
Seorang pria tampan berada di dalam mobilnya dia sedang memperhatikan sebuah rumah . Matanya tak pernah berkedip dia terus memperhatikan ke arah rumah itu.
"Apa benar ini rumah istriku"Dengan nada pelan sambil melihat ke handphone nya.
"Tapi foto dan lokasi nya tempat disini"ucap pria itu lagi .
Dia adalah Azka Iskandar , yang sedang berada di mobilnya.Sejak mendapatkan informasi dari anak buahnya mengenai istrinya ia langsung melesat pergi ke tempat yang dikirim.
Berita ini membuat nya sangat bahagia sekaligus gugup, ia sangat takut jika nanti ia ketemu istrinya dia akan mendapatkan penolakan.
Saat perjalanan ke sini ia selalu berdoa agar bisa bertemu dengan mereka terutama pada anak nya .Ia sangat penasaran seperti apa anaknya ,apa ia wanita atau pria apa anaknya mirip dengan nya . Membayangkan nya saja membuat nya tersenyum .
Perjalanan menuju kesini lumayan lama ,dia hampir 4 jam lamanya menuju ketempat ini.Bahkan sekarang jam sudah menunjukkan jam 4 sore .
Dengan tarikan nafas panjang Azka menyiapkan dirinya sendiri untuk keluar dari mobilnya.Serasa telah siap ia membuka pintu mobilnya dengan perasaan gugup ia berjalan ke arah rumah itu.
Deg deg deg
Detak jantung nya yang terus menerus berdetak kencang saat telah sampai ke depan rumah itu.Dengan tangan bergetar ia mencoba mengetuk pintu itu .
Tuk Tuk
dua ketukan keras ia berikan namun tidak ada respon sama sekali di dalam.
Tuk Tuk
"Kayla apa kamu di dalam"Azka masih tetap berusaha mengetuk dan memanggil namun tidak ada jawaban sama sekali.
Azka masih terus mencoba mengetuk pintu itu berharap ada respon , namun usaha nya tetap masih belum juga mendapatkan apapun.
Apa informasi yang di berikan salah kah
Monolognya karena di rumah ini sangat sepi sekali seperti tidak ada siapapun .
Namun ia masih tetap mencoba mengetuk pintu rumah ini harap -harap ada respon.
"Permisi anda sedang mencari siapa?"tanya seseorang dari belakang membuat Azka menoleh.
__ADS_1
Azka tersenyum ramah "Anu apa pemilik rumah ini ada disini?"tanya Azka sedikit canggung.
"Ouh neng Kayla maksud nya iya ? Kalau neng Kayla mah jam segini masih belum pulang dia masih ada di tokonya , paling-paling pulang jam 5 an "ucap seorang wanita.
Deg
Hati Azka berdetak kencang saat mendengar nama istrinya saja , dengan perasaan senang ia melihat lawan bicaranya "Apa anda tau di mana toko nya ?" tanya Azka dengan senyum lebar di bibirnya.
"Ah kalau toko nya ada di depan , dekat kok dari sini . Emang nya anda siapa nya kalau boleh tau "ucap wanita itu kepo.
Azka tersenyum "Saya suaminya "dengan percaya diri ia mengatakan hal itu .
"Eeehh ternyata neng Kayla teh masih punya suami saya pikir ia janda !"ucap orang itu dengan cengigisan , berbeda dengan Azka yang telah berubah dari raut wajahnya yang tadinya tersenyum sekarang menjadi terdiam.
Karena saat mendengar kata janda membuat senyuman nya jadi memudar , karena ia dan istrinya belum resmi bercerai bisa di bilang secara negara mereka masih sah sebagai suami istri , karena tidak ada surat penceraian di antara mereka .
Orang yang mentertawakan melihat sikap pria yang di hadapannya seperti tidak senang jadi tersenyum canggung.
"Ah terima kasih, kalau boleh tau di toko apa iya "Azka menatap orang di depannya dengan senyum yang di paksakan.
"Khem ..di toko bunga "balasannya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Aduh ternyata neng kayla teh punya suami ganteng euy "ucap ibu-ibu itu ,sambil menatap punggung milik Azka yang memasuki mobilnya.
