
Sebuah tebing yang tinggi di luar kota menjadi pilihan Arkana..sepanjang perjalanan ia hanya diam saja dan tidak bersuara..pikiranya terbang pada kenyataan yang sama sekali tidak disangkanya, sungguh Arkana tak menyangka jika Maya sanggup melakukan hal itu...sanggup menghianati Ana yang begitu menyayanginya..Arkana sungguh tak mampu berkata apapun selain ia sangat syok...mengapa gadis itu berubah dengan cepat...?
Sedangkan Alex juga tenggelam dengan pikirannya sendiri..Dave..pria itu sangat berani muncul di hadapan Ana..bahkan kini mereka bekerja sama, entah sejak kapan Dave mengintai Ana dan membujuk Ana setuju untuk kerjasama itu.
Alex tau benar kerja sama itu tak mungkin di putuskan begitu saja..Dave sangat licik jadi pasti telah mempertimbangkan jika rahasianya mungkin akan terbongkar...ia tak akan mungkin melepaskan Ana....dan kali ini Alex sadar bahwa Dave bukan lawan yang mudah juga...
Sial......
Mobil akhirnya sampai di atas tebing..kedua pria itu keluar dari sana dengan tatapan yang sama-sama menyimpan rahasia....
Arkana menatap Alex dengan begitu dalam...dengan pandangan yang penuh penyesalan..dia pikir badai itu telah pergi jauh..namun sebaliknya..badai itu telab datang dan bersiap menghancurkan keluarga mereka..
Maya benar-benar telah menghancurkan segalanya, kepercayaan dan kasih sayang yang selama ini memenuhinya dengan sangat banyak, bagaimana jika Ana tau bahwa ternyata Maya menghianatinya...?Ana pasti akan sangat hancur karna rasa kecewa..Arkana hanya mampu menghela nafas dengan berat...
Alex duduk di atas kap mobil dan menatap jembatan dan lembah dari atas ketinggian yang hijau dan berkabut, udara yang sejuk juba membuatnya lebih santai..walau pria itu tetap tidak baik- baik saja, ada kerutan di dahinya,....
''Ada apa Arkana...'' desak Alex tak sabar...
Arkana lalu duduk di samping Alex dan menepuk bahu sahabatnya dengan gerakan menenangkan...
''Aku ingin mengatakan sesuatu kuharap kau tidak terkejut...''ucap Arkana pelan...
''Apa maksudmu katakan saja...bagiku tidak masalah...''ucap ALex menoleh dengan penasaran...
Arkana menghela nafas.,..memandang ke depan senyuman sedih...
''Aku telah menemukan mata-mata yang kita cari selama ini..'' Arkana melayangkan pandangan ke depannya...
ALex menoleh tertarik...siapa orangnya,apakah itu salah satu anak buah merEka..? atau para pelayan.? kalau ya maka Alex akan menghukum mereka dengan kejam...
''Siapa...katakan padaku aku akan membunuhnya sekarang juga...'' Alex semakin tak sabar...e
'Dia adalah Maya...''
Deg!!!!!!!!!
''Hah....Maya..'' ulang Alex tak percaya....
''Yah,...awalnya aku tak percaya dengan semua yang terjadi namun semua bukti dan pengakuan Maya...membuatku sangat terkejut Alex...''
"Maya mengakuinya....?"
__ADS_1
"Dia mengakui dan aku menemukan bukti yang membuatku kehilangan kekuaatanku Alex."
Alex memejamkan matanya dengan kepalan tangan yang kuat..pantas saja...Dave bisa tau apa yang terjadi di dalam keluarga mereka,...karna itu Dave bergerak cepat dengan menawarkan kerjasama pada Ana...
''Maya.....''
''Dia juga pelaku yang hampir membunuh Ana di dalam ruang perawatan, beruntung Hani datang dengan cepat dan menggagalkan semuanya...dan kau tau...Maya masih memfitnamu bahwa ia melakukan semua ini karna kau...''
''Aku...? apa yang terjadi padanya.....mengapa dia memfitnahku...apalagi yang ia katakan Arkana...''
Arkana tersenyum...
''Dia berusaha menghasutku dan berkata kau ingin menyingkirkan aku untuk merebut Ana...''
Alex mengerang marah mendengar semua fitnah Maya yang tidak masuk akal..ia menoleh pada Arkana..mengantisipasi jika pria ini percaya seperti peristiwa di masa lalu
''Arkana..kau tidak...''
