
Alex membeku melihat sosok Ana berdiri disana dan tersenyum kepadanya...pria itu merasa hatinya berdebar, walau ia tak mengerti mengapa...?
Tentu saja..bertemu dengan Ana setelah sekian lama membuat hatinya merindu dan Alex tak menyangkal itu, hatinya menjadi sangat lega ketika menyadari Ana berada di depannya dan baik-baik saja.
Lalu pandangan Alex mengarah kepada Arkana yang tampak menatap Ana dengan pandangan penuh cinta, tanpa sadar jemarinya terkepal...
''Kakak....''ucap Maya dengan gugup, lalu menarik Alex bersama dengannya mendekati Arkana dan Ana yang sedang berdiri menatap mereka..
''Bagaimana bisa kalian berdua.....Alex, kau mengenal adikku.''tanya Ana dengan kerutan di dahinya..
Sedangkan Arkana hanya menatap jengkel, mengapa Alex harus muncul di saat yang tidak tepat..? padahal ia masih ingin mencium Ana...
Alex menatap Ana...sial, mengapa perasaan di dalam dadanya yang selama ini terkubur bisa muncul dan mempengaruhinya..mengapa pesona Ana begitu kuat kepadanya...? tidak... Alex tak akan membiarkan perasaan ini menguasainya..mungkin saja karna sudah lama ia tidak melihat Ana..sudah lama mereka bertemu jadi wajar jika ia merasa sedikit rindu..
Lagipula ada Arkana sekarang, Alex tak ingin menjadi orang ketiga...tidak...Alex tersenyum...
''Aku bertemu Maya di jalan jadi aku mengantarkan dia pulang....''ucap Alex begitu saja..
Maya menoleh ingin protes, mengapa sikap Alex berubah dalam sekejap..? bukankah tadi dia yang ingin bertemu dengan kakaknya dan melamar Maya..? gadis itu sungguh tidak mengerti bagaimana bisa Alex berubah..?
Ana menganggukan kepala...
''Syukurlah...Maya, kau harus berterimakasih kepada tuan Alex, dia pria yang sangat baik.'' puji Ana dengan senyuman manisnya...
Alex sama sekali tidak melepaskan pandangannya sedetikpun dari Ana...jauh di dalam hatinya ia ingin tau,...mengapa Ana meninggalkan Arkana, mengapa Ana berbohong kepadanya...mengapa...? bukankah ia harus tau alasan Ana.
''Lalu mengapa kau bisa sampai di negara ini..kau..apa yang sebenarnya terjadi kepadamu Ana..'' tanya Alex tiba-tiba yang membuat Arkana menoleh kepadanya..
''Ehm...Alex....apa maksud pertanyaanmu..'' tanya Arkana tak suka..
Alex jelas bilang sudah menyerah dan melepaskan Ana mengapa sekarang malah memberi perhatian, mengapa Arkana merasa Alex belum sepenuhnya menyerah..
Ana menghela nafas..menyadari ketegangan mungkin akan muncul sebentar lagi, ia pun tak sengaja menoleh pada Maya yang dari tadi menatap Alex seolah menyimpan harapan..apakah Maya sebenarnya menyukai Alex..? Ana menghela nafas...
''Aku akan menjelaskan semuanya kepadamu Alex.''ucap Ana..
Arkana lalu menoleh...
''Bukan hanya padanya Ana..bukankah aku suamimu...? satu-satunya orang yang berhak mendapat penjelasan adalah aku...''ucap Arkana tegas...
Ana menatap kedua pria di depannya...
''Aku akan menjelaskan pada kalian berdua..namun sekarang bukan saat yang tepat...''
Alex lalu menganggukan kepalanya, ia akan menunggu dengan sabar...
Ana merasa ini sangat aneh, tiba-tiba saja Arkana dan Alex ada di negara ini bersamaan, lalu Arkana tiba-tiba muncul di toko lalu Alex, mendekati Maya..apa tujuan mereka, apakah sebenarnya mereka memang merencanakan ini bersama..
Arkana tak suka dengan tatapan Ana..
__ADS_1
''Apa maksud tatapanmu itu Ana..''
''Apa kalian berdua sebenarnya merencanakan ini kepadaku..'' tatap Ana dengan kerutan di dahinya..
Arkana dan Alex saling menatap dan menggeleng...dan sepakat menjawab
''Tidak...''
Ana tersenyum kesal......
''Mengapa Arkana dan kau bisa muncul di hadapanku dalam waktu yang berdekatan...''
Arkana dan Alex saling menatap...
''Kami sama sekali tidak tau jika kau di kota ini...''ucap Alex tegas..
''Bohong..kalian berdua sedang berbohong.''
Ana kemudian mengambil tasnya dan akan melangkah keluar ruangan namun kedua pria itu menghalanginya...
''Ana...kau sedang hamil, mengapa kau memelihara amarah dalam dirimu.'' ucap Alex membujuk...
''Bukankah aku sudah bekerja padamu Ana..apalagi yang kau mau.'' ucap Arkana pelan..
Ana menatap Alex....ini saatnya ia menjodohkan ALex dengan Maya bukan..? Ana tersenyum..
Arkana lalu merangkul bahu Alex dan tersenyum...
''Alex akan bekerja kepadamu,..kami akan melakukan apapun yang kau suruh Ana..'' ucap Arkana mewakili..
Alex hanya terdiam, dalam hatinya bahagia ketika melihat senyum di wajah Ana, tanpa Alex sadari ia telah meninggalkan sedikit kecewa di hati Maya, gadis itu hanya menatap Alex dengan pandangan bingung..mengapa Alex tampak tunduk pada kakaknya Ana..mengapa..?
''Apa maksudmu Ana...'' tanya Alex ingin tau...
''Alex...bagaimana jika kau dan Arkana sama-sama bekerja sebagai karyawanku...kalian berdua sangat cocok..''
Maya yang dari tadi tak mengerti dengan apa yang terjadi, mengapa kakak mengenal Alex dan pria ini adalah tuan Arkana yang adalah suami kakak...? desah Maya di dalam hati.
''Kakak....bisakah kakak menjelaskan kepadaku, sungguh aku tidak mengerti...apa hubungan kakak dengan mereka, Alex dan tuan Arkana..''tanya Maya dengan wajah polos....
Ana menoleh...kepada Maya..
''Kakak akan menjelaskan kepadamu sayang..''ucap Ana pelan...
Maya hanya mengangguk patuh, sekali lagi ia menatap Alex yang terlihat begitu tampan ketika tersenyum..lalu kemudian gadis itu melangkah keluar dari ruangan meninggalkan mereka bertiga dengan sejuta pertanyaan di dalam pikirannya..
Yah,....mengapa ia yang berdebar-debar sekarang..? mengapa ia yang merasakan perasaan ini....?
Alex mengusap wajahnya dengan kasar, walaupun ia tak bisa memiliki Ana..namun cukup dengan berada di dekat Ana maka ia akan menjadi tenang...
__ADS_1
''Yah...kami berdua adalah mafia yang di segani Ana.....dan kau meminta kami bekerja sebagai karyawan di toko kue..''
Ana mendekat....
''Bukankah sebanding dengan apa yang kalian rencanakan padaku.'' Ana menatap mereka dengan senyuman...
Alex hanya tertawa...ia menatap Arkana...
''Apa kau yakin mencintai wanita galak ini.. Arkana...''
Arkana menghela nafas, lalu menatap Alex....
''Aku rasa kau yang paling tau rasanya..'' pria itu tersenyum misterius..
''Katakan jawabanmu Alex...waktumu tidak banyak.'' Ana bersedekap...
Alex mengangguk....
''Apakah pekerjaan disini berat...''
Ana tersenyum misterius..................
*************************************************
Arkana dan Alex menatap sebuah truk berisi beberapa mesin tambahan pembuat Roti...Alex melebarkan matanya di ikuti Arkana...
''Yah...apakah Ana benar-benar ingin membunuh kita lewat pekerjaan ini..dia lebih mengerikan dari Mafia..'' ucap Alex duduk dengan tatapan lelah...
Arkana tersenyum dengan santai......
''Kita bisa melakukannya Alex, tentunya dengan akal...'' ucap Arkana dengan senyuman misterius..
Alex menangkap dengan jelas maksud Arkana...
''Kau Mafia yang pintar.''
Keduanya tertawa dengan suara yang lantang.........
Seperti biasanya...Arkana meminta anak buah mereka untuk mengerjaklan semuanya tanpa Ana tau...dan ini akan menjadi rahasianya bersama Alex...
Setelah selesai bekerja.....
Arkana sudah naik ke lantai atas menemui Ana, sementara Alex melangkah menuju taman kecil di samping toko, ia lalu duduk disana dengan tatapan beku.....
Sampai tak menyadari seseorang mendekat...
''Apa kau bisa jelaskan kepadaku mengapa kau berubah pikiran ketika bertemu kakakku..''ucap Maya dengan tatapan tajam...
Alex menghela nafas............
__ADS_1