Azka menarik nafas dalam-dalam lalu menyalakan mesin mobilnya , menuju ke tempat yang dituju.
"Kayla aku datang "ucap nya sambil tersenyum lebar di bibirnya.
...----------------...
"Mamah"
"Yah ada apa sayang?"
"Mamah yu Puyang aka osen"ucap nya dengan raut wajah yang di tekuk.
"Kamu udah bosen ya ! baiklah tapi kamu tunggu sebentar ya ,mama beberes dulu "ucap Kayla sambil mengusap puncak rambut anaknya.
__ADS_1
"Emm"Raka mengangguk-angguk dengan lucunya,ia duduk dengan tenang di meja kasir ,sambil menggoyang-goyangkan kakinya.
Kayla berdiri lalu mulai membereskan tempat ini , dengan telaten dan meninggalkan anaknya yang sedang melihat nya dengan anteng.
Kayla selalu melirik ke anaknya yang melihat nya ,dia tersenyum manis saat melihat Raka yang tidak rewel . Setelah habis menyapu ia menuju ke arah anaknya ,dan mengambil uangnya lalu menghitung uang yang ia dapatkan.
Ia sangat bersyukur karena pendapatan dari hasil berjualan setiap harinya bisa di bilang cukup besar untuk mencukupi dia dan anak nya dan dia bisa menabung sedikit dari penghasilan nya
Dia sangat berterima kasih sekali pada Tuhan karena memberikan kesehatan kepada ia dan anaknya.
"Mama ..."panggil Raka dengan lembut.
"Yaa "jawab kayla tanpa menoleh ke arah anaknya ia masih fokus menghitung uang yang di dapatkan.
"Mama papa napa tidak pernah kesini"ucap anaknya dengan menatap nya dengan mata purple eyes nya .
Kayla menghentikan aktivitas lalu menatap anak nya "aah karena papa kamu sedang sibuk berkerja"ucap Kayla dengan mengusap pipi anaknya,ia menatap sendu anaknya yang kembali menanyakan keberadaan papah nya.
"Tapi napa tidak pulang -ulang ,Bagas juga papa nya erja pulang"ucap anaknya dengan memiringkan kepalanya dia menjawab dengan wajah polosnya.
Kayla bernafas panjang , kalau sudah seperti ini pasti ujung-ujungnya anaknya akan menangis.
"Ya karena papa kamu kerja nya di luar negri jadi datangnya pasti lama "Ucap kayla dengan senyum yang di paksakan.
" Tapi napa tidak pulang-uyang !"Raka sudah berkaca-kaca .
"Sini sayang"Kayla menarik tubuh anaknya "Dengerin Mama , Raka pasti ketemu kok sama papa tapi tidak untuk sekarang karena papa kamu lagi sibuk kerja dulu nanti papa pulang kok kalau pekerjaan nya sudah selesai"kayla mencoba membujuk anak nya .
"Beneran papa bakal pulang "Raka menatap lekat mata ibunya .
"Aah itu pasti sayang "kayla mengecup pipi anaknya "Itu pasti jadi kamu gak boleh khawatir ya "ucap Kayla lagi .
"Tapi arka rindu papa ! Bagas juga tiap hari ketemu sama papanya terus papah nya selalu cium pipi Bagas ,arka juga pingin kaya itu . Setiap hari arka kalau main sama Bagas arka selalu liat papa nya Bagas sangat sayang sama Bagas " ucap Raka dengan memanyunkan bibirnya dan menundukkan kepalanya sambil memainkan jari-jarinya.
"Maaf ya "Kayla memeluk erat anaknya memberikan rasa sayang nya.
Dia sangat sedih sekali saat ini , ketika anaknya bertanya seperti ini padanya,ia paham apa yang di rasakan oleh anaknya yang ingin kasih sayang dari sosok seorang ayah ,tapi ia tidak bisa memenuhi permintaan dari anaknya.
__ADS_1
...----------------...
Sebelum nya aku mau minta maaf jika banyak typo dan kesalahan.Dan jika kalian berkenan bisa beri dukungan nya seperti vote ,like -komen dan subscribe.Karena apresiasi kalian sangat membuat Ahtor semangat