''Kau pikir aku akan jatuh dalam kesalahan yang sama untuk kedua kalinya Alex...? bahkan sekarang aku lebih percaya dirimu lebih dari siapapun....''ucap Arkana dengan sungguh-sungguh..
''Aku menganggap Ana hanyalah adikku sekarang,...aku hanya ingin mengatakan ini kepadamu Arkana..tolong jangan pernah meragukanku...'' ucap Alex dengan tatapan cemas...
Arkana tersenyum dan mengangguk....lalu menatap ke depan...
Alex menatap Arkana dengan senyuman di wajahnya....
''Aku tak akan pernah meninggalkan kau dan Ana...seumur hidupku...aku telah menganggapmu kakakku...kalian keluargaku...dan aku tak akan membiarkan siapapun menghancurkan keluarga kita...apalagi sekarang Dave,.....''kata-kata Alex menggantung...
''Dave Morgan...'' Arkana menoleh tajam..
''Yah..kau tau jika Dave Morgan adalah pemilih Hotel A....''
Arkana sungguh terkejut...bagaimana mungkin Dave bisa tau Ana...?
''Dave memanfaatkan Maya, tentu saja.....'' desis Arkana mengepalkan tangannya..
''Kita trlalu lengah dan tidak mencurigai orang dalam...dan ternyata Mayalah yang mengatur agar Dave bisa bekerja sama dengan Ana...''
''Sial...bajingan itu...aku ingin sekali menghancurkannya.."ucap Arkana dingin...
Namun.....
__ADS_1
''Dave Morgan punya kekuatan di negara ini Arkana...sedangkan kita hanya pendatanng...Dave punya bekingan kuat dari kalangan pemerintahan...kita tak bisa menyentuhnya tanpa perhitungan yang matang..''ucap Alex menjelaskan..
Arkana tetap tak terima...hidup istri dan anaknya di pertaruhkan disini....ia tak akan pernah membiarkan pria itu yang menang...
''Lalu...apa yang harus kita lakukan Alex...''
Alex menatap mata Arkana dan mengirim sinyal dengan satu pikiran yang sama...
Arkana pun tersenyum dengan cerah...
''Hancurkan akarnya..maka ranting dan daunnya akan mengering dengan sendirinya...''ucap Arkana tertawa....
Alex tersenyum dan mengangguk...dari dulu, itulah yang menjadi kekuatan mereka berdua...Alex dan Arkana adalah sosok yang di segani di dunia Mafia,...dan ketika keduanya bersatu maka...tak ada yang bisa mengalahkan mereka.....
Arkana menghela nafas menjadi lebih tenang setelah berbicara dengan Alex..pria itu menatap Alex dengan senyum yang tulus...dulu ia pernah melakukan kesalahan namun kini ia tau benar jika Alex...menyayangi mereka berdua...
''Aku ingin kita jujur pada Ana tentang Maya.,..aku tak ingin gadis licik itu menggunakan Ana untuk melawan kita...''ucap Arkana tegas,....
''Kau bicara kepada Ana dan aku...akan bicara kepada Maya..aku harus memberinya kejutan kecil...hingga ia berpikir 1000 kali untuk memfitnahku.''
Alex sungguh marah kali ini....namun ia pun setuju,....namun sebelum itu,..ia akan menemui Maya sendiri...betapa ia kecewa pada gadis itu, bahkan Alex hanya meminta waktu sebentar untuk menata hatinya namun.......dan Maya malah berbalik dan menghancurkan segalanya...
bagaimana mungkin....Maya bisa melakukan ini padanya dan membuat hubungan mereka akan rusak...
Alex menoleh pada Arkana...menepuk bahu sahabatnya...
"Terimakasih sudah percaya kepadaku..."ucapnya dengan rasa haru yang menguar....
Arkana menganggukan kepala....
"Aku pria dewasa Alex...aku punya anak dan aku harus berubah untuk keluargaku.."
"Aku senang mendengarnya...." balas Alex...
Keduanya lalu masih duduk disana menikati sore itu....
❤❤❤
Maya duduk di restoran cepat saji dan sesekali bersenandung, hari ini dia sangat lelah karna ujian yang menyita waktunya,
Maya baru saja hendak bangun....namun tiba-tiba sosok Alex entah dari mana tiba-tiba muncul di hadapannya dan menatapnya tajam....
__ADS_1
"Maya....." sinar matanya setajam pisau yang menusuk hati Maya...
Gadis itu menghela nafas....