
Azka mengusap wajahnya secara kasar,dia mengutuk kebodohan nya yang tak bisa berani bertemu dengan istrinya ,dia sangat kesal sekali pada dirinya sendiri tak bisa mengatakan apapun pada istrinya padahal sekarang istrinya ada di depan matanya.
Ia cukup keras memukul setirnya , meluapkan kekesalannya . "Sial !!! Dia udah ada di depan mata tapi kenapa ... kenapa...kenapa ..rasanya sangat berat untuk bertemu dengan nya ."Azka mengacak rambut nya dia sangat pusing dan stress sekali.
"Hufff....."Azka menarik nafas dalam-dalam ia memejamkan matanya dan mencari ketenangan.
......................
"Silahkan makan "Kayla menyodorkan nasi yang berisi kan telor.
"Terima kasih mama"ucap Raka sambil tersenyum.
Mereka makan dengan tenang , walaupun sederhana tapi rasanya sangat nikmat.
Kayla masih kepikiran dengan pria yang tadi bertemu dengan nya .Apa ia masih ada di depan atau sudah pergi.Memikirkan nya saja membuat hatinya berdebar,ia ingin sekali memeluk tubuh pria itu ,pria yang amat ia rindukan tapi ia mengerti itu tak akan pernah terjadi untuk nya.
"Mama napa nasi tidak di makan !"ucap Raka saat melihat ibunya malah terbengong .
"khemm... hehehe ini mama mau makan sayang "ucap kayla tersadar dari lamunannya lalu dengan cepat ia memasukan nasi ke mulutnya.
"Mama dari tadi diem terus.."
"Gak kok ! Ini sayang mama cuman ke kecapean saja .jadi kamu gak perlu khawatir ya"Kayla tersenyum ke arah putra nya .
"Nanti mau arka pijitin tidak "Raka menjawab pertanyaan itu dengan senyum lebar di bibirnya.
"Hahaha kamu itu , terima kasih tapi mama pikir tidak usah oke !!"kayla tertawa saat mendengar penuturan anaknya yang lucu ,dia sangat bersyukur sekali mendapatkan seorang putra yang perhatian padanya . Walaupun usia anak nya masi di bawah umur tapi Raka selalu mengerti dirinya.
"Mama "
"hmm "
"Tadi napa om yang di depan ikutin kita dari belakang?"tanya Raka membuat Kayla terdiam.
Kayla berpikir sejenak untuk menjawab pertanyaan dari anaknya."Tidak tahu , emang nya dari toko kah mengikuti kitanya ?"
"Hmmm "Raka mengangguk-angguk lucu.
__ADS_1
Kayla tersenyum hambar , ternyata suaminya telah melihat dia dan anaknya dari toko .Tapi mengapa pria itu tidak menghampiri mereka ,apa pria itu tidak ingin bertemu dengan anaknya ,apa pria itu tidak ingin tahu siapa anaknya . Sedang kan Raka selalu memikirkan dirinya , selalu bertanya keberadaan nya selalu dan selalu meminta untuk bertemu dengan nya .Tapi sekarang pria itu hanya melihat nya saja tanpa bergeming sedikit pun.
Satu kata untuk pria itu kecewa .Yah kayla sangat kecewa sekali dengan sikap pria itu ,jika pria itu tidak ingin berjumpa dengan nya tapi ia ingin pria itu bertemu dengan anaknya .Dan mengatakan maaf pada anaknya , tidak perlu kepadanya .
Dia ingin pria itu memeluk anaknya ,dan mengatakan papah ada disini .Hanya itu keinginan nya ,dia ingin sekali membuat anaknya merasakan kasih sayang dari sosok ayah.Agar anaknya tidak terus bertanya dimana dan kenapa .
Jika suaminya enggan untuk bertemu dengan nya ,ia lela jika harus pergi dahulu meninggalkan pria itu dengan anaknya .
Hanya hal sepele yang ia inginkan ,hanya ingin menemukan anak nya dengan ayah nya .Agar putranya tidak terus bertanya kepada nya dimana ayah nya.
Tok
Tok
Ketukan pintu membuat Kayla tersadar dari lamunannya.
"Mama ada yang mengetuk pintu"ucap anaknya yang langsung turun dari kursi.
"Eh biar mama yang buka "cegah kayla karena saat melihat anaknya yang akan berlari membuka pintu.
"Tidak usah mah biar arka saja "ucap anaknya yang langsung berlari,diikuti oleh kayla dari belakang.
Cklek
Akhirnya usaha nya untuk membuka pintu telah berhasil, pintu itu terbuka dan menapakkan seorang yang berbadan tegap sedang berdiri memandangi nya.
Deg
Hati Azka bergetar hebat saat melihat orang yang membuka pintu itu adalah sosok anak kecil yang tersenyum kepadanya waktu tadi.
"Omm ..."ucap Raka cukup keras , membuat kayla yang hendak menghampiri anaknya menghentikan langkahnya saat mendengar perkataan anaknya.
Rasanya sedikit ngilu saat anak nya memanggil nya dengan sebutan Om .Tapi ia mengerti karena ini juga kesalahan nya yang tidak bisa menemukan keberadaan istri nya dan juga anaknya .
Azka berjongkok menyamakan tubuhnya ,ia memegang pundak putranya lalu ia tersenyum."Hei nama kamu siapa?"ucap Azka ia mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada anaknya.
"Om siapa?"Bukanya menjawab Raka malah bertanya balik.
__ADS_1
Azka terkekeh saat mendengar nya,lalu Azka mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Raka ."Nama om Azka, kalau kamu siapa?"tanya azka dengan senyum lebar dari bibirnya.
"Nama aku Raka om ,wah namanya hampir mirip dengan aku ya om "ucap Raka ia juga ikut tersenyum.
Azka sangat senang sekali karena bisa berbicara seperti ini dengan anaknya , walaupun hanya sekedar saling sapa .
Azka dengan berani mengelus pipi anaknya,ia menatap sendu ke arahnya.
"Boleh om peluk kamu ?"ucap Azka lagi ia masih setia memegang pipi anaknya.
Raka menatap polos orang di depannya , dengan satu anggukan membuat Azka tersenyum, dengan cepat ia memeluk tubuh kecil anaknya.
Rasanya sangat hangat saat memeluk tubuh anaknya , bahkan hatinya seakan tenang sekali saat ini.Rasa sesak yang ia rasa sekarang jadi menghilang saat memeluk anaknya.
Ia ingin bisa menghentikan waktu agar bisa berlama-lama memeluk tubuh anaknya yang sangat ia rindukan .
"Om sesak " ucap Raka karena pelukan dari pria ini cukup erat.
"Hahaha maaf ya "Azka melepaskan pelukannya lalu menatap sayang putranya sedang kan Raka menatap pria di hadapannya cemberut .
"Om mau bertemu dengan mama ya? "ucap Raka lagi .
"Iya "ucap Azka cepat.
"Tunggu om aku panggil dulu "ucap Raka dengan membalikan badannya untuk masuk ke dalam rumah.
Sedangkan Kayla jadi karang kabut saat mendengar nya , karena sejak dari tadi ia mendengar apa yang di ucapkan mereka . Bahkan ia tersenyum saat mendengar Azka memeluk putra nya ,tapi sekarang ia jadi dag-dig-dug saat mendengar perkataan Azka yang ingin bertemu dengan nya .
"Eh mama udah disini ,itu mah ada yang mau bertemu dengan mama"ucap anaknya yang mendapati ibunya ternyata ada di balik pintu.
"Aah "Kayla bener-bener gugup saat ini,ia berjalan mendekat ke depan menghampiri anak nya.
Azka pun sama gugup nya saat mendengar langkah kaki yang semakin mendekat ke arahnya.
Deg
Mata mereka saling pandang , saat kayla telah keluar dari rumahnya.
__ADS_1
......................
Sebelum nya aku mau minta maaf jika banyak typo dan kesalahan.Dan jika kalian berkenan bisa beri dukungan nya seperti vote ,like komen dan subscribe.Karena apresiasi kalian sangat membuat Ahtor semangat.