melepaskan kaca mata hitam yang di kenakanya. Meskipun kedua orang tua angel tidak ikut serta menyakiti putranya namun tetap saja mereka juga membiarkan angel menikah dengan orang lain tanpa berniat menyadarkan bahwa yang di lakukan angel dengan mencampakan dokter axel adalah sebuah kesalahan.
Perhatian wanita cantik itu teralihkan ketika melihat angel yang melangkah mendekat dengan membawa nampan dimana di atas nampan itu terdapat 3 cangkir teh hangat.
“Silahkan tante..” Senyum angel yang tidak mengenali wajah mommy dokter axel.
“Terimakasih angel.” Balas mommy dokter axel dengan tatapan meremehkan pada angel.
Angel yang mengerti dengan tatapan itu hanya bisa tersenyum tipis. Angel merasa tidak mengenal wanita bule itu. Namun angel bisa mengerti bahwa wanita itu tidak menyukainya.
“Saya tidak punya banyak waktu juga tidak mau banyak basa basi. Boleh saya bicara berdua saja dengan angel?”
Kedua orang tua angel saling menatap mendengarnya. Mereka memaklumi jika mommy dokter axel membenci angel. Karna apa yang di lakukan angel pada dokter axel dimasa lalu memang sudah sangat keterlaluan. Angel bukan hanya menyakiti tapi juga menghancurkan hati dokter tampan itu.
“Nyonya caterine sebelumnya saya minta maaf.. Tapi angel sedang tidak bisa mengingat apa apa sekarang. Jika anda ingin membicarakan tentang masa lalu itu juga akan sia sia.. Angel tidak akan bisa mengingatnya.” Kata papah angel.
Mommy dokter axel tertawa mendengarnya. Tentang ingatan angel yang hilang wanita itu sudah tau dari dokter axel. Dan kedatanganya bukan untuk mengungkit masa lalu yang juga akan menyakiti dirinya sendiri. Wanita itu hanya ingin membuktikan sendiri bahwa angel memang tidak mengingat apapun juga siapapun.
“Saya bukan orang yang kejam tuan. Tidak perlu khawatir. Saya tidak akan membuatnya menangis.” Senyum mommy dokter axel.
Angel yang duduk di samping mamahnya semakin merasa bingung. Obrolan papah dan wanita berparas bule di depanya sangatlah kaku. Mereka seperti tidak saling menyukai satu sama lain.
“Baiklah kalau begitu nyonya. Kami berdua permisi masuk dulu.”
__ADS_1
Mommy dokter axel hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban. Wanita berparas bule itu tersenyum menatap punggung pasangan suami istri yang sudah tua renta itu melangkah menjauh darinya.
Angel yang tidak bisa menebak apa yang ingin di bicarakan wanita di depanya hanya bisa diam saja. Angel juga tidak mengenal siapa wanita di depanya meskipun sepertinya angel merasa pernah melihatnya.
“Tante maaf sebelumnya. Tapi saya benar benar tidak tau siapa tante. Meskipun sebenarnya saya merasa tidak asing dengan wajah tante.”
Wanita yang akrab di sapa nyonya caterine itu tertawa pelan. Dari wajah polos angel sepertinya memang angel benar benar tidak mengenalnya.
“Baik. Saya akan memperkenalkan diri saya untuk yang terakhir kalinya sama kamu. Nama saya caterine. Saya adalah mommy nya axel.”
Kedua mata angel membulat sempurna mendengarnya. Angel kini mengingat wajah cantik wanita itu yang pernah di lihatnya di bingkai photo besar di kamar dokter axel.
“Ya tuhan..” Lirih angel tidak percaya.
“Tidak perlu berlebihan seperti itu. Kita dulu sudah saling mengenal angel. Kita pernah makan bareng, belanja bareng, yah menghabiskan waktu bersama layaknya calon menantu dengan calon mertuanya.”
“Kamu mungkin sudah tidak mengingatnya. Tapi saya akan terus mengingatnya angel.” Lanjut mommy dokter axel.
Angel tidak tau harus berkata apa. Dokter axel tidak pernah mengatakan jika angel sedekat itu dengan mommy nya.
“Maaf tante.. Maaf atas semua kesalahan saya di masa lalu. Baik pada tante ataupun pada dokter axel. Saya sudah tau semua yang saya lakukan di masa lalu itu salah.. Meskipun saya memang benar benar tidak mengingatnya. Tapi dari lubuk hati saya yang paling dalam saya benar benar minta maaf..”
Mommy dokter axel menghela nafas. Wanita cantik itu menatap angel yang terlihat mulai sendu karna ucapanya.
“Berkata maaf setelah berbuat salah itu hal yang paling gampang angel. Tapi memaafkan setelah di sakiti itu adalah hal yang sangat susah untuk di lakukan.”
Angel memejamkan kedua matanya. Angel faham dan angel juga mengerti. Tidak ada seorang ibu yang rela anaknya di sakiti walau seujung kuku pun.
__ADS_1
“Jujur sangat susah untuk saya memaafkan kamu. Tapi saya bisa melakukan itu dengan satu syarat.”
Angel langsung menatap wajah cantik wanita di depanya penasaran. Angel ingin sekali perbuatanya termaafkan. Dengan begitu angel bisa merasa lega meskipun rasa bersalah akan tetap bersarang di hatinya.
“Apa syaratnya tante?” Tanya angel.
“Syaratnya gampang angel. Jauhi dan jangan ganggu anak saya. Biarkan dia bahagia. Dan lupakan bahwa kamu pernah mengenal anak saya. Anak saya pantas untuk bahagia.”
Angel menelan ludahnya susah payah. Melupakan dokter axel sedang dia usahakan dengan sangat keras. Angel terus berusaha mencoba meskipun sangat berat. Dan sajauh ini angel belum bisa sedikitpun melupakan dokter tampan itu.
“Saya sudah berusaha tante tapi..”
“Tapi apa?” Tanya mommy dokter axel menyela dengan cepat.
Angel menggelengkan kepalanya pelan. Jika dirinya jujur wanita bernama caterine itu pasti akan semakin marah bahkan merasa jijik padanya.
“Dengar angel.. Apa yang di lakukan anak saya dengan merawat kamu itu hanya atas permintaan cucu saya. Bukan karna axel masih memiliki rasa sama kamu. Dan pada dasarnya meskipun kamu orang lain pun axel akan tetap menolong. Karna anak saya memang pria yang baik.. Dan kamu tau bukan? Orang baik hanya pantas bersanding dengan orang yang baik juga. Bukan dengan penghianat yang hanya bisa menyakiti.”
Mata angel mulai memanas. Bibir merah alaminya bergetar menahan apa yang ingin di ucapkanya. Angel tau apa yang di maksud oleh wanita cantik di depanya. Dan angel juga memahami dengan sikap wanita di depanya.
“Saya tau tante. Dan saya minta maaf atas apa yang sudah saya lakukan.” Lirih angel.
“Saya maafkan asal kamu lupakan anak saya.” Balas mommy dokter axel.
Melupakan dokter tampan itu sangatlah susah. Wajah tampan dan senyuman manis nya selalu berada di depan mata angel. Sikap lembut dan perhatian pria itu juga membuat angel merasa bahwa pria itu juga mencintainya.
“Ya tante. Akan saya coba.”
__ADS_1
“Jangan hanya mencoba. Usahakan dengan benar angel. Usahakan sampai berhasil dan benar benar lupa